Tag: Sirkuit Mandalika

  • Cetak Sejarah, Mario Aji Start dari Baris Pertama Ajang Grand Prix

    Cetak Sejarah, Mario Aji Start dari Baris Pertama Ajang Grand Prix

    TIKTAK.ID – Mario Aji diketahui telah mencetak sejarah di Moto3 Mandalika 2022 di Sirkuit Mandalika, pada Sabtu (19/3/22). Mario Aji berhasil menjadi pembalap Indonesia pertama yang akan start dari baris pertama pada ajang Grand Prix.

    Seperti dilansir CNN Indonesia, Mario Aji membukukan rekor tersebut ketika finis ketiga tercepat pada kualifikasi Moto3 Mandalika 2022. Saat kualifikasi Moto3 Mandalika, Aji hanya tertinggal +0,335 detik di belakang Carlos Tatay.

    Kemudian dengan finis ketiga, maka Mario Aji bakal start dari barisan depan atau posisi ketiga pada Moto3 Mandalika, Minggu (20/3/22). Hasil apik tersebut tak hanya menempatkan Mario Aji di posisi ketiga start Moto3 Mandalika, namun juga mencetak rekor sebagai pembalap Indonesia pertama yang start dari posisi ketiga di ajang Grand Prix.

    Selama sesi kualifikasi Moto3, Mario Aji memang terlihat tampil impresif. Rider berusia 18 tahun tersebut pun mampu menempati posisi kedua di Q1 sehingga menembus Q2.

    “Sambutan yang hangat dari negara saya, dan tentu saja saya senang dengan apa yang kami lakukan,” ungkap Mario Aji setelah sesi kualifikasi Moto3, mengutip detik.com.

    “Hal ini tidak mudah, namun super happy dengan tim dan diri saya sendiri,” sambung Mario Aji.

    “Terima kasih kepada keluarga yang sudah datang untuk mendukung saya. Besok saya bakal mencoba melakukan yang terbaik dan menikmatinya,” imbuhnya.

    Perlu diketahui, sebelum Mario Aji, Indonesia punya sejumlah pembalap motor yang juga tampil dalam ajang Grand Prix. Di antaranya Doni Tata Pradita, Rafid Topan, Dimas Ekky, dan Andi Gilang.

    Live streaming MotoGP Mandalika, Moto2, Moto3 sendiri dapat disaksikan melalui CNNIndonesia.com. Sedangkan untuk siaran langsung balapan akan disiarkan lewat Trans7.

    Berikut ini hasil kualifikasi Moto3 Mandalika 2022:

    1. C. TATAY 1 menit 41,232 detik
    2. D. MOREIRA +0.083
    3. M. AJI +0.335
    4. X. ARTIGAS +0.353
    5. A. MIGNO +0.362
    6. D. FOGGIA +0.442
    7. S. GARCIA +0.579
    8. I. GUEVARA +0.598
    9. D. ONCU +0.971
    10. A. SASAKI +1.036
  • Penonton Boleh Bawa Tikar dan Kursi ke Sirkuit Mandalika

    Penonton Boleh Bawa Tikar dan Kursi ke Sirkuit Mandalika

    TIKTAK.ID – Penonton MotoGP Mandalika diperbolehkan untuk membawa tikar dan kursi sendiri ke dalam Sirkuit Mandalika, saat menyaksikan balapan pada 18-20 Maret mendatang. Meski begitu, terdapat syarat bagi penonton bila ingin membawa kursi dan tikar ke Sirkuit Mandalika.

    Wakil Presiden Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Cahyadi Wanda membenarkan bahwa penonton MotoGP Mandalika bisa membawa tikar dan kursi sendiri ke sirkuit. Akan tetapi, dia mengatakan penonton yang boleh membawa tikar dan kursi hanya yang mengantongi tiket kategori General Admission (GA).

    “Ya, hanya tiket General Admission yang boleh membawa tikar dan kursi sendiri, sedangkan tiket kategori lain tidak boleh,” terang Cahyadi, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (10/3/22).

    Untuk diketahui, tiket kategori General Admission adalah non-seating area atau tidak memiliki tempat duduk dan atap. Penonton General Admission boleh masuk ke area sirkuit, dan menyaksikan balapan dari layar besar yang disediakan atau duduk di atas bukit menghadap langsung ke lintasan balap.

    Kemudian penonton yang memiliki tiket di luar kategori General Admission, bakal mendapatkan tempat duduk. Jadi mereka tidak perlu membawa kursi atau tikar sendiri ke Sirkuit Mandalika untuk menyaksikan balapan MotoGP.

    Masyarakat yang ingin menyaksikan balapan MotoGP Mandalika dapat memilih lima kategori tiket berbeda, yaitu General Admission, Standard Grandstand, Premium Grandstand, serta dua kelas VIP (Deluxe dan Premier Class).

