TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Pakar Keamanan Siber: Koin Game Bisa untuk Beli Tahu Kriuk

Pakar Keamanan Siber: Koin Game Bisa untuk Beli Tahu Kriuk

By Alfan Mahardika
22 Februari 2022
519
0
Pakar Keamanan Siber: Koin Game Bisa untuk Beli Tahu Kriuk

TIKTAK.ID – Selama ini orang menganggap metaverse merupakan dunia 3D yang hanya bisa diakses dengan perangkat VR seperti Oculus, kaca mata khusus produksi Meta yang dapat digunakan untuk mengakses metaverse ciptaan Meta–dahulu Facebook. Metaverse ciptaan Meta itu bernama Horizon Worlds.

Akan tetapi, pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya mengungkapkan bahwa metaverse jauh lebih besar dari itu. Dia menyebut game metaverse yang lebih populer dari Horizon World hari ini adalah Decentraland, Sandbox, dan Axie Infinity.

“3 game ini dapat diakses tanpa perlu menggunakan kacamata khusus seperti Oculus dan bisa diakses lewat layar komputer biasa,” ujar Alfons melalui video yang dibagikan Jumat (18/2/22), seperti dilansir Tempo.co.

Lantas Alfons memetakan penguasa metaverse. Dia menjelaskan, per Januari lalu, Microsoft telah mengeluarkan dana sebesar US$ 69 miliar (Rp991 triliun) untuk membeli pengembang game Call of Duty, Activision Blizzard. Hal itu demi mempersiapkan masa depan metaverse versi perusahaan tersebut.

Alfons mengatakan, sebetulnya metaverse mampu memberi dampak multidimensi pada dunia game. Terutama, kata Alfons, karena mata uang di dalam game selama ini hanya berlaku satu arah dan memberikan manfaat ekonomi untuk produsen game saja.

“Tapi ke depan, akan menjadi berlaku dua arah,” terang Alfons.

“Jadi pemain game yang selama ini tidak bisa menerima manfaat ekonomi dari mata uang dalam game, bakal memperoleh manfaat ekonomi langsung,” imbuhnya.

Alfons mencontohkan seorang pemain yang memiliki jutaan koin dalam Pokemon Go, akan bisa menggunakannya untuk membeli tahu kriuk, bila dia bisa mendapati penjualnya yang juga pemain game yang sama. Alfons menyatakan transaksi dapat terjadi jika pemain itu bersedia menukarkan tahu kriuk miliknya dengan seri Pikachu yang baru datang.

“Koin atau token dalam game metaverse yang Anda mainkan ini berbentuk aset crypto. Kemudian bisa langsung dikonversi dengan mata uang riil, dan bisa langsung Anda gunakan,” tutur Alfons.

Dia pun mengklaim jutaan orang akan rela berkecimpung bermain blokchain game di metaverse, karena bisa mendapatkan aset Non Fungible Token atau NFT. Selain itu, pemain juga memperoleh aset kripto yang dapat dijual dalam exchange kripto, seperti binance, coinbase.

“Kalau di Indonesia dapat jual di tokocrypto atau indodax,” jelas Alfons.

TagsAlfons Tanujayakoin gamemetaversePakar Keamanan SiberVaksincom

Related articles More from author

  • Pakar Keamanan Siber Sebut Setengah Miliar Data Pribadi di Facebook Bocor
    Teknologi

    Pakar Keamanan Siber Sebut Setengah Miliar Data Pribadi di Facebook Bocor

    6 April 2021
    By Alfan Mahardika
  • SocialSpy WhatsApp Bisa Intip Chat Pasangan, Pengamat: Penipuan
    Teknologi

    SocialSpy WhatsApp Bisa Intip Chat Pasangan, Pengamat: Penipuan

    25 Agustus 2022
    By Alfan Mahardika
  • Kontroversi Wacana Ibadah Haji di Metaverse
    Teknologi

    Kontroversi Wacana Ibadah Haji di Metaverse

    10 Februari 2022
    By Alfan Mahardika
  • Jokowi Resmikan Metaverse ‘Jagat Nusantara’, Apa Itu?
    Nasional

    Jokowi Resmikan Metaverse ‘Jagat Nusantara’, Apa Itu?

    31 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Sarinah Terapkan Belanja Pakai Metaverse
    Teknologi

    Sarinah Terapkan Belanja Pakai Metaverse

    7 Juli 2022
    By Alfan Mahardika
  • Marak Jual Beli 'Banting Harga' Akun Netflix Tak Resmi, Praktisi Siber: Berisiko Akun Disuspend
    Teknologi

    Marak Jual Beli ‘Banting Harga’ Akun Netflix Tak Resmi, Praktisi Siber: Berisiko Akun Disuspend

    28 Juni 2020
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Panduan Asupan Makanan Saat Isolasi Mandiri Sesuai Rekomendasi WHO
    Internasional

    Panduan Asupan Makanan Saat Isolasi Mandiri Sesuai Rekomendasi WHO

  • Fahri Hamzah Klaim Jokowi Bukan Petugas Partai PDIP, Kok Bisa?
    Nasional

    Fahri Hamzah Klaim Jokowi Bukan Petugas Partai PDIP, Kok Bisa?

  • Jepang Pertimbangkan Sanksi Penjara Bagi Penderita Covid-19 yang Ogah Dirawat di RS
    Internasional

    Jepang Pertimbangkan Sanksi Penjara Bagi Penderita Covid-19 yang Ogah Dirawat di RS

  • Kapolres Banjarnegara Harap Kejadian Nenek Nyopet di Pasar Mandiraja Gugah Empati Warga pada Sesama
    Nasional

    Kapolres Banjarnegara Harap Kejadian Nenek Nyopet di Pasar Mandiraja Gugah Empati Warga pada Sesama

  • Baliho Naruto Pose Dua Jari di Sleman Jadi Sorotan, Tak Ada Satupun Logo Parpol
    Nasional

    Baliho Naruto Pose Dua Jari di Sleman Jadi Sorotan, Tak Ada Satupun Logo Parpol

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.