Tag: Menteri PUPR

  • Pastikan Kelanjutan IKN, Prabowo Disebut Minta Basuki Kembali Jadi Kepala Otorita

    Pastikan Kelanjutan IKN, Prabowo Disebut Minta Basuki Kembali Jadi Kepala Otorita

    TIKTAK.ID – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyebut Presiden Prabowo Subianto telah meminta Basuki Hadimuljono untuk menjadi Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Akan tetapi, jadwal pelantikan resmi masih belum diputuskan.

    “Sudah, sudah. Pak Basuki diminta agar melanjutkan lagi (sebagai Kepala OIKN). (Pelantikannya) belum,” ujar Prasetyo di depan gerbang Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu (27/10/24), seperti dilansir Kompas.com.

    Prasetyo juga mengatakan bahwa wakil untuk Basuki masih belum ditentukan. Basuki sendiri adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kepala OIKN di masa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

    Baca juga : Pengamat Sebut RI Bisa Percepat Perjanjian Banyak Bidang Kerja Sama Bilateral Jika Resmi Gabung BRICS

    Menurut Prasetyo, Prabowo punya komitmen agar pembangunan IKN tetap dilanjutkan, bahkan pembangunan infrastruktur selesai dalam waktu 4 tahun.

    “Kalau tadi disampaikan 3-4 tahun, itu merupakan target Beliau yang harus selesai semua infrastruktur, sehingga dapat dipergunakan, baik oleh eksekutif, yudikatif,” jelas Prasetyo.

    Prasetyo menjelaskan, strateginya yaitu dibangun secepat-cepatnya. Dia menegaskan, semua program prioritas bakal diselesaikan dalam waktu dekat.

    “Seluruh program-program prioritas dalam waktu cepat harus segera dikerjakan,” tutur Prasetyo.

    Baca juga : Tiru Jejak SBY, Prabowo Juga Percayakan Seskab dari Latar Belakang Militer

    Perlu diketahui, isu pembangunan IKN menjadi salah satu dari empat poin yang disampaikan oleh Prabowo ketika memberikan pengarahan di hari kedua retret di Akmil Magelang.

    Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memaparkan, dalam pengarahan tersebut Prabowo menyampaikan pembangunan IKN akan dilanjutkan sejak mulai dibangun pada masa Presiden ke-7 Joko Widodo.

    “Sebetulnya IKN sudah sangat jelas. Sudah menjadi keputusan bakal dilanjutkan dan diselesaikan. Tak perlu ada pertanyaan lagi mengenai hal itu sebenarnya,” jelas Raja Juli, pada Sabtu.

    Baca juga : Prabowo: Saya Bersyukur dan Beruntung Ada 6 Lulusan Terbaik Adhi Makayasa di Kabinet

    Kemudian Raja Juli menyatakan Prabowo sudah punya rencana akan merampungkan pembangunan IKN dalam 4 tahun. Dia melanjutkan, bagi Prabowo, IKN adalah “Ibu Kota politik”.

    Untuk itu, selain gedung-gedung eksekutif yang pembangunannya hampir selesai, Otorita IKN juga harus merampungkan dua cabang triaspolitika lainnya dalam empat tahun mendatang. Prabowo pun berharap Sidang Paripurna DPR/MPR pada 2028 mendatang dapat dilaksanakan di IKN.

    “Beliau berharap Agustus 2028 Sidang Paripurna DPR/MPR sudah bisa diadakan di IKN. Bahkan beliau juga berharap pelantikan presiden dan wakil presiden pada 2029 diselenggarakan di IKN,” tutur Raja Juli.

  • INDEF Ragukan Klaim Pemerintah ‘IKN Bakal Dapat Investor Kakap dari China dan Jepang’

    INDEF Ragukan Klaim Pemerintah ‘IKN Bakal Dapat Investor Kakap dari China dan Jepang’

    TIKTAK.ID – Pemerintah saat ini tengah menggenjot investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengeklaim ada dua investor asing segera masuk IKN. Basuki enggan membocorkan identitas kedua investor tersebut. Dia hanya menyebut keduanya bergerak di sektor properti.

