Tag: Siti Nur Azizah

  • Begini Nasib para Anak Pejabat di Pilkada 2020, Mulai Anak Ma’ruf Amin Sampai Anak dan Mantu Jokowi

    Begini Nasib para Anak Pejabat di Pilkada 2020, Mulai Anak Ma’ruf Amin Sampai Anak dan Mantu Jokowi

    TIKTAK.ID – Sejumlah anak pejabat negara diketahui ikut mencalonkan diri pada kontestasi Pilkada 2020. Akan tetapi, tak semua anak pejabat itu bernasib baik seperti panutannya. Hal itu tampak dari hasil quick count alias hitung cepat sejumlah lembaga survei. Semenjak TPS ditutup pada pukul 13.00 WIB, sejumlah lembaga survei mulai mengumumkan hasil hitung cepat mereka.

    Seperti dilansir Merdeka.com, anak pejabat yang bernasib kurang baik yakni putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Siti Nur Azizah. Azizah sendiri mencalonkan diri sebagai calon wali kota Tangerang Selatan. Ironisnya, ia berpasangan dengan Ruhama Ben yang berada di urutan terakhir.

    Berdasarkan hasil quick count Indikator Politik Indonesia, Azizah-Ruhama Ben hanya memperoleh 23,72 persen. Ia kalah dari Muhammad-Rahayu Saraswati yang memperoleh 34,42 persen dan Benyamin Davnie- Pilar Saga Ichsan 41,86 persen.

    Baca juga : Eks Pimpinan KPK Sambangi Gedung KPK tanpa Sepatah Kata, Ada Apa?

    Sementara itu, anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka juga menang di Pilkada Solo. Bahkan, ia berhasil menang telak dari pesaingnya, Bagyo Wahyono yang maju dari jalur independen.

    Hasil hitung cepat lembaga Voxpol memaparkan, pasangan Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa unggul 86,65 persen, dan pasangan Bagyo-Supardjo 13,34 persen. Hal itu berdasarkan 100 persen suara yang masuk pada Rabu (9/12/20). Kemudian lembaga Charta Politika mengungkapkan, Gibran juga unggul 87,2 persen dan Bagyo 12,8 persen.

    Sama seperti Gibran, menantu Jokowi, Bobby Nasution, juga sukses memenangkan Pilkada Kota Medan versi hitung cepat dari dua lembaga survei. Hasil itu diketahui setelah suara masuk 100 persen pada pukul 17.40 WIB.

    Baca juga : Beda Aura Antara Anak dan Mantu Jokowi, Ponakan Prabowo serta Putri Maruf Amin

    “Persentasenya, 55,2 persen untuk pasangan Bobby-Aulia Rahman. Sedangkan 44,8 persen untuk pasangan nomor urut 1 Akhyar-Salman,” kata Charta Politika dalam hasil surveinya.

    Sementara itu, hitung cepat Populi Center menyatakan Bobby menang tipis atas pesaingnya Akhyar Nasution. Bobby meraup suara 53,34 persen, dan Akhyar memperoleh 46,66 persen.

    Selain itu, terdapat Hanindhito Himawan Pramana, putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung, yang diprediksi menang di Pilkada Kediri. Dhito sendiri maju sebagai calon Bupati Kediri bersama Dewi Mariya Ulfa.

    Baca juga : Rizieq Shihab Desak Jokowi dan DPR Ikut Usut Kematian 6 Laskar FPI

    Dari data hingga pukul 16.30 WIB, Dhito-Dewi telah berhasil meraih sebesar 76,45 persen suara dari total 96 persen surat suara yang sudah direkapitulasi. Sedangkan kotak kosong hanya meraih 23,55 persen.

  • Beda Aura Antara Anak dan Mantu Jokowi, Ponakan Prabowo serta Putri Maruf Amin

    Beda Aura Antara Anak dan Mantu Jokowi, Ponakan Prabowo serta Putri Maruf Amin

    TIKTAK.ID – Meski sama-sama maju dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020, tetapi nasib keluarga petinggi besar Negeri ini berbeda 180 derajat. Anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, dan menantunya Bobby Nasution, berhasil menang Pilkada berdasarkan hasil hitung cepat (quick count). Sedangkan keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati, dan anak Wakil Presiden Maruf Amin, Siti Nur Azizah, justru menderita kekalahan. Oleh sebab itu, benarkah aura Jokowi lebih tokcer?

