Tag: mood

  • Suasana Hati Menurun, Ini Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari

    Suasana Hati Menurun, Ini Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari

    TIKTAK.ID – Suasana hati manusia tidak menentu, terkadang bisa bahagia, namun bisa juga sedih. Ketika suasana hati sedang menurun, biasanya akan membuat kita menjadi tak bergairah dan tidak bersemangat menjalani hari-hari.

    Akan tetapi, terdapat cara mudah untuk meningkatkan suasana hati. Ahli diet Sarah Thomsen Ferreira mengatakan makanan dan nutrisi tertentu dapat berperan dalam suasana hati, perhatian, dan fokus pikiran.

    “Namun ada juga makanan yang justru menghabiskan energi,” ujar Sarah, seperti dilansir Kompas.com.

    Mengutip Cleveland Clinic, makanan yang dapat meningkatkan suasana hati atau mood yakni yang menggabungkan karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, variasi sayuran, dan buah. Contohnya, karbohidrat kompleks dari makanan utuh seperti ubi jalar, gandum gulung, kacang-kacangan, dan quinoa bisa meningkatkan serotonin kimiawi yang akan memicu rasa nyaman di otak.

    Kemudian mengonsumsi protein dari makanan seperti ikan, daging sapi, ayam, kalkun, tahu, kacang-kacangan, telur dan yogurt tanpa pemanis, bisa meningkatkan dopamin dan norepinefrin. Sedangkan buah dan sayuran yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan juga terbukti meningkatkan rasa bahagia.

    “Mengonsumsi sayur, buah, ikan kaya omega 3, kacang-kacangan, dan minyak zaitun, telah terbukti bisa mengurangi gejala depresi,” turur Ferreira.

    Ia menjelaskan, jika mengonsumsi makanan utuh dan cukup protein, lemak sehat, serta serat, maka akan membantu menjaga gula darah tetap stabil setelah makan. Hal ini berpotensi meningkatan suasana hati dan mengontrol kecemasan.

    Tidak hanya itu, asupan nutrisi juga berperan penting mengontrol suasana hati, seperti folat, besi, asam lemak omega-3 rantai panjang (EPA dan DHA), magnesium, kalium, selenium, tiamin, vitamin A, vitamin B6, vitamin B12, vitamin C, dan seng.

    Sementara itu, terdapat pula makanan yang harus diindari agar suasana hati terkontrol. Sebab, makanan ini disebut dapat menguras energi mental kita.

    “Beberapa makanan dengan nilai gizi rendah memang akan memberi dorongan energi yang cepat. Namun makanan itu bisa kembali menurunkan suasana hati dan energi dengan cepat pula,” terang Ferreira.

    Sejumlah makanan yang bisa menurunkan suasana hati yakni makanan berbahan dasar tepung seperti roti, kerupuk, dan makanan yang dipanggang, serta minuman dan makanan ringan yang dimaniskan dengan gula, seperti soda dan kue.

  • 5 Olahraga ini Cocok Untuk Ibu-Ibu Baru Melahirkan

    5 Olahraga ini Cocok Untuk Ibu-Ibu Baru Melahirkan

    TIKTAK.ID – Masalah para ibu yang baru melahirkan tidak hanya terbatas pada persoalan fisik saja, melainkan juga mental yang bisa berujung pada depresi.

    The Health Site melansir sebuah penelitian dan menyebutkan bahwa olahraga fisik dan program edukasi kesehatan bisa membuat risiko depresi menurun usai melahirkan. Penelitian yang dilakukan di University of Melbourne, Victoria, Australia tersebut mengungkap bahwa terdapat 13% ibu melahirkan dan 3%-nya akan mengalami hal tersebut.

    Baca juga: Benarkah Minum Jeruk Nipis Bisa Bikin Wanita Lebih Cepat Hamil?

    Aktivitas fisik dan olahraga disebut berdampak besar dalam meningkatkan mood dan menurunkan tingkat depresi wanita pasca melahirkan. Maka beruntunglah para ibu hamil yang rutin berolahraga, karena biasanya mereka tidak akan kesulitan untuk berolahraga kembali setelah melahirkan.

    Berikut beberapa olahraga yang cocok dilakukan para ibu pasca melahirkan:

    1. Berjalan
    Berjalan merupakan salah satu olahraga paling ringan dan mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah meningkatkan detak jantung dan memperkuatnya. Dengan olahraga berjalan rutin, juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

    Baca juga: Cara Tepat Ibu Menyusui Bisa Lancarkan Produksi ASI

    2. Bersepeda
    Pada saat tengah hamil, olahraga sepeda harus dihindari. Namun setelah melahirkan, olahraga bersepeda dinilai cukup tepat untuk dilakukan. Olahraga bersepeda bisa meningkatkan detak jantung dan mood si ibu usai melahirkan.

    3. Yoga
    Yoga merupakan olahraga yang memiliki manfaat untuk meregangkan dan memperkuat otot. Setelah melahirkan, olahraga tersebut bisa membantu mengurangi stres, melemaskan otot, melawan kelelahan, dan memperkuat bagian perut dan pinggul.

    4. Olahraga Perut
    Olahraga ini tidak hanya untuk penampilan saja, namun juga untuk menyiapkan kehamilan yang akan datang. Bisa dilakukan dengan olahraga ringan, mulai dari pengaturan pernapasan hingga planking untuk memperkuat otot di sekitar perut.

    Baca juga: 7 Makanan Berbahaya Yang Sebabkan Masalah Pada Ibu Ketika Awal Kehamilan

    5. Berenang
    Berenang merupakan olahraga yang memiliki manfaat pada seluruh tubuh. Selain itu, olahraga ini juga cukup tepat dalam meningkatkan kekuatan tubuh secara keseluruhan. Bagi ibu-ibu yang baru melahirkan, dampaknya adalah lebih menguatnya otot dan lebih cepat turunnya berat badan.