
Panduan: Biodata dan Profil Lengkap Rizky Ridho, Kapten Persija Jakarta
Setiap kali Timnas Indonesia tampil di laga penting, satu nama hampir selalu ada di jantung pertahanan: Rizky Ridho. Kapten Persija Jakarta ini sudah mencatatkan 58 caps untuk Garuda sebelum berusia 25 tahun. Ia juga pemegang rekor unik sebagai bek tengah termuda yang tampil untuk Indonesia di kualifikasi Piala Dunia dalam beberapa dekade terakhir.
Artikel ini menyusun profil lengkap Rizky Ridho secara tuntas, mulai dari biodata, perjalanan karier dari akademi Persebaya sampai Persija, daftar prestasi, gaya bermain, hingga fakta menarik yang jarang dibahas. Semua data dirangkum per September 2026.
Biodata dan Profil Lengkap Rizky Ridho dalam Satu Tabel
Mari mulai dari data dasarnya. Tabel berikut merangkum data pribadi Rizky Ridho berdasarkan profil resmi PSSI dan catatan statistik terbaru.
| Data | Keterangan |
|---|---|
| Nama lengkap | Rizky Ridho Ramadhani |
| Tempat, tanggal lahir | Surabaya, 21 November 2001 |
| Usia | 24 tahun (per September 2026) |
| Tinggi badan | ±182 cm |
| Berat badan | ±74 kg |
| Posisi | Bek tengah (centre-back) |
| Nomor punggung | 5 |
| Klub saat ini | Persija Jakarta (kapten) |
| Tim nasional | Indonesia (U-19, U-23, senior) |
| Karier junior | SSB Simo Putra, Persikoba Kota Batu, akademi Persebaya |
| Karier senior | Persebaya Surabaya (2020–2023), Persija Jakarta (2023–sekarang) |
| Prestasi utama | Medali emas SEA Games 2023, nominasi FIFA Puskás Award 2025 |
Tinggi badannya tercatat 182–183 cm di profil resmi PSSI, sementara berat badan bisa sedikit berbeda antar sumber. Usianya akan bertambah setiap tanggal 21 November.
Masa Kecil dan Jenjang Akademi
Rizky Ridho Ramadhani lahir di Surabaya pada 21 November 2001. Seperti kebanyakan bocah Suroboyo, bola jadi bagian hidupnya sejak dini. Jenjang mudanya melewati SSB Simo Putra dan Persikoba Kota Batu sebelum ia masuk akademi Persebaya pada 2018.
Di akademi, bakatnya cepat tersortir ke tim unggulan. Bersama Persebaya U-20, ia menjadi pemain inti yang menjuarai Liga 1 U-20 2019 di bawah pelatih Uston Nawawi. Gelar itu menjadi paspor menuju tim senior yang memanggilnya menjelang musim 2020.
Debut Senior Bersama Persebaya Surabaya
Debut Rizky Ridho di tim senior Persebaya dimulai dari laga persahabatan melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo, 11 Januari 2020. Debut kompetisinya menyusul pada 13 Maret 2020, saat ia dipercaya sebagai starter melawan Persipura Jayapura. Sayangnya, pandemi COVID-19 memotong Liga 1 2020 setelah hanya tiga pertandingan.
Musim 2021–22 menjadi panggung pertamanya yang penuh. Ia tampil 18 kali di Liga 1 dan perlahan mengunci posisi inti di lini belakang Bajul Ijo. Puncaknya datang pada musim 2022–23 di bawah Aji Santoso: 19 laga liga, tiga gol, dan status sebagai salah satu bek muda paling menonjol di kompetisi.
Yang menarik, Ridho bukan bek biasa. Ia mencetak gol sundulan dari sepak pojok ke gawang Persita Tangerang pada Agustus 2022, lalu mengulanginya lewat tendangan bebas langsung pada Januari 2023 dalam kemenangan tandang 5-0. Total 38 laga liga bersama Persebaya menjadikannya salah satu produk akademi paling sukses klub itu dalam beberapa tahun terakhir.
Hijrah ke Persija Jakarta dan Ban Kapten
1 Juli 2023 menjadi tanggal penting dalam karier Rizky Ridho. Persija Jakarta mengontraknya selama tiga tahun, dan dua hari kemudian ia langsung debut di laga liga melawan PSM Makassar. Gol perdana untuk Macan Kemayoran tidak perlu menunggu lama; ia mencetaknya pada 9 Agustus 2023 melawan Borneo Samarinda.
