Tag: Kulit Kering

  • Tips Cegah Dampak Polusi Udara pada Kulit

    Tips Cegah Dampak Polusi Udara pada Kulit

    TIKTAK.ID – Polusi udara tak hanya berdampak buruk pada saluran pernapasan, tapi juga kesehatan kulit. Polusi udara pada kulit manusia dapat menyebabkan kemunculan jerawat, kulit kering dan mengelupas, hingga memicu risiko kanker.

    Seperti dikutip Kompas.com dari Mayo Clinic dan Cleveland Clinic, berikut ini beberapa bahaya polusi udara pada kesehatan kulit:

    1. Jerawat: paparan polusi membuat kulit jadi terlalu berminyak sehingga muncul komedo dan jerawat.
    2. Kulit kering: paparan debu dan polusi akan mengganggu kelembapan kulit sehingga menjadi kering dan mengelupas.
    3. Alergi kulit: senyawa kimia yang terkandung dalam udara akibat polusi dapat menimbulkan reaksi alergi, seperti gatal-gatal dan ruam kemerahan.
    4. Iritasi: umumnya ditandai dengan kulit terasa gatal, bersisik, hingga perih.
    5. Penuaan dini: paparan sinar ultra violet (UV) atau sinar matahari dan polusi udara menyebabkan kulit rentan mengalami penuaan dini, dengan gejala kulit tampak keriput dan kusam.
    6. Kanker kulit: berbagai racun yang bersifat karsinogenik pada polusi udara dapat memicu kanker kulit.

    Untuk mencegah dampak tersebut, dokter spesialis kulit dan kelamin memberikan tiga tips dasar guna menjaga kesehatan kulit di tengah polusi udara.

    1. Rajin membersihkan kulit

    Cara pertama yang bisa dilakukan untuk mencegah dampak polusi udara pada kulit yakni menjaga kebersihannya.

    “Langkah pertama, membersihkan kulit dengan rutin mandi memakai air yang suhunya suam-suam kuku, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin, menyesuaikan dengan suhu tubuh, serta menggunakan sabun yang bersifat lembap,” ungkap dr Benny, mengutip Antara, Selasa (22/8/23).

    Benny juga mengingatkan masyarakat agar tak lupa keramas dan mencuci wajah dengan sabun yang lembut. Dia menyebut durasi mandi sebaiknya maksimal 15 menit, supaya bakteri, jamur, atau parasit alami pada kulit tidak hilang.

    1. Menjaga kelembapan kulit

    Sebaiknya Anda menggunakan produk pelembap yang tidak mengandung pewangi, karena penambahan bahan wewangian dapat mengakibatkan iritasi atau alergi. Tidak hanya kulit wajah, tangan, dan kaki, kita juga perlu menjaga kelembapan bibir dan rambut. Gunakan lip balm untuk melembapkan bibir dan kondisioner untuk mengaja kelembapan rambut.

    1. Melindungi kulit dari paparan sinar UV

    Anda bisa mengenakan pakaian yang memiliki UV Protection Factor (UPF) dan mengaplikasikan tabir surya dengan minimal SPF 30 dan PA++, serta antioksidan.

    “Semakin bertambah usia, sel fibroblas yang memproduksi kolagen dengan fungsi menjaga elastisitas pada kulit, semakin banyak menghasilkan radikal bebas dan membuat kulit kita mengalami penuaan. Di sini pentingnya antioksidan,” jelas Benny.

  • Kenali Penyebab Kulit Kering yang Sering Tak Disadari

    Kenali Penyebab Kulit Kering yang Sering Tak Disadari

    TIKTAK.ID – Kulit kering dapat membuat seseorang merasa kurang percaya diri, terlebih bila kondisi kulit terlihat bersisik atau mengelupas dan disertai gatal-gatal. Mengutip Everyday Health, kulit kering disebabkan gangguan penghalang kulit dan disfungsi atau kekurangan lemak sehat yang diperlukan pada lapisan atas kulit.

    Lapisan atas kulit sendiri terdiri dari sel-sel mati dan kelembapan alami untuk menjaga kulit tetap lembut dan halus. Tapi kurangnya air pada lapisan atas sel kulit bisa membuat minyak pelindung berkurang dan kulit menjadi kering. Selain kurang kelembapan atau tidak terhidrasi, terdapat pula sejumlah penyebab kulit kering lainnya yang mungkin tidak Anda sadari. Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini di antaranya.

