TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Setelah 15 Tahun, Hamas-Fatah Sepakat Adakan Pemilu Nasional di Palestina

Setelah 15 Tahun, Hamas-Fatah Sepakat Adakan Pemilu Nasional di Palestina

By William Putra Wijaya
25 September 2020
602
0
Setelah 15 Tahun, Hamas-Fatah Sepakat Adakan Pemilu Nasional di Palestina

TIKTAK.ID – Hamas yang menguasai wilayah Gaza dan Fatah yang berpusat di Tepi Barat setuju untuk mengadakan pemilihan umum Palestina pertama setelah hampir 15 tahun, kata para pejabat dari kedua belah pihak kepada AFP, Kamis (24/9/20).

Pemungutan suara akan dijadwalkan dalam enam bulan ke depan di bawah kesepakatan yang dicapai antara Pemimpin Fatah, Mahmud Abbas dan Kepala Politik Hamas, Ismail Haniyeh.

“Kami telah sepakat untuk pertama-tama mengadakan pemilihan legislatif, kemudian pemilihan presiden Otoritas Palestina, dan terakhir Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina,” kata Jibril Rajub, seorang pejabat senior Fatah.

Pemilihan parlemen Palestina terakhir kali diadakan pada 2006 ketika Hamas menang telak secara tak terduga.

Seorang pejabat tinggi Hamas, Saleh al-Arouri mengatakan bahwa kesepakatan itu dicapai selama pertemuan yang diadakan di Turki.

“Kali ini kami mencapai konsensus yang nyata,” katanya, berbicara kepada AFP melalui saluran telepon dari Istanbul.

“Perpecahan telah merusak tujuan nasional kami dan kami sedang bekerja untuk mengakhirinya,” Arouri menambahkan.

Kedua belah pihak membentuk Pemerintah Persatuan setelah pemungutan suara 2006, tetapi segera bubar dan memicu meletusnya bentrokan berdarah di Jalur Gaza antara kedua belah pihak pada tahun berikutnya.

Hamas sejak itu memerintah Gaza, sementara Fatah menjalankan Otoritas Palestina yang berbasis di kota Ramallah, Tepi Barat.

Berbagai upaya rekonsiliasi telah diupayakan, namun tetap saja gagal menutup keretakan, termasuk perjanjian pertukaran tahanan pada 2012 dan Pemerintahan Persatuan yang berumur pendek pada dua tahun kemudian.

Sementara pembicaraan baru-baru ini dipicu oleh dua negara Arab —Uni Emirat Arab dan Bahrain— yang menormalisasi hubungan mereka dengan Israel dan disebut oleh Palestina sebagai sebuah pengkhianatan.

Kesepakatan dua negara Arab tersebut mengabaikan konsensus Arab yang selama puluhan tahun dipegang teguh bahwa hubungan dengan negara Yahudi tidak boleh dinormalisasi sampai telah ditandatangani kesepakatan damai yang komprehensif dengan Palestina.

Sebagai ungkapan rasa kekecewaannya, Palestina akhirnya mundur dari kursi Ketua Pertemuan Liga Arab.

Sebelumnya, pada awal bulan ini, Palestina gagal membujuk Liga Arab untuk mengutuk negara-negara yang mulai menormalisasi hubungannya dengan Israel.

Palestina seharusnya memimpin pertemuan Liga Arab selama enam bulan ke depan, tetapi Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki mengatakan pada konferensi pers di kota Ramallah, Tepi Barat bahwa mereka tidak lagi menginginkan posisi itu.

“Palestina telah memutuskan melepas haknya untuk memimpin dewan Liga [Menteri Luar Negeri] pada sesi saat ini. Tidak ada kehormatan melihat orang Arab terburu-buru memutuskan untuk normalisasi selama masa kepresidenannya,” kata Maliki.

TagsBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahFatahHamasPalestinaPemilu

Related articles More from author

  • Amerika Terpuruk, 17 Ribu Lebih Terinfeksi Corona, New York City Lockdown
    Internasional

    Amerika Terpuruk, 17 Ribu Lebih Terinfeksi Corona, New York City Lockdown

    22 Maret 2020
    By Bagas F Sinaga
  • CIA Diduga Dukung Ekperimen Rahasia terhadap Ratusan Anak di Denmark
    Internasional

    CIA Diduga Dukung Ekperimen Rahasia terhadap Ratusan Anak di Denmark

    31 Desember 2021
    By William Putra Wijaya
  • AS Desak Korea Utara Hentikan Uji Coba Rudal dan Kembali ke Meja Perundingan
    Internasional

    AS Desak Korea Utara Hentikan Uji Coba Rudal dan Kembali ke Meja Perundingan

    29 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Uji Coba Vaksin Covid-19 AS Ditangguhkan, Ada Apa?
    Internasional

    Uji Coba Vaksin Covid-19 AS Ditangguhkan, Ada Apa?

    14 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Jenderal Tinggi Inggris Sebut Potensi Perang Barat vs Rusia Makin Besar
    Internasional

    Jenderal Tinggi Inggris Sebut Potensi Perang Barat vs Rusia Makin Besar

    15 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Presiden Filipina Ancam Tangkap Warganya yang Ogah Vaksin
    Internasional

    Presiden Filipina Ancam Tangkap Warganya yang Ogah Vaksin

    12 Januari 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tutorial Bikin Avatar di Instagram
    Teknologi

    Tutorial Bikin Avatar di Instagram

  • Terbongkar, Jaringan Informan CIA Runtuh
    Internasional

    Terbongkar, Jaringan Informan CIA Runtuh

  • Fakta Kesahajaan dan Kedermawanan FX Soedanto, 'Dokter Seribu Rupiah' Asal Kebumen di Jayapura
    Nasional

    Fakta Kesahajaan dan Kedermawanan FX Soedanto, ‘Dokter Seribu Rupiah’ Asal Kebumen di Jayapura

  • Lonjakan Covid-19 di DKI Bukan Salah Anies tapi Pemerintah Pusat
    Nasional

    PKS Respons Hasto yang Mempertanyakan Prestasi Anies Memimpin DKI

  • Dua Kubu Demokrat Saling Sindir Soal Minta Maaf di Momen Lebaran
    Nasional

    Dua Kubu Demokrat Saling Sindir Soal Minta Maaf di Momen Lebaran

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.