TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Rehab-Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Pemerintah Gelontorkan Rp 38 T

Rehab-Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Pemerintah Gelontorkan Rp 38 T

By Johan Arif
23 September 2026
0
0
Rehab-Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Pemerintah Gelontorkan Rp 38 T

Pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp 38 triliun untuk membiayai rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. Anggaran tersebut tidak diletakkan di satu kementerian saja, melainkan disalurkan ke 25 kementerian dan lembaga. Porsi terbesar diterima Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Kabar itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Dalam penanganan bencana Sumatera, Tito juga mengemban tugas sebagai Kepala Satgas Penanganan Bencana Sumatera. Upaya pemulihan ini merupakan kelanjutan penanganan bencana yang melanda tiga provinsi di pulau tersebut.

Alokasi Rp 38 Triliun Cair ke 25 Kementerian/Lembaga

Tito menjelaskan alur pendanaan tersebut. Presiden sudah mengalokasikan anggaran untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, selanjutnya Menteri Keuangan mencairkannya ke 25 kementerian dan lembaga. Total dananya berkisar Rp 38 triliun, dan alokasi terbesar dibagikan kepada Kementerian PU.

Pencairan dalam skala besar itu menunjukkan bahwa tahap pemulihan kini menyentuh berbagai sektor, mulai dari pendidikan sampai infrastruktur publik. Artinya, pemulihan tidak hanya berfokus pada satu bidang, tetapi merata di berbagai lini pemerintahan.

4.922 Sekolah Diperbaiki, Jalan hingga Sungai Ikut Ditangani

Dari total anggaran tersebut, sejumlah hasil nyata sudah mulai terlihat di lapangan. Salah satunya perbaikan 4.922 sekolah jenjang pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen). Perihal itu bahkan sudah dipaparkan Tito bersama pihak Dikdasmen dalam kesempatan yang sama.

Sementara itu, cakupan kerja Kementerian PU tidak berhenti pada jalan dan jembatan. Lingkup pekerjaannya juga mencakup bangunan serta sungai. Bahkan, ada pembangunan bendungan, termasuk sabo dam — struktur yang dirancang menahan aliran material seperti sedimen dan batuan dari kawasan hulu. Tito mengaku sudah menyaksikan langsung proses pembangunan sabo dam di Tapanuli Tengah.

Hujan Masih Mengguyur, Bencana Susulan Mengintai

Tito menegaskan wilayah Sumatera masih menjadi perhatian satgas. Pasca bencana melanda tiga provinsi, potensi bencana susulan belum benar-benar hilang. Penyebabnya, sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih diguyur hujan.

Kondisi tersebut kontras dengan situasi di Jambi, Sumatera Selatan, dan Riau yang justru mengalami kekeringan air. Di sisi barat Sumatera, khususnya bagian utara, hujan lebat masih berlangsung — termasuk di kawasan pegunungan seperti Gayo, Aceh.

Menurut Tito, bencana susulan muncul karena potensi hujan lebat yang masih terus berlangsung di wilayah Sumatera.

Prihatin, tapi Terus Bekerja

Bencana susulan bukan sekadar potensi di atas kertas. Kota Padang dilanda banjir sekitar dua hingga tiga bulan lalu. Kini, banjir bandang kembali menerjang Kabupaten Solok — wilayah yang sebelumnya juga sempat terdampak.

Menghadapi rangkaian peristiwa itu, Tito mengaku prihatin. Meski begitu, ia memastikan satgas tidak akan berhenti bekerja dan terus berupaya menuntaskan penyelesaian dampak bencana di Sumatera.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Benarkah Jokowi Siapkan KIB untuk Usung Ganjar Pranowo di 2024?
    Nasional

    Benarkah Jokowi Siapkan KIB untuk Usung Ganjar Pranowo di 2024?

    30 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Mahfud MD: Jika Demokrasi dan Hukum Tak Ditegakkan Seimbang, Jangan Mimpi Indonesia Emas
    Nasional

    Mahfud MD: Jika Demokrasi dan Hukum Tak Ditegakkan Seimbang, Jangan Mimpi Indonesia Emas

    19 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • Gowes Bareng Gibran ke Borobudur, Ganjar: Saya Deg-degan
    Nasional

    Gowes Bareng Gibran ke Borobudur, Ganjar: Saya Deg-degan

    9 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Wali Kota Makassar Mendadak Hengkang dari NasDem, Apa Alasannya?
    Nasional

    Wali Kota Makassar Mendadak Hengkang dari NasDem, Apa Alasannya?

    4 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Bukan Cuma Melarang Ekspor Baby Lobster, Susi Juga Tak Setuju Lobster Dibudidaya, Apa Alasannya?
    Nasional

    Bukan Cuma Melarang Ekspor Baby Lobster, Susi Juga Tak Setuju Lobster Dibudidaya, Apa Alasannya?

    25 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Jokowi Buka Suara Soal Peluang Jadi Jurkam Pilkada
    Nasional

    Jokowi Buka Suara Soal Peluang Jadi Jurkam Pilkada

    8 November 2024
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Tanggapi Jokowi Soal Presiden Boleh Memihak, Wapres Ma’ruf: Saya Netral
    Nasional

    Tanggapi Jokowi Soal Presiden Boleh Memihak, Wapres Ma’ruf: Saya Netral

  • Siapa Muchdi Pr, Mantan Danjen Kopassus Penentang Tommy Soeharto di Partai Berkarya
    Nasional

    Siapa Muchdi Pr, Mantan Danjen Kopassus Penentang Tommy Soeharto di Partai Berkarya

  • Keren, Ernest Prakasa Bantu Pengusaha Kuliner dan Ojek Online di Tengah Wabah Corona
    Selebriti

    Keren, Ernest Prakasa Bantu Pengusaha Kuliner dan Ojek Online di Tengah Wabah Corona

  • Ditarget Ortunya Nikah Tahun Depan, Atta Halilintar Cari Pasangan Kuat Mental
    Selebriti

    Punya 20,8 Juta Pengikut dan Disebut Raup Omset 21 Miliar dari YouTube, Atta Halilintar: Dikejar Pajak, Bahaya Nih

  • Tak Terima Pernyataan Mahfud MD, Susi Pudjiastuti: Tidak Boleh Dong Korupsi Dikaitkan Genderism!
    Nasional

    Tak Terima Pernyataan Mahfud MD, Susi Pudjiastuti: Tidak Boleh Dong Korupsi Dikaitkan Genderism!

Artikel Terbaru

  • Putin Konfirmasi Dialog Rusia-AS-Ukraina Digelar di Abu Dhabi Pekan Depan 7 November 2026
  • Senyum Bahlil Usai Ditelepon Prabowo di Tengah Pidato Gubernur Maluku 7 November 2026
  • KDM Soroti Kasus Jari Karyawati di Cikarang Putus Terjepit Mesin 7 November 2026
  • DKPP Terima 5 Aduan Terhadap KPU Terkait Syarat Pencalonan Gibran 7 November 2026
  • Politikus NasDem dan Demokrat Bakal Berebut Kursi Wagub Sulbar 7 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,062)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,322)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.