    1. Parfum atau wewangian akan memperburuk kulit yang kering

    Aroma cenderung mengiritasi atau memperburuk kulit yang kering. Sebab, wewangian merupakan penyebab umum dermatitis kontak alergi. Untuk itu, Anda perlu melakukan tes sebelum memakai deodoran, parfum, atau produk perawatan kulit lainnya. Bila tidak ada produk tester, Anda bisa membaca label komposisi dan sebaiknya memilih produk non-parfum.

    1. Sabun bisa menyerap kelembapan kulit

    Sabun, deterjen, dan sampo dapat mengurangi kelembapan kulit tubuh dan kepala, lantaran diformulasikan untuk menghilangkan minyak. Anda pun perlu berhati-hati ketika memilih sabun muka, bodywash, atau deterjen. Pasalnya, bahan-bahan yang keras bakal membuat kulit mudah kering dan mengelupas.

    1. Genetika

    Kulit kering tidak hanya disebabkan sabun atau produk perawatan lainnya. Sejumlah orang mungkin punya kulit kering akibat faktor genetik atau keturunan.

    Sebuah penelitian menjelaskan, mutasi pada gen yang mengontrol produksi protein filaggrin, yang berperan dalam membentuk dan menghidrasi penghalang kulit, akan menyebabkan beberapa kondisi kulit. Orang dengan mutasi ini diprediksi berisiko besar memiliki kulit kering, bahkan berpeluang menderita dermatitis atopik (sejenis eksim).

    Jika Anda dan anggota keluarga punya kulit kering, perlu rajin menggunakan pelembap. Sebaiknya Anda memilih pelembap berbahan ceramid dan lipid yang bisa memperkuat lapisan kulit.

    1. Air keran

    Air keran diketahui mengandung konsentrasi tinggi mineral seperti magnesium dan kalsium. Mineral ini bisa meninggalkan lapisan pada kulit yang menyebabkan kekeringan.

    “Logam berat mengubah minyak pada kulit menjadi zat kental yang menyumbat kelenjar, sehingga memperburuk kondisi seperti jerawat dan rosacea, serta membuat kulit kesulitan menyerap pelembap,” ungkap dokter kulit dan ahli bedah kulit di New York, Dennis Gross, MD.

  • Tips Atasi Kulit Kering

    Tips Atasi Kulit Kering

    TIKTAK.ID – Kulit kering dapat menjadi tanda kulit kehilangan kelembapannya. Kondisi itu bisa menyebabkan gatal, iritasi, dan kulit pecah-pecah, sehingga membuat tidak nyaman. Namun kulit kering dapat dicegah dan diobati menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah dan perawatan sendiri tanpa melibatkan bantuan medis.

    Seperti dikutip Kompas.com dari Mayo Clinic, berikut ini sejumlah cara mencegah kulit kering.

    1. Memakai pelembap
      Pelembap memiliki fungsi mengunci kelembapan yang ada pada kulit sehingga membuatnya tetap tampak sehat.

    Sebaiknya Anda memilih kandungan pelembap yang tidak mengandung parfum atau bahan-bahan lain yang bisa membuat kulit semakin kering.

    Menurut Healthline, pelembap yang baik untuk kulit yakni petroleum jelly atau pelembap yang mengandung lebih banyak minyak.

    Anda perlu memakai pelembap atau krim SPF ketika akan keluar rumah dan mengaplikasikan ulang setiap dua jam sekali supaya kulit tetap terjaga kelembapannya.

    1. Mengurangi waktu mandi
      Air bisa menghilangkan kelembapan kulit. Untuk itu, mandi dengan waktu yang lama akan membuat kulit semakin kering. Usahakan agar tidak mandi selama lebih dari 20 menit dan langsung mengeringkan badan, guna mencegah kulit semakin kering.

    Healthline menyatakan mandi menggunakan air hangat lebih disarankan ketimbang memakai air panas atau air dingin, karena dapat memengaruhi kelembapan alami tubuh.

