Tag: Mochamad Iriawan

  • Survei Indikator: Mayoritas Responden Ingin Polisi Tetapkan Ketua PSSI Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

    Survei Indikator: Mayoritas Responden Ingin Polisi Tetapkan Ketua PSSI Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

    TIKTAK.ID – Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyatakan bahwa sebanyak 55,5 persen atau mayoritas responden meminta kepolisian agar tidak ragu menetapkan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule, sebagai tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan.

    Adapun 55,5 persen itu adalah jawaban responden yang mengaku setuju atas adanya pendapat supaya kepolisian tak ragu menetapkan Iwan Bule sebagai tersangka Tragedi Kanjuruhan, bila terdapat fakta dan cukup bukti.

    “Yang setuju dengan pernyataan tersebut ada 55,5 persen,” ungkap Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi pers, seperti dilansir Kompas.com, pada Minggu (13/11/22) siang.

    Baca juga : Nilai Jokowi Berubah Sikap Sejak NasDem Usung Anies, Pengamat: Ketidakdewasaan Politik

    Kemudian dalam survei nasional bertajuk “Tragedi Kanjuruhan dan Reformasi PSSI” tersebut, juga ada 19 persen responden yang mengatakan kurang atau tidak setuju atas pendapat itu. Sedangkan 25,5 persen responden menyatakan tidak tahu dan tidak jawab (TT/TJ).

    Lebih lanjut, dalam konteks Kongres Luar Biasa (KLB) pada survei yang sama, terdapat sebanyak 68,6 persen responden yang mengklaim setuju KLB digelar untuk mengganti personel PSSI dan memperbaiki persepakbolaan nasional. Selain itu, ada 9,3 persen responden kurang atau tidak setuju dan 22,1 persen menyatakan TT/TJ.

    Untuk diketahui, survei tersebut dilaksanakan pada 30 Oktober sampai 5 November 2022 dengan melibatkan sebanyak 1.220 responden. Survei itu memakai metode multistage random sampling.

    Baca juga : PKB Nilai Jokowi Belum Dukung Penuh Capres Mana pun

    Responden terpilih diwawancara melalui tatap muka oleh pewawancara yang sudah dilatih. Sementara, toleransi kesalahan atau margin of error survei sekitar lebih kurang 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

    Seperti diketahui, Iwan Bule, Waketum Iwan Budianto, Sekjen Yunus Nusi, dan seluruh anggota Exco hingga kini masih bertahan di jabatannya. Padahal, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang mengusut Tragedi Kanjuruhan sudah merekomendasikan seluruh pengurus PSSI untuk mengundurkan diri.

    Dampaknya, Pemerintah belum mengeluarkan izin untuk menggulirkan Liga 1. Pasalnya, sesuai rekomendasi TGIPF, Pemerintah hanya bakal mengizinkan Liga 1 jika telah terjadi perubahan signifikan di tubuh PSSI. Meski begitu, Iwan Bule dan kawan-kawannya bisa bertahan di posisi masing-masing jika mereka mencalonkan diri lagi lewat KLB PSSI.

  • Shin Tae Yong Bela Iriawan, Ini Kata PSSI

    Shin Tae Yong Bela Iriawan, Ini Kata PSSI

    TIKTAK.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menampik sengaja merayu pelatih Shin Tae Yong [STY] dan para pemain Timnas Indonesia untuk membela Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan yang saat ini didesak agar mundur.

    “Itu dia sendiri,” ujar Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, ketika diwawancara usai jumpa pers di Komnas HAM, Jakarta Pusat, pada Kamis (13/10/22) sore, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Kemudian terkait dukungan dari para pemain akan sikap Shin, Yunus juga menegaskan kalau tidak ada permintaan. Dia mengatakan hal itu semata-mata sikap pribadi pemain. Dia pun menilai hal tersebut dirasa wajar, lantaran Iriawan sangat perhatian.

    “Mereka melihat sendiri kepemimpinan Ketua Umum terhadap Timnas, bagaimana Ketua Umum itu. Jangankan hotelnya, kaus kakinya saja diperhatikan oleh Ketua Umum,” terang Yunus.

    “Pada saat di rumah saja ditelepon Ketua Umum. Pada saat di Jepang, di Malaysia, di Inggris, Ketua Umum memperhatikan, jadi sepertinya wajar jika anak-anak juga begitu dengan Ketua Umum,” imbuh Yunus.