    MotoGP Mandalika 2022 sendiri bakal berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret mendatang. Ajang ini menjadi kali pertama sejak 1997 Indonesia menggelar balapan MotoGP. Untuk live streaming MotoGP Mandalika, bisa disaksikan lewat CNNIndonesia.com, dan siaran langsung balapan akan disiarkan di Trans7.

    Berikut ini daftar harga tiket MotoGP Mandalika 2022:

    1. VIP Hospitality Suite
      Premier Class: Rp15 juta
      Deluxe Class: Rp10 juta
    2. Premium Grandstand
    • Sesi Latihan: Rp373.250 dan Rp431.250
    • Sesi Kualifikasi: Rp1,1 juta dan Rp1,15 juta
    • Sesi Balapan/Race: Rp1,6 juta dan Rp1,7 juta
    • Paket tiket dua hari (Sabtu-Minggu): Rp2,4 juta dan Rp2,6 juta
    1. Standard Grandstand
    • Sesi Latihan: Rp230.000
    • Sesi Kualifikasi: Rp747.500
    • Sesi Balapan/Race: Rp1,15 juta
    • Paket tiket dua hari (Sabtu-Minggu): Rp1,725 juta
    1. General Admission
    • Sesi Latihan: Rp115.000
    • Sesi Kualifikasi: Rp287.500
    • Sesi Balapan/Race: Rp575.000
    • Paket tiket dua hari (Sabtu-Minggu): Rp805.000
  • Andrea Dovizioso Ungkap Pengaruh Aspal Baru Sirkuit Mandalika

    Andrea Dovizioso Ungkap Pengaruh Aspal Baru Sirkuit Mandalika

    TIKTAK.ID – Pembalap RNF Yamaha, Andrea Dovizioso memaparkan pengaruh besar aspal baru Sirkuit Mandalika untuk para pembalap saat MotoGP Mandalika 2022, pada 18-20 Maret mendatang.

    Sebelumnya, menjelang MotoGP Mandalika, aspal Sirkuit Mandalika sempat mengalami perbaikan. Hal itu dilakukan lantaran adanya kritik dan masukan dari sejumlah elemen ketika menjalani tes MotoGP Mandalika.

    Andrea Dovizioso sendiri menjadi salah satu pembalap yang menyampaikan kritik tajam kepada Sirkuit Mandalika. Saat tes MotoGP Mandalika pada Februari silam, sirkuit tersebut tampak kotor dan aspal mengalami pengelupasan di beberapa bagian.

    Dovizioso pun termasuk pembalap yang mengeluhkan pengelupasan tersebut. Selain itu, Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia juga mengeluhkan hal yang sama.

    Kemudian berkat kritik Dovizioso dan pembalap lain, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC) pun memutuskan untuk membongkar aspal pada beberapa bagian Sirkuit Mandalika, lalu melakukan pengaspalan ulang.

    Meski begitu, Dovizioso menilai persoalan lain dapat muncul dengan adanya aspal baru di Sirkuit Mandalika tersebut.

    “Walaupun tes sudah dilakukan di sana, tapi di Indonesia [nanti] kita akan menemukan aspal baru. Jadi poin-poin [keuntungan] yang didapat akan hilang bagi semua orang,” ungkap Dovizioso, seperti dilansir CNN Indonesia dari GPOne.

    Labih lanjut, Dovizioso menyatakan walaupun dirinya tidak punya keuntungan di MotoGP Mandalika, tapi dia menekankan bakal bangkit pada seri kedua nanti.

    “Saya memiliki kewajiban untuk terus melangkah maju. Oleh sebab itu, kita harus menarik lengan baju untuk bekerja pada berbagai aspek, terutama manajemen ban,” ucap Dovizioso.

    Sekadar informasi, pengaspalan ulang sebagian Sirkuit Mandalika, antara tikungan 16 dan 17 sampai antara tikungan 5 dan 6, berlangsung sejak Sabtu (5/3/22) dan selesai pada Rabu (9/3/22) siang.

    Hal itu lebih cepat dari target MGPA, yakni kelar pada 10 Maret. Dengan penyelesaian pekerjaan yang lebih cepat dari perencanaan, maka masih ada kesempatan untuk melakukan pendinginan dan pembersihan.

    “Jadi masih ada waktu yang cukup untuk mendinginkan lapisan aspalnya. Kemudian bisa dilanjutkan dengan pemolesan atau pembersihan lapisan-lapisan minyak di permukaannya,” jelas Direktur MGPA, Priandhi Satria.

  • Usai Tes MotoGP Mandalika, Ini 3 Keluhan Pembalap

    Usai Tes MotoGP Mandalika, Ini 3 Keluhan Pembalap

    TIKTAK.ID – Tercatat 24 pembalap MotoGP telah menyelesaikan tes MotoGP Mandalika pada 11-13 Februari. Mereka lantas menyampaikan tiga keluhan.

    Para pembalap mengatakan trek perlu mendapatkan perhatian untuk diperbaiki dalam waktu yang relatif singkat. Pasalnya, Sirkuit Mandalika dijadwalkan menggelar seri kedua MotoGP 2022 pada 20 Maret mendatang.

