Tag: Yoghurt

  • Bikin Sendiri Yoghurt Rumahan Pakai Susu UHT, Ini Resepnya

    Bikin Sendiri Yoghurt Rumahan Pakai Susu UHT, Ini Resepnya

    TIKTAK.ID – Jika biasanya kamu membeli yoghurt kemasan di supermarket, tidak ada salahnya kini mencoba membuatnya sendiri di rumah. Kamu hanya perlu menyiapkan susu dan starter yang akan digunakan.

    Seperti dikutip Kompas.com dari Master Class, berikut ini cara mudah membuat yoghurt di rumah dengan tujuh langkah pembuatan.

    1. Memilih susu
      Pertama, pilih susu yang ingin digunakan. Kamu dapat memakai susu sapi, susu kambing, atau susu nabati, seperti susu skim, susu rendah lemak, atau susu murni.

    Untuk diketahui, semakin tinggi lemak susu, maka akan semakin kental yoghurt yang dihasilkan.

    The Guardian menyebut susu pasteurisasi atau susu UHT pun bisa digunakan untuk membuat yoghurt rumahan.

    1. Panaskan susu
      Tuang susu ke dalam panci, lalu aduk agar susu tercampur rata. Panaskan susu menggunakan api sedang sampai mencapai suhu 82 derajat celsius. Untuk memastikan suhu susu, sebaiknya gunakan termometer.
    2. Dinginkan susu
      Pindahkan susu ke dalam stoples kaca dengan penutup, dan diamkan sampai suhu mencapai 46 derajat celsius. Letakkan susu pada suhu kamar atau rendam dalam air untuk mempercepat proses pendinginan.
    3. Masukkan starter
      Starter atau bibit yang dipakai dalam pembuatan yoghurt adalah jenis bakteri baik, seperti lactobacillus bulgaricus dan streptococcus thermophilus. Memasukkan satu sendok starter saat susu sudah dingin dan biarkan tercampur rata.
    4. Inkubasi
      Setelah itu, biarkan campuran susu dan starter dalam stoples selama 8 hingga 10 jam.
    5. Dinginkan yoghurt kembali
      Jika sudah 8-10 jam atau setelah mencapai konsistensi yoghurt yang diinginkan, maka keluarkan yoghurt dari dalam stoples. Semakin lama diinkubasi, akan semakin kental pula yoghurt. Dadih dari hasil fermentasi susu pun akan menumpuk pada bagian atasnya. Kocok kembali yoghurt, lalu saring memakai kain tipis atau saringan untuk menghilangkan cairannya.
    6. Masukkan yoghurt ke dalam lemari es
      Terakhir, tempatkan stoples berisi yoghurt yang sudah jadi ke dalam lemari es.

    Yoghurt mampu bertahan hingga dua minggu. Kamu juga bisa menambahkan perasa sesuai selera sebelum mendinginkan atau saat akan menikmati yoghurt.

  • Alasan Anjuran Rajin Konsumsi Yoghurt untuk Ibu Hamil

    Alasan Anjuran Rajin Konsumsi Yoghurt untuk Ibu Hamil

    TIKTAK.ID – Wanita hamil disarankan untuk rajin mengonsumsi Yoghurt. Hal ini dilakukan bukan hanya untuk kebaikan si ibu sendiri, melainkan juga kebaikan janin yang ada dalam kandungannya. Mengapa demikian? Sebab, yoghurt memiliki kandungan nutrisi yang baik dan dibutuhkan oleh si calon bayi.

    Informasi dari Times of India menyebutkan bahwa yoghurt tidak hanya enak dikonsumsi, namun memiliki kandungan bakteri probiotik yang bisa melindungi ibu hamil dan calon anak dari paparan logam berat. Selain itu, kekurangan senyawa juga mampu menurunkan efek perkembangan negatif pada janin dan bayi saat baru lahir.

    Setiap ibu hamil juga membutuhkan cadangan kalsium yang lebih banyak. Sebab, janin dalam rahim menggunakan kalsium untuk mengembangkan struktur tubuh dan tumbuh kembangnya. Di sini, yoghurt memiliki peran penting sebagai sumber minuman dengan kandungan kalsium yang banyak.

    Baca juga :Tambah Satu Gejala Utama Corona yang Harus Diwaspadai, Apa Lagi?

    Dr. Muliaman Mansyur selaku Head of Medical Kalbe Nutrionals mengatakan bahwa Angka Kecukupan Gizi (AKG) pada kalsium tergantung usia dan kondisi orang yang berbeda-beda. Biasanya, ibu hamil memiliki kebutuhan kalsium 1200 mG per hari. Kebutuhan tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan ketika tidak hamil, yakni sekitar 1000 MG per hari.

    “Wanita hamil harus memenuhi kalsium dari kebutuhannya. Sebab jika tidak, maka tubuh wanita hamil tidak mampu mengkompensasinya dengan mengambil kalsium yang terdapat pada otot dan tulang,” jelas dr. Muliaman.

    Seandainya bisa dikompensasi pun, maka bakal terjadi gejala yang tidak diinginkan dan mengalami beberapa keluhan seperti lelah, kurang konsentrasi, kaki dan perut mudah kram, nyeri pada tulang, osteoporosis, dan kehilangan mood.

    Baca juga :Manfaat Dengar Musik, Selain Bikin Nyaman, Apa Lagi?

    Kalsium yang dibutuhkan oleh ibu hamil terdapat pada makanan keseharian seperti kacang-kacangan, sayuran hijau, buah, biji-bijian, dan makanan laut. Akan tetapi, terdapat makanan yang memiliki kandungan kalsium tinggi. Di antaranya adalah susu dan keju, dan yang paling tinggi adalah yoghurt.

    Yoghurt sendiri merupakan turunan susu. Makanan tersebut memiliki kandungan kalsium yang sangat baik, terlebih yoghurt rendah lemak. Sebab, satu gelas yoghurt dapat memenuhi 45% kebutuhan kalsium harian.

    “Sudah jelas bahwa wanita hamil harus mengonsumsi yoghurt. Hal ini bisa memenuhi kebutuhan kandungan. Sebab, bahan dan pengolahan yoghurt sudah sangat baik,” tegas dr. Muliaman Mansyur.