    Lebih lanjut, terkait asumsi publik yang meyakini PSSI, dalam hal ini Iriawan, meminta Shin dan para pemain Timnas Indonesia memberi dukungan, dia mengklaim hal itu tidak ada. Dia menjelaskan, asumsi dianggap sah, namun PSSI memastikan tidak ada arahan.

    “Enggak ada [arahan dari PSSI], kalau anak-anak itu dengan Ketua Umum seperti dengan orang tua. Ketua Umum saya lihat sangat memperhatikan anak-anak Timnas, kayak dengan anaknya sendiri,” ungkap Yunus.

    Sekadar informasi, belakangan ini Iriawan mendapat desakan agar mundur. Hal itu sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalannya menata sepak bola Indonesia supaya aman bagi semua stakeholders.

    Shin Tae Yong sendiri secara tiba-tiba membuat pernyataan melalui media sosial Instagram, Rabu (12/10/22), bahwa dirinya bakal ikut mundur jika Iriawan mundur. Sikap Shin tersebut pun didukung oleh sejumlah pemain, seperti Asnawi Mangkualam Bahar dan Saddil Ramdani.

    “Seseorang yang sangat mencintai sepak bola Indonesia dengan kesungguhan hati dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola bisa berkembang adalah Ketua Umum PSSI. Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya juga harus mengundurkan diri”, tulis Shin Tae Yong, mengutip Goal.com.

  • PSSI Optimis Bisa Hajar Vietnam di Piala Asia U-20

    PSSI Optimis Bisa Hajar Vietnam di Piala Asia U-20

    TIKTAK.ID – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan, sesumbar kalau Timnas Indonesia U-19 bakal tampil trengginas dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 dengan menghajar Vietnam.

    Untuk diketahui, Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 bakal berlangsung di Surabaya pada 14-18 September mendatang. Garuda Muda sendiri tergabung di Grup F bersama Vietnam, Hong Kong, dan Timor Leste. Indonesia dan Vietnam pun akan bersaing ketat di grup tersebut.

    Kemudian terkait perjumpaan tersebut, Iriawan mengaku sangat percaya diri tim asuhan Shin Tae Yong akan bisa menang. Dia mengklaim kisah Indonesia yang menghajar Vietnam dua kali di Piala AFF U-16 2022 bakal terulang.

    “Insya Allah akan kita hajar lagi [Vietnam],” ujar Iriawan kepada wartawan di sela-sela pembukaan Liga 2 2022/2023 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, pada Minggu (28/8/22) sore, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Sebelumnya, Timnas U-19 telah bertemu dengan Vietnam di Piala AFF U-19 2022. Pertemuan itu pun berakhir dengan skor kacamata. Hasil imbang tersebut akhirnya membawa dampak negatif terhadap Timnas U-19.

    Akibat hasil imbang ini, Timnas U-19 tidak dapat lolos ke babak semifinal. Hal itu karena pertandingan antara Thailand versus Vietnam berakhir dengan skor 1-1, sehingga membuat Indonesia kalah head to head dengan keduanya.

    Lebih lanjut, sebelum tampil di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, Iriawan mengungkapkan akan ada laga uji coba. Dia menyebut PSSI menginginkan ada satu pertandingan internasional dan sisanya uji coba lokal melawan klub akademi.

    “Saya mintanya [ada uji coba] dari sini [lokal] dan dari luar juga ada. Dengan situasi sekarang [lepas dari pandemi Covid-19] mudah-mudahan dapat mencari rival atau friendly match yang betul-betul kuat,” tutur pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

    Sekadar informasi, saat ini Timnas Indonesia U-19 tengah menjalani pemusatan latihan di Stadion Madya, Senayan. Ada sebanyak 37 pemain yang dipanggil oleh Shin Tae Yong. Akan tetapi, belum semuanya bergabung lantaran beberapa pemain masih membela klub di liga.

  • Hadiah Juara Piala Presiden 2022 Turun Rp1,3 Miliar

    Hadiah Juara Piala Presiden 2022 Turun Rp1,3 Miliar

    TIKTAK.ID – Hadiah juara Piala Presiden 2022 diketahui mengalami penurunan sebesar Rp1,3 miliar dari edisi sebelumnya, menjadi Rp2 miliar.