    “Ada dua (investor) dari luar negeri, yakni dari China dan dari Jepang. Sektor rumah, properti. Bukan hanya perumahan, ada hotel dan kantor,” ujar Basuki setelah Pembukaan Pameran Bersama Arsip Kepresidenan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Kamis (8/8/24), seperti dilansir detikcom.

    Basuki menilai pembentukan Satgas Percepatan Investasi IKN sudah direncanakan sejak lama. Langkah tersebut pun diharapkan mampu mendorong peningkatan realisasi investasi di IKN.

    Baca juga : PBNU-PKB Memanas, Anak Buah Yahya Staquf Tuding PKB Dalangi Demo Kantor PBNUv

    “Itu sudah lama (rencana Satgas mau dibentuk), ya supaya Pak Bahlil membantu untuk mempercepat. Itu sudah lama karena dulu Pak OIKN (Bambang Susantono) minta ada Satgas kan,” ungkap Plt Kepala Otorita IKN itu.

    Untuk diketahui, secara keseluruhan, Otorita IKN telah mengantongi setidaknya sebanyak 472 Letter of Intent (LoI) atau surat pernyataan minat investasi ke IKN. Akan tetapi dari jumlah tersebut, menurutnya yang dipastikan layak hanya sekitar 220 LoI.

    Basuki memaparkan, hal ini lantaran kebanyakan dari total 472 LoI itu bercampur dengan kontraktor, konsultan, hingga supplier. Dia mengaku pihaknya kini sedang me-lobby agar 220 LoI ini dapat segera memperoleh kepastian.

    Baca juga : PKB Disebut Salah Sistem, Gus Yahya-Gus Ipul vs Cak Imin Makin Panas

    “Itu saya minta dijawab supaya mereka tidak digantungkan, namun dijawab. Ada 220, kemarin telah groundbreaking kan 45,” jelas Basuki.

    Basuki melanjutkan, dari jumlah tersebut, pihaknya sudah mengkurasi kembali sehingga dihasilkan 60 investor prioritas. Para investor ini yang sedang diproses untuk bisa dipercepat realisasinya.

    Sekadar informasi, OIKN menargetkan pada tahun 2024 ini jumlah investasi swasta yang masuk ke IKN dapat menembus angka sebesar Rp100 triliun. Adapun saat ini, nilai investasi yang sudah terealisasi sekitar Rp51,35 triliun.

    Di sisi lain, pengamat sekaligus Direktur Eksekutif INDEF, Esther Sri Astuti mengungkapkan keraguannya soal investor IKN akan meningkat jelang upacara 17 Agustus 2024. Dia menduga perayaan kemerdekaan di IKN tak akan mampu menarik minat investor asing untuk menanamkan modal di Ibu Kota Baru.

    Baca juga : Sidang Kabinet Perdana di IKN Bakal Bahas Transisi Kepemimpinan Jokowi ke Prabowo

    Mengutip Ayobandung.com, Esther mengatakan hingga saat ini investasi asing belum mengalir ke kawasan tersebut, sehingga menyebabkan dana APBN masih menjadi sumber utama untuk pembangunan IKN.

  • Datangi TPS, Menteri Basuki Ingin Presiden Selanjutnya Lebih Baik dari Jokowi

    Datangi TPS, Menteri Basuki Ingin Presiden Selanjutnya Lebih Baik dari Jokowi

    TIKTAK.ID – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR, Basuki Hadimuljono atau Menteri Basuki, berharap agar Presiden dan Wakil Presiden terpilih mampu bekerja lebih baik dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Maruf Amin. Basuki menyampaikan hal itu usai menyalurkan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara atau TPS 161 Kemang Pratama, Kota Bekasi, pada Rabu (14/2/24).

    “(Harapannya) ya pasti lebih baik dari yang sekarang, kan. Semua harus begitu. Minimal dapat melanjutkan apa yang bisa dicapai sekarang,” ujar Basuki kepada wartawan, seperti dilansir Tempo.co.

