Tag: Sulit Tidur

  • 4 Minuman untuk Atasi Sulit Tidur

    4 Minuman untuk Atasi Sulit Tidur

    TIKTAK.ID – Para ahli menyarankan orang dewasa berusia 18-60 tahun untuk tidur setidaknya 7-9 jam setiap malam. Sebab, menurut penelitian, tidur yang terlalu sedikit atau terlalu banyak bisa menyebabkan peningkatan risiko depresi, diabetes, penyakit jantung, dan bahkan kematian.

    Akan tetapi, sejumlah orang merasa tidur selama 7 jam penuh setiap malam bukan merupakan sesuatu yang mudah. Jika Anda memiliki masalah tidur, bisa mencoba beberapa jenis minuman ini, yang telah terbukti bisa membantu seseorang mendapatkan tidur yang nyenyak.

    1. Jus Ceri
      Ceri diklaim mampu meningkatkan kualitas tidur. Hal itu karena ceri mengandung triptofan, yang diyakini dapat membantu seseorang mengatasi kesulitan tidur. Triptofan sendiri merupakan asam amino prekursor hormon melatonin yang akan membantu mengatur saat Anda tertidur dan bangun.
    2. Teh Chamomile
      Chamomile merupakan bunga seperti bunga aster, termasuk bagian dari keluarga Asteraceae. Teh yang terbuat dari tanaman ini pun sudah dikonsumsi selama berabad-abad.

    Teh chamomile mempunyai sejumlah manfaat kesehatan, seperti meredakan gejala pilek, mengurangi peradangan, meningkatkan kesehatan kulit, serta meningkatkan kualitas tidur.

    Berdasarkan satu studi pada 60 orang dewasa yang lebih tua, mengonsumi teh dengan 400 mg ekstrak chamomile selama 28 hari berturut-turut dapat meningkatkan kualitas tidur. Selain itu, Chamomile bisa membantu mengatasi kecemasan dan insomnia, sehingga dapat meningkatkan kualitas tidur.

    1. Teh Peppermint
      Peppermint secara resmi dikenal sebagai Lamiaceae. Tanaman herbal dari keluarga mint tersebut pun terkenal dengan kegunaan kulinernya.

    Peppermint juga sudah digunakan dalam pengobatan tradisional selama bertahun-tahun, karena diyakini mempunyai sifat antivirus, antimikroba, bahkan anti-alergi.

    Kemudian peppermint bisa membantu kondisi gastrointestinal (GI) seperti gangguan pencernaan dan sindrom iritasi usus (IBS).

    Walaupun sudah terbukti mampu membantu meredakan sakit perut di malam hari, tapi uji klinis lebih lanjut pada teh peppermint masih diperlukan untuk menentukan bagaimana hal itu dapat berdampak pada tidur secara langsung.

    1. Susu Hangat
      Banyak organisasi terkemuka merekomendasikan minum susu hangat untuk tidur malam yang nyenyak. Pasalnya, susu mengandung triptofan, yang secara alami meningkatkan serotonin, yaitu neurotransmitter yang dikenal untuk kebahagiaan dan kesejahteraan.

    Serotonin sendiri adalah prekursor untuk hormon pengatur tidur melatonin. Prosesnya, triptofan akan meningkatkan kadar serotonin yang meningkatkan kadar melatonin. Kemudian melatonin bakal meningkatkan tidur dan membantu memerangi berbagai gangguan tidur, termasuk jet lag, gangguan tidur shift kerja, dan insomnia.

  • Sulit Tidur? Coba Konsumsi 9 Asupan Sarat Nutrisi Berikut

    Sulit Tidur? Coba Konsumsi 9 Asupan Sarat Nutrisi Berikut

    TIKTAK.ID – Makanan bisa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi bagaimana seseorang bisa lebih mudah tidur dengan lelap atau justru terjaga sampai larut malam. Hal ini disebabkan karena adanya nutrisi tertentu dalam makanan yang memberikan pengaruh bagi tubuh.

    Dilansir CNN, berikut sembilan camilan dan makanan yang bisa dikonsumsi siapa saja yang memiliki masalah kesulitan tidur.

    1. Buah Beri dan Yogurt Kandungan karbohidrat dalam buah beri bisa menguatkan produksi serotonin dalam tubuh, sedangkan yogurt merupakan sumber bagi tryptophan yang membantu kelancaran tidur.

