TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pembunuh Berantai Berjuluk ‘Twitter Killer’ Asal Jepang Divonis Mati

Pembunuh Berantai Berjuluk ‘Twitter Killer’ Asal Jepang Divonis Mati

By William Putra Wijaya
16 Desember 2020
1021
0
Pembunuh Berantai Berjuluk ‘Twitter Killer’ Asal Jepang Divonis Mati

TIKTAK.ID – Seorang pria yang membunuh sembilan orang setelah sebelumnya mengontak korbannya melalui Twitter telah divonis hukuman mati, dan menjadi kasus yang paling mengejutkan Jepang.

Takahiro Shiraishi, yang dijuluki sebagai “Twitter killer”, ditangkap pada 2017 setelah ditemukan bagian tubuh para korbannya di flatnya.

Dilansir dari BBC, pria berusia 30 tahun itu menggunakan Twitter untuk memikat korbannya. Para korban rata-rata adalah mereka yang berniat untuk bunuh diri. Shiraishi kemudian mengaku akan membantu mereka buhuh diri, bahkan dalam beberapa kasus dia mengklaim juga akan melakukan bunuh diri dan menawarkan untuk bunuh diri bersama.

Namun, setelah korban ada di tempat tinggalnya, mereka dicekik, kemudian tubuhnya dipotong-potong. Dari sembilan korban, delapan di antaranya adalah perempuan. Para korban rata-rata berusia 15 hingga 26 tahun. Pembunuhan itu sendiri dilakukan antara Agustus dan Oktober 2017, kata kantor berita Kyodo Jepang, mengutip surat dakwaan.

Jaksa Penuntut kemudian menjatuhkan hukuman mati untuk Shiraishi, yang mengaku membunuh dan menyembelih korbannya.

Namun pengacara Shiraishi berargumen bahwa dia bersalah atas tuduhan yang lebih ringan yaitu “pembunuhan dengan persetujuan”, mengklaim bahwa korbannya telah memberikan izin untuk dibunuh.

Shiraishi kemudian membantah versi kejadian tim pembelanya sendiri, dan mengatakan dia membunuh tanpa persetujuan mereka.

Pada Selasa ini, hakim yang memberikan putusan mengatakan bahwa “tidak ada korban yang setuju untuk dibunuh”.

“Terdakwa terbukti bertanggung jawab penuh,” kata Naokuni Yano, seperti dilaporkan surat kabar The Straits Times.

Pembunuhan berantai itu sendiri pertama kali terungkap pada Halloween 2017, ketika polisi menemukan bagian tubuh yang terpotong-potong di flat Shiraishi di kota Zama, Jepang, dekat Tokyo.

Media Jepang menyebutnya “rumah horor” setelah penyelidik menemukan sembilan kepala bersama dengan sejumlah besar tulang lengan dan kaki yang disimpan dalam pendingin dan kotak perkakas.

Pembunuhan berantai itu kemudian memicu perdebatan terkait bagaimana bunuh diri dibahas secara online.

Lebih dari 400 orang hadir untuk menyaksikan putusan pada Selasa (15/12/20) itu, meskipun pengadilan hanya menyediakan 16 kursi untuk umum, seperti yang dilaporkan media lokal.

Dukungan publik untuk hukuman mati tetap tinggi di Jepang, salah satu dari sedikit negara maju yang masih mempertahankan hukuman mati.

Pembunuhan itu juga mendorong perubahan aturan di Twitter, untuk menyatakan pengguna tidak boleh “mempromosikan atau mendorong bunuh diri atau melukai diri sendiri”.

TagsjepangPembunuh BerantaiTakahiro ShiraishiTwitter KillerVonis Mati

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Tegang dengan Pyongyang, Utusan Amerika untuk Korea Utara Mendarat di Seoul
    Internasional

    Tegang dengan Pyongyang, Utusan Amerika untuk Korea Utara Mendarat di Seoul

    16 Desember 2019
    By William Putra Wijaya
  • Terinspirasi Kejahatan Lain, Pria Jepang Lakukan Aksi Bakar Kereta Cepat
    Internasional

    Terinspirasi Kejahatan Lain, Pria Jepang Lakukan Aksi Bakar Kereta Cepat

    10 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Topan Hagibis Hancurkan Tokyo
    Internasional

    Topan Hagibis Ganas Landa Jepang: 10 Orang Tewas, Belasan Lainnya Hilang

    13 Oktober 2019
    By Bagas F Sinaga
  • Jepang Kembangkan Robot Bocah Rewel untuk Mahasiswa Kedokteran Gigi
    Teknologi

    Jepang Kembangkan Robot Bocah Rewel untuk Mahasiswa Kedokteran Gigi

    14 Juni 2022
    By Alfan Mahardika
  • Nasional

    BMKG: Topan Hagibis Jepang Tak Pengaruhi Cuaca Indonesia

    14 Oktober 2019
    By Rusli Qomar
  • Jepang Temukan Varian Baru Covid-19 Mirip yang di Inggris dan Afrika Selatan
    Internasional

    Jepang Temukan Varian Baru Covid-19 Mirip yang di Inggris dan Afrika Selatan

    12 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sambut 'Ramalan' Jokowi, Sandiaga Uno Siap Nyapres 2024 Asal Lawannya Bukan Prabowo
    Nasional

    Berani Banget! Sandiaga Uno Cerita Pernah Tolak Kemauan Prabowo Subianto

  • Inilah Perusahaan Raksasa Jack Ma Selain Alibaba
    Teknologi

    Inilah Perusahaan Raksasa Jack Ma Selain Alibaba

  • Ketum PAN Sarankan Nama Baru untuk Koalisi Pengusung Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Ketum PAN Sarankan Nama Baru untuk Koalisi Pengusung Prabowo di Pilpres 2024

  • Dibandingkan Cara Kapolda Jatim Tegur Anak Buah yang Tidur Saat Rapat, Sikap Prabowo Tuai Pujian
    Nasional

    Enggan Tanggapi Wartawan, Prabowo Hanya Tertawakan Ancaman Reshuffle Jokowi

  • Makanan Penambah Darah Agar Tidak Anemia
    Tips & Tutorial

    Makanan Penambah Darah Agar Tidak Anemia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.