    Seperti dilansir Tribunnews.com, sejumlah lembaga survei merilis hitung cepat Pilkada 2020 di sejumlah kota, Rabu (9/12/20) mulai pukul 14.00 WIB. Di antaranya Medan, Tangerang Selatan, Solo, dan Surabaya.

    Berdasarkan hasil hitung cepat Pilkada 2020, anak dan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk sementara unggul dibanding rivalnya. Menantu Jokowi, Bobby Nasution dan pasangannya Aulia Rachman yang maju dalam Pilkada Medan 2020, lebih unggul dari rivalnya, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi di empat lembaga survei.

    Baca juga : Rizieq Shihab Desak Jokowi dan DPR Ikut Usut Kematian 6 Laskar FPI

    Kemudian putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, juga sukses memperoleh suara terbanyak versi hitung cepat. Gibran yang maju bersama Teguh Prakosa di Pilkada 2020, diketahui jauh lebih unggul ketimbang rivalnya, Bagyo Wahyono-FX Supardjo.

    Akan tetapi, keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati, dan anak Ma’ruf Amin, Siti Nur Aziza, bernasib lain. Dari hitung cepat, dua wanita yang sama-sama maju di Pilkada Tangerang Selatan tersebut kalah dari pasangan petahana, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan.

    Berikut ini hasil hitung cepat Pilkada 2020 di Medan, Tangerang Selatan, Solo, dan Surabaya dari lembaga survei yang tayang di KompasTV pukul 16.00 WIB:

    Baca juga : Reaksi Gibran Menang Telak Pilkada Solo Versi Hitung Cepat

    Pilkada Medan 2020
    Lembaga Charta Politika (Suara Masuk 86,33 persen)
    1. Akhyar-Salman memperoleh 45,54 persen
    2. Bobby-Aulia memperoleh 54,46 persen

    Lembaga Poltracking (Suara Masuk 97,14 persen)
    1. Akhyar-Salman memperoleh 45,85 persen
    2. Bobby-Aulia memperoleh 54,15 persen

    Halaman selanjutnya…

  • Sambut Baik Omnibus Law, Putri Ma’ruf Amin: Untuk Kesejahteraan Masyarakat

    Sambut Baik Omnibus Law, Putri Ma’ruf Amin: Untuk Kesejahteraan Masyarakat

    TIKTAK.ID – Putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin sekaligus calon Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) nomor urut 2, Siti Nur Azizah mengaku menyambut baik kehadiran Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang sudah disahkan DPR beberapa waktu lalu.

    “Saya kira hal itu merupakan upaya Pemerintah untuk menyederhanakan birokrasi dan bisa menarik investasi untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Tentu kita menyambut baik Omnibus Law,” ujar Azizah melalui kanal YouTube CNN Indonesia yang diunggah Sabtu (24/10/20), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

    Azizah pun berjanji akan mengawal pembahasan sejumlah peraturan turunan dari UU Cipta Kerja bila terpilih sebagai Wali Kota Tangsel di Pilkada 2020. Ia juga mengklaim akan memastikan peraturan turunan dari UU tersebut bisa berpihak pada kepentingan rakyat Tangsel.

    Baca juga : Begini Penyataan Lengkap Habib Rizieq Shihab Terkait Rencana Pulang ke Tanah Air

    “Tentu kita harus mendukung upaya pembahasan Omnibus Law itu, dan juga betul-betul kita pastikan untuk kepentingan masyarakat,” terang Azizah.

    Selain itu, Azizah juga berjanji untuk melindungi seluruh hak-hak pekerja di Tangsel yang berkaitan dengan pelaksanaan UU Cipta Kerja. Ia menyatakan Kepala Daerah memiliki kewenangan yang besar untuk berpihak kepada para kelas pekerja di Tangsel.

    “Apa pun aturan yang diberlakukan Pemerintah, kalau nanti kami menjadi pemimpin, karena saat ini masih sebagai calon Wali Kota, kami akan menggunakan kewenangan sebagai pemimpin Pemda untuk melindungi seluruh pekerja di Tangsel,” imbuhnya.

    Baca juga : Kabarkan Segera Kembali ke Indonesia, Habib Rizieq: Untuk Menyelamatkan Negeri dari Keterpurukan

    Seperti diketahui, banyak elemen masyarakat sipil yang menolak pengesahan UU Cipta Kerja karena dinilai lebih menguntungkan investor dan merugikan pekerja. Ada sejumlah poin dalam UU Cipta Kerja yang dikhawatirkan dapat mengganggu kesejahteraan pekerja, seperti pemangkasan pesangon, penghapusan batas waktu kontrak, hingga penghilangan hak cuti dan hak upah atas cuti.

