Tag: Faisol Riza

  • Sewot Anies Ketemu Ketum PAN, PKB: Jangan Beri Contoh Tak Baik

    Sewot Anies Ketemu Ketum PAN, PKB: Jangan Beri Contoh Tak Baik

    TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan secara offline tatap muka pada Kamis (13/5/21) malam.

    Menanggapi pertemuan tersebut, Ketua DPP PKB Faisol Riza menyatakan jika tidak ada hal yang mendesak, maka tak perlu silaturahmi secara fisik, sehingga bisa memberi contoh yang tidak baik bagi warga DKI.

    “Mungkin ada yang sangat mendesak sehingga ada silaturahmi fisik. Kalau tidak ada yang mendesak, jangan memberi contoh tidak baik kepada warga DKI,” sebut Faisol, Jumat (14/5/21) sebagaimana dilansir Detik.com.

    Faisol memperkirakan bahwa pertemuan itu tak menyoal seputar Pilpres 2024. “Saya kira belum terdapat pembicaraan soal Pilpres,” tebaknya.

    Secara terpisah, politisi PDIP Hendrawan Supratikno tidak mempermasalahkan pertemuan dua orang tersebut. Dia memperkirakan pertemuan itu penting lantaran harus terjadi dengan tatap muka secara langsung.

    “Berarti yang dibicarakan permasalahan cukup penting, yang tentu bakal bocor jika dilakukan secara virtual. Apalagi politikus papan atas juga sering menggunakan bahasa isyarat, gestur non-verbal, yang tak tertangkap teknologi Zoom,” terang Hendra.

    Hendra lantas membandingkan roadshow Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga bersilaturahmi ke sejumlah pimpinan parpol lain. Baginya, asalkan melaksanakan protokol kesehatan secara baik, pertemuan secara fisik tidak masalah.

    “Saya lihat protokol kesehatan cukup ketat, sama dengan roadshow PKS ke sejumlah partai,” sebutnya.

    Sebelumnya dikabarkan, Anies Baswedan mendatangi kediaman Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Apa yang dibincangkan keduanya?

    Pertemuan keduanya berlangsung di rumah Zulkifli Hasan pada Kamis (13/5/21) malam. Anies dan Zulkifli dikabarkan membahas isu-isu nasional yang akhir-akhir ini tengah ramai diperbincangkan.

    Zulkifli menyatakan sesunggahnya undangan untuk Anies telah lama diajukan. Tetapi undangan itu baru dapat terwujud.

    “Sebenarnya saya mengundang Pak Anies pertengahan Ramadan lalu. Namun, lantaran saya terdapat program iktikaf, baru dapat terlaksana hari ini,” urai Zulkifli.

    Tidak sekadar membahas isu nasional, Zulkifli menyatakan juga membahas pandemi Corona bersama Anies. Walaupun begitu, Zulkifli memastikan pembicaraan belum menyoal seputar Pilpres 2024.

  • Isu Reshuffle Kabinet Jokowi Kembali Mencuat, Istana Beri Penjelasan

    Isu Reshuffle Kabinet Jokowi Kembali Mencuat, Istana Beri Penjelasan

    TIKTAK.ID – Belakangan ini kembali mencuat isu akan adanya reshuffle atau perombakan Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Namun kali ini kabar tersebut disampaikan oleh Relawan Jokowi Mania (JoMan).

    Ketua Umum JoMan, Immanuel Ebenezer mengklaim reshuffle akan kembali dilakukan dalam waktu dekat ini.

    “Reshuffle jilid 2, katanya sih dalam waktu dekat-dekat ini,” terang pria yang akrab disapa Noel itu, mengutip Detik.com, Rabu (3/2/21).

    Baca juga : Tak Terima Dituding Kudeta Partai, Mantan Sekjen Demokrat Tempuh Jalur Hukum

    Menurut Noel, setidaknya terdapat satu hingga tiga menteri di Kabinet Jokowi yang akan di-reshuffle. Akan tetapi, dia menyatakan tidak mengetahui rincian nama menteri yang akan di-reshuffle tersebut.

    Senada dengan Noel, Ketua DPP PKB Faisol Riza juga menguatkan sinyal reshuffle itu. Tetapi ia mengatakan hal itu tidak terjadi dalam waktu dekat.

    “Tidak dalam waktu dekat, tapi memang ada catatan,” tutur Faisol, Rabu (3/2/21).

    Baca juga : PPKM Tak Efektif, Jokowi Bakal Terapkan Lockdown?

    Meski begitu, Faisol belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait info reshuffle tersebut. Ia hanya meminta masyarakat untuk menunggu.

    “Nanti saja kalau sudah lebih terang,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, berdasarkan informasi yang beredar, terdapat dua posisi yang bakal di-reshuffle, yaitu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko. Lantas Faisol membenarkan salah satu dari dua nama itu, tapi ia menolak menyebut pasti mana yang benar.

    “Satu benar, dan yang satu salah,” sergahnya.

    Baca juga : (Cek Hoaks atau Fakta) Temuan Bukti Surat Laporan Korupsi Anies Baswedan

    Di sisi lain, Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko mengklaim bahwa dirinya tidak mengetahui isu reshuffle yang disebut Joman.

    “Ah enggak ngerti lah, karena itu kan urusan Bapak Presiden, jadi tidak perlu mengira-ngira,” ujar Moeldoko di rumahnya, seperti dilansir Sindonews.com, Rabu (3/2/21).

    Kemudian Moeldoko meminta agar tidak ditanya lagi mengenai isu tersebut. Dia mengaku tidak tahu menahu terkait kabar reshuffle.

    Baca juga : Polres Banjarnegara Selesaikan Kasus Nenek yang Mencopet di Pasar Mandiraja dengan Metode Restorative Justice

    “Udah jangan tanya soal itu, Gue engga ngerti,” ucap Moeldoko.

    Sebelumnya, Jokowi sudah sempat melakukan reshuffle pada 23 Desember 2020 silam. Jokowi melantik enam menteri baru yakni Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan. Juga Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, dan Wahyu Sakti Trenggono ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.