    Kemudian Basuki berharap Pemilu 2024 bisa berlangsung dengan lancar dan damai. Dia pun berharap Indonesia diberikan pemimpin baru yang baik dan amanah.

    Baca juga : Gibran Ingin Sowan ke AMIN dan Ganjar-Mahfud Usai Ungguli Quick Count

    Basuki sendiri mengaku lega sudah mencoblos surat suara Pemilu. Bahkan, Basuki sempat salat tahajud malam sebelum hari pencoblosan, demi meyakinkan pilihannya.

    “Ya, mohon maaf ini, saya (salat) tahajud betul, semoga (bangsa) diberikan yang terbaik,” ucap Basuki.

    Untuk diketahui, Basuki datang ke TPS bersama istri dan anak-anaknya. Dia terlihat tiba di TPS 161 sekitar pukul 12.00 WIB. Basuki dan istrinya sendiri terdaftar dalam Daftar Pemilih Khusus atau DPK.

    Baca juga : Usai Nyoblos, Jokowi Ngaku Belum Nonton Film ‘Dirty Vote’

    Sebelum masuk bilik suara, Basuki tampak terlebih dahulu memeriksa lima surat suara. Setelah mencoblos, Basuki memasukkan satu per satu surat suara ke dalam kotak suara. Basuki pun sempat mencium surat suara Pilpres sebelum memasukkannya ke dalam kotak suara.

    “Yang jelas kemarin pikir-pikir, sekarang (lega) sudah coblos. Nanti kita akan tunggu hasilnya,” jelas Basuki.

    Sekadar informasi, berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count versi Kawalpemilu.org, Kamis (15/2/24), pukul 05.30 WIB, pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengungguli dua pasangan lainnya.

    Baca juga : Tak Dapat Restu Istri, Luhut Tak Mau Jadi Menteri Lagi Jika Ditawari

    Mengutip Bisnis.com, menurut hitung cepat Kawalpemilu yang dipantau pada pukul 05.30 WIB, pasangan Prabowo-Gibran meraih 51,93%. Sementara itu, pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mengantongi 32,15%, dan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 15,91%.

    Akan tetapi total tabulasi Kawalpemilu itu baru mencapai 2,05% atau mencakup data dari 20.589 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sebagai catatan, total ada sebanyak 823.359 TPS.

  • Ini Anggaran Renovasi Stadion Piala Dunia U-17 2023

    Ini Anggaran Renovasi Stadion Piala Dunia U-17 2023

    TIKTAK.ID – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa anggaran renovasi stadion untuk Piala Dunia U-17 2023 tidak sampai Rp100 miliar. Basuki mengungkapkan besaran dana itu usai mengadakan rapat dengan pihak terkait sebelum Piala Dunia -17 2023 di Kementerian PUPR, Jakarta, pada Rabu (9/8/23).

    Adapun lokasi pertandingan sebelumnya telah disepakati oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan Kementerian PUPR, yakni berada di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. FIFA sendiri sudah meninjau Jakarta International Stadium, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Manahan, dan Stadion Gelora Bung Tomo.

    “Kalau yang ini kan empat tadi hanya renovasi. Itu enggak terlalu besar, karena butuh cepat, kira-kira tidak lebih dari 100 miliar,” terang Basuki, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Baca juga : PDIP Tegaskan Fokus Menangkan Ganjar Meski Gibran Dilirik Jadi Cawapres Prabowo

    Pelaksanaan di empat stadion yang berlokasi di Pulau Jawa tersebut pun tak lepas dari pelaksanaan yang mepet dan pertimbangan logistik serta pendanaan.

    Sementara itu, FIFA sudah melampirkan catatan terkait empat stadion yang rencananya akan digunakan tersebut kepada PSSI. Terdapat sejumlah hal yang menjadi perhatian, seperti masalah rumput di seluruh stadion.

