TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Erdogan Tolak Kecaman Dunia Internasional atas Keputusannya Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid

Erdogan Tolak Kecaman Dunia Internasional atas Keputusannya Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid

By William Putra Wijaya
14 Juli 2020
1226
0
Erdogan Tolak Kecaman Dunia Internasional atas Keputusannya Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid

TIKTAK.ID – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menolak kecaman internasional atas keputusannya untuk mengubah status museum Hagia Sophia di tenggara Istanbul menjadi sebuah masjid. Dia mengatakan keputusan itu mewakili keinginan negaranya untuk menggunakan “hak kedaulatannya”.

Di masa lalu, ia telah berulang kali menyerukan agar bangunan yang menakjubkan itu diubah menjadi masjid dan pada 2018, ia membacakan sebuah ayat Alquran di Hagia Sophia, tulis Al Jazeera.

“Mereka tidak mengambil langkah melawan Islamofobia di negara mereka sendiri … menyerang keinginan Turki untuk menggunakan hak-hak kedaulatannya,” kata Erdogan pada upacara yang ia hadiri melalui konferensi video pada Sabtu (11/7/20).

Hagia Sophia merupakan bangunan kolosal yang dibangun pada 1.500 tahun yang lalu sebagai katedral Kristen Ortodoks. Lalu diubah menjadi masjid setelah Ottoman menaklukkan Konstantinopel (sekarang Istanbul) pada 1453. Pemerintah sekuler Turki pada 1934 memutuskan untuk menjadikannya museum.

Erdogan pada Jumat lalu secara resmi mengubah bangunan itu kembali menjadi masjid dan menyatakan terbuka untuk ibadah bagi umat Islam. Keputusan itu diambil setelah beberapa jam sebelumnya pengadilan tinggi membatalkan keputusan 1934 yang mengubahnya menjadi museum. Dia mengatakan doa Muslim akan dimulai di Situs Warisan Dunia UNESCO pada 24 Juli nanti.

Dunia internasional mengutuk keputusan Presiden Turki tersebut. Yunani menyebutnya sebagai langkah provokasi, Perancis menyesalkan langkah Erdogan dan Amerika Serikat mengungkapkan kekecewaannya.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Alexander Grushko pada hari Sabtu mengatakan Moskow menyesali keputusan tersebut.

“Katedral itu berada di wilayah Turki, tetapi tanpa perlu mempertanyakan, ini merupakan warisan bagi semua orang,” katanya kepada kantor berita Interfax.

Dewan Gereja Sedunia menulis surat kepada Erdogan untuk mengungkapkan “kesedihan dan kegelisahan” atas langkah itu dan mendesaknya untuk membatalkan keputusannya.

Sebagai museum Warisan Dunia, “Hagia Sophia telah menjadi tempat keterbukaan, pertemuan, dan inspirasi bagi orang-orang dari semua bangsa”, kata Sekretaris Jenderal sementara, Ioan Sauca dalam surat yang dirilis pada Sabtu lalu.

Sauca mengatakan status museum telah menjadi “ekspresi yang kuat” dari komitmen Turki terhadap inklusi dan sekularisme.

Uskup Hilarion yang berpengaruh, yang mengepalai Departemen Gereja Ortodoks Rusia untuk hubungan gereja eksternal, juga menyatakan kesedihannya.

“Ini merupakan pukulan bagi Kekristenan global … Bagi kami [Hagia Sophia] tetap merupakan katedral yang didedikasikan bagi Juru Selamat,” katanya kepada TV Rossiya24 pada Jumat malam.

Tetapi Direktur Ankara dari German Marshall Fund, Ozgur Unluhisarcikli mengatakan kepada AFP, langkah itu akan memenangkan hati dan pikiran masyarakat di dalam negeri karena kebanyakan orang Turki “akan mendukung keputusan seperti itu sebagai sentimen keagamaan atau nasionalis”.

“Ini adalah debat yang tidak bisa dihilangkan oleh Presiden Erdogan dan oposisi tidak bisa menang. Faktanya, masalah ini juga berpotensi untuk memecah belah partai-partai oposisi.”

Sekutu nasionalis Erdogan, Devlet Bahceli, menyambut keputusan tersebut, dengan mengatakan bahwa pembukaan kembali Hagia Sophia untuk ibadah bagi umat Muslim “telah lama menjadi keinginan kita”.

Pada 2013 Erdogan juga membuat rencana serupa untuk mengubah museum Hagia Sophia menjadi masjid bersamaan dengan rencana mengubah lahan hijau di taman Gezi yang akan diubah menjadi mall. Namun pada saat itu keputusan Erdogan mendapat protes keras dari masyarakat. Orang-orang berbondong-bondong berdemonstrasi untuk menolak rencana itu. Ujungnya, Erdogan menyerah dan membatalkan rencananya.

TagserdoganHagia SophiaKecaman DuniaMasjidPresiden TurkiRecep Tayyip ErdoganTurki

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Turki Serang Suriah
    Internasional

    Langkah Trump Tarik Pasukan, Picu Turki Serang Kurdi Suriah

    14 Oktober 2019
    By Bagas F Sinaga
  • Pengadilan Turki Vonis Anggota Konsulat AS dengan Tuduhan Terlibat Terorisme
    Internasional

    Pengadilan Turki Vonis Anggota Konsulat AS dengan Tuduhan Terlibat Terorisme

    14 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Erdogan Samakan para Demonstran Gerakan LGBTQ dengan Teroris
    Internasional

    Erdogan Samakan para Demonstran Gerakan LGBTQ dengan Teroris

    5 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Turki Ngotot Serang Terus Suku Kurdi di Wilayah Irak
    Internasional

    Turki Ngotot Serang Terus Suku Kurdi di Wilayah Irak

    14 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Presiden Erdogan Mendatangi Gedung Putih
    Internasional

    Babak Baru Akhir Perseteruan Erdogan-Trump

    15 November 2019
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Polisi Turki Tangkap 13 Anggota ISIS Diduga Bersiap Lakukan Teror Malam Tahun Baru
    Internasional

    Polisi Turki Tangkap 13 Anggota ISIS Diduga Bersiap Lakukan Teror Malam Tahun Baru

    19 Desember 2019
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • CALS Sebut MPR Bentuk Model Tak Mau Hukum Mantan Presiden Soal Pencabutan Nama Soeharto
    Nasional

    CALS Sebut MPR Bentuk Model Tak Mau Hukum Mantan Presiden Soal Pencabutan Nama Soeharto

  • Waduh, Nama Luhut dan Airlangga Juga Muncul di Laporan Pandora Papers
    Nasional

    Waduh, Nama Luhut dan Airlangga Juga Muncul di Laporan Pandora Papers

  • Massa Teriak 'Puan Presiden', PDIP Sebut Pengaruh Efek Kopi
    Nasional

    Massa Teriak ‘Puan Presiden’, PDIP Sebut Pengaruh Efek Kopi

  • LIB Beberkan Biaya Akomodasi Klub Liga 1 2021/2022
    Olahraga

    LIB Beberkan Biaya Akomodasi Klub Liga 1 2021/2022

  • Cara Selebgram Renaldi Ahmad Tetap Produktif Saat Traveling
    Selebriti

    Cara Selebgram Renaldi Ahmad Tetap Produktif Saat Traveling

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.