TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Luhut Cerita Sering Dikritik Jokowi Habis-habisan, Masalah Apa?

Luhut Cerita Sering Dikritik Jokowi Habis-habisan, Masalah Apa?

By Joni Sitohang
23 Juli 2020
844
0
Luhut Cerita Sering Dikritik Jokowi Habis-habisan, Masalah Apa?

TIKTAK.ID – Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa dirinya sering dikritik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penanganan sampah. Ia menilai Jokowi sempat kesal karena program waste to energy alias menyulap sampah jadi energi tak kunjung tuntas.

Luhut mengatakan kini di Cilacap sudah ada tempat pengolahan yang bisa menyulap sampah menjadi energi. Ia menyebut pengolahan itu dilakukan dengan metode Refuse-derived Fuel (RDF).

Luhut menjelaskan, metode tersebut merupakan teknologi pengolahan sampah melalui proses homogenizers menjadi ukuran dan butiran kecil (pellet) yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk sumber energi terbarukan dalam proses pembakaran pengganti batubara.

Baca juga : Wow! Hasil Survei Terbaru Prabowo Keok Lawan Anies Baswedan

“Kita sudah 12 tahun bicara waste to energy. Presiden pun mengkritik terus kami pembantunya, rapat repet tapi kok nggak jadi-jadi, sekarang ini jadi barang ini,” ujar Luhut saat meresmikan fasilitas RDF Cilacap yang disiarkan langsung via YouTube, seperti dilansir Detik.com, Selasa (21/7/20).

Luhut kemudian mengklaim Pemerintah akan memperbanyak pabrik pengolahan sampah semacam ini. Untuk itu, dia meminta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) ikut terlibat untuk mengembangkan teknologi RDF.

“Kita sepakat mau copy ini saja, sebanyak 28 ribu ton sampah per hari bisa selesai. Nanti BPPT terlibat, dan semua buatan dalam negeri, anak bangsa,” terang Luhut.

Baca juga : Hashim Ungkap 3 Masalah yang Membuat Prabowo Batalkan Kontrak 50 Triliun

Lebih lanjut, Luhut membeberkan pihaknya akan melakukan rapat internal untuk menindaklanjuti pengembangan program ini. Menurutnya, biaya membuat alat RDF berkisar di antara Rp70-80 miliar. Ia menyatakan nantinya kota dengan jumlah sampah di bawah 200 ton akan diusahakan memiliki fasilitas RDF.

“Kami akan mengusulkan untuk rapat internal biar langsung kita buat. Tadi costnya Rp70-80 miliar per satu, tapi kalau di BPPT bikin banyak, saya kira cost-nya bisa turun. Jadi mesin ini akan diberikan kepada kota yang sampahnya 200 ton ke bawah,” ucap Luhut.

Perlu diketahui, fasilitas RDF di Cilacap merupakan yang pertama di Indonesia. Pembangunan RDF merupakan kerja sama antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kedutaan Besar Denmark – DANIDA, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Pemerintah Kabupaten Cilacap dan PT Solusi Bangun Indonesia (sebelumnya PT Holcim).

TagsJokowiKementerian PUPRLuhutMenko Kemaritiman dan InvestasiPemerintah Provinsi Jawa Tengah

Related articles More from author

  • Pakar: Pengganti Anies Baswedan Diusulkan Tito, Dipilih Jokowi
    Nasional

    Pakar: Pengganti Anies Baswedan Diusulkan Tito, Dipilih Jokowi

    28 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Ungkap 3 Tipe Pemimpin yang Tak Boleh Dipilih Masyarakat
    Nasional

    Jokowi Ungkap 3 Tipe Pemimpin yang Tak Boleh Dipilih Masyarakat

    11 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Pengamat: Terkesan Lebih Pentingkan Kontestasi di DKI Ketimbang Jalankan Tugas dari Jokowi, Risma Sebaiknya Mengundurkan Diri
    Nasional

    Pengamat: Terkesan Lebih Pentingkan Kontestasi di DKI Ketimbang Jalankan Tugas dari Jokowi, Risma Sebaiknya Mengundurkan Diri

    8 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Jokowi dan Ma’ruf Amin Tegaskan Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka

    28 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Tepis Tudingan Soal Pernikahan Politik, Ketua MK: Pak Jokowi Tak Bisa Lagi Ikut Pilpres
    Nasional

    Tepis Tudingan Soal Pernikahan Politik, Ketua MK: Pak Jokowi Tak Bisa Lagi Ikut Pilpres

    4 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • SMRC Ungkap Pandangan Pemilih Prabowo dan Jokowi Soal Isu Kebangkitan PKI
    Nasional

    SMRC Ungkap Pandangan Pemilih Prabowo dan Jokowi Soal Isu Kebangkitan PKI

    3 Oktober 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • OTT Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Gebrakan Pertama Firli Cs
    Nasional

    OTT Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Gebrakan Pertama Firli Cs

  • Puji Usul Anies yang Langsung Diterima Sekjen PBB, PKS: Kapasitasnya Sudah Level Global
    Nasional

    Puji Usul Anies yang Langsung Diterima Sekjen PBB, PKS: Kapasitasnya Sudah Level Global

  • Ternyata ini Alasan Mark Zuckerberg Umumkan Facebook Ganti Nama Jadi Meta
    Teknologi

    Ternyata ini Alasan Mark Zuckerberg Umumkan Facebook Ganti Nama Jadi Meta

  • Twitter Akan Luncurkan Fitur Tombol Edit
    Teknologi

    Twitter Akan Luncurkan Fitur Tombol Edit

  • Wagub DKI Tampik Anggapan Anies Goreng Isu Agama di Reklamasi Ancol
    Nasional

    Wagub DKI Tampik Anggapan Anies Goreng Isu Agama di Reklamasi Ancol

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.