TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Mengenal Byte Pesaing Baru TikTok, Tak Nongol di Indonesia Ditolak Tiongkok

Mengenal Byte Pesaing Baru TikTok, Tak Nongol di Indonesia Ditolak Tiongkok

By Alfan Mahardika
1 Februari 2020
961
0

TIKTAK.ID – Aplikasi pembuat video pendek, TikTok kembali banyak diakses publik belakangan ini. Pasalnya, makin menjamur hobi joget di depan kamera dengan aplikasi ini yang kemudian diupload lewat media sosial lain seperti Instagram.

Namun di tengah masa jayanya, TikTok tampaknya perlu waspada atas kehadiran kompetitor barunya yang bernama Byte, sebuah platform media sosial untuk membuat video pendek seperti halnya TikTok.

Seperti dilansir CNN, TikTok memiliki saingan yang baru saja diluncurkan beberapa hari lalu, tepatnya 24 Januari 2020, bernama Byte.

Usut punya usut, ternyata Byte adalah penerus dari aplikasi Vine. Seperti yang kita tahu, Vine adalah aplikasi berbasis video yang diluncurkan pada 2013 lalu. Sayangnya, Vine harus menghentikan langkahnya pada tahun 2017 silam, dan kini Byte hadir sebagai suksesornya.

Berbeda dengan kompetitor lainnya seperti Instagram atau TikTok, pengguna Byte hanya bisa membuat video yang durasinya tidak lebih dari enam detik. Padahal, Instagram dan TikTok saja menyediakan waktu setidaknya 15 detik untuk membuat video. Artinya, dengan Byte, pengguna hanya bisa mengunggah video yang sudah ada sebelumnya atau merekamnya langsung selama maksimal enam detik. Tidak lebih.

Penggunaan aplikasi Byte ini kurang lebih sama seperti TikTok dan Snapchat, yakni untuk memposting konten berupa video, yang biasanya dibuat beramai-ramai dengan harapan berpeluang viral di berbagai platform media sosial.

Bedanya, peluang untuk menjadi seleb di Byte tampaknya bakal tak mudah. Di antaranya karena Byte menyembunyikan jumlah followers setiap penggunanya. Tidak hanya itu, profil pengguna Byte juga tidak bisa dishare sehingga harus dicari sendiri. Inilah yang membuat semua pengguna Byte berposisi setara dan tidak kelihatan siapa yang paling berjaya dan paling ngetop namanya.

Sementara itu, meski terbilang baru dengan fitur terbatas, namun sebaran Byte ternyata sudah merambah lebih dari 40 negara seperti Amerika Serikat, Kanada, beberapa negara di Eropa, Rusia, Taiwan, Hong Kong, dan Jepang.

Ke depan, Byte berjanji masih akan terus mengembangkan cakupannya lebih luas lagi, terkecuali di Tiongkok. Karena hanya di negara ini, Byte ternyata diharamkan hadir oleh otoritas setempat.

Bukan tanpa sebab, pasalnya Tiongkok merupakan tempat di mana perusahaan induk dari kompetitor Byte, yaitu Bytedance berada. Seperti diketahui, Bytedance ini adalah perusahaan yang memproduksi TikTok. Tak heran bila mereka anti pada kehadiran pesaing barunya tersebut.

Di sisi lain, seperti dilansir Fox61, Tiongkok juga dikenal punya prinsip untuk mempersulit masuknya perusahaan Barat untuk terjun di pasar mereka.

Bagaimana dengan Indonesia? Apakah negara kita ini termasuk di deretan daftar 40 negara yang bisa langsung mengakses Byte lewat App Store milik Apple dan Play Store milik Google?

Saat tim TikTak coba menelusuri Google Play Store, ternyata belum ada Byte pesaing TikTok di sana.

Memang muncul banyak aplikasi bernama Byte, tapi bukan media untuk membuat video melainkan aplikasi untuk tujuan lainnya.

Jadi, untuk sementara bisa disimpulkan, Byte rival baru TikTok ini memang belum hadir di Indonesia.

Tagsaplikasi VineByteBytedancePesaing Baru TikTok

Related articles More from author

  • TikTok Akan Rilis Aplikasi Streaming Musik
    Teknologi

    TikTok Akan Rilis Aplikasi Streaming Musik

    2 Agustus 2022
    By Alfan Mahardika
  • Bisa Dijadikan 'Pointer', Stylus S Pen Galaxy Note 20 Permudah Presentasi
    Teknologi

    Bisa Dijadikan ‘Pointer’, Stylus S Pen Galaxy Note 20 Permudah Presentasi

    12 Juli 2020
    By Alfan Mahardika
  • Kecanggihan Workstation AHY, Youtuber Gamer Lewat
    Teknologi

    Kecanggihan Workstation AHY, Youtuber Gamer Lewat

    10 Oktober 2021
    By Alfan Mahardika
  • Risiko Beli Google Drive Unlimited Murah di E-commerce
    Teknologi

    Risiko Beli Google Drive Unlimited Murah di E-commerce

    24 November 2020
    By Alfan Mahardika
  • Bungkam Notifikasi Grup WhatsApp Dapat Berlaku Selamanya
    Teknologi

    Tak Setujui Kebijakan Privasi Baru, Pengguna Tak Bisa Akses Whatsapp

    12 Januari 2021
    By Alfan Mahardika
  • Samsung S Voice Bakal Undur Diri dan Berhenti Beroperasi Mulai 1 Juni 2020
    Teknologi

    Samsung S Voice Bakal Undur Diri dan Berhenti Beroperasi Mulai 1 Juni 2020

    14 April 2020
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Minta Maaf ke Jokowi dan Prabowo, Edhy Prabowo: Saya Khianati Kepercayaan Presiden
    Nasional

    Minta Maaf ke Jokowi dan Prabowo, Edhy Prabowo: Saya Khianati Kepercayaan Presiden

  • Anies-AHY Diarak Rebana di Pelantikan Pengurus Demokrat DKI, Pertanda Koalisi 2024?
    Nasional

    Anies-AHY Diarak Rebana di Pelantikan Pengurus Demokrat DKI, Pertanda Koalisi 2024?

  • Golkar-PAN Beri Kode Partai Parlemen 'Biru' Bakal Gabung Koalisi Prabowo, Demokrat?
    Nasional

    Golkar-PAN Beri Kode Partai Parlemen ‘Biru’ Bakal Gabung Koalisi Prabowo, Demokrat?

  • Cetak 52 Gol, Erling Haaland Tuai Pujian dari Lampard
    Olahraga

    Cetak 52 Gol, Erling Haaland Tuai Pujian dari Lampard

  • Disindir Hasto Soal Dukungan Berubah-ubah, JoMan: Karena PDIP Tak Capreskan Ganjar
    Nasional

    Disindir Hasto Soal Dukungan Berubah-ubah, JoMan: Karena PDIP Tak Capreskan Ganjar

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.