Tag: Pilpres 2029

  • Deklarasi Jadi Partai, Gerakan Rakyat Dukung Anies Maju 2029, Tolak Pilkada via DPRD

    Deklarasi Jadi Partai, Gerakan Rakyat Dukung Anies Maju 2029, Tolak Pilkada via DPRD

    TIKTAK.ID – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat telah secara resmi mendeklarasikan diri menjadi partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, pada Minggu (18/1/26).

    Keputusan mendirikan partai politik itu diambil lewat musyawarah mufakat yang diikuti oleh seluruh peserta Rakernas yang mewakili Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat dari seluruh provinsi di Indonesia.

    Menurut Pimpinan Sidang Rakernas Gerakan Rakyat, Muhammad Ridwan, pendirian partai adalah keputusan bersama yang disepakati secara bulat oleh seluruh peserta sidang pleno. Ridwan mengeklaim kesepakatan itu tercapai lantaran seluruh jajaran Gerakan Rakyat meyakini perjuangan mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat membutuhkan langkah politik yang terorganisasi dan berkelanjutan.

    Baca juga : Noe Letto Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

    Dalam Rakernas yang sama, Gerakan Rakyat turut menetapkan Sahrin Hamid sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat untuk masa bakti 2026–2031. Kemudian dalam pidato perdananya, Sahrin Hamid menyampaikan harapan agar eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menjadi presiden, lewat pemilihan pada 2029 mendatang.

    “Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur. Yang kedua, kita menginginkan pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” ungkap Sahrin dalam Rakernas I Gerakan Rakyat, pada Minggu (18/1/26), seperti dilansir Kompas.com.

    Sahrin menyatakan deklarasi Partai Gerakan Rakyat merupakan ikhtiar untuk menghadirkan alat perjuangan politik yang berpihak pada kepentingan rakyat. Dia menilai partai tersebut lahir dari semangat kolektif anggota Gerakan Rakyat yang berasal dari berbagai daerah dengan tekad yang sama.

    Baca juga : Noel Ebenezer Siap Hadapi Sidang Dakwaan Kasus Pemerasan Sertifikat K-3 

    Sekadar informasi, Anies Baswedan tercatat sebagai Anggota Kehormatan Ormas Gerakan Rakyat. Pada 17 Desember 2025 lalu, Anies bahkan sempat menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) nomor 0001 yang diserahkan langsung oleh Sahrin Hamid.

    Lebih lanjut, selain mendeklarasikan diri sebagai partai politik, Gerakan Rakyat juga secara tegas menyampaikan penolakan terhadap wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

    “Secara tegas, Gerakan Rakyat sebagai partai politik menolak pemilihan kepala daerah lewat DPRD,” tutur Sahrin.

    Baca juga : Prabowo Utus Menag ke Mesir, Ada Keperluan Apa?

    Sahrin menegaskan, rakyat memberikan mandat kepada DPRD untuk menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan, bukan untuk memilih kepala daerah.

  • Prabowo Janji Tak Nyapres Lagi Jika Pemerintahannya Gagal di Periode ini

    Prabowo Janji Tak Nyapres Lagi Jika Pemerintahannya Gagal di Periode ini

    TIKTAK.ID – Presiden Prabowo Subianto menyatakan belum tentu dirinya kembali maju sebagai calon presiden dalam ajang Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang. Ia mengatakan bakal menilai kinerja pemerintahannya terlebih dahulu selama lima tahun ke depan.

    Prabowo menyampaikan hal itu ketika berpidato dalam acara Kongres PP Tidar IV yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, pada Sabtu (17/5/25).

    Mulanya, Prabowo sempat mengingatkan para kader Tidar, organisasi sayap Gerindra, supaya tidak melontarkan kata-kata dukungan “dua periode”. Sebab, kata Prabowo, dirinya saat ini masih belum genap setahun menjadi presiden.