    Pada 2019 atau edisi terakhir dan edisi 2018, tim juara memperoleh Rp3,3 miliar dan runner-up Rp2 miliar. Untuk edisi 2017 hadiah juara Piala Presiden sebesar Rp3 miliar, dan hadiah juara untuk edisi pertama sama dengan 2017.

    Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengumumkan besaran hadiah tersebut pada Senin (6/6/22). Namun Iriawan mengatakan bahwa hadiah tim juara Piala Presiden 2022 berpeluang bertambah, sesuai dengan jumlah sponsor yang masuk dalam waktu dekat.

    “Juara satu mendapatkan hadiah Rp2 miliar dan runner up Rp1 miliar, sedangkan 3-4 [semifinalis] Rp500 juta. Untuk juara pertama nanti bakal saya carikan tambahan,” ujar Iriawan dalam konferensi pers, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Untuk diketahui, Piala Presiden 2022 akan dibuka dengan pertandingan Persis Solo vs PSS Sleman di Stadion Manahan pada Sabtu (11/6/22) mendatang. Kemudian malam harinya bakal diselenggarakan pertandingan Arema FC versus PSM Makassar.

    “Piala Presiden telah resmi kami rilis hari ini, untuk jadwalnya akan kami rilis juga. Pembukaan nanti ada Persis Solo melawan PSS Sleman di Manahan, lalu laga keduanya di Malang antara Arema vs PSM,” terang Direktur Operasional LIB, Sudjarno.

    Piala Presiden 2022 sendiri akan berlangsung di empat kota, yakni Solo, Samarinda, Bandung, dan Malang. Grup A akan bermain di Stadion Manahan (Solo), Grup B di Stadion Segiri (Samarinda), Grup C di Stadion GBLA (Bandung), serta Grup D di Stadion Kanjuruhan (Malang).

    Lebih lanjut, Arema FC berstatus sebagai juara bertahan di Piala Presiden 2022 sekaligus tim tersukses di turnamen pramusim ini. Tim Singo Edan pun mengaku mengincar gelar ketiganya, usai menjadi juara Piala Presiden 2017 dan 2019.

    Berikut ini pembagian grup Piala Presiden 2022:
    Grup A (Solo): Persis, PSIS, Dewa United, Persita, PSS Sleman

    Grup B (Samarinda): Borneo FC, Barito Putera, Persija, Rans Nusantara FC, Madura United

    Grup C (Bandung): Persib, Bhayangkara FC, Bali United, Persebaya

    Grup D (Malang): Arema FC, Persikabo, PSM, Persik

  • Ketua PSSI: Dulu Elkan Baggott Ngejar-ngejar Kita, Sekarang Tolak Bela Timnas Indonesia

    Ketua PSSI: Dulu Elkan Baggott Ngejar-ngejar Kita, Sekarang Tolak Bela Timnas Indonesia

    TIKTAK.ID – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan mengungkapkan bahwa pemain berdarah Indonesia yang berkarier di Inggris, Elkan Baggott, enggan membela Timnas Indonesia.

    Iriawan menyampaikan hal itu setelah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, untuk membahas evaluasi Liga 1 dan Liga 2 2021/2022 di Kemenpora, Jumat (22/10/21). Dia mengatakan PSSI sudah menghubungi Baggot beberapa kali.

    “Elkan Baggot itu sudah dihubungi beberapa kali, namun tampaknya tidak ingin membela Timnas kita. Kita sayangkan, padahal dulu waktu mau masuk U-19 ngejar-ngejar kita, tapi sekarang ditawari Timnas yang ada, mereka tidak ada respons,” ujar Iriawan, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Kemudian pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut menduga Baggott ingin membela negara lain. Dia menjelaskan, hal itu berdasarkan indikasi penolakan atas tawaran PSSI kepada pemain kelahiran Thailand tersebut.

    “Kelihatannya seperti itu [memilih Timnas negara lain], karena sudah beberapa kali kita kontak. Bahkan biometrik KTP kita fasilitasi waktu itu, tapi dia tetap tidak datang. Tidak masalah, masih banyak pemain Indonesia lainnya,” tutur Iriawan.

    Untuk diketahui, Baggot sempat membela Timnas Indonesia U-19 yang dipersiapkan tampil di Piala Dunia U-20 2020 pada 2019. Ketika itu, Baggott ikut menjalani pemusatan latihan di Kroasia dan melakoni sejumlah laga uji coba.