    Kemudian UU Cipta Kerja juga dianggap banyak menghapus kewenangan Pemerintah Daerah. Mulai dari kewenangan soal tata ruang hingga perizinan lingkungan sebelum berusaha.

    Contohnya pada pasal 9 UU Cipta Kerja yang memberikan kewenangan pada Pemerintah Pusat dalam penyelenggaraan penataan ruang. Pemerintah Pusat yang dimaksud pada pasal itu yakni Presiden, Wakil Presiden, dan Menteri.

  • Datangi Kediaman Raffi Ahmad, Putri Ma’ruf Amin Cari Pendamping di Pilwalkot Tangsel

    Datangi Kediaman Raffi Ahmad, Putri Ma’ruf Amin Cari Pendamping di Pilwalkot Tangsel

    TIKTAK.ID – Putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Siti Nur Azizah merayu artis Raffi Ahmad untuk mendampinginya dalam Pemilihan Wali Kota Tangsel 2020. Azizah hendak mencalonkan diri sebagai wali kota, dan dia berharap Raffi mau menjadi calon wakil wali kota.

    Azizah pun mendatangi kediaman Raffi Ahmad. Mereka terlihat berbincang di meja makan. Salah satu topik yang dibahas Azizah dan Raffi adalah Pilwalkot Tangsel dalam Pilkada Serentak 2020 mendatang. Momen itu direkam dalam video, kemudian diunggah di akun YouTube Raffi Ahmad yakni Rans Entertainment.

    “Mengenai serius atau enggaknya tawaran tersebut, lebih baik ditanyakan langsung ke Raffi, karena dalam politik kan semua serba mungkin,” ujar Azizah, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Senin malam (13/7/20).

    Baca juga: AHY Pilih Putri Ma’ruf Amin Sebagai Wasekjen Partai Demokrat

    Azizah pun meyakini Raffi Ahmad memiliki potensi untuk memimpin pemerintah daerah. Azizah mengatakan hal itu tercermin dari pengalaman Raffi selama ini dalam mengelola bisnis.

    “Kalau soal kepemimpinan dengan rekam jejaknya di dunia artis dan bisnis yang selama ini digeluti, potensi untuk itu sudah ada,” terang Azizah.

    Azizah sendiri kini menjabat sebagai Wakil Sekjen Partai Demokrat. Dia diusung partainya untuk menjadi bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan dalam Pilkada Serentak 2020.

    Halaman selanjutnya…

  • AHY Pilih Putri Ma’ruf Amin Sebagai Wasekjen Partai Demokrat

    AHY Pilih Putri Ma’ruf Amin Sebagai Wasekjen Partai Demokrat

    TIKTAK.ID – Putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Siti Nur Azizah, dipercaya menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat periode 2020-2025. Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengumumkan hal itu pada Rabu malam (15/4/20).

    Merujuk struktur DPP Demokrat yang baru, Siti dipercaya menjadi Wasekjen bersama Andi Timo Pangerang, Putu Supadma Rudana, Renanda Bachtar, Ingrid Kansil, Muhammad Rifai Darus, Jansen Sitindaon, Imelda Sari, Irwan, serta Agust Jovan Latuconsina. Para Wakil Sekjen tersebut akan membantu Sekjen Teuku Rifky Harsya.

    Siti sendiri merupakan putri keempat Ma’ruf Amin, dan dikenal sebagai ahli hukum. Ia mendapat gelar S1 di Universitas Islam Malang, S2 di Universitas Jayabaya, dan S3 di Universitas Krisnadwipayan Jakarta.

    Baca juga: Sah Jabat Ketum Demokrat, AHY Bisa Jadi Tren ‘Saatnya Kiprah Anak Muda Mulai Mengemuka’

    Siti menjadi staf panitera Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta pada 2001-2004, dan melanjutkan karier di Ditjen Bina Masyarakat Islam Kementerian Agama, sejak 2004 hingga 2019. Ia juga mengajar di STAI Salahuddin Al Ayubi Jakarta Utara sejak 1995 hingga saat ini.

    Perempuan kelahiran Jakarta, 5 September 1972 itu telah sejak lama aktif di Nahdlatul Ulama. Ia sempat menjadi Wakil Sekretaris Komisi Hukum dan Perundangan MUI, dan kini menjadi Pembina Fatayat NU Tangerang Selatan.

    Siti diketahui ingin ikut berkontestasi di Pemilihan Wali Kota Tangerang Selatan periode 2020-2025. Namun dia belum resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    Halaman selanjutnya…