TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Mastodon, Media Sosial Mirip Twitter

Mastodon, Media Sosial Mirip Twitter

By Alfan Mahardika
27 November 2022
268
0
Mastodon, Media Sosial Mirip Twitter

TIKTAK.ID – Twitter sedang dilanda huru-hara, sejak Elon Musk menjadi pemiliknya. Bahkan saat ini banyak penggunanya ramai-ramai hijrah ke media sosial bernama Mastodon.

Bot Sentinel, perusahaan yang kerap memantau perilaku pengguna media sosial, menduga ada sebanyak 900 ribu akun Twitter telah dinonaktifkan pemiliknya antara 27 Oktober hingga 1 November 2022. Beberapa dari mereka pun beralih pada Mastodon.

Kemudian pada 12 November, Pencipta Mastodon, Eugen Rochko mengklaim media sosial garapannya telah kedatangan sejuta pengguna baru sejak Elon Musk mengambil alih Twitter pada 27 Oktober. Sekarang Mastodon memiliki sebanyak 1,6 juta pengguna aktif. Meski angka tersebut tidak ada apa-apanya dibanding Twitter, namun banyak pihak meyakini Mastodon mampu tumbuh melesat.

Seperti dilansir detik.com, Mastodon merupakan layanan media sosial gratis yang fungsinya sangat mirip dengan Twitter. Pengguna bisa mengunggah “toots” (bukan tweet), mengikuti orang dan organisasi lain, dan memfavoritkan (like) dan boost (retweet) unggahan dari orang lain.

Mastodon sendiri dibuat dan awalnya diluncurkan pada Oktober 2016 oleh Eugen Rochko, CEO dan satu-satunya karyawan di Mastodon gGmbH. Rochko, seorang programmer, mulai mengembangkan Mastodon ketika berada di Universitas Friedrich Schiller di Jerman.

Rochko mengaku mulanya dia juga pengguna aktif Twitter. Akan tetapi, dia mengatakan semakin “tidak puas dengan Twitter, perusahaan, dan platform” karena perubahannya.

“Hal itu membuat saya menyadari kalau metode untuk mengekspresikan diri secara online terlalu penting untuk dilakukan oleh satu perusahaan yang bisa melakukan apa pun yang diinginkannya tanpa bantuan apa pun,” ungkapnya kepada Forbes.

Walaupun Mastodon mirip Twitter, namun ada sejumlah perbedaan. Twitter merupakan jejaring sosial tunggal, yang berarti orang mendaftar dan berbagi konten hanya di Twitter. Sedangkan Mastodon dikenal sebagai platform federasi, yaitu kumpulan jejaring sosial -atau server- yang terhubung bersama tetapi dimiliki oleh orang atau kelompok yang berbeda.

Mastodon menampilkan unggahan dalam urutan kronologis, bukan berdasarkan algoritme. Mastodon memiliki tiga bagian timeline, yakni Home yang menampilkan semua toots dan boost dari orang yang kamu ikuti, Local yang memperlihatkan apa yang ada di server, serta Federater yang menunjukkan semua posting dari semua server Mastodon tempat kamu mengikuti seseorang.

TagsElon MuskmastodonMedia Sosialtwitter

Related articles More from author

  • Maksimalkan Fungsi LinkedIn untuk Promosi Produk dengan Cara ini
    Teknologi

    Maksimalkan Fungsi LinkedIn untuk Promosi Produk dengan Cara ini

    2 Juli 2020
    By Alfan Mahardika
  • Ini Rencana Elon Musk Selanjutnya untuk Planet Mars
    Teknologi

    Ini Rencana Elon Musk Selanjutnya untuk Planet Mars

    26 November 2020
    By Alfan Mahardika
  • TIKTAK.ID - Cuitan Akun Twitternya Viral, Benarkah Gerindra Dukung LGBT?
    Nasional

    Cuitan Akun Twitternya Viral, Benarkah Partai Prabowo Subianto Dukung LGBT?

    30 November 2019
    By Rusli Qomar
  • Instagram Tambah Opsi Tag, Bantu Konten Kolaborasi
    Teknologi

    Instagram Tambah Opsi Tag, Bantu Konten Kolaborasi

    13 Maret 2022
    By Alfan Mahardika
  • Elon Musk Ungkap 3 Rencana Besar untuk Twitter
    Teknologi

    Elon Musk Ungkap 3 Rencana Besar untuk Twitter

    14 April 2022
    By Alfan Mahardika
  • Fitur Autopilot Tesla Dituding Tewaskan Pengendara, Begini Tanggapan Elon Musk
    Teknologi

    Fitur Autopilot Tesla Dituding Tewaskan Pengendara, Begini Tanggapan Elon Musk

    21 April 2021
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sempat Live FB Keluhkan Fasilitas RS, PDP Corona Hamil 6 Bulan ini Akhirnya Meninggal
    Nasional

    Sempat Live FB Keluhkan Fasilitas RS, PDP Corona Hamil 6 Bulan ini Akhirnya Meninggal

  • Gerindra Ingin Kaesang Resmikan Dukungan PSI untuk Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Gerindra Ingin Kaesang Resmikan Dukungan PSI untuk Prabowo di Pilpres 2024

  • LIB Beberkan Biaya Akomodasi Klub Liga 1 2021/2022
    Olahraga

    LIB Beberkan Biaya Akomodasi Klub Liga 1 2021/2022

  • Kepala BNPT Beberkan Soal Parpol yang Terafiliasi Jaringan Teroris
    Nasional

    Kepala BNPT Beberkan Soal Parpol yang Terafiliasi Jaringan Teroris

  • Moskow Tuduh Brussels sebagai Perusak Hubungan Rusia dan Uni Eropa
    Internasional

    Moskow Tuduh Brussels sebagai Perusak Hubungan Rusia dan Uni Eropa

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.