    Baca juga : Polres Malang Periksa 4 Saksi Pelemparan Batu Bus Persik di Kanjuruhan

    “Niat itu silakan disimpan dalam hati, namun saya sudah katakan, kalau nanti yang menentukan apakah Prabowo dua periode atau tidak, selain Yang Maha Kuasa, adalah Prabowo sendiri,” ujar Prabowo, seperti dilansir CNN Indonesia.

    “Jika saya menilai, saya menilai, bahwa diri saya tidak mencapai apa yang saya canangkan, maka saya tidak mau maju lagi sebagai presiden RI,” imbuh Prabowo.

    Prabowo menyatakan bakal menilai kinerjanya selama lima tahun ke depan untuk menjadi parameter pencalonannya di Pilpres 2029 mendatang.

    Baca juga : Heboh Vaksin TBC M72 Diuji di Indonesia, Menkes: Tak Berbahaya

    Oleh sebab itu, Prabowo meminta kepada kader muda Tidar agar tidak mengharapkan dirinya maju jika pemerintahannya tak berhasil. Prabowo menyebut sebagai pejuang politik, dia hanya ingin mengabdi kepada masyarakat.

    “Bila seandainya saya menilai diri saya tidak berhasil, maka saya mohon dengan sangat jangan Saudara harapkan saya mau maju lagi,” tutur Prabowo.

    Menanggapi pernyataan Prabowo, pengamat politik Adi Prayitno menilai mantan Danjen Kopassus itu ingin fokus bekerja untuk rakyat, mengingat masa pemerintahannya baru berjalan selama 6 bulan. Dia pun menduga urusan Pilpres 2029 merupakan hal yang dikesampingkan terlebih dahulu oleh Prabowo.

    Baca juga : Sikapi Aspirasi, Prabowo Siap Temui Forum Purnawirawan TNI Soal Desakan Copot Gibran

    Kemudian Adi menganggap pernyataan Prabowo yang demikian sangat diplomatis dan jenis politik tingkat dewa. Pasalnya, lanjut Adi, Prabowo ingin menunjukkan dia tak ingin terburu-buru dikaitkan dengan Pilpres 2029.

    “Itu pernyataan diplomatis demi menghindari tudingan bahwa 08 sudah berpikir soal Pilpres 2029, karena 08 baru 6 bulan menjadi Presiden,” jelas Adi, mengutip Tribunnews.com.

  • Cak Imin Sentil PAN yang Beri Sinyal Dukung Prabowo di Pilpres 2029

    Cak Imin Sentil PAN yang Beri Sinyal Dukung Prabowo di Pilpres 2029

    TIKTAK.ID – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, mengaku enggan terburu-buru berbicara soal Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Pria yang akrab disapa Cak Imin ini menanggapi pernyataan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan yang memberikan sinyal bakal mendukung kembali Prabowo Subianto .

    “Ya kan masih lama, tergesa-gesa. Tergesa-gesa sekali, sih,” ujar Cak Imin di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (23/4/25), seperti dilansir Sindonews.com.

    Kemudian Cak Imin berkelakar kalau dirinya saja baru efektif enam bulan menjalani tugas kenegaraan sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

    Baca juga : Kaesang Ikut Buka Suara Soal Desakan Copot Gibran dari Wapres

    “Baru menjadi menteri enam bulan,” ucap Cawapres 2024 ini sambil tertawa.

    Untuk diketahui, Ketua Umum Partai PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) sempat memberi sinyal bakal mendukung Presiden Prabowo Subianto maju kembali dalam ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Akan tetapi, Zulhas menginginkan agar pihaknya turut dilibatkan saat menentukan wakil presiden (Wapres).

    “Saya juga menyampaikan kepada Pak Prabowo, yang penting, Pak, partai saya besar, itu yang paling penting. Kalau calon presiden (Capres) silakan, kalau Wapres kita bicara, iya kan? Kita bicara, gitu, jadi lihat kekuatan kita seperti ini yang terlihat saja Saudara saksikan,” ungkap Zulhas dalam acara Halalbihalal DPP PAN, di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, pada Minggu (20/4/25).

