TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Gencatan Senjata Armenia dan Azerbaijan Tak Sepenuhnya Terjadi

Gencatan Senjata Armenia dan Azerbaijan Tak Sepenuhnya Terjadi

By William Putra Wijaya
14 Oktober 2020
3607
0
Gencatan Senjata Armenia dan Azerbaijan Tak Sepenuhnya Terjadi

TIKTAK.ID – Gencatan senjata antara Armenia dan Azerbaijan yang berlaku sejak Sabtu siang kemarin tak sepenuhnya dilaksanakan pada akhir pekan ini, kata Arayik Harutyunyan, pria yang memplokamirkan diri sebagai Presiden Republik Artsakh (Nagorno-Karabakh).

Tidak ada penembakan terjadi di Ibu Kota Republik Artsakh yang tidak dikenal (Nagorno-Karabakh) semalam dari Minggu hingga Senin ini, kata seorang koresponden Sputnik.

Pada Senin (12/10/20) pagi, sirene serangan udara sempat berbunyi di Stepanakert sekitar lima menit, mulai dari sekitar pukul 7:27 waktu setempat, menurut seorang koresponden Sputnik. Dia menjelaskan bahwa kemungkinan ada drone pengintai yang terlihat oleh radar.

Saksi mata setempat mengatakan bahwa dua atau tiga ledakan terdengar di suatu tempat yang jauh dari kota.

Pada pagi ini dikatakan bahwa Azerbaijan melanjutkan sejumlah tembakan dengan menggunakan artileri, namun berhasil dihalau oleh unit Tentara Pertahanan Artsakh.

Selama akhir pekan, otoritas Nagorno-Karabakh mengatakan bahwa dua kota telah dibom oleh Azerbaijan meskipun gencatan senjata aktif ditengahi oleh Rusia. Sementara Azerbaijan mengklaim bahwa kota Ganja diserang dengan rudal dari wilayah Armenia, namun tuduhan itu dibantah keras oleh Armenia.

Azerbaijan juga menuduh Armenia melakukan serangan ke wilayah Agdam. “Wilayah-wilayah Agdam menjadi sasaran penembakan pasukan pertahanan Armenia,” kata Kementerian Azerbaijan.

Sementara, Kantor Pembela Hak Asasi Manusia Artsakh mengatakan bahwa setelah berlakunya perjanjian gencatan senjata pada 10 Oktober pukul 12:00, setidaknya 5 warga sipil tewas di Artsakh akibat serangan angkatan bersenjata Azerbaijan, tulis Armenpress.

Setidaknya 4 warga sipil ditembak mati oleh unit subversif Azerbaijan yang menyusup ke kota Hadrut sebelum tengah hari. Mereka adalah Misha Movsisyan (penyandang cacat), ibunya Anahit Movsisyan, Never Grigoryan dan Artyom Mirzoyan. Ada informasi awal bahwa ada korban sipil lainnya di Hadrut.

Pada malam harinya, Angkatan Bersenjata Azerbaijan kembali melancarkan serangan rudal ke kota dan desa Artsakh, termasuk Stepanakert, Martuni, Shushi. Akibatnya, Pargev Sadyan (75 tahun) tewas di bawah reruntuhan rumahnya, sementara seorang wanita berusia 65 tahun terluka di desa Shosh.

Bentrokan di sepanjang jalur kontak Republik Nagorno-Karabakh yang disengketakan meletus pada akhir September dan pertempuran telah berlangsung sejak saat itu, menyebabkan ratusan orang tewas di pihak Armenia dan Azerbaijan.

Rusia kemudian menawarkan untuk menjadi penengah pertikaian dua negara itu dan diterima oleh keduanya. Sehingga sejak Jumat kemarin, pembicaraan perdamaian terjadi di Moskow.

Selanjutnya Menteri Luar Negeri Armenia, Azerbaijan dan Rusia menyetujui gencatan senjata kemanusiaan, namun, pihak-pihak yang bertikai berulang kali saling menuduh melanggar gencatan senjata tersebut.

TagsArmeniaAzerbaijanBerita Dunia Hari IniGencatan SenjataKarabakhNagornoPerang

Related articles More from author

  • Presiden Brasil Ramal Sendiri Nasibnya di Masa Depan: Ditangkap, Dibunuh atau Menang
    Internasional

    Presiden Brasil Ramal Sendiri Nasibnya di Masa Depan: Ditangkap, Dibunuh atau Menang

    30 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Serikat Buruh Jerman Anggap Penghentian Impor Energi dari Rusia Tak Masuk Akal
    Internasional

    Serikat Buruh Jerman Anggap Penghentian Impor Energi dari Rusia Tak Masuk Akal

    15 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Ketika Tikus di Jepang Bebas Berlarian di Jalanan yang Sepi
    Internasional

    Ketika Tikus di Jepang Bebas Berlarian di Jalanan yang Sepi

    29 April 2020
    By Bagas F Sinaga
  • AS Akui Gagal Uji Coba Rudal Hipersonik
    Internasional

    AS Akui Gagal Uji Coba Rudal Hipersonik

    24 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Mantan PM Malaysia Divonis 12 Tahun Penjara
    Internasional

    Mantan PM Malaysia Divonis 12 Tahun Penjara

    28 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • AS Akui Salah Perhitungan di Afghanistan
    Internasional

    AS Akui Salah Perhitungan di Afghanistan

    21 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Wow, Putin Tawari Jokowi Energi Nuklir dan Kereta untuk ‘Proyek Ambisius' IKN Nusantara
    Nasional

    Wow, Putin Tawari Jokowi Energi Nuklir dan Kereta untuk ‘Proyek Ambisius’ IKN Nusantara

  • Demonstran Bakar Kantor Polisi di Minneapolis Amerika
    Internasional

    Demonstran Bakar Kantor Polisi di Minneapolis Amerika

  • Ternyata Sambo Coba Suap 2 Amplop ke LPSK, Simak Kronologinya
    Nasional

    Ternyata Sambo Coba Suap 2 Amplop ke LPSK, Simak Kronologinya

  • Kak Seto Lakukan Parkour Sejak Masih Kecil
    Selebriti

    Kak Seto Lakukan Parkour Sejak Masih Kecil

  • Dituduh Makar, Eggi Sudjana: Saya Membela Prabowo
    Nasional

    Dituduh Makar, Eggi Sudjana: Saya Membela Prabowo

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.