TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Lagi, Trump Pecat Pejabat Pemilu yang Menentang Tuduhan Ngawurnya

Lagi, Trump Pecat Pejabat Pemilu yang Menentang Tuduhan Ngawurnya

By Bagas F Sinaga
23 November 2020
563
0
Lagi, Trump Pecat Pejabat Pemilu yang Menentang Tuduhan Ngawurnya

TIKTAK.ID – Donald Trump mengaku telah memecat seorang pejabat pemilu yang membantah klaim tentang adanya kecurangan dalam proses pemilihan.

Trump mengatakan dia “menghentikan” Kepala Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur (Cisa) Chris Krebs karena pernyataannya yang dicapnya “sangat tidak akurat” tentang integritas pemungutan suara.

Trump menolak untuk mengakui hasil pemilihan AS, dan membuat klaim tanpa dasar dengan melancarkan tuduhan adanya kecurangan “besar-besaran” pada pemilihan presiden AS, 3 November lalu.

Dia termasuk di antara para pejabat senior dari Departemen Keamanan Dalam Negeri yang pekan lalu menyatakan pemilihan umum 3 November AS sebagai pemilihan “paling aman dalam sejarah Amerika”, serta menolak “klaim tidak berdasar” yang disampaikan Trump, seperti yang dikutip BBC.

Beberapa jam sebelum dia dipecat, Kerbs memposting di Twitternya yang sepertinya ditujukan kepada tuduhan Trump bahwa mesin pemungutan suara di berbagai negara bagian telah mengalihkan surat suara ke Biden.

“ICYMI: Atas tuduhan bahwa sistem pemilu dimanipulasi, 59 ahli keamanan pemilu semua setuju, ‘dalam setiap kasus yang kami sadari, klaim ini entah tidak berdasar atau secara teknis tidak koheren.’ # Protect2020”, tulis Krebs.

Krebs adalah pejabat terbaru yang diberhentikan oleh Trump setelah kekalahannya. Sebelumnya Trump juga memecat Menteri Pertahanan, Mark Esper yang terjadi di tengah laporan bahwa Trump meragukan kesetiaan Kepala Pentagon itu.

Ada spekulasi di Washington DC bahwa sebelum Trump meninggalkan jabatannya pada Januari nanti, Direktur CIA Gina Haspel dan Direktur FBI Christopher Wray juga berada dalam antrian orang-orang yang akan dipecat Trump.

Seperti orang-orang yang dipecat Trump, Krebs dilaporkan baru mengetahui bahwa dia kehilangan jabatannya itu ketika dia melihat tweet presiden pada Selasa (17/11/20).

Namun setelah mengetahui kabar pemecatannya, mantan eksekutif Microsoft itu tampaknya tidak menyesal.

Dia telah bertugas di badan tersebut sejak didirikan dua tahun lalu setelah dugaan campur tangan Rusia pada pemilu 2016 yang memenangkan Trump.

Untuk mencegah potensi ancaman dunia maya, Cisa bekerja sama dengan pejabat pemilu negara bagian dan lokal serta perusahaan swasta yang menyediakan sistem pemungutan suara, sambil terus memantau tabulasi surat suara dan jaringan listrik.

Pemecatan Krebs membuat berang kubu Demokrat. Seorang Juru Bicara Presiden terpilih Joe Biden mengatakan “Chris Krebs harus dipuji atas jasanya dalam melindungi pemilihan kita, bukan dipecat karena mengatakan yang sebenarnya”.

TagsAksi pemecatanAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniChris KrebsDonald TrumpJoe BidenPejabat PemiluPemilu ASPresiden AS

Related articles More from author

  • China Komitmen Bantu Dunia Hilangkan Kesenjangan Vaksin Anti-Corona
    Internasional

    China Komitmen Bantu Dunia Hilangkan Kesenjangan Vaksin Anti-Corona

    4 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Maduro Tuduh Presiden Kolombia Sengaja Sebar Virus Corona ke Venezuela
    Internasional

    Maduro Tuduh Presiden Kolombia Sengaja Sebar Virus Corona ke Venezuela

    25 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Prancis Sebut AS dan Australia 'Pembohong'
    Internasional

    Prancis Sebut AS dan Australia ‘Pembohong’

    20 September 2021
    By William Putra Wijaya
  • Antisipasi Penyelundupan Narkoba dan Penyusupan Terorisme Internasional, Iran-Afghanistan Diskusikan Kerja Sama di Titik Perbatasan
    Internasional

    Antisipasi Penyelundupan Narkoba dan Penyusupan Terorisme Internasional, Iran-Afghanistan Diskusikan Kerja Sama di Titik Perbatasan

    5 April 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Bebas Kunjungi UEA Pascanormalisasi, Turis Israel Ketahuan Curi Barang-barang Hotel di Dubai
    Internasional

    Bebas Kunjungi UEA Pascanormalisasi, Turis Israel Ketahuan Curi Barang-barang Hotel di Dubai

    3 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Israel Kembali Gempur Jalur Gaza
    Internasional

    Israel Kembali Gempur Jalur Gaza

    18 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Gerakan Minta Ahok Mundur Kian Santer, Luhut: Justru Ahok yang Temukan Masalah di Pertamina
    Nasional

    Gerakan Minta Ahok Mundur Kian Santer, Luhut: Justru Ahok yang Temukan Masalah di Pertamina

  • TIKTAK.ID - Sudah 44 Tahun Tapi Masih Bugar Seperti Anak Muda, Anjasmara: Alhamdulilah Semua Masih Ori
    Selebriti

    Sudah 44 Tahun Tapi Masih Bugar Seperti Anak Muda, Anjasmara: Alhamdulilah Semua Masih Ori

  • Abdillah Toha ke Jokowi: Bapak Dikelilingi Staf Tidak Kompeten, Politisi Korup, Oligarki Rakus dan Buzzer Penjerumus
    Nasional

    Abdillah Toha ke Jokowi: Bapak Dikelilingi Staf Tidak Kompeten, Politisi Korup, Oligarki Rakus dan Buzzer Penjerumus

  • Jokowi Ajak Asing Untuk Pembangunan Ibukota Baru
    Nasional

    Wah, Ternyata Jokowi Sudah Libatkan Pihak Asing Sejak Lama Terkait Pembangunan Ibu Kota Baru

  • Kenapa Solo Siaga Total Hingga Kopassus dan Brimob Gelar 800-an Pasukan?
    Nasional

    Kenapa Solo Siaga Total Hingga Kopassus dan Brimob Gelar 800-an Pasukan?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.