TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Presiden Prancis Ditampar Orang Tak Dikenal

Presiden Prancis Ditampar Orang Tak Dikenal

By Bagas F Sinaga
9 Juni 2021
508
0
Presiden Prancis Ditampar Orang Tak Dikenal

TIKTAK.ID – Presiden Prancis, Emmanuel Macron ditampar wajahnya oleh seseorang ketika dia mendekati kerumunan saat berkunjung ke sebuah kota di Prancis tenggara. Para politisi Prancis secara luas mengutuk insiden itu. Polisi menangkap dua orang dalam peristiwa tersebut.

Dilansir RTnews, Macron sedang mengunjungi departemen Drome di Prancis tenggara ketika insiden itu terjadi. Dia bertemu dengan pengusaha restoran dan mahasiswa untuk membahas pemulihan bangsa setelah pandemi Covid-19. Pada satu momen, dia memutuskan untuk mendekati kerumunan penonton di desa Tain-l’Hermitage.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan Macron, mengenakan lengan baju, mengulurkan tangannya ke kerumunan simpatisan yang berdiri di belakang penghalang logam. Seorang pria yang mengenakan topeng dan kacamata kemudian tiba-tiba mencengkeram lengannya sebelum kemudian menampar wajahnya dan meneriakkan “Montjoie Saint Denis” dan “Turunkan Macron-isme.”

Keamanan presiden kemudian segera mendorong pria itu ke tanah sambil mengantar presiden pergi. Sementara itu Istana Elysee mengonfirmasi ada upaya untuk “menyerang” presiden.

Berbicara kepada surat kabar Le Dauphine Libre pada Selasa (8/6/21), Macron menyebut insiden itu sebagai “peristiwa yang terisolasi”.

“Kita harus menempatkan insiden ini dalam perspektif. Ini adalah peristiwa yang terisolasi,” katanya. “Kita tidak boleh membiarkan orang-orang ultra-kekerasan mengambil alih debat publik. Mereka tidak melayaninya.”

Alasan di balik insiden itu tidak jelas, meskipun slogan “Montjoie Saint Denis” dikenal sebagai seruan perang Prancis sejak negara itu masih berbentuk monarki. Namun slogan itu tetap menjadi slogan royalis saat ini.

Media lokal Prancis mengatakan dua orang ditangkap setelah “serangan” itu. Namun, hingga saat ini identitas mereka belum diungkap ke publik. Insiden itu segera mendapat kutukan keras dari kelas politik Prancis.

Perdana Menteri Jean Castex mencapnya sebagai penghinaan terhadap demokrasi. “Sangat jelas bahwa demokrasilah yang menjadi sasaran,” katanya kepada Majelis Nasional hanya beberapa menit setelah insiden itu terjadi. Para anggota parlemen juga dengan suara bulat mengecam insiden tersebut dan menyatakan dukungan mereka terhadap Macron.

Bahkan beberapa lawan politik presiden menyatakan solidaritas dengannya. “Jika debat demokrasi bisa menjadi pahit, itu sama sekali tidak dapat mentolerir kekerasan fisik,” kata Ketua Reli Nasional sayap kanan, Marine Le Pen. Ia menambahkan dalam sebuah posting Twitter bahwa dia “sangat mengutuk agresi fisik yang tidak dapat ditoleransi yang menargetkan presiden republik”.

Pemimpin partai sayap kiri “France Unbowed”, Jean-Luc Melenchon, juga mengatakan dia “bersolidaritas” dengan Macron sambil mencap penyerang sebagai anggota “royalis ekstrem kanan”.

“Tidak ada perselisihan yang dapat membenarkan serangan fisik. Mudah-mudahan, kali ini semua orang akhirnya mengerti,” tambahnya.

TagsBerita Dunia Hari IniEmmanuel MacronPrancispresiden perancis

Related articles More from author

  • Usai 'Bela' Putin, Kepala Angkatan Laut Jerman Pilih Mundur
    Internasional

    Usai ‘Bela’ Putin, Kepala Angkatan Laut Jerman Pilih Mundur

    25 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Myanmar Makin Memanas, 14 Demostran Tewas di Tangan Tentara
    Internasional

    Myanmar Makin Memanas, 14 Demostran Tewas di Tangan Tentara

    15 Maret 2021
    By William Putra Wijaya
  • Pria India Bangkit dari Kematian
    Internasional

    Pria India Bangkit dari Kematian

    24 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • AS Akui Salah Perhitungan di Afghanistan
    Internasional

    AS Akui Salah Perhitungan di Afghanistan

    21 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Hadiri Pelantikan Joe Biden, Lady Gaga Bawakan Lagu Kebangsaan Amerika Serikat
    Selebriti

    Hadiri Pelantikan Joe Biden, Lady Gaga Bawakan Lagu Kebangsaan Amerika Serikat

    21 Januari 2021
    By
  • Polisi Brasil Gerebek Kediaman Gubernur Rio de Janeiro
    Internasional

    Polisi Brasil Gerebek Kediaman Gubernur Rio de Janeiro

    29 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • PKB Klaim Kiai dan Ulama Ingin Prabowo-Cak Imin Segera Putuskan Capres-Cawapres yang Diusung KKIR
    Nasional

    PKB Klaim Kiai dan Ulama Ingin Prabowo-Cak Imin Segera Putuskan Capres-Cawapres yang Diusung KKIR

  • PSSI Targetkan Timnas Indonesia Balas Kekalahan dari Thailand di Piala AFF
    Olahraga

    PSSI Targetkan Timnas Indonesia Balas Kekalahan dari Thailand di Piala AFF

  • TIKTAK.ID - Kenali Perbedaan yang Tampak antara Kulit Kering dan Dehidrasi
    Tips & Tutorial

    Kenali Perbedaan yang Tampak antara Kulit Kering dan Dehidrasi

  • Sempat Ditolak, Laporan FPI Soal Gus Muwafiq Diterima Bareskrim Polri
    Nasional

    Sempat Ditolak, Laporan FPI Soal Gus Muwafiq Diterima Bareskrim Polri

  • Jokowi Curhat Lolos dari Jebakan Kerja Sama Ekspor G20
    Nasional

    Jokowi Curhat Lolos dari Jebakan Kerja Sama Ekspor G20

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.