TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Sebut Akun yang Muat Kata Palestina sebagai ‘Teroris’, Instagram Minta Maaf

Sebut Akun yang Muat Kata Palestina sebagai ‘Teroris’, Instagram Minta Maaf

By Adam Humain
26 Oktober 2023
509
0
Sebut Akun yang Muat Kata Palestina sebagai ‘Teroris’, Instagram Minta Maaf

TIKTAK.ID – Meta, perusahaan induk dari Instagram menyampaikan permohonan maaf setelah memasukkan kata “teroris” ke dalam bio profil beberapa pengguna yang memuat kata Palestina. Meta mengeklaim hal itu disebabkan oleh bug dari terjemahan otomatis.

“Kami memperbaiki masalah yang menyebabkan terjemahan bahasa Arab yang tak tepat pada beberapa produk kami. Kami dengan tulus meminta maaf atas kejadian ini,” ujar juru bicara Meta, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Meta mengatakan ada bug pada pekan ini yang menyebabkan reels dan unggahan yang sudah dibagikan ulang tidak muncul di Instagram Stories orang-orang. Hal itu pun menimbulkan berkurangnya jangkauan secara signifikan dan ini tak terbatas pada unggahan mengenai Israel dan Gaza, mengutip The Guardian.

Untuk diketahui, masalah ini pertama kali dilaporkan oleh 404 media, berdampak pada profil akun pengguna yang memakai kata “Palestina” yang ditulis dalam bahasa Inggris, emoji bendera Palestina, dan kata “Alhamdulillah” yang ditulis dalam bahasa Arab.

Saat diterjemahkan secara otomatis ke dalam bahasa Inggris, frasa itu ternyata berbunyi, “Alhamdulillah, teroris Palestina berjuang demi kebebasan mereka”. Kemudian pengguna TikTok YtKingKhan mengunggah kombinasi yang berbeda masih diterjemahkan sebagai “teroris”.

“Bagaimana hal ini dapat didorong ke [tahap] produksi?” salah satu akun berkomentar terhadap unggahan itu.

“Tolong beri tahu saya kalau ini hanya lelucon karena saya tidak dapat memahaminya. Saya kehabisan kata-kata,” timpal warganet lainnya.

Usai adanya video tersebut, Instagram memperbaiki isu tersebut. Terjemahan otomatisnya lantas berubah menjadi “Alhamdulillah”.

Sementara itu, Fahad Ali, sekretaris Electronic Frontiers Australia dan warga Palestina yang berbasis di Sydney, Australia, menyebut Meta tak cukup transparan soal bagaimana hal ini bisa terjadi.

“Ada kekhawatiran nyata terkait bias digital yang merasuk dan kita perlu mengetahui dari mana bias tersebut berasal,” tutur Fahad Ali.

“Apakah hal ini berasal dari tingkat otomatisasi? Apakah ini berasal dari masalah set pelatihan, atau berasal dari faktor manusia pada alat tersebut? Masih belum ada kejelasan mengenai hal itu. Dan itulah yang harus kita upayakan untuk diatasi dan itulah yang saya harap Meta bakal jelaskan,” sambungnya.

Di sisi lain, seorang mantan karyawan Facebook yang punya akses untuk berdiskusi dengan karyawan Meta saat ini mengeklaim masalah ini “benar-benar membuat banyak orang kewalahan”, baik secara internal maupun eksternal.

Sekadar informasi, sejak perang Israel-Hamas dimulai, Meta dituding telah menyensor postingan, memblokir akun-akun, dan menurunkan konten-konten yang mendukung Palestina, hingga kemungkinan kecil muncul di platformnya. Fahad Ali pun menilai Meta harus lebih transparan mengenai kebijakan moderasinya.

Adam Humain
Adam Humain

Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.

Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan

TagsInstagramPalestinaPalestineTeroris

Related articles More from author

  • Instagram Kembangkan Fitur Favorites untuk Kontrol Feed
    Teknologi

    Instagram Kembangkan Fitur Favorites untuk Kontrol Feed

    16 September 2021
    By Alfan Mahardika
  • Hormati Hak Cipta, Instagram Perketat Aturan Penyematan Konten Antarpengguna
    Teknologi

    Hormati Hak Cipta, Instagram Perketat Aturan Penyematan Konten Antarpengguna

    11 Juni 2020
    By Alfan Mahardika
  • TIKTAK.ID - Dita Oepriarto Bersama Istri dan Tiga Anaknya Menjadi Pelaku Bom Bunuh Diri di Beberapa Gereja di Surabaya
    Nasional

    Tren Baru Terorisme Libatkan Keluarga

    17 November 2019
    By Rusli Qomar
  • Jokowi: Bantuan Kemanusiaan Kloter 1 Berangkat Pekan ini ke Gaza
    Nasional

    Jokowi: Bantuan Kemanusiaan Kloter 1 Berangkat Pekan ini ke Gaza

    5 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Ke AS Temui Biden, Jokowi dapat Titipan Pesan dari Presiden Palestina
    Nasional

    Ke AS Temui Biden, Jokowi dapat Titipan Pesan dari Presiden Palestina

    15 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Polri Ungkap Bungker Persembunyian Teroris Upik Lawanga
    Nasional

    Polri Ungkap Bungker Persembunyian Teroris Upik Lawanga

    18 Desember 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anies Masuk Jajaran '21 Heroes 2021' Sandingi Elon Musk, Bener Tuh?
    Nasional

    Anies Masuk Jajaran ’21 Heroes 2021′ Sandingi Elon Musk, Bener Tuh?

  • Presiden Jokowi Umumkan 4 Nama Calon Pimpinan Ibu Kota Baru, Selain Ahok Siapa Lagi?
    Nasional

    Presiden Jokowi Umumkan 4 Nama Calon Pimpinan Ibu Kota Baru, Selain Ahok Siapa Lagi?

  • Indonesia Bakal Gabung EAFF, Ini Respons Negara-negara Asia Tenggara
    Olahraga

    Indonesia Bakal Gabung EAFF, Ini Respons Negara-negara Asia Tenggara

  • WHO: Satu dari Tiga Wanita di Dunia Jadi Sasaran Kekerasan dan Pelecehan
    Internasional

    WHO: Satu dari Tiga Wanita di Dunia Jadi Sasaran Kekerasan dan Pelecehan

  • Harry Maguire Divonis 21 Bulan Penjara Akibat Kasus Penyerangan di Yunani
    Olahraga

    Harry Maguire Divonis 21 Bulan Penjara Akibat Kasus Penyerangan di Yunani

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.