TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Khawatirkan Gelombang Kedua Corona, Uni Eropa Bakal Cegah Masuk Warga Beberapa Negara

Khawatirkan Gelombang Kedua Corona, Uni Eropa Bakal Cegah Masuk Warga Beberapa Negara

By William Putra Wijaya
26 Juni 2020
665
0
Khawatirkan Gelombang Kedua Corona, Uni Eropa Bakal Cegah Masuk Warga Beberapa Negara

TIKTAK.ID – Uni Eropa (UE) berencana untuk melonggarkan karantina mereka pada 1 Juli mendatang. Namun, pelonggaran itu akan terus ditinjau dan dievaluasi setiap dua pekan sekali, kata para diplomat dan dokumen rencana itu. Selain mengatur terkait pelonggaran, dokumen itu juga mencantumkan warga negara-negara yang dicegah masuk, seperti warga Amerika dan Rusia, tulis Reuters.

Blok-17 negara itu berkeinginan untuk membuka kembali pariwisata mereka yang terpuruk selama pandemi. Namun, masih muncul kekhawatiran munculnya gelombang kedua, sehingga memungkinakan pembukaan karantina secara parsial dengan tambal sulam perbatasan menggunakan pembatasan kesehatan dan keamanan.

Rancangan rekomendasi dari Kepresidenan UE itu, terutama Kroasia menyarankan agar warga non-UE yang masuk ke Eropa dapat melalui negara-negara yang memiliki angka infeksi stabil atau turun. Serta bagi mereka yang memilki “situasi epidemiologis sebanding atau lebih baik” daripada Eropa.

Kriteria epidemiologis itu adalah negara yang memiliki kasus infeksi terbaru 16-20 kasus yang dilaporkan dalam 14 hari per 100.000 orang.

Dokumen itu juga mengatakan negara-negara UE akan mencatat pengujian, pelacakan kontak dan perawatan, keandalan data, dan pengaturan perjalanan timbal balik untuk penduduk UE. Namun rencana ini masih didebat oleh utusan Brussels, pada Rabu (24/6/20).

Berdasarkan pembaruan data terbaru dari Pusat Eropa untuk Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (ECDC), metodologi yang diusulkan ini dapat mencegah wisatawan di antaranya dari Amerika Serikat dan Meksiko, sebagian besar Amerika Selatan, Afrika Selatan, Rusia, Iran, Arab Saudi dan Afghanistan.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sempat melarang warga Eropa berkunjung ke Ameriika pada awal krisis. Sementara sejauh ini, Amerika menjadi negara paling parah yang memiliki jumlah kematian dan kasus tertinggi di dunia.

Meski demikian, para diplomat UE menekankan bahwa kriteria perjalanan masih bisa berubah dan rekomendasi itu tidak mengikat.

“Tampaknya ada banyak angan-angan dalam rekomendasi ini. Mereka juga menimbulkan banyak kontroversi. Mungkin tidak diterapkan tepat pada 1 Juli dan banyak negara dapat menempuh jalannya sendiri dalam hal apa pun,” kata seorang diplomat tentang proposal dari Komisi Eropa itu.

Proposal itu bertujuan mempromosikan pendekatan terkoordinasi, yang akan mencakup zona Schengen di Eropa dari perbatasan yang biasanya tidak terlihat dan menyatukan sebagian besar negara Uni Eropa serta Islandia, Norwegia, Swiss, dan Lichtenstein.

Sebuah pencapaian besar dari integrasi Eropa pasca Perang Dunia II, kini mengalami kemunduran besar dalam beberapa bulan terakhir ketika sejumlah negara kembali menerapkan kontrol perbatasan untuk mencegah virus Corona menyebar.

TagsBerita Dunia Hari IniGelombang Kedua CoronaPandemi Coronapelarangan turispencekalanUni Eropa

Related articles More from author

  • Partai Berkuasa Zimbabwe Sebut Duta Besar AS ‘Penjahat’
    Internasional

    Partai Berkuasa Zimbabwe Sebut Duta Besar AS ‘Penjahat’

    2 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Di Tengah Pandemi Corona, Perhatikan Hal Berikut Saat Berbelanja
    Tips & Tutorial

    Di Tengah Pandemi Corona, Perhatikan Hal Berikut Saat Berbelanja

    4 April 2020
    By Hendra Setiawan
  • Iran Kembali Ajukan Penangkapan Trump ke Interpol
    Internasional

    Iran Kembali Ajukan Penangkapan Trump ke Interpol

    7 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Dampak Paling Ngeri Bagi Indonesia Bila Terjadi Perang Dunia III
    Berita Unik

    Dampak Paling Ngeri Bagi Indonesia Bila Terjadi Perang Dunia III

    7 Januari 2020
    By Burhan Adiatma
  • Jenderal Inggris: Semua Orang Salah Memprediksi Taliban
    Internasional

    Jenderal Inggris: Semua Orang Salah Memprediksi Taliban

    7 September 2021
    By William Putra Wijaya
  • Berikut Sanksi Bagi Warga yang Tetap Ngeyel Langgar Larangan Mudik
    Nasional

    Berikut Sanksi Bagi Warga yang Tetap Ngeyel Langgar Larangan Mudik

    22 April 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ratu Voli Korea Dinobatkan MVP Putaran 1 Usai Kalahkan Megawati
    Olahraga

    Ratu Voli Korea Dinobatkan MVP Putaran 1 Usai Kalahkan Megawati

  • TIKTAK.ID - Saint Stephen Reinkarnasi
    Selebriti

    Percaya atau Tidak, 5 Idol Korea ini Dicap Reinkarnasi Tokoh Zaman Dulu

  • AHY Klaim Banyak Program Jokowi Grasa-grusu Tanpa Perhitungan
    Nasional

    AHY Klaim Banyak Program Jokowi Grasa-grusu Tanpa Perhitungan

  • hasil portugal vs luxemburg
    Olahraga

    Menang 3-0 Lawan Luksemburg, Pelatih Portugal Santos Mengaku Tak Puas

  • Komentar Ibas Seputar Isu Kudeta Demokrat dan Rumor Dirinya Bakal Gantikan AHY
    Nasional

    Komentar Ibas Seputar Isu Kudeta Demokrat dan Rumor Dirinya Bakal Gantikan AHY

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.