TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›AS dan NATO Mulai Berkemas, Siap Hengkang dari Afghanistan?

AS dan NATO Mulai Berkemas, Siap Hengkang dari Afghanistan?

By Bagas F Sinaga
2 Mei 2021
484
0
AS dan NATO Mulai Berkemas, Siap Hengkang dari Afghanistan?

TIKTAK.ID – Pasukan AS secara resmi sudah harus menarik pasukannya dari Afghanistan, pada 1 Mei 2021. Langkah ini oleh Presiden Joe Biden disebut sebagai akhir dari “Perang Selamanya”.

Seperti diketahui, AS dan NATO telah menduduki Afghanistan selama hampir 20 tahun.

Penarikan pasukan yang dimulai 1 Mei hingga 11 September ini berlangsung di tengah meningkatnya kekerasan di Afghanistan. Yaitu ketika pasukan Afghanistan berada dalam posisi siaga penuh untuk menerima serangan pembalasan dari kelompok militan.

Di bawah kesepakatan yang ditandatangani tahun lalu antara Taliban dan Presiden Donald Trump, pasukan asing harus sudah angkat kaki dari Afghanistan pada 1 Mei, sementara Taliban menahan serangan terhadap pasukan internasional, seperti yang dikutip dari BBC.

Para pejabat mengatakan kepada Reuters selama ini Taliban telah melindungi pangkalan militer Barat dari kelompok-kelompok militan. Namun, hal itu tidak menghentikan serangan Taliban terhadap pasukan koalisi pimpinan AS.

Nemun Presiden AS, Joe Biden membuat keputusan baru dengan memperpanjang penarikan pasukan dari Afghanistan hingga 11 September tahun ini. Keputusan itu diambil dengan alasan situasi keamanan dan bertepatan dengan peringatan 20 tahun serangan 9/11.

Taliban menganggap AS tak menepati janji dan memperingatkan mereka tidak lagi terikat oleh kesepakatan untuk tidak menargetkan pasukan koalisi.

Seorang Juru Bicara Taliban mengatakan “pelanggaran ini pada prinsipnya telah membuka jalan bagi [pejuang Taliban] untuk mengambil setiap tindakan balasan yang dianggap tepat terhadap pasukan pendudukan”.

Namun dia juga mengatakan bahwa pejuang Taliban akan menunggu instruksi dari para pemimpin sebelum meningkatkan serangan. Beberapa analis menyarankan adanya tenggat penarikan pasukan AS dari Afghanistan untuk menghindari serangan skala besar.

Di sisi lain, AS menghadapi tantangan logistik untuk dapat berkemas dan segera hengkang.

The Associated Press melaporkan bahwa militer telah melakukan inventarisasi, memutuskan apa yang akan dibawa pulang dan apa yang akan dijual sebagai sampah di pasar Afghanistan.

AS mulai menduduki Afghanistan setelah serangan 11 September 2001 di Amerika yang menewaskan hampir 3.000 orang. AS kemudian menuduh Osama Bin Laden, pemimpin kelompok al-Qaeda sebagai dalangnya.

Sementara Bin Laden berada di bawah lindungan kelompok Taliban yang ketika itu menguasai Afghanistan dan enggan menyerahkannya ke AS. Karena itu, AS kemudian menginvansi Afghanistan pada 2001.

TagsAfghanistanAmerika SerikatASBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahNATOPasukan AS

Related articles More from author

  • Laporan Penembakan di Masjid Christchurch Ungkap Kegagalan Sistem Kepolisian Selandia Baru
    Internasional

    Laporan Penembakan di Masjid Christchurch Ungkap Kegagalan Sistem Kepolisian Selandia Baru

    10 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pemimpin Korea Utara Sebut AS sebagai 'Musuh Terbesar'
    Internasional

    Pemimpin Korea Utara Sebut AS sebagai ‘Musuh Terbesar’

    12 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • TIKTAK.ID - Tolak Wacana Pemerintah Pulangkan WNI Eks ISIS, PBNU: Pembunuh, Pembantai, dan Pemerkosa, Buat Apa Diramahin!
    Nasional

    Tolak Wacana Pemerintah Pulangkan WNI Eks ISIS, PBNU: Pembunuh, Pembantai, dan Pemerkosa, Buat Apa Diramahin!

    9 Februari 2020
    By Rusli Qomar
  • Lagi, Israel Serang Gaza
    Internasional

    Lagi, Israel Serang Gaza

    17 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Fitur Anyar Google Maps, Berikan Rute Irit Bahan Bakar
    Teknologi

    Google Beri Tanda untuk Faskes yang Sediakan Layanan Aborsi di Amerika

    9 September 2022
    By Alfan Mahardika
  • Pakistan Protes Keras Campur Tangan AS atas Urusan Internal Negaranya
    Internasional

    Pakistan Protes Keras Campur Tangan AS atas Urusan Internal Negaranya

    3 April 2022
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi Ingin Presiden Berikutnya Tak Takut Hadapi Negara Lain
    Nasional

    Jokowi Ingin Presiden Berikutnya Tak Takut Hadapi Negara Lain

  • Cara Unik Anak Bungsu Warren Buffet Habiskan Warisan Rp 2,9 Triliun
    Selebriti

    Cara Unik Anak Bungsu Warren Buffet Habiskan Warisan Rp 2,9 Triliun

  • Gatot Nurmantyo Akui KAMI Belum Tentukan Capres Mana yang Akan Didukung
    Nasional

    Gatot Nurmantyo Akui KAMI Belum Tentukan Capres Mana yang Akan Didukung

  • Pengamat ke PSSI: Jangan Mikir Piala Dunia Dulu Selama Tata Kelola Organisasinya Masih Berantakan
    Olahraga

    Pengamat ke PSSI: Jangan Mikir Piala Dunia Dulu Selama Tata Kelola Organisasinya Masih Berantakan

  • Setelah 2,5 Tahun, 2 Penyiram Novel Baswedan Berhasil Dibekuk Polisi
    Nasional

    Astaga! Novel Baswedan Dinyatakan Positif Corona

Artikel Terbaru

  • Panduan Lengkap 10 Manfaat Kayu Manis untuk Tubuh yang Sehat 27 Oktober 2026
  • Cara Merebus Sayur Agar Warna Tetap Hijau dan Nutrisi Terjaga 26 Oktober 2026
  • Profil Liliyana Natsir: Biodata, Karier, dan Prestasi 26 Oktober 2026
  • Prabowo Panggil Mendagri dan Kepala BMKG ke Istana, Ini Bahan yang Dibawa 26 Oktober 2026
  • Apa Itu IP Address dan Cara Melihatnya di HP serta Laptop 26 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (89)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,068)
  • Nasional (8,017)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,285)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.