    Meski yogurt dikenal sebagai salah satu makanan yang dikonsumsi sebagai sarapan, tetapi dengan rasanya yang manis-asam dan teksturnya yang kental juga bisa dinikmati sebagai camilan pada malam hari.

    1. Jus Ceri Tart dengan Kacang Walnut
      Camilan ini kaya akan melatonin yang berperan penting dalam siklus bangun-tidur pada tubuh.

    Melatonin sendiri diproduksi ketika malam hari.

    Umumnya orang yang mengalami kesulitan tidur akan mengonsumsi suplemen melatonin, tetapi buah ceri tart bisa menjadi alternatif dalam mendapatkan melatonin dari sumber yang alami.

    Sebuah studi menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi jus ceri tart memiliki tingkat melatonin yang lebih tinggi serta mengalami tidur yang lebih lama dan berkualitas.

    Studi lainnya juga mengungkapkan adanya manfaat baik konsumsi jus ini bagi orang-orang dewasa yang memiliki insomnia.

    Di sisi lain, kacang walnut bersamaan dengan kacang pistachio dan almond juga menjadi sumber makanan lain untuk mendapatkan melatonin. Baik kacang-kacang ini maupun jus ceri tart bisa dikombinasikan saat mengonsumsi camilan setelah makan malam.

    1. Kacang Chickpea dan Segelas Susu
      Kacang chickpea dan susu merupakan sumber dari trytophan yang membantu meningkatkan kualitas tidur. Asam amino ini bekerja dengan diubah menjadi melatonin dan serotonin yang memberikan rasa rileks dan membantu untuk proses tidur yang baik. Keduanya bisa dikombinasikan sebagai camilan saat malam hari.

    Untuk kacang chickpea, pengolahannya dapat dilakukan dengan dicampur sedikit minyak zaitun dan garam kemudian dipanggang hingga renyah.

    1. Buah Kiwi
      Sebuah studi menunjukkan bahwa buah berwarna hijau ini mengandung antioksidan dan serotonin yang membantu tubuh untuk tidur lebih baik secara kualitas, durasi dan efisiensi bagi mereka yang kesulitan tidur.

    Cara mengonsuminya pun mudah, cukup potong buah menjadi dua secara horizontal kemudian keruk daging buahnya dengan sendok.

    1. Salad Bayam dengan Quinoa, Alpukat, dan Biji Labu Menu ini bisa menjadi alternatif makanan sebelum tidur karena adanya kandungan magnesium yang kaya dan dibutuhkan saat tidur.

    Magnesium sendiri mampu meregulasi melatonin neurotransmiter yang memastikan siklus tidur tubuh bekerja dengan baik.

    Tidak hanya itu, ia juga membantu dalam meningkatkan asam gamma-aminobutyric yang memperlambat kerja otak dalam berpikir dan membantu seseorang terlelap.

    Untuk biji-bijian, alternatif lain dari biji labu adalah biji bunga matahari atau kacang almond yang juga mampu menyediakan zat magnesium.

    1. Pisang dengan Selai Kacang
      Kombinasi pisang dan selai kacang kaya akan magnesium dan membantu dalam mencegah kenaikan gula darah. Makanan ini juga bisa dikonsumsi bagi orang yang memiliki riwayat penyakit diabetes.
    2. Makanan yang Kaya Protein
      Makanan seperti ikan, telur, dan keju mengandung asam amino jenis L-ornithine yang membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur setelah kelelahan.
    3. Teh Herbal
      Segelas teh herbal bisa menjadi minuman yang membantu meningkatkan kualitas tidur, misalnya pada teh bunga kamomil yang mengandung antioksidan bernama apigenin.

    Apigenin memiliki fungsi membantu meningkatkan kualitas siklus tidur.

    Selain kamomil, ada pula teh passionflower yang memberikan efek jangka pendek untuk tidur bagi orang yang memiliki kualitas tidur dengan fluktuasi standar.

    1. Susu Kunyit
      Kandungan kunyit mampu menenangkan perut, tetapi ketika ditambahkan susu akan mampu membantu meningkatkan kualitas tidur sehingga seseorang bisa tidur lebih cepat dan baik.

    Susu ini bisa ditambahkan beberapa bahan seperti lada hitam yang bisa meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap kurkuma, kandungan berwarna kuning terang yang mengandung antioksidan dan kandungan anti peradangan.