Kepercayaan klub terhadapnya terus membesar. Menjelang musim 2024–25, Persija menunjuknya sebagai kapten baru, menggantikan Andritany Ardhiyasa, dengan Muhammad Ferarri sebagai wakil. Di usia 22 tahun, ia memikul tanggung jawab memimpin salah satu klub terbesar di Indonesia.
Hasilnya tidak main-main. Pada musim 2024–25 ia masuk Liga 1 Team of the Season, membawa pulang penghargaan Gol Terbaik, dan dinobatkan sebagai Bek Terbaik versi APPI Indonesian Football Award. Salah satu golnya bahkan masuk nominasi FIFA Puskás Award 2025, penghargaan untuk gol terbaik dunia versi FIFA. Hingga pertengahan 2026, ia sudah mengumpulkan hampir 90 laga liga untuk Persija dan masih memakai ban kapten, kini di kompetisi yang berganti nama menjadi Liga Super, dibimbing Shin Tae-yong—pelatih yang juga lama membina dirinya di timnas.
Karier Timnas: dari U-19 sampai Garuda
Tim Muda: U-19, U-23, dan Emas SEA Games
Jalur timnas Rizky Ridho dimulai dari tim U-19 pada 2019. Ia tampil di Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2019 dan pulang dengan medali perunggu. Pada September 2020, ia bahkan dipercaya memakai ban kapten tim U-19 dalam laga persahabatan melawan Bulgaria.
Di level U-23, ia tercatat 30 penampilan antara 2021 dan 2024. Daftar medali yang ia kumpulkan beragam: perunggu SEA Games 2021 di Vietnam, lalu emas SEA Games 2023 di Kamboja setelah Indonesia menaklukkan Thailand 5-2 di final. Momen puncaknya di tim muda datang pada Piala Asia U-23 AFC 2024 di Qatar, di mana ia dipercaya menjadi kapten tim.
Timnas Senior dan Momen Bersejarah
Panggilan ke timnas senior datang pada Mei 2021. Debutnya terjadi pada 29 Mei 2021 dalam laga persahabatan melawan Oman, dan hanya beberapa hari kemudian ia mencatat rekor: menjadi bek tengah termuda yang tampil untuk Indonesia di kualifikasi Piala Dunia sejak edisi 1986, saat menghadapi Thailand pada usia 19 tahun 7 bulan 10 hari.
Sejak itu, karier internasionalnya menanjak tanpa jeda. Ia menjadi bagian dari runner-up Piala AFF 2020, mencetak gol senior pertamanya melawan Burundi pada Maret 2023, lalu menyumbang dua gol ke gawang Brunei di kualifikasi Piala Dunia 2026. Piala Asia 2023 di Qatar menjadi panggung besarnya: Indonesia untuk pertama kalinya lolos dari fase grup, dengan Ridho sebagai salah satu bek inti.
Momen paling bersejarah datang pada 11 Juni 2024. Golnya ke gawang Filipina di Stadion Gelora Bung Karno mengunci kemenangan 2-0 sekaligus mengantar Indonesia melaju ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya, sebelum perjalanan Garuda berlanjut sampai putaran keempat. Hingga September 2026, catatannya mencapai 58 caps dan 4 gol, dengan kepercayaan yang mengalir dari era Shin Tae-yong sampai era Patrick Kluivert. Duetnya dengan kapten Jay Idzes di jantung pertahanan menjadi salah satu kunci solidnya lini belakang Garuda di laga-laga besar.
Gaya Bermain Rizky Ridho
Sebagai bek tengah, Rizky Ridho menawarkan paket lengkap untuk tuntutan sepak bola modern.
Pembaca permainan. Kekuatan utamanya ada di antisipasi. Ia jarang panik menghadapi penyerang cepat karena posisinya selalu terpasang sebelum bola sampai ke area bahaya. Insting inilah yang membuatnya efektif memotong umpan di tengah pertahanan.
Membangun serangan dari belakang. Ridho nyaman membawa bola keluar dari area pertahanan dan mengoper ke lini tengah. Kebiasaan ini membuat Persija dan timnas bisa membangun serangan tanpa bergantung pada bola panjang.
Ancaman di bola mati. Gol sundulan dan tendangan bebasnya ke gawang Persita pada 2022–2023 membuktikan ia tetap berbahaya saat tim menyerang. Tinggi 182 cm membantu kemenangannya dalam duel udara.
Kepemimpinan. Ban kapten di tim U-19, tim U-23, dan Persija membuktikan ia bukan sekadar pelaksana instruksi. Ia vokal mengatur barisan belakang dan tenang saat tim tertekan.
Kombinasi kualitas itulah yang membuat pelatih mana pun enggan melepasnya dari starting eleven.