    Elkan Baggott pun menjadi perbincangan hangat. Bahkan media sosialnya ikut melambung melebihi klubnya saat itu, Ipswich Town.

    Postur Baggot yang tinggi dianggap sangat cocok mengisi bek tengah Timnas U-19, apalagi Shin Tae-yong juga suka dengan pemain bertubuh jangkung.

    Akan tetapi, nama Baggott menjadi sorotan publik di media sosial, lantaran tidak masuk daftar untuk play off Kualifikasi Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Publik menilai Baggott layak membela Garuda Muda melawan Australia.

    Timnas Indonesia U-23 sendiri dijadwalkan menghadapi Australia sebanyak dua kali pada Minggu (24/10/21) dan Jumat (29/10/21). Ini merupakan pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 yang akan berlangsung di Uzbekistan pada 2022.

  • Ketum PSSI Mengaku Tak Pernah Ikut Campur Pemanggilan Pemain Timnas

    Ketum PSSI Mengaku Tak Pernah Ikut Campur Pemanggilan Pemain Timnas

    TIKTAK.ID – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan mengatakan kehadiran dua pemain kakak beradik, Kelana Noah Mahesa dan Luah Fynn Jeremy Mahesa ke pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-19 di Kroasia adalah mutlak keputusan pelatih Shin Tae Yong.

    Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menyebut PSSI, dalam hal ini Ketua Umum, tidak pernah ikut campur terkait pemilihan dan pemanggilan pemain untuk gabung bersama Timnas Indonesia. Ia menegaskan, pemanggilan pemain tersebut murni keputusan Shin Tae Yong.

    “Semua terserah Shin Tae Yong, karena itu semua hak pelatih, dan kita tidak ikut campur soal itu [pemilihan pemain]. Dia sendiri yang mencari pemain keturunan yang ada darah Indonesianya. Data-data berasal dari Shin Tae Yong semua kalau pemain. Kalau pelatih kelas dunia begitu, straight sekali, datanya ada banyak, dia [Shin Tae Yong] yang cari,” ujar Iwan Bule, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (21/10/20).

    Ia melanjutkan, hingga saat ini tidak pernah mendapatkan bocoran soal nama-nama pemain yang akan dipanggil Shin Tae Yong ke Timnas Indonesia U-19. Hal itu termasuk nama-nama pemain yang akan promosi dan degradasi setelah Timnas Indonesia U-19 pulang dari Kroasia pada Rabu (28/10/20).

    “Itu Shin Tae Yong yang tahu nanti, dan sampai sekarang saya tidak pernah tahu itu bocorannya,” kata Iwan Bule.

    Lebih lanjut, Iwan Bule juga belum bisa memastikan peluang mengembalikan Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri ke Timnas Indonesia U-19.

    “Bagus masih sakit, sehingga belum maksimal, belum berani main keras. Tapi Bagus mungkin akan dipanggil nanti, tapi itu semua tergantung Shin Tae Yong. Dia memilih pemain berdasarkan analisa dia dan itu betul-betul soal pemain kewenangan dia,” tutur Iwan Bule.

    Sementara itu, Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto membuka kemungkinan promosi dan degradasi pemain saat kembali ke Indonesia pekan depan, termasuk memanggil Bagus untuk bergabung dengan Skuat Garuda Muda.

    “Yang pasti [pemain baru yang bergabung] di Indonesia, ditunggu saja. Semuanya masih ada kesempatan untuk pemain lainnya,” tulis Nova melalui pesan singkat.

    Perlu diketahui, Bagus dinyatakan sembuh oleh The Lewin Clinic, rumah sakit khusus atlet di Inggris yang menangani cedera setelah menjalani masa pemulihan. Total, Bagus menjalani empat bulan masa rehabilitasi dan dua kali proses operasi.

  • Ketua PSSI Laporkan Peningkatan Performa Timnas U-19 ke Jokowi

    Ketua PSSI Laporkan Peningkatan Performa Timnas U-19 ke Jokowi

    TIKTAK.ID – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan melaporkan perkembangan Tim Nasional Indonesia U-19 yang dipersiapkan tampil pada ajang Piala Dunia U-20 2021 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu melapor kepada Jokowi melalui konferensi video Rapat Terbatas (Ratas) terkait perkembangan persiapan penyelenggaran Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.