    1. Mencukur dengan benar
      Mencukur ternyata dapat membuat kulit kering. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda menggunakan krim cukur dan mencukur searah dengan tumbuhnya rambut agar tidak mengiritasi kulit. Selain itu, selalu gunakan pisau cukur yang tajam dan menggunakan pelembap usai mencukur.
    2. Menggunakan sabun yang lembut
      Beberapa jenis sabun mengandung alkohol dan anti alergi yang dapat membuat kulit semakin kering. Anda dapat menggantinya dengan sabun yang lembut tanpa kandungan pewangi dan jangan lupa menggunakan pelembap setelahnya, demi menjaga kelembapan kulit.
    3. Menjaga suhu tubuh
      Udara dingin dapat menjadi salah satu faktor yang membuat kulit sangat kering. Saat udara dingin atau berangin, kulit yang kering bisa dicegah dengan mengenakan baju yang hangat.
  • Tips Cegah Kulit Kering Saat Puasa

    Tips Cegah Kulit Kering Saat Puasa

    TIKTAK.ID – Saat berpuasa, biasanya kulit mengalami dehidrasi yang lebih cepat dari biasanya, apalagi jika Ramadan jatuh pada musim kemarau yang panas. Hal itu pun bisa membuat kulit terasa lebih kering dan tak jarang terlihat lebih kusam.

    Meski begitu, terdapat beberapa cara untuk membuat kulit tetap sehat selama menjalani ibadah puasa.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini tipsnya.
    Minum cukup air
    Cara terbaik mengatasi dehidrasi yang terjadi pada kulit yakni cukup minum air.

    Pastikan Anda minum minimal 2 liter air putih di antara waktu berbuka puasa hingga sahur.

    Mengutip Alarabiya, sebaiknya Anda juga membatasi konsumsi jus, soda, teh, dan kopi. Pasalnya, jenis minuman tersebut mengandung kafein, yang bisa merangsang pembuangan urine sehingga membuat Anda lebih cepat dehidrasi.

    Menggunakan pelembap
    Emirates Woman menyatakan, untuk mengatasi kulit yang berpotensi dehidrasi, maka pastikan untuk menggunakan pelembap setidaknya dua kali sehari atau lebih.

    Anda bisa memilih pelembap atau serum yang mengandung hyaluronic acid. Sebab, kandungan tersebut mampu menahan air hingga 1.000 kali lipat beratnya, sehingga bisa membantu kulit mempertahankan kelembapannya.

    Selain itu, Anda juga bisa menggunakan face mist seperti air mawar. Semprotkan ke arah wajah dan biarkan mengering dengan sendirinya, untuk membantu mendinginkan kulit dan memberikan hidrasi yang diperlukan sepanjang hari.

    Menghindari riasan yang tebal
    Sebaiknya Anda menggunakan riasan yang lebih ringan saat berpuasa, untuk menghindari dehidrasi kulit. Hal itu karena riasan yang tebal dengan kombinasi sinar matahari yang kuat, akan membuat kulit bermasalah. Imbasnya, jerawat pun bermunculan. Anda pun dapat menggantinya dengan tabir surya serta beberapa produk make up yang melembapkan.

    Memperhatikan asupan makanan
    Anda dapat mulai mengurangi kebiasaan memakan apa saja saat waktu berbuka tiba. Sebab, ada banyak makanan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif pada kulit. Oleh sebab itu, kita perlu menghindari makanan yang mengandung terlalu banyak garam dan gula.

    Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi sayur dan kacang-kacangan. Jenis makanan ini mengandung antioksidan, serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk tubuh. Tidak hanya memberikan nutrisi dan hidrasi bagi kulit, melainkan juga memiliki efek anti-aging.

  • Cara Cepat dan Tepat Atasi Kulit Kering dan Dehidrasi

    Cara Cepat dan Tepat Atasi Kulit Kering dan Dehidrasi

    TIKTAK.ID – Kulit wajah yang kering dan dehidrasi merupakan permasalahan yang sering sekali timbul dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, perlu diketahui bahwa kondisi kulit kering berbeda dengan kulit dehidrasi.

    Dikutip Detik.com dari Healthline, kulit yang mengalami dehidrasi terjadi akibat menurunnya kadar air pada kulit sehingga menyebabkan kulit menjadi kering, gatal, bahkan terlihat kusam. Sementara kulit kering merupakan kondisi permanen yang terjadi karena faktor genetik sejak lahir.

    Pemilik kulit wajah kering memiliki lapisan minyak yang sedikit sehingga sulit untuk mempertahankan kelembapan kulit. Biasanya kulit kering memiliki ciri-ciri kulit terasa kasar, kering, mengelupas, gatal, dan kemerahan.

