TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Presiden Prancis Perintahkan Selidiki Kasus Spyware Pegasus

Presiden Prancis Perintahkan Selidiki Kasus Spyware Pegasus

By William Putra Wijaya
22 Juli 2021
404
0
Presiden Prancis Perintahkan Selidiki Kasus Spyware Pegasus

TIKTAK.ID – Surat kabar Prancis Le Monde melaporkan bahwa ponsel Presiden Emmanuel Macron disebut sebagai kemungkinan salah satu target spyware Pegasus, yang baru-baru ini menjadi berita utama setelah penyelidikan jurnalistik menemukan bahwa spyware itu telah digunakan untuk memata-matai ribuan politisi, pengusaha, dan jurnalis di seluruh dunia.

Mendapat kabar itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron segera menyerukan serangkaian penyelidikan terhadap kasus spyware Pegasus, kata Perdana Menteri Jean Castex kepada penyiar TF1 pada Rabu (21/6/21), seperti yang dikutip oleh Sputniknews.

Castex membuat pengumuman tersebut setelah terungkap bahwa ponsel Presiden Macron kemungkinan telah menjadi sasaran spyware Pegasus, yang dikembangkan oleh NSO Group yang berbasis di Israel.

Pada Selasa kemarin, Le Monde melaporkan bahwa Dinas Intelijen Maroko mungkin telah memata-matai telepon Macron dengan bantuan spyware Pegasus pada 2019. Menurut outlet berita tersebut, nomor telepon Presiden, serta Perdana Menteri yang saat itu adalah Edouard Philippe dan 14 menteri lainnya, kemungkinan besar telah dimata-matai menggunakan perangkat lunak yang dibuat di Israel itu.

“Jika fakta ini terbukti, mereka serius. Saya mengonfirmasi ini”, Castex mengatakan kepada saluran TV TF1, menambahkan bahwa Presiden telah “memerintahkan untuk melakukan serangkaian penyelidikan”.

Pada saat yang sama, Perdana Menteri mengatakan bahwa terlalu dini untuk membicarakan reaksi Prancis sampai semua secara detail berhasil diungkap.

Sebelumnya, pada Minggu kemarin, sekelompok 17 media terkemuka dan kelompok hak asasi manusia merilis laporan yang merinci bagaimana spyware Pegasus, yang dikembangkan oleh NSO Group di Israel telah digunakan oleh klien yang terkait dengan Pemerintah untuk meretas setidaknya 50.000 nomor telepon di berbagai negara, termasuk di Prancis.

Namun, NSO Group menolak hasil laporan itu, bahkan mereka mengatakan “teori yang lemah”. Mereka juga meragukan kepercayaan sumber investigasi yang menyudutkannya itu.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, bukan satu-satunya Kepala Negara yang besar kemungkinan menjadi target perangkat lunak Pegasus. The Washington Post, pada Rabu menyebut Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, juga masuk dalam 14 pemimpin asing yang menjadi target.

The Post juga menyebut di antara para pemimpin asing yang menjadi target adalah tiga presiden, 10 perdana menteri, dan Raja Maroko. Secara keseluruhan, daftar tersebut mencakup lebih dari 600 pejabat Pemerintah dan politisi di 34 negara.

TagsBerita Dunia Hari IniEmmanuel MacronPresiden PrancisSpywareSpyware Pegasus

Related articles More from author

  • Pemimpin Hizbullah: Pasukan Amerika akan Pulang dalam Peti Mati
    Internasional

    Pemimpin Hizbullah: Pasukan Amerika akan Pulang dalam Peti Mati

    6 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Menlu Kuba Dapuk AS sebagai Ancaman bagi Dunia Internasional
    Internasional

    Menlu Kuba Dapuk AS sebagai Ancaman bagi Dunia Internasional

    24 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Kasus Covid-19 Melonjak, Gubenur Texas Perintahkan Pemakaian Masker di Tempat Umum
    Internasional

    Kasus Covid-19 Melonjak, Gubenur Texas Perintahkan Pemakaian Masker di Tempat Umum

    6 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Internasional

    Serangan Roket Beruntun Hantam Zona Hijau Baghdad, Sirine kedubes AS Berbunyi

    22 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Beijing Sewot, Pompeo Sebut Taiwan Bukan Bagian dari China
    Internasional

    Beijing Sewot, Pompeo Sebut Taiwan Bukan Bagian dari China

    21 November 2020
    By William Putra Wijaya
  • Trump Ancam Siapkan Anjing Paling Ganas Hadapi Demonstran, Wali Kota Washington: Tak Ada Anjing Ganas, Adanya Hanya Pria Penakut
    Internasional

    Trump Ancam Siapkan Anjing Paling Ganas Hadapi Demonstran, Wali Kota Washington: Tak Ada Anjing Ganas, Adanya Hanya Pria Penakut

    1 Juni 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Tips Cerdas Jaga Keamanan Kartu Debit dan Kartu Kredit Tak Sampai Dibobol Maling Digital
    Tips & Tutorial

    Tips Cerdas Jaga Keamanan Kartu Debit dan Kartu Kredit Tak Sampai Dibobol Maling Digital

  • Bayaran Lisa Blackpink
    Selebriti

    Gila, Ini Bocoran Bayaran Lisa BLACKPINK dari Media Thailand yang Mencapai Miliaran Perjam

  • Ahok Bakal Hengkang Dari PDIP
    Nasional

    Jadi Bos BUMN, Ahok Hengkang dari PDIP?

  • Samsung Galaxy S21 Series Terjual Lebih dari 1 Juta Unit
    Teknologi

    Samsung Galaxy S21 Series Terjual Lebih dari 1 Juta Unit

  • Asnawi Absen di Semifinal SEA Games
    Olahraga

    Asnawi Absen di Semifinal SEA Games

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.