    “Saya juga ingin mendapatkan laporan dari PSSI, tentang kesiapan Timnas yang akan berlaga dalam Piala Dunia U-20,” ujar Jokowi sebelum Ratas, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

    Kemudian Iwan Bule menyampaikan, Timnas Indonesia U-19 mengalami perkembangan yang positif selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Kroasia di bawah asuhan pelatih Shin Tae Yong.

    “Garuda Muda sudah cukup menjalani uji coba ketika melawan Bulgaria, Kroasia, dan imbang melawan Arab Saudi. Semangat tinggi bisa menyamakan kedudukan ini mulai kelihatan performa meningkat. Peningkatan performa Timnas U-19 dari hari ke hari semakin bagus,” terang Iwan Bule.

    Iwan Bule menjelaskan, Timnas akan pulang ke Tanah Air pada Rabu 28 Oktober dan akan dikembalikan ke klub. Ia mengatakan, rencana awal setelah tidak menjalani pemusatan latihan (TC) yakni kembali ke klub untuk berkompetisi. Akan tetapi, kata Iwan Bule, perizinan kompetisi masih belum dikeluarkan.

    Iwan Bule pun memastikan bahwa skuad Timnas Indonesia U-19 akan kembali menjalani pemusatan latihan di Eropa mulai Desember 2020. Menurutnya, kali ini David Maulana dan kawan-kawan akan menjalani TC di Prancis.

    “Selanjutnya, Timnas U-19 akan TC di Prancis. Mereka akan berangkat 21 Desember hingga Januari 2021,” ucap Iwan Bule.

    Ia menyatakan di Prancis, Garuda Muda akan mengikuti Toulon Tournament sembari terus berlatih dan melakoni sejumlah laga uji coba. Setelah itu, lanjutnya, Timnas U-19 akan kembali ke Jakarta pada 23 Januari untuk persiapan mengikuti Piala AFC di Uzbekistan pada 22 Februari.

    Iwan Bule mengklaim segala bentuk persiapan terbaik telah dilakukan Timnas Indonesia U-19 supaya bisa mendapatkan hasil yang membanggakan di Piala Dunia U-20 2021.

    PSSI dan Jokowi pun berharap Timnas Indonesia minimal bisa lolos dari babak penyisihan Piala Dunia U-20, sehingga bisa masuk ke babak delapan besar saat menjadi tuan rumah.

  • Soal Mochamad Iriawan Rangkap Jabatan Manajer Timnas U-19, Menpora Zainudin Amali: Itu Urusan PSSI

    Soal Mochamad Iriawan Rangkap Jabatan Manajer Timnas U-19, Menpora Zainudin Amali: Itu Urusan PSSI

    TIKTAK.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali tidak mempersoalkan Mochamad Iriawan merangkap menjadi Manajer Timnas Indonesia U-19. Ia menyatakan hal tersebut merupakan tugas bagi Ketua Umum PSSI.

    Lantaran tugas-tugas persiapan Piala Dunia telah dibagi-bagi. Di antaranya kepanitiaan (INAFOC) dibawahi oleh Menpora, Infrastruktur dibawahi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Peningkatan Prestasi Timnas Indonesia dibawahi Mochamad Iriawan.

    Menurut Zainudin Amali, posisi Manajer Timnas U-19 merupakan bagian tugas dari Peningkatan Prestasi Timnas Indonesia. Ia pun tak banyak berkomentar disebabkan hendak fokus dalam tugasnya saja.

    “Saya kira itu kewenangan PSSI yang diberi tanggung jawab untuk (Peningkatan) prestasi Timnas. Bentuknya, variasinya, modifikasinya seperti apa silakan PSSI yang menentukan,” terang Zainudin Amali sebagaimana rilis Kemenpora.

    Tidak cuma itu saja, kabar lalu lalang tentang Timnas Indonesia juga sedang jadi sorotan. Yaitu tertundanya latihan perdana Timnas Indonesia dan Timnas U-19 hingga dua kali.

    Sampai kini latihan kedua skuat Timnas tersebut belum juga dimulai. Tersebar kabar adanya tiga pemain yang reaktif saat rapid test Covid-19. Disebabkan alasan itulah latihan pun tidak dapat segera digelar.

    Sehubungan dengan kabar tersebut, sikap Zainudin Amali senada dengan sebelumnya. Ia enggan melibatkan diri soal urusan dapur internal PSSI.