Prestasi dan Penghargaan
Daftar pencapaian Rizky Ridho sampai usia 24 tahun tergolong panjang untuk ukuran bek Indonesia.
Bersama klub:
- Juara Liga 1 U-20 (Elite Pro Academy) 2019 bersama Persebaya U-20.
- Juara Piala Gubernur Jawa Timur 2020 bersama Persebaya Surabaya.
- Liga 1 Team of the Season 2024–25 sekaligus penghargaan Gol Terbaik Liga 1 2024–25.
- Bek Terbaik, Best 11, dan Gol Terbaik versi APPI Indonesian Football Award 2024–25.
Bersama timnas:
- Medali perunggu Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2019.
- Medali perunggu SEA Games 2021.
- Medali emas SEA Games 2023.
- Runner-up Piala AFF 2020.
Penghargaan individual lainnya:
- Pemain Muda Terbaik BRI Liga 1 edisi Juli 2023.
- Nominasi FIFA Puskás Award 2025.
Tidak banyak bek Indonesia yang punya daftar sepadan di usia semuda itu.
Kehidupan Pribadi
Di luar lapangan, Rizky Ridho dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan memilih hidup rendah profil. Ia jarang muncul di berita infotainment dan lebih sering membagikan momen latihan, pertandingan, serta kebersamaan dengan keluarga di media sosial. Kerendahhatian ini justru menambah kesan profesional di mata penggemar.
Namanya juga mulai menyentuh ranah hiburan. Ia tercatat terlibat dalam film animasi Garuda di Dadaku yang digarap untuk rilis pada 2026, sebuah proyek yang mengangkat semangat timnas Indonesia. Soal kehidupan asmara dan urusan finansial, ia memilih menutup rapat dari publik.
Fakta Menarik tentang Rizky Ridho
Masih ada sisi lain dari Rizky Ridho yang layak diketahui:
- Rekor bek termuda. Pada 3 Juni 2021, di usia 19 tahun 7 bulan 10 hari, ia menjadi bek tengah termuda yang tampil untuk Indonesia di kualifikasi Piala Dunia sejak edisi 1986.
- Bek yang pandai mencetak gol. Tiga gol liga di musim 2022–23, termasuk satu dari tendangan bebas langsung, membuatnya tampil seperti striker dadakan.
- Gol kunci sejarah. Sundulannya ke gawang Filipina pada 11 Juni 2024 mengantar Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.
- Dipercaya lintas jenjang. Ia pernah memakai ban kapten di tim U-19, tim U-23 pada Piala Asia U-23 2024, dan Persija Jakarta.
- Bertemu lagi dengan Shin Tae-yong. Pelatih yang lama membina dirinya di timnas kini menangani Persija, klub yang ia kapteni.
- Menyentuh layar lebar. Ia terlibat dalam film animasi Garuda di Dadaku (2026).
Pertanyaan Umum tentang Rizky Ridho
Berapa usia Rizky Ridho?
Lahir pada 21 November 2001 di Surabaya, Rizky Ridho berusia 24 tahun per September 2026 dan akan genap 25 pada November 2026.
Klub apa yang dibela Rizky Ridho saat ini?
Ia memperkuat Persija Jakarta dengan nomor punggung 5 dan menjabat sebagai kapten tim sejak musim 2024–25.
Berapa tinggi badan Rizky Ridho?
Tingginya sekitar 182–183 cm menurut profil resmi PSSI. Postur itu membuatnya kuat dalam duel udara sekaligus tetap lincah mengejar bola di belakang lini pertahanan.
Apa posisi Rizky Ridho di lapangan?
Ia bermain sebagai bek tengah (centre-back), posisi yang dipegangnya sejak masa akademi Persebaya.
Apakah Rizky Ridho pernah bermain di luar negeri?
Hingga artikel ini ditulis, kariernya berjalan penuh di Indonesia: Persebaya Surabaya (2020–2023) lalu Persija Jakarta (2023–sekarang). Ia sempat dikait-kaitkan dengan klub Thailand pada 2022, tapi langkah itu tidak pernah terwujud.
Data dalam artikel ini dirangkum per September 2026 dan bisa berubah seiring perkembangan karier Rizky Ridho, mulai dari status kontrak di Persija hingga daftar caps di timnas. Pantau terus tiktak.id untuk pembaruan profilnya. Sambil menunggu kabar terbaru, kamu bisa menyibukkan diri dengan membaca biodata Jonatan Christie dari bulu tangkis atau profil Kylian Mbappe dari sepak bola dunia.