    Baca juga : Mencuat Usulan Copot Gibran, Pengamat: Kritik Kinerja Tak Apa Kalau Pemakzulan Berlebihan

    Menurut Zulhas, PAN dan Partai Gerindra adalah koalisi sejati. Dia mengeklaim PAN dan Gerindra sudah berkoalisi selama 15 tahun.

    “Kan kalau PAN sama Gerindra ini koalisi, sekutu sejati, selama 15 tahun gimana? Baru ini (dalam Pilpres 2024) kita menang, iya kan? Kalau berjuang selama 15 tahun, ya berjuang lagi, nanti sampai terus berhasil pembangunannya 15 tahun lagi, kan? Pas itu 2037, kan?” terang Zulhas.

    Sementara itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyambut baik sikap PAN yang bakal mendukung Prabowo Subianto maju pada Pilpres 2029. Muzani mengucapkan terima kasih atas dukungan tersebut.

    Baca juga : Anggota Penggugat Ijazah Palsu Jokowi Mundur Usai Jadi Tersangka Pemalsuan Dokumen

    “Kami bersyukur, kami berterima kasih partai-partai koalisi mulai memikirkan kembali terkait bagaimana pencalonan Pak Prabowo di 2029,” tutur Muzani di gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta Pusat, pada Rabu (23/4/25), mengutip detikcom.

  • Ditanya Peluang Dampingi Prabowo di Pilpres 2029, AHY Jawab Begini

    Ditanya Peluang Dampingi Prabowo di Pilpres 2029, AHY Jawab Begini

    TIKTAK.ID – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), buka suara mengenai peluang dirinya mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendatang.

    Awalnya, AHY tampak tersenyum ketika ditanya seperti itu. Namun dia lantas mengatakan masih akan fokus menyukseskan Pemerintahan Presiden Prabowo.

    “Kita fokus di partai dulu saja. Kita sukseskan Pak Prabowo,” ungkap AHY, setelah ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2025-2030 di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, pada Senin (24/2/25) malam.

    Baca juga : Sayangkan Parpol Boikut Retret Kepala Daerah, Demokrat: Tak Utamakan Tugas Negara

    Kemudian soal amanah dari kader untuk memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029, AHY menyatakan Demokrat bakal bangkit. Putra Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut mengeklaim akan membawa Demokrat meraih banyak suara dalam berbagai kontestasi pemilihan.

    Untuk diketahui, sebelum ditetapkan sebagai Ketum Demokrat lagi, AHY diberi tugas berat oleh DPD Demokrat se-Indonesia untuk memenangkan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029.

    “Ya, yang jelas kita ingin Demokrat bisa bangkit, bangkit, khususnya dalam pemilihan anggota legislatif. Kita ingin semakin banyak suara dan sekaligus kursi kita di DPR RI, DPRD provinsi, kabupaten, kota,” tutur AHY.

    Baca juga : ICJR Soal Intimidasi Polisi ke Personel Sukatani: Jika Terbukti, Harus Ada Sanksi

    Sebelumnya, Partai Gerindra kembali mengusulkan Prabowo untuk maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2029. Akan tetapi, dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-17 Partai Gerindra, Prabowo mengaku dia siap tidak dicalonkan kembali menjadi Capres pada Pemilu 2029, bila kebijakannya mengecewakan kepercayaan rakyat.

    “Saudara-saudara, Saudara minta saya bersedia dicalonkan lagi pada 2029. Saya katakan jika program-program saya tidak berhasil, maka tidak perlu Saudara calonkan saya terus,” terang Prabowo di Sentul, Jawa Barat pada Sabtu (15/2/25).

    “Saya bila mengecewakan kepercayaan rakyat, saya malu untuk maju lagi,” imbuh Prabowo.