    “Ini saya mau jawab pertanyaan, kenapa (Timnas Indonesia) belum mulai latihan. Kami tidak ikut campur soal itu,” sebut politisi kelahiran Gorontalo dari partai Golkar itu.

    “Karena dari awal kami (Kemenpora) jelas fokus di penyelenggaraan. Sementara Timnas adalah urusan PSSI dengan penanggung jawabnya adalah Ketum PSSI,” ucap Zainudin Amali menambahkan.

    Tim Nasional sepak bola Indonesia akan segera melakoni laga putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia mulai Oktober mendatang. Dalam pertemuan lanjutan tersebut, Timnas Indonesia bakal bertamu ke Negeri Gajah Putih, Thailand.

    Pada pertandingan pertama, Thailand berhasil melucuti Timnas Indonesia dengan tiga gol tanpa balas.

    Timnas sedang terpuruk dengan menempati urutan terbawah di klasemen grup G tanpa raihan poin. Urutan pertama ditempati Vietnam dengan 11 poin, disusul Malaysia di urutan kedua yang meraih 9 poin, lalu Thailand di peringkat ketiga dengan 8 poin, dan Uni Emirat Arab di posisi keempat mendapat 6 poin.

  • Kritikan FIFPro Dijawab Ketua PSSI hingga Kejar-kejaran Top Skor Bundesliga

    Kritikan FIFPro Dijawab Ketua PSSI hingga Kejar-kejaran Top Skor Bundesliga

    TIKTAK.ID – Ketua PSSI, Mochamad Iriawan menjawab kritikan FIFPro hingga top skor Bundesliga jadi berita olahraga terpopuler. Serta kabar seorang pemain Bournemouth diumumkan positif virus Corona menjadi perhatian pembaca dunia maya.

    Tiga artikel terpopuler di rubrik olahraga CNNIndonesia.com selama 24 jam terakhir:

    1. Ketua PSSI tentang Surat FIFPro: Jangan Ada ‘Kompor’

    Ketua PSSI, Mochamad Iriawan menanggapi surat Federasi Internasional Asosiasi Pesepakbola Profesional (FIFPro) tentang pemangkasan gaji pemain selama pandemi Covid-19.

    Awalnya, FIFPro sudah melayangkan surat ke PSSI untuk meminta keterangan tentang pemotongan 75 persen gaji pemain yang dinyatakan muncul secara sepihak. Surat tersebut disampaikan pada 4 April 2020.

    “Hentikan berdebat tentang untung rugi dan bunyi kontrak. Faktanya, kompetisi sedang mati suri saat ini, jangan ada pihak yang malah mengompori,” ungkap Iriawan melalui pesan singkat pada CNNIndonesia.com.

    2. Seorang Pemain Bournemouth Positif Virus Corona

    Jelang kompetisi Premier League bergulir di Juni mendatang, kabar mengagetkan muncul tentang seorang pemain Bournemouth diumumkan positif virus Corona.

    Konfirmasi berita tersebut diungkapkan pihak Bournemouth melalui situs resminya. Pemain Bournemouth tersebut menambah deretan orang yang positif Covid-19 sebanyak dua pemain.

    Dari dua kali tes Covid-19 yang diterapkan bagi pemain dan staf klub Liga Inggris 2019/2020, didapati 8 pemain yang positif virus Corona.

    Bournemouth berada di urutan ke-18 dalam klasemen sementara Premier League 2019/2020 dengan perolehan 27 poin dari 29 pertandingan.

    3. Top Skor Bundesliga: Werner Buntuti Lewandowski

    Timo Werner dari klub RB Leipzig catatkan hatrrick di pekan ke-27 untuk membuntuti perolehan Robert Lewandowski dari klub Bayern Muchen dalam perebutan top skor Bundesliga Jerman.

    Werner dengan 24 gol dari 27 laga di Bundesliga. Sedangkan Lewandowski di puncak pencetak gol terbanyak Bundesliga sementara dengan perolehan tiga gol lebih banyak dari Werner.

    Tahun lalu, bersama klub yang sama saat ini, Lewandowski sukses menjadi top skor Bundesliga dengan perolehan 22 gol dan dua di antaranya dari tendangan penalti. Sedangkan Werner bersama RB Leipzig hanya menempati urutan kedelapan dengan torehan 16 gol.