    Bahan lainnya seperti kayu manis, pala, dan madu dapat dicampur di dalam susu kunyit.

  • Survei Membuktikan: Penyebab Sulit Tidur adalah Karena Tak Punya Uang

    Survei Membuktikan: Penyebab Sulit Tidur adalah Karena Tak Punya Uang

    TIKTAK.ID – Tak sedikit orang mengalami kesulitan untuk tidur tanpa tahu pasti apa penyebabnya. Meski kondisi tubuh terasa lelah dan kantuk datang menyerang, tapi sering kali justru mata yang sulit dipejamkan. Jika mata bisa terpejam, kadang tetap saja tak bisa tidur karena pikiran terus melayang-layang. Begitulah, kesulitan tidur menjadi masalah yang umum dialami oleh hampir setiap orang, namun masing-masing masih bingung dan tak tahu pasti penyebab yang sebenarnya.

    Namun untungnya, sebuah survei yang baru-baru ini diterbitkan oleh Bankrate melaporkan bahwa 78 persen orang dewasa Amerika Serikat mengalami insomnia karena tekanan sehari-hari seperti masalah keuangan, pekerjaan, hubungan dan banyak lagi. Setidaknya, dari hasil survei ini kita bisa tahu, ternyata penyebab dominan orang sulit tidur adalah karena mereka tidak punya uang.

    Baca juga: Tanda Kekurangan Zat Besi Bisa Dilihat Pada Perubahan di Area Mulut Seseorang

    Persisnya, survei ini menunjukkan bahwa lebih dari 56 persen responden berusia 18 tahun ke atas kekurangan tidur karena masalah uang yang meliputi pengeluaran sehari-hari, tabungan untuk pensiun dan perawatan kesehatan. Hampir 1 dari 3 atau 32 persen responden mengatakan bahwa pengeluaran sehari-hari adalah salah satu penyebab stres terbesar.

    Meskipun orang dewasa paruh baya (39-54) adalah yang paling jarang tidur, setiap generasi juga dipengaruhi oleh masalah keuangan dan menderita insomnia. Anggota Gen X (berusia 39-54) adalah yang paling terpengaruh oleh masalah keuangan.

    Sebanyak 64 dari Gen X mengatakan bahwa mereka kerap kali tidak bisa tidur dan gelisah setidaknya karena satu kekhawatiran terkait uang. Kekhawatiran ini termasuk kemampuan membayar tagihan hipotek dan sewa bulanan.

    Baca juga: 6 Cara Sederhana Atasi Langit-Langit Mulut Serasa Terbakar

    Sementara itu, generasi millenial (berusia 23-38 tahun) adalah kelompok tertinggi kedua yang menderita insomnia akibat masalah uang. Sekitar 58 persen dari millenial mengatakan bahwa mereka khawatir tentang menabung untuk pensiun.

    Beberapa dari mereka juga menunjukkan bahwa biaya perumahan dan utang kartu kredit akan membuat mereka kesulitan tidur juga. Sementara itu, 54 persen baby boomer (usia 55-73) menjawab bahwa mereka tidak bisa tidur karena stres terkait uang juga.

    Sebagian besar dari mereka mengatakan bahwa mereka khawatir tentang pengeluaran sehari-hari, sementara 25 persen dari mereka mengatakan bahwa mereka akan sering stres karena tabungan pensiun, perawatan kesehatan, dan tagihan asuransi.

    Meskipun Gen Z (berusia 18-22) tampaknya yang paling tidak terpengaruh oleh kekhawatiran akan uang, ini tidak berarti bahwa mereka tidak terpengaruh. Bahkan, 33 persen dari mereka khawatir tentang pengeluaran sehari-hari mereka, karena biaya kuliah mulai naik dan beban ini mulai turun di pundak mereka.

    Baca juga: Benarkah Minum Jeruk Nipis Bisa Bikin Wanita Lebih Cepat Hamil?

    Berdasarkan hasil survei Bankrate tersebut dapat diketahui, bahwa semua orang dari generasi berbeda, baik dari kalangan Gen X, Gen Z, millenial, hingga baby boomers, tetap saja memiliki satu kesamaan bahwa penyebab utama mereka sulit tidur adalah karena tak punya uang.