    Baca juga : Menteri HAM Ogah Banyak Komentari Lagu Kritik Polisi Milik Band Sukatani

    Menanggapi hal itu, Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, menganggap langkah dini mengusung Prabowo menjadi sinyal kuat bagi para politikus muda, termasuk Gibran Rakabuming Raka, untuk tidak berandai-andai dalam kontestasi politik 2029.

    Menurut Hardjuno, dengan keputusan ini, artinya Prabowo menegaskan dirinya siap menjalani dua periode kepemimpinan. Spekulasi bahwa ia hanya bakal menjabat selama dua tahun dan menyerahkan posisi presiden kepada Gibran tanpa Pemilu pun terbantahkan.

    “Ini juga menegaskan kalau Prabowo dalam kondisi sehat dan siap memimpin selama dua periode penuh,” tutur Hardjuno di Surabaya, Sabtu (15/2/25), mengutip Sindonews.com.

  • Prabowo Bakal Maju Lagi Pilpres 2029, Jokowi Beri Dukungan Penuh

    Prabowo Bakal Maju Lagi Pilpres 2029, Jokowi Beri Dukungan Penuh

    TIKTAK.ID – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menanggapi positif Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk kembali mencalonkan diri dalam ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendatang. Ayah Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka tersebut pun mengaku mendukung penuh niat Prabowo untuk maju di kontestasi politik lima tahunan itu.

    “Ya sangat bagus, mendukung penuh,” ungkap Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (14/2/25), seperti dilansir CNN Indonesia.

    Tidak hanya mendukung, Jokowi turut memuji kepemimpinan Prabowo di Partai Gerindra. Dia menyampaikan hal itu untuk merespons kabar Prabowo kembali ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Gerindra dalam Kongres Luar Biasa (KLB) ke-7 yang digelar pada Kamis (13/2/25) kemarin.

    Baca juga : Saat Prabowo Galakkan Efisiensi, Program MBG Malah Digrojok Tambahan Anggaran Rp100 Triliun

    “Ya saya kira sangat bagus (Prabowo ditunjuk kembali menjadi Ketua Umum Gerindra), karena beliau merupakan sosok pemimpin yang sangat dibutuhkan oleh partai, Partai Gerindra,” ujar Jokowi.

    “Punya jiwa kepemimpinan yang kuat, memiliki visi politik, visi ekonomi, visi sosial, visi pertahanan, dan visi lain-lainnya,” imbuh Jokowi.

    Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Heryawan, mengatakan bahwa Gerindra mengumumkan Presiden Prabowo Subianto bakal kembali maju dalam Pilpres 2029, ketika silaturahmi Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor pada Jumat (14/2/25).

    Baca juga : Kepala BGN Buka Suara Usai Heboh Kabar Mitra Makan Bergizi Gratis Belum Dibayar Pemerintah

    Pria yang akrab disapa Aher ini menyampaikan hal itu usai mengikuti acara yang turut dihadiri elite hingga Kepala Daerah terpilih dari KIM selama sekitar 2 jam itu.

    “Yang ada adalah diumumkan kalau beliau bakal maju kembali pada 2029. Itu diumumkan,” terang Aher usai acara.

    Di sisi lain, keputusan Partai Gerindra untuk kembali mengusung Prabowo di Pilpres 2029 diyakini membuat Jokowi gelisah.

    “Aklamasi Gerindra mencalonkan Prabowo (dalam Pilpres 2029) tentu menjadi kegelisahan mantan Presiden Jokowi,” jelas pengamat politik Rocky Gerung dikutip Rmol.id dari YouTube pada Jumat (14/2/25).

    Baca juga : Bantah Mundur karena IKN Mandek, Petinggi IKN Ali Berawi Ternyata Diminta Kembali ke UI

    Menurut Rocky, Jokowi masih punya hasrat mengantarkan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, menjadi orang nomor satu di Indonesia. Tapi walaupun saat ini sudah menjabat sebagai Wakil Presiden, jalan Gibran menuju Pilpres 2029 masih terhalang belum adanya kendaraan politik.