    Lebih lanjut, Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengaku proses renovasi dilakukan secepat mungkin, karena sudah semakin dekat dengan hari H pertandingan.

    Baca juga : Golkar-PAN Bikin Koalisi Prabowo Gemuk, Guntur Romli: Upaya Pengeroyokan Pencapresan Ganjar

    “Segera [renovasi di JIS], tinggal 93 hari lagi, besok udah 90-an. Jadi semakin cepat makin bagus. Jakpro telah berjalan ya,” jelas Heru soal perbaikan JIS.

    FIFA rencananya bakal kembali datang ke Indonesia pada 26 Agustus guna mengecek kesiapan venue Piala Dunia U-17 2023.

    Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebut JIS akan menjadi lokasi pembukaan Piala Dunia U-17. Sedangkan penutupan digelar di Solo.

    Baca juga : FX Rudy Soal Banyak Relawan Ingin Gibran Dampingi Prabowo: Belum Tentu Beliau Mau

    “Pembukaan akan ada di JIS, dan penutupan ada di Solo. Namun pembukaannya jangan terkonotasi seperti World Cup di dunia ya, tidak sebesar itu,” tutur Erick.

    Menurut Erick, keputusan akhir akan diambil oleh FIFA. Dia lantas menjelaskan rencana pembagian venue untuk setiap grup Piala Dunia U-17.

    “FIFA bakal mendiskusikan usulan kita di 4 lapangan, yaitu di JIS yang di Jakarta, Solo Manahan, Surabaya Gelora Bung Tomo, dan Bandung Si Jalak Harupat,” imbuh Erick.

  • Menteri PUPR: Rumput JIS Tidak Penuhi Standar FIFA

    Menteri PUPR: Rumput JIS Tidak Penuhi Standar FIFA

    TIKTAK.ID – Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa rumput Jakarta International Stadium (JIS) tidak memenuhi standar Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

    Basuki menyampaikan hal itu setelah melakukan inspeksi JIS bersama Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono, dan ahli agronomi untuk rumput stadion Qamal Mutaqin, pada Selasa (4/7/23). Inspeksi tersebut dalam rangka persiapan Indonesia menjadi tuan rumah ajang Piala Dunia U-17 2023.

    Basuki menjelaskan bahwa menurut hasil evaluasi dan masukan dari Qamal Mutaqin, rumput JIS dianggap belum memenuhi standar FIFA.

    Baca juga : Hasto Tegaskan PDIP dan Ganjar Siap Lanjutkan Program Jokowi

    “Di antaranya salah satu yang utama yaitu rumput. Kondisi rumput sekarang berdasarkan hasil evaluasi ahlinya, yang juga mengevaluasi 22 stadion termasuk yang memasang rumput GBK untuk Asian Games, jelas tidak masuk standar FIFA kalau dengan kondisi sekarang,” terang Basuki, seperti dilansir CNN Indonesia.

    “Jadi kita akan mengganti semua rumput tersebut, sesuai dengan ahlinya beliau [Qamal]. Pak Qamal sebagai ahli agronomi untuk rumput di stadion, dan menurut beliau harus diganti, kalau mau tiga bulan bisa dipakai. Itu jangka pendek saja,” imbuh Basuki.

    Pernyataan Basuki tersebut jelas mengejutkan. Sebab, rumput JIS sempat diklaim punya kualitas setara markas klub Bayern Munich, yakni Allianz Arena. JIS disebut-sebut memakai jenis rumput hibrida atau perpaduan antara rumput sintetis dan rumput alami. Rumput jenis itu juga digunakan di Allianz Arena, Stadion Wanda Metropolitano Madrid, dan Stadion Tottenham Hotspurs.

    Baca juga : Jokowi Bakal Kunjungi Papua, 4.500 Aparat Dikerahkan

    Sementara itu, Qamal Mutaqin menyatakan bukan jenis rumput JIS yang bermasalah, melainkan kondisinya saat ini.

