TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sebulan Jadi Presiden, Prabowo Bikin Utang RI Naik 1,02% Jadi Rp8.560 T

Sebulan Jadi Presiden, Prabowo Bikin Utang RI Naik 1,02% Jadi Rp8.560 T

By Joni Sitohang
4 Desember 2024
396
0
Sebulan Jadi Presiden, Prabowo Bikin Utang RI Naik 1,02% Jadi Rp8.560 T

TIKTAK.ID – Utang Pemerintah diketahui telah menembus Rp8.560,36 triliun hingga 31 Oktober 2024 atau pada masa awal Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Angka tersebut meningkat sebesar Rp86,46 triliun atau 1,02 persen dibandingkan bulan sebelumnya, Rp8.473,90 triliun.

Tidak hanya secara nominal, kenaikan juga terjadi pada rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dari 38,55 persen menjadi 38,66 persen.

“Rasio utang pada akhir Oktober 2024 yang tercatat 38,66 persen terhadap PDB, tetap konsisten terjaga di bawah batas aman 60 persen PDB sesuai UU Nomor 17/2003 tentang Keuangan Negara”, tulis Kementerian Keuangan (Keuangan) dalam laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kinerja dan Fakta (APBN KiTA), pada Kamis (28/11/24).

Baca juga : Prabowo Turunkan Anggaran Makan Bergizi Gratis Jadi Rp10 Ribu, Istana Beri Penjelasan

Bila dirinci, mayoritas utang Pemerintah berupa Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp7.550,7 triliun atau setara 88,22 persen dari total utang. Sedangkan Rp1.009,66 triliun atau 11,79 persen sisanya berupa pinjaman.

Dari total utang SBN, nominal SBN domestik per akhir Oktober 2024 sebesar Rp6.606,68 triliun. Angka tersebut terdiri dari Surat Utang Negara Rp5.104,38 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp1.502,30 triliun.

Kemudian nilai SBN valuta asing sebesar Rp944,02 triliun, terdiri dari Surat Utang Negara Rp912,61 triliun dan SBSN Rp31,41 triliun. Adapun utang berupa pinjaman pemerintah terdiri dari pinjaman dalam negeri sebesar Rp42,25 triliun dan pinjaman luar negeri sebesar Rp967,41 triliun.

Baca juga : PDIP Siap Polisikan Akun X yang Kaitkan Tersangka Judi Online dengan Megawativ

Pemerintah sendiri mengaku mengutamakan pengadaan utang dengan jangka waktu menengah-panjang dan melakukan pengelolaan portofolio utang secara aktif.

Per akhir Oktober 2024, profil jatuh tempo utang Pemerintah Indonesia diklaim cukup aman dengan rata-rata tertimbang jatuh tempo (average time maturity/ ATM) di 8 tahun.

“Pengelolaan portofolio utang memiliki peran yang besar dalam menjaga kesinambungan fiskal secara keseluruhan. Oleh sebab itu, Pemerintah konsisten mengelola utang secara cermat dan terukur dengan menjaga risiko suku bunga, mata uang, likuiditas dan jatuh tempo yang optimal,” terang Kemenkeu.

Baca juga : Prabowo dan Sejumlah Menteri Rapat Internal di Istana Tetapkan UMP 2025

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga Indonesia tak pernah gagal bayar utang (default) walaupun menjadi negara yang besar. Padahal, kata Prabowo, banyak negara lain yang berkali-kali gagal, bahkan kegagalannya mencapai 10-13 kali. Prabowo menyampaikan hal itu etika memberikan pengarahan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta Pusat, pada Jumat (29/11/24).

TagsHutang NegaraPrabowoPresiden Prabowoutang negara

Related articles More from author

  • Prabowo Izinkan Warga Asing Pimpin BUMN, Tak Harus WNI
    Nasional

    Prabowo Izinkan Warga Asing Pimpin BUMN, Tak Harus WNI

    22 Oktober 2025
    By Joni Sitohang
  • Didatangi Putri Gus Dur, Prabowo Ungkap Kriteria Cawapres dan Sebut Nama Gibran Hingga Erick
    Nasional

    Didatangi Putri Gus Dur, Prabowo Ungkap Kriteria Cawapres dan Sebut Nama Gibran Hingga Erick

    9 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Nilai Prabowo Tak Lagi 'Menjual' di Pilpres 2024, Pengamat: Tokoh Usang Tiga Kali Kalah Sudah Tak Relevan
    Nasional

    Pengamat Nilai Wacana Pencapresan Prabowo Tak Serius

    12 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Perlu restock : Toner aloe Serum flek Bio white C
    Nasional

    Daftar Pejabat Suntik Vaksin Terawan ‘Nusantara’: Ada Luhut dan Prabowo

    7 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Yusril: PP Soal Penugasan Polri di Jabatan Sipil Bakal Rampung Januari 2026
    Nasional

    Yusril: PP Soal Penugasan Polri di Jabatan Sipil Bakal Rampung Januari 2026

    24 Desember 2025
    By Joni Sitohang
  • Gerindra Ingin Prabowo Didampingi Khofifah di Pilpres 2024, Bagaimana Nasib Muhaimin?
    Nasional

    Gerindra Ingin Prabowo Didampingi Khofifah di Pilpres 2024, Bagaimana Nasib Muhaimin?

    11 Agustus 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Gubernur Beberapa Negara Bagian Ejek Trump 'Halu' Soal Alat Pengujian Covid-19 dan Menganggapnya Ocehan Orang Gila
    Internasional

    Gubernur Beberapa Negara Bagian Ejek Trump ‘Halu’ Soal Alat Pengujian Covid-19 dan Menganggapnya Ocehan Orang Gila

  • Beijing Siap Terima Penyelidikan Independen Terkait Asal-usul Virus Corona
    Internasional

    Beijing Siap Terima Penyelidikan Independen Terkait Asal-usul Virus Corona

  • Pengamat: Pertemuan Jokowi-Surya Paloh Jadi Penentu Reshuffle Kabinet Rabu Pon 1 Februari 2023
    Nasional

    Pengamat: Pertemuan Jokowi-Surya Paloh Jadi Penentu Reshuffle Kabinet Rabu Pon 1 Februari 2023

  • NasionalTeknologi

    Indonesia Sukses Raih Juara Umum ASEAN ICT Award 2019

  • Ridwal Kamil Rela Sunat Gaji Gubernur dan PNS Jabar Demi Bantu Atasi Corona, Anies Baswedan Gimana?
    Nasional

    Ridwan Kamil Rela Sunat Gaji Gubernur dan PNS Jabar Demi Bantu Atasi Corona, Anies Baswedan Gimana?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.