TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Mantan Intelijen AS Khawatirkan Langkah Biden Hadapi Rusia

Mantan Intelijen AS Khawatirkan Langkah Biden Hadapi Rusia

By Bagas F Sinaga
16 Februari 2022
451
0
Mantan Intelijen AS Khawatirkan Langkah Biden Hadapi Rusia

TIKTAK.ID – Veteran keamanan dan intelijen nasional AS menyatakan keprihatinannya atas strategi Presiden Joe Biden saat berurusan dengan Rusia, dengan mengatakan bahwa kebocoran berkala ke publik terkait prediksi invasi Rusia ke Ukraina dapat merusak kredibilitas Washington dalam jangka panjang, sebab prediksi itu ternyata sepenuhnya salah.

“Saya prihatin dengan kredibilitas jangka panjang intelijen kami dengan semua deklasifikasi terpilih ini,” kata seorang mantan perwira CIA kepada Politico dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada Selasa (8/2/22).

Para pejabat semakin khawatir dengan apa yang disebut Politico sebagai “keterbukaan yang tidak biasa” tentang informasi intelijen di Rusia. Sumber mantan CIA mengatakan kepada outlet keterbukaan seperti itu, dikombinasikan dengan kebocoran ke media, dapat “merusak” kepercayaan publik dan sekutu AS.

Salah satu kebocoran terbaru yang disebut dari “orang dalam” datang dalam laporan Newsweek minggu ini, terkait klaim Rusia telah merencanakan operasi “bendera palsu” untuk membuatnya tampak seolah-olah ada plot Kremlin untuk “melakukan serangan terhadap Ukraina yang berbahasa Rusia”. Tujuan dari dugaan operasi itu adalah untuk “mendiskreditkan dan mengalihkan perhatian Washington”, menurut laporan itu. Moskow berulang kali telah membantah ada niatan untuk menyerang Ukraina.

Benar atau tidak, semakin banyak informasi seperti ini yang dibuang, semakin besar kemungkinan operator asing dapat melacak sumber dan metode yang digunakan untuk mendapatkan sumber informasi, kata seorang mantan anggota Dewan Keamanan Nasional kepada Politico.

“Berapa kali mereka perlu memperingatkan bahwa sesuatu mungkin sudah dekat?” kata mantan pejabat keamanan nasional.

Strategi Pemerintahan Biden telah mengumpulkan beberapa dukungan, dengan seorang pejabat intelijen senior saat ini berpendapat bahwa “analisis biaya-manfaat” sejauh ini telah menguntungkan Amerika.

Seorang sejarawan intelijen Harvard, Calder Walton menyimpulkan strategi pembuangan informasi Pemerintahan Biden sebagai “berisiko tinggi”, membandingkannya dengan mendiang Presiden Ronald Reagan dan Pemerintahannya yang bersikeras bahwa pesawat penumpang Korean Air Lines telah ditembak jatuh dengan sengaja oleh Uni Soviet pada tahun 1983. Belakangan diketahui hal itu tidak disengaja.

“Hasilnya adalah Pemerintahan Reagan melemahkan kritiknya terhadap Pemerintah Soviet dengan melebih-lebihkan kasusnya,” kata Walton.

Contoh lainnya menunjuk penarikan dari Afghanistan yang berujung kekacauan sebagai mungkin memotivasi Pemerintah sekarang untuk lebih menyerang dalam pendekatan mereka.

“Mereka tahu bahwa mereka harus dilihat sebagai sekutu yang dapat diandalkan,” kata seorang mantan pejabat intelijen. Sementara itu, seorang ajudan senior Kongres Demokrat yang tidak disebutkan namanya menggemakan sentimen tersebut dan mengatakan “pengalaman penarikan” -di mana Taliban dengan cepat mendapatkan kembali kendali dan beberapa anggota layanan AS meninggal- mungkin membuat Pemerintah lebih rentan terhadap saran “menyerang” yang buruk.

TagsAmerika SerikatJoe BidenKonflik AS-RusiaMantan Intelijen ASPresiden ASRusia

Related articles More from author

  • Amerika Serikat Tak Terima Iran Terbebas dari Embargo Senjata PBB
    Internasional

    Amerika Serikat Tak Terima Iran Terbebas dari Embargo Senjata PBB

    19 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Beijing Ingatkan AS Tak Paksakan Corak Demokrasi ala Washington kepada Negara Lain
    Internasional

    Beijing Ingatkan AS Tak Paksakan Corak Demokrasi ala Washington kepada Negara Lain

    30 April 2021
    By William Putra Wijaya
  • Menlu Kuba Dapuk AS sebagai Ancaman bagi Dunia Internasional
    Internasional

    Menlu Kuba Dapuk AS sebagai Ancaman bagi Dunia Internasional

    24 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Putin Klaim Rusia Berhasil Lawan Virus Corona
    Internasional

    Putin Klaim Rusia Berhasil Lawan Virus Corona

    25 Maret 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Trump Inginkan Saudi Bersahabat dengan Israel
    Internasional

    Trump Inginkan Saudi Bersahabat dengan Israel

    21 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo
    Internasional

    Perseteruan Kian Panas, AS-China ‘Berbalas Pantun’

    28 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TPN Ganjar-Mahfud Tegaskan Dukung Bansos Dilanjutkan Meskipun Tuding Zulhas Lakukan Politisasi
    Nasional

    TPN Ganjar-Mahfud Tegaskan Dukung Bansos Dilanjutkan Meskipun Tuding Zulhas Lakukan Politisasi

  • Xiaomi, Oppo, dan Realme Umumkan Akan Pakai Qualcomm Snapdragon 888
    Teknologi

    Xiaomi, Oppo, dan Realme Umumkan Akan Pakai Qualcomm Snapdragon 888

  • Meningkatkan Imun Tubuh
    Tips & Tutorial

    5 Tips Sederhana Tingkatkan Kekebalan Tubuh Hadapi Corona

  • Ridwan Kamil Rotasi 400 PNS Jabar, Diganti Robot
    Nasional

    Ridwan Kamil Rotasi 400 PNS Jabar, Diganti Robot

  • Pyongyang Anggap Tak Perlu dan Tak Ada Gunanya Berunding dengan Amerika Lagi
    Internasional

    Pyongyang Anggap Tak Perlu dan Tak Ada Gunanya Berunding dengan Amerika Lagi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.