    “Rumput jenisnya Japonica, hanya ditanam di karpet sintetis. Ini masalahnya media [tanam] dangkal, sehingga akar tidak tembus ke bawah. Rumput itu makhluk hidup yang butuh sinar dan air. Air tidak terpenuhi karena akarnya dangkal, dan matahari tidak cukup,” ucap Qamal.

    “Rumput ini memerlukan matahari penuh delapan jam sehari. Sementara yang sebelah selatan hanya setengahnya saja, dari jam 09.00 sampai 14.00. Ini yang menjadi masalah. Jenis rumput [di JIS nanti] sama dengan yang digunakan di Jalak Harupat, Bung Tomo, dan Palembang,” sambungnya.

  • Menteri PUPR: Ongkos Benahi Jakarta Lebih Mahal Ketimbang Bikin IKN Baru

    Menteri PUPR: Ongkos Benahi Jakarta Lebih Mahal Ketimbang Bikin IKN Baru

    TIKTAK.ID – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono alias Pak Bas mengatakan bahwa ongkos membenahi DKI Jakarta lebih mahal daripada biaya pembuatan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

    Basuki mengklaim Jakarta terus mengalami penurunan tanah. Dia menyatakan air di dataran Jakarta tidak dapat mengalir ke laut bila tidak ada perbaikan.

    “Jadi, daya dukung Jakarta ini sudah berat. Memperbaikinya pun mungkin lebih mahal [daripada] jika kita bikin baru,” ujar Basuki di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin (11/7/22), seperti dilansir CNN Indonesia.

    Baca juga : Ini Pelanggaran Aturan Donasi yang Bikin Operasional ACT Disetop Kemensos

    Menurut Basuki, Pemerintah hendak memperbaiki Jakarta dengan cara mengurangi penggunaan air tanah. Dia menyatakan salah satu cara yang ditempuh yakni membangun beberapa waduk di sekitar Jakarta.

    Kemudian Basuki menyebut Pemerintah tengah berupaya menekan beban Jakarta dengan memindahkan masyarakat. Untuk itu, kata Basuki, pemindahan Ibu Kota Negara ke IKN Nusantara pun dilakukan.

    “[Pemindahan Ibu Kota Negara ke IKN Nusantara] tak ada niatan politis, tidak ada apa-apa,” terang Basuki.

    Baca juga : Bareskrim Duga Dana Ahli Waris Korban Lion Air JT-610 Dibelokkan ACT ke Dompet Pribadi

    Lebih lanjut, Basuki menyebut Pemerintah bakal membangun hunian bagi pekerja proyek IKN. Dia menjelaskan, adanya hunian ini agar pekerja proyek yang jumlahnya mencapai 200.000 orang tidak membangun bedeng atau rumah sementara secara mandiri.

    “Kita bikin hunian para pekerja. Kita tidak ingin para pekerja, karena banyak mungkin sampai 200.000-an pekerja konstruksi, jangan sampai mereka bikin bedeng-bedeng sendiri,” ungkap Basuki, mengutip Kompas.com.

    Basuki juga mengaku akan menyediakan dapur umum untuk memasok kebutuhan pangan para pekerja. Ia berharap fasilitas itu bisa membuat para pekerja bekerja secara disiplin dalam proyek pembangunan IKN.

    Baca juga : Kritik Pemerintah Soal Pencabutan Izin ACT, Fadli Zon: Ulah Oknum atau Sistemik?

    “Jadi nanti ada kedisplinan. Jam 7 (pagi) berangkat, jam 12 (siang) kita jemput untuk pulang makan, dan jam 1 (siang) berangkat. Meski itu bukan baru, tapi cara baru di dunia konstruksi,” tutur Basuki.

    Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mencanangkan pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur. Gagasan tersebut juga sudah direstui oleh DPR lewat pengesahan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022.

    Ibu Kota Negara Indonesia bakal dipindah ke IKN Nusantara secara bertahap. Pemindahan tersebut diprediksi akan dimulai pada 2024 mendatang.

