TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Tutupi Data Sebenarnya, Militer AS Hanya Akui Bunuh 23 Warga Sipil Selama 2020

Tutupi Data Sebenarnya, Militer AS Hanya Akui Bunuh 23 Warga Sipil Selama 2020

By Bagas F Sinaga
4 Juni 2021
539
0
Tutupi Data Sebenarnya, Militer AS Hanya Akui Bunuh 23 Warga Sipil Selama 2020

TIKTAK.ID – Militer Amerika Serikat telah mengakui bertanggung jawab atas pembunuhan 23 warga sipil di zona perang asing pada 2020. Laporan itu jauh di bawah angka yang dikumpulkan oleh lembaga non-Pemerintah. Namun, AS juga mengakui militernya membunuh lebih banyak warga sipil pada tahun-tahun sebelumnya.

Dilansir Al Jazeera, Kamis (3/6/21), laporan Pentagon itu menulis bahwa, jumlah itu termasuk kematian warga sipil dalam operasinya di Irak, Afghanistan, Somalia, Yaman, dan Nigeria.

Departemen Pertahanan AS (DoD) “menilai bahwa ada sekitar 23 warga sipil tewas dan sekitar 10 warga sipil terluka selama 2020 sebagai akibat dari operasi militer AS”, kata dokumen itu, sebagai bagian dari laporan tahunan yang diperlukan Kongres sejak 2018 meskipun masih banyak yang tetap dirahasiakan.

Laporan Pentagon itu menulis korban sipil terbanyak dari warga sipil Afghanistan, dengan 20 warga sipil meninggal dibunuh oleh militer Amerika.

Satu warga sipil tewas di Somalia pada Februari 2020 dan satu lagi di Irak pada Maret. Dokumen yang dirilis ke publik tidak menyebutkan kapan atau di mana korban ke-23 dibunuh.

Dokumen tersebut mengatakan bahwa meskipun Kongres mengalokasikan 3 juta dolar ke Pentagon pada 2020 untuk kompensasi finansial kepada keluarga korban sipil, namun hingga kini tidak ada kompensasi yang dibayarkan.

Sementara LSM yang secara teratur memublikasikan jumlah korban sipil, mencatat jumlah korban sipil yang dibunuh militer AS di daerah-daerah di mana militer AS aktif di seluruh dunia, jauh lebih tinggi dari laporan Pentagon.

LSM Airwars, yang mencantumkan korban sipil dari serangan udara, mengatakan bahwa perkiraan paling konservatif mereka menunjukkan bahwa 102 warga sipil tewas dalam operasi AS di seluruh dunia, angka ini lima kali lebih tinggi dari angka resmi Pentagon.

Di Afghanistan, Misi Bersatu di Afghanistan (UNAMA) tercatat membunuh 89 warga sipil dan 31 terluka dalam operasi oleh pasukan koalisi pimpinan AS, kata Airwars.

Di Somalia, Pentagon hanya mengakui satu warga sipil, Airwars dan LSM lain memperkirakan jumlah korban tewas tujuh orang, sementara di Suriah dan Irak sumber-sumber lokal melaporkan enam orang tewas, kata LSM itu.

“Jelas bahwa penyelidikan dan pengakuan Departemen Pertahanan atas kerugian sipil tetap sangat tidak memadai,” kata Hina Shamsi dari American Civil Liberties Union (ACLU).

“Sangat mengejutkan bahwa pada 2020, Departemen Pertahanan tidak menawarkan atau memberikan kompensasi pembayaran kepada warga sipil dan keluarga yang terkena dampak meskipun ada ketersediaan dana dari Kongres,” kata Shamsi, yang mengepalai Proyek Keamanan Nasional ACLU.

Laporan itu juga mengakui bahwa 12 insiden tambahan pada 2017 dan 2018, yang menewaskan sedikitnya 50 warga sipil dan 22 lainnya terluka, yang dikatakan “tak sengaja tidak dilaporkan pada masa lalu”.

Tagsagresi ASAmerika SerikatBerita timur tengahMiliter ASpembunuhan warga sipil

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Pasca Pembunuhan Jenderal Soleimani, New York, Los Angeles dan Washington dalam Keadaan Siaga Satu
    Internasional

    Pasca Pembunuhan Jenderal Soleimani, New York, Los Angeles dan Washington dalam Keadaan Siaga Satu

    4 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Kompensasi Perjanjian Damai Amerika-Taliban, 5.000 Tahanan Taliban Akan Dibebaskan
    Internasional

    Kompensasi Perjanjian Damai Amerika-Taliban, 5.000 Tahanan Taliban Akan Dibebaskan

    29 Februari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Saudi Umumkan Kuota Terbatas untuk Jemaah Haji Domestik
    Internasional

    Saudi Umumkan Kuota Terbatas untuk Jemaah Haji Domestik

    9 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Taiwan: AS Proaktif Bicarakan Pertahanan Kedua Negara
    Internasional

    Taiwan: AS Proaktif Bicarakan Pertahanan Kedua Negara

    2 Juni 2022
    By William Putra Wijaya
  • Lagi, Trump Pecat Pejabat Pemilu yang Menentang Tuduhan Ngawurnya
    Internasional

    Lagi, Trump Pecat Pejabat Pemilu yang Menentang Tuduhan Ngawurnya

    23 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Trump Sindir Biden: Jangan Tidur Saat Bertemu Putin
    Internasional

    Trump Sindir Biden: Jangan Tidur Saat Bertemu Putin

    12 Juni 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • (Cek Hoaks atau Fakta) Anies Baswedan Masuk Daftar Sindikat Pencucian Uang
    Nasional

    (Cek Hoaks atau Fakta) Anies Baswedan Masuk Daftar Sindikat Pencucian Uang

  • Kritik dan Sindir Ganjar Soal Telepon PJ Gubernur DKI, NasDem: Kan Baru Bakal Calon Presiden
    Nasional

    Kritik dan Sindir Ganjar Soal Telepon PJ Gubernur DKI, NasDem: Kan Baru Bakal Calon Presiden

  • Menlu Kuba Dapuk AS sebagai Ancaman bagi Dunia Internasional
    Internasional

    Menlu Kuba Dapuk AS sebagai Ancaman bagi Dunia Internasional

  • Pengamat Minta PSSI Rapatkan Barisan dan Satu Suara di Publik
    Olahraga

    Pengamat Minta PSSI Rapatkan Barisan dan Satu Suara di Publik

  • Rebut Medali Emas SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Minta ‘Hadiah’ Nasi Padang
    Olahraga

    Rebut Medali Emas SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Minta ‘Hadiah’ Nasi Padang

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.