TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Olahraga
Home›Olahraga›Krisis Akibat Covid-19, Barcelona Umumkan Rugi Rp1,68 triliun

Krisis Akibat Covid-19, Barcelona Umumkan Rugi Rp1,68 triliun

By Mahdi Yahya
7 Oktober 2020
660
0
Krisis Akibat Covid-19, Barcelona Umumkan Rugi Rp1,68 triliun

TIKTAK.ID – Barcelona mengumumkan laporan keuangan mereka pada musim 2019/20. Akibat mengalami krisis yang disebabkan pandemi virus Corona (Covid-19), Blaugrana menyatakan menderita kerugian hingga 97 juta Euro atau sekitar Rp1,68 triliun.

Barcelona mengumumkan laporan itu pada Senin (5/10/20) sore waktu Spanyol. Kerugian yang dialami Barcelona disebabkan hilangnya pemasukan yang seharusnya diperoleh Barcelona dari berbagai sektor. Mulai dari penjualan tiket stadion, transfer pemain, hingga hak siar.

“Barça menutup tahun dengan pendapatan sebesar 855 juta Euro. Jumlah tersebut di bawah target yang dipasang, yakni sebesar 1,047 miliar Euro, yang harusnya bisa mendatangkan keuntungan 11 juta Euro. Hasil akhir setelah pajak yakni kerugian sebesar 97 juta Euro, dan sebagian besarnya disebabkan hilangnya pendapatan selama pandemi Covid-19”, tulis pernyataan resmi Barcelona, seperti dilansir Detik.com.

Kemudian pada laporan yang diunggah di situs resmi Barcelona, pada musim lalu mereka dapat menghasilkan 855 juta Euro. Dalam skenario tanpa adanya Covid-19, mereka seharusnya bisa mendapat sebesar 1,059 miliar Euro. Hal itu berarti ada potensi pendapatan sekitar 203 juta Euro yang hilang.

Lebih lanjut, begitu pula dengan pengeluaran, yang mayoritas dialokasikan untuk gaji pemain. Pada musim lalu, Barcelona mengeluarkan biaya sebesar 955 juta Euro. Jumlah tersebut memang lebih sedikit ketimbang situasi normal, saat mereka berpotensi mengeluarkan biaya 1,029 miliar Euro.

Akan tetapi, selama pandemi beban biaya yang bisa ditekan hanya sedikit, yaitu sebesar 74 juta Euro. Angka tersebut jelas kalah banyak dibandingkan potensi pendapatan yang hilang tadi.

Dengan pendapatan yang hanya 855 juta Euro namun harus mengeluarkan biaya 955 juta, belum lagi dihitung dengan mengurangi pajak (31 juta Euro) dan menambah hasil keuangan (28 juta Euro), maka jika ditotal keuangan Barcelona mengalami kerugian sebesar 97 juta Euro. Padahal, jika tak ada Covid-19, maka Barcelona berpotensi menghasilkan keuntungan sebesar 2 juta Euro.

Tidak hanya itu, krisis ini bahkan juga membuat pergerakan Barcelona di bursa transfer musim panas agak terhambat. Contohnya ketika mendatangkan Sergino Dest dari Ajax Amsterdam, Barca terlebih dahulu harus melepas Nelson Semedo ke Wolverhampton Wanderers.

Miralem Pjanic didatangkan dari Juventus dengan cara barter dengan Arthur Melo, ditambah sejumlah uang untuk Barcelona. Selain itu, Barcelona juga melepas Ivan Rakitic, Arturo Vidal, dan Luis Suarez agar beban gaji di musim berikutnya berkurang. Sebab, hingga kini mereka belum bisa mendatangkan penonton ke stadion.

TagsBarcelonaBerita BolaDampak Covid-19KrisisLa LigaPandemi Corona

Related articles More from author

  • Pelatih Laos: Vietnam dan Indonesia Terkuat di SEA Games
    Olahraga

    Pelatih Laos: Vietnam dan Indonesia Terkuat di SEA Games

    17 Mei 2022
    By Mahdi Yahya
  • Tabrakan dengan Rekan Sendiri, Kiper Iran Diduga Gegar Otak
    Olahraga

    Tabrakan dengan Rekan Sendiri, Kiper Iran Diduga Gegar Otak

    27 November 2022
    By Mahdi Yahya
  • Kalahkan Al Nassr 1-0, Al Ittihad Sindir Ronaldo
    Olahraga

    Kalahkan Al Nassr 1-0, Al Ittihad Sindir Ronaldo

    15 Maret 2023
    By Mahdi Yahya
  • Terkait Rumor 'Komentar Miring' Shin Tae Yong di Media Korsel, PSSI Minta Klarifikasi
    Olahraga

    Terkait Rumor ‘Komentar Miring’ Shin Tae Yong di Media Korsel, PSSI Minta Klarifikasi

    19 Juni 2020
    By Mahdi Yahya
  • Pejabat Kesehatan Amerika Ingatkan Gelombang Kedua Covid-19 Jauh Lebih Berbahaya
    Internasional

    Pejabat Kesehatan Amerika Ingatkan Gelombang Kedua Covid-19 Jauh Lebih Berbahaya

    23 April 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Etika Menjenguk Bayi di Tengah Pandemi Covid-19
    Tips & Tutorial

    Etika Menjenguk Bayi di Tengah Pandemi Covid-19

    26 Juni 2020
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Hankook Resmi Jadi Ban Orisinal untuk Audi Seri Terbaru RS Q8
    Teknologi

    Hankook Resmi Jadi Ban Orisinal untuk Audi Seri Terbaru RS Q8

  • 'Now We Are Breaking Up' Dibintangi Song Hye Kyo, Diarahkan Sutradara 'Vagabond'
    Selebriti

    ‘Now We Are Breaking Up’ Dibintangi Song Hye Kyo, Diarahkan Sutradara ‘Vagabond’

  • Asus ROG Phone 6, Ponsel untuk Main Game Berat
    Teknologi

    Asus ROG Phone 6, Ponsel untuk Main Game Berat

  • ICW Ungkap Jokowi Keruk APBN 90 Miliar Lebih Sewa Jasa Influencer, Buat Apa Sih?
    Nasional

    ICW Ungkap Jokowi Keruk APBN 90 Miliar Lebih Sewa Jasa Influencer, Buat Apa Sih?

  • Na In Woo Dibidik Perani Drama Baru Sutradara 'River Where the Moon Rises'
    Selebriti

    Na In Woo Dibidik Perani Drama Baru Sutradara ‘River Where the Moon Rises’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.