  • Basuki Tunggu Instruksi Jokowi untuk Bangun Istana Baru di IKN

    Basuki Tunggu Instruksi Jokowi untuk Bangun Istana Baru di IKN

    TIKTAK.ID – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengaku masih menunggu instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pembangunan Istana di lokasi calon Ibu Kota Negara (IKN) baru.

    “Untuk desain Istana Negara, memang sudah ada, tapi untuk pelaksanaannya, kami masih menunggu instruksi dari Bapak Presiden Jokowi,” ungkap Basuki ketika meninjau lokasi pembangunan calon IKN baru di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim, seperti dikutip CNN Indonesia dari Antara, Kamis (6/1/22).

    Untuk diketahui, dalam kunjungan tersebut, Basuki juga meninjau kawasan titik nol calon IKN baru. Hal itu guna memastikan perencanaan ke depannya, termasuk pembangunan Istana Negara.

    Baca juga : Mahfud MD Ikut Buka Suara Soal Cuitan Ferdinand ‘Allahmu Lemah’ yang Sedang Viral

    Basuki mengatakan bahwa selain di wilayah IKN, Pemerintah juga menaruh perhatian pada pembangunan di sekitarnya. Dengan begitu, kata Basuki, daerah penyangga juga bisa memperoleh manfaat dari kehadiran IKN baru.

    Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani yang ikut rombongan Basuki, mengatakan ingin melihat langsung kondisi lapangan. Dia menyebut hal itu untuk menentukan tahapan dan rencana pembangunan IKN yang akan disesuaikan dengan UU IKN yang saat ini masih dalam pembahasan.

    “Tentu saja kami akan menentukan tahapan pembangunan IKN yang sesuai dengan undang-undang. Tentunya juga berdasarkan pada kemampuan keuangan negara,” terang Ani, sapaan akrabnya.

    Baca juga : KontraS Kecam Keputusan Panglima TNI Angkat Eks Tim Mawar Jadi Pangdam Jaya

    Menurut Ani, titik nol adalah referensi koordinat lokasi pembangunan kompleks Istana Negara dan Pusat Pemerintahan. Dia menilai pembangunan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap.

    Kemudian Ani mengklaim proses pembangunan IKN baru luar biasa rumit dan menantang. Dia memaparkan, di satu sisi, Pemerintah dalam pembangunan harus tetap menjaga lingkungan, hutan dan keanekaragaman hayati, dan termasuk satwa agar tetap terjaga.

    Namun di sisi lain, Pemerintah juga dituntut untuk mampu mewujudkan IKN masa depan yang modern, berbudaya, dan beradab, serta mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

    Baca juga : Soal Pengganti Anies, PDIP Singgung Nama Heru Budi Hartono. Siapakah Dia?

    Dalam kesempatan terpisah, Ani sempat menyatakan harga tanah di wilayah sekitar IKN bakal meningkat, seiring dengan gencarnya perencanaan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah.

    “Saya hampir yakin mungkin para dosen jika punya tanah di sini harganya sebentar lagi akan naik semuanya,” tutur Ani dalam acara Penandatanganan Prasasti Penanda Aset SBSN di Balikpapan, Rabu (5/1/22).

  • Dukung Jokowi Soal Ibu Kota Baru, Prabowo: Saya Sarankan Presiden, Teruskan!

    Dukung Jokowi Soal Ibu Kota Baru, Prabowo: Saya Sarankan Presiden, Teruskan!

    TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui menyempatkan diri untuk meninjau langsung akses jalan menuju calon Ibu Kota Negara (IKN), ketika melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Timur. Sodetan jalan itu berlokasi di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda KM 14 yang dilewati oleh Jokowi, dalam perjalanan dari Kota Samarinda ke Kota Balikpapan pada Selasa (24/8/21).

    Melalui tayangan yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden, tampak Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ikut mendampingi Jokowi. Kemudian Jokowi sendiri telah memastikan bahwa agenda pembangunan Ibu Kota baru akan tetap berjalan.