    Kulit dehidrasi disebabkan kondisi kulit yang kekurangan air, sering terpapar AC dan matahari, atau kurang tidur. Pada kondisi tersebut, skin barrier (lapisan pelindung kulit) tidak bisa berfungsi dengan optimal sehingga menimbulkan beberapa gejala. Di antaranya kulit kusam, sensitif, kering, kasar, berminyak, atau berisisik.

    Tidak seperti kulit kering, kulit dehidrasi bersifat sementara dan bisa terjadi pada semua jenis kulit. Meski begitu, kulit yang mengalami dehidrasi bisa menjadi sumber permasalahan kulit lainnya seperti iritasi dan jerawat.

    Untuk mengetahui hal itu, Anda dapat mencoba meremas perlahan sebagian kecil kulit di area pipi. Jika terlihat ada kerutan, maka bisa jadi kulit Anda mengalami dehidrasi. Agar kulit terus terhidrasi setiap saat, Anda dapat mengikuti tips yang dikutip dari bebeautiful.in berikut ini.

    1. Memperbanyak Minum Air
    Salah satu hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi dehidrasi pada kulit yakni memperbanyak minum air putih. Pastikan minum air setidaknya 8 gelas dalam sehari untuk memenuhi level cairan dalam tubuh. Dengan begitu, kadar air pada kulit pun juga akan ikut terjaga.
    2. Istirahat yang Cukup
    Setelah beraktivitas seharian, tubuh perlu waktu untuk relaksasi dan istirahat. Akan tetapi, sebagian orang sering mengabaikan hal ini.

    Tubuh yang kekurangan waktu istirahat bisa membuat stres dan berdampak terhadap kesehatan kulit. Oleh sebab itu, sebaiknya tidur cukup minimal 6-8 jam setiap malamnya.
    3. Makan Buah dan Sayur
    Selain sebagai sumber serat, buah dan sayur juga mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh. Sebab, di dalam sayur dan buah juga terdapat vitamin, mineral, dan air yang bagus untuk kesehatan kulit. Contoh buah dan sayur yang bisa membantu menghidrasi kulit adalah semangka, jeruk, bayam, tomat, dan timun.
    4. Rutin Olahraga
    Olahraga bisa membuat kulit menjadi sehat. Ketika berolahraga, detak jantung akan meningkat sehingga memompa lebih banyak darah.

    Aliran darah yang lancar akan meningkatkan sirkulasi oksigen serta nutrisi dalam tubuh, termasuk untuk kulit.

    Cobalah untuk rutin berolahraga 3-5 kali dalam seminggu. Beberapa olahraga ringan yang bisa dilakukan yakni jogging, bersepeda, jalan sehat, atau aerobik.

  • Kenali Perbedaan yang Tampak antara Kulit Kering dan Dehidrasi

    Kenali Perbedaan yang Tampak antara Kulit Kering dan Dehidrasi

    TIKTAK.ID – Kebanyakan orang terkadang bingung dengan kondisi kulit yang tengah dialami. Mereka tak bisa membedakan dengan jelas apakah sedang mengalami kulit kering atau dehidrasi. Akibatnya, masih banyak yang mengatakan bahwa kedua hal tersebut adalah sama. Padahal faktanya, kedual hal tersebut sangat berbeda.

    Bila Anda tahu persis kondisi kulit yang Anda alami, maka Anda akan mengatasinya dengan cukup mudah. Apalagi, sebenarnya gejala pada kedua masalah kulit ini juga berbeda. Sehingga, kedua hal ini membutuhkan jalan keluar dan perawatan yang berbeda pula.

    Baca juga: Kenali 5 Jenis Gangguan Pendengaran yang Mungkin Kamu Alami

    Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui perbedaan dari kedua masalah kulit ini.

    Seperti dilansir mindbodygreen, ada beberapa hal yang membedakan antara kulit kering dan dehidrasi.

    Sebenarnya, kulit kering lebih tepat disebut jenis kulit ketimbang kondisi kulit. Masalah seperti ini ditandai dengan kondisi kult yang kencang dan kasar. Hal ini karena kurangnya minyak pada kulit.

    Baca juga: Catat! Buah, Sayur dan Kacang-Kacangan ini Bisa Kurangi Stres dan Depresi

    Halaman selanjutnya…