    “Agenda Ibu Kota baru tetap dalam rencana,” ujar Jokowi, seperti dilansir CNBC Indonesia.

    Baca juga : Jawaban Kuasa Hukum KontraS Hadapi Somasi Luhut Soal ‘Main’ Tambang di Papua

    Sementara itu, Prabowo mengklaim bahwa dirinya telah berbicara langsung dengan Jokowi mengenai hal itu. Prabowo pun mengatakan proyek pembangunan Ibu Kota baru adalah proyek strategis.

    “Saya menyampaikan saran kepada Presiden, bahwa ini proyek strategis. Jadi kita harus ada keberanian untuk memindahkan Ibu Kota, memisahkan pusat pemerintahan dari pusat keuangan, perdagangan, industri,” tutur Prabowo.

    Prabowo menilai persiapan pembangunan calon Ibu Kota baru sudah dipersiapkan dengan matang. Oleh sebab itu, dia menegaskan mendukung penuh rencana untuk memindahkan Ibu Kota baru.

    Baca juga : Andika Perkasa Disebut-sebut Bakal Jadi Panglima TNI

    “Saya kira ini saya sangat mendukung, sehingga saya menyarankan kepada Presiden kita harus teruskan. Itu saran saya, dan Menteri PU juga sudah meyakinkan bahwa ini persiapannya sudah sangat matang,” ungkap Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

    Sekadar informasi, sudah dua tahun Jokowi tidak menyinggung perkara Ibu Kota baru dalam pembacaan nota keuangan di Sidang Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Hal itu pun kerap menimbulkan pertanyaan terkait keberlanjutan rencana pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur tersebut.

    Sebelumnya, Juru Bicara Jokowi, Fadjroel Rachman menyebut Jokowi akan segera mengirimkan Surat Presiden atau Surpres mengenai Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara ke DPR.

    Baca juga : Ketua MPR Bakal Gelar Diskusi PPHN, Tepis Wacana Presiden 3 Periode

    “Mengenai IKN, Presiden memang berencana akan menyerahkan Surat Presiden ke DPR untuk RUU Ibu Kota Negara,” terang Fadjroel melalui acara diskusi daring yang digelar MNC Trijaya, Sabtu (28/8/21), mengutip Tempo.co.

  • Golkar Tuntut Menteri PUPR Transparan Soal Realokasi Anggaran Banjir Jakarta dan Setop Kebiasaannya Kambing Hitamkan Anies

    Golkar Tuntut Menteri PUPR Transparan Soal Realokasi Anggaran Banjir Jakarta dan Setop Kebiasaannya Kambing Hitamkan Anies

    TIKTAK.ID – Sebelumnya sempat beredar pernyataan dari Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto bahwa Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono disebut mengaku sulit bekerja sama dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam menangani banjir Ibu Kota.

    Menurut Hasto, Basuki bahkan sempat marah karena merasa sulit bekerja sama dengan Anies sebagai pemimpin Jakarta.

    “Pak Basuki, Menteri PU pun sampai marah-marah karena betapa sulitnya bekerja sama dengan pimpinan DKI tersebut,” ujar Hasto, Minggu (21/2/21).

    Baca juga : Cek Hoaks atau Fakta: Diduga Hina Presiden, Rocky Gerung Akhirnya Ditangkap

    Kemarahan tersebut disinyalir terkait dengan keberadaan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) yang berada di bawah Kementerian PUPR.

    Anies disebut-sebut enggan melanjutkan proyek normalisasi Kali Ciliwung yang sudah menjadi kesepakatan antara BBWSCC Kementerian PUPR, Pemprov DKI Jakarta dan Bank Dunia sejak tahun 2012 lalu.

    Jika benar demikian, Politikus Partai Golkar, Nizwar Affandi pun mempertanyakan dasar kemarahan Menteri PUPR kepada Anies seperti disampaikan Hasto tersebut.

    Baca juga : Anies Sebut Banjir Surut Seizin Allah, Ferdinand: Sudah Nyerah Jadi Gubernur?

    Menurut Nizwar, dua regulasi yang diterbitkan Pemprov DKI untuk mendukung kewenangan BBWSCC justru mendapat penentangan dari warga Bukit Duri yang berujung gugatan pengadilan.

    Dua regulasi itu, kata Nizwar, adalah Pergub 163 Tahun 2012 yang diteken Gubernur Fauzi Bowo dan Kepgub 2181 tahun 2014 yang diterbitkan oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    Gugatan warga terhadap dua regulasi itu sempat dimenangkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada bulan Oktober 2017, atau beberapa saat sebelum pelantikan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih.

    Baca juga : Sudah Hampir Sebulan Banjir Kudus Jawa Tengah Tak Juga Kelar, Den Ganjar Apa Kabar?

    Halaman selanjutnya…

  • Resmikan Tol Bakauheni-Palembang, Jokowi: Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

    Resmikan Tol Bakauheni-Palembang, Jokowi: Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

    TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui telah meresmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang ruas Kayu Agung-Palembang-Kramasan, pada Selasa (26/1/21).

    “Bismillahirrahmanirrahim. Saya resmikan Tol Kayu Agung-Palembang-Kramasan pagi hari ini,” ujar Jokowi dalam acara peresmian tol tersebut di depan Gerbang Tol Kramasan, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (26/1/21) seperti dilansir Kompas.com.

    Peresmian ini pun ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Jokowi. Pria asal Solo itu turut didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

    Baca juga : Sah! 7 Golongan Masyarakat Ini Dapat SIM Gratis dari Jokowi, Anda Salah Satunya?

    Jokowi menyebut konstruksi Jalan Tol Kayu Agung-Palembang sepanjang 42,5 kilometer sudah siap untuk digunakan pengguna jalan tol, Selasa (26/1/21).

    Jokowi menilai tol ini adalah poros terpenting Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) sekaligus sebagai backbone (poros utama) Sumatera bagian selatan. Jalan bebas hambatan ini merupakan ruas terakhir yang menghubungkan Bakauheni hingga Palembang.

    Jokowi melanjutkan, dengan tuntasnya pembangunan dan beroperasinya jalan tol itu, maka jarak tempuh dari Bakauheni ke Palembang sepanjang 373 kilometer yang biasanya ditempuh 12 jam, kini hanya menjadi 3 hingga 3,5 jam.

    Baca juga : Viral Video Suap-suapan di Acara Ultah Megawati, PDIP Bali Angkat Suara

    “Ini akan menjadi sebuah lompatan besar. Sebab, dapat menghemat waktu tempuh sampai 75 persen,” tutur Jokowi.

    Menurut Jokowi, efisiensi waktu ini juga dapat menurunkan biaya logistik sekaligus akan memberikan competitiveness (daya saing) yang besar bagi Palembang dan Lampung. Pasalnya, Jalan Tol Kayu Agung-Palembang tidak hanya menghubungkan antara wilayah dan daerah, melainkan juga untuk membangkitkan perekonomian di Pulau Sumatera, khususnya Provinsi Sumatera Selatan.

    Untuk itu, Jokowi berpesan agar jalan bebas hambatan ini dihubungkan dengan sentra-sentra ekonomi seperti pariwisata, kawasan industri, pertanian, perkebunan, dan pertambangan.

    Baca juga : Pilkada 2022 Bakal Ditiadakan Hanya untuk Gagalkan Anies Baswedan? Begini Kata Refly Harun

    “Saya titip kepada gubernur, bupati, serta wali kota, agar jalan tol ini bisa disambungkan pada sentra-sentra ekonomi, sentra-sentra pariwisata, kawasan industri, sentra pertanian, dan sentra perkebunan,” tutur Jokowi.

    Untuk diketahui, tol sepanjang 111,6 kilometer ini menghubungkan Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Palembang.

    Kemudian ruas tol ini diperkirakan menelan investasi sebesar Rp14,44 triliun, dengan rincian biaya konstruksi Rp9,84 triliun dan pengadaan lahan Rp450 miliar.