    Seperti dilansir CNN Indonesia, berikut ini 3 keluhan pembalap usai tes MotoGP Mandalika:

    1. Kerikil lepas dari aspal
      Para pembalap, termasuk Alex Marquez, Fabio Quartararo, dan Francesco Bagnaia, mengkritik kerikil yang lepas dari aspal.

    Mereka menyatakan kondisi kerikil yang lepas akan membuat posisi berada di belakang pembalap lain bukan hal yang menyenangkan. Sebab, kerikil yang lepas itu dapat mengenai pembalap. Marquez pun mengklaim kerikil yang lepas itu sempat mengenai lehernya ketika menjalani tes MotoGP Mandalika.

    Kemudian Quartararo mengungkapkan, banyak kerikil kecil yang mengenai leher dan kaca depan helm. Dia menyebut kondisinya akan semakin tidak mengenakkan bila ada lebih dari satu pembalap berada di depannya. Sementara Bagnaia mengalami memar di bagian lengan lantaran kerikil dari aspal sirkuit terlempar dan “menabrak” pembalap.

    1. Trek Kotor
      Pembalap menilai pada hari pertama digelarnya tes MotoGP Mandalika, sirkuit dipenuhi lumpur hingga menimbulkan debu. Lantas pembersihan lumpur dan debu dilakukan, sehingga membuat agenda tes hari pertama harus ditunda selama 45 menit dari jadwal semula.

    Pihak Dorna menduga trek yang kotor tersebut akibat masih berlangsungnya pekerjaan konstruksi di dalam dan luar sirkuit. Dorna mengaku mampu mengatasi persoalan debu dan lumpur ini di hari pertama.

    1. Gravel Tajam
      Pembalap Pramac Ducati, Jorge Martin, menjadi korban gravel Sirkuit Mandalika. Dia sempat jatuh saat tes MotoGP Mandalika, dan merasakan pengalaman tidak menyenangkan ketika bersentuhan dengan gravel di pinggir sirkuit. Bahkan pembalap asal Spanyol itu menyamakan kerikil di gravel sirkuit dengan pisau. Padahal, kata Martin, kerikil gravel seharusnya terbuat dari batu bulat berukuran kecil.

    “Biasanya kerikil terbuat dari batu bulat kecil. Namun di sini mereka seperti pisau. Mereka [Komisi Keamanan MotoGP] harus melihat hal itu,” terang Martin.

  • Eks Pembalap MotoGP Ungkap Keunggulan Sirkuit Mandalika

    Eks Pembalap MotoGP Ungkap Keunggulan Sirkuit Mandalika

    TIKTAK.ID – Sirkuit Mandalika di pulau Lombok, NTB, menjadi salah satu tuan rumah seri MotoGP 2022 pada 18-20 Maret. Sirkuit Mandalika pun menggelar tes resmi MotoGP pada 11-13 Februari.

    Mantan pembalap MotoGP dan World Superbike (WSBK), Simon Crafar memaparkan sejumlah keunggulan Sirkuit Mandalika.

    Seperti dilansir CNN Indonesia, berikut ini keunggulan Sirkuit Mandalika menurut Crafar:

    1. Hanya Ada Dua Titik Pengereman Keras
      Sirkuit Mandalika sepanjang 4,31 km tersebut, dengan 17 tikungan yang terdiri dari 11 ke kanan dan enam sisanya mengarah ke kiri. Simon menilai hal itu menjadi daya tarik pertama bagi siapa pun yang menjajal karakter lintasan tersebut.
    2. Tipe Lintasan yang Menyenangkan Pembalap
      Pembalap yang aktif mengaspal medio 1990-an ini mengatakan Sirkuit Mandalika adalah tipe lintasan yang menyenangkan bagi pembalap. Dia menjelaskan, para pengendara tak perlu memacu tenaga sepeda motor terlalu tinggi untuk mencapai kecepatan yang diinginkan.

    “Ini merupakan sirkuit yang sangat mengalir, bukan tergantung pada horsepower. Walaupun horsepower tentu sangat membantu,” ucapnya.

    1. Menantang Pembalap Sampai Lima Kali dalam Satu Lap
      Menurut Simon, Sirkuit Mandalika akan menantang nyali pembalap hingga lima kali dalam satu lap. Dia pun menyebut hal itu bakal menarik untuk gelaran lomba.

    “Sirkuit ini punya empat hingga lima titik yang memerlukan keberanian besar, sangat cepat dengan tikungan yang muncul di awal,” tutur Simon.

    1. Sudut Kemiringan Tinggi Menguji Kemampuan Pembalap
      Simon menyatakan Sirkuit Mandalika memiliki beberapa tikungan di trek dengan sudut kemiringan tinggi. Dia menganggap hal itu berpotensi insiden. Meski begitu, kata Simon, kemampuan pembalap dapat teruji.

    “Terdapat tikungan yang memaksa pengendara untuk mengerem keras pada sudut kemiringan yang besar atau menarik gas dengan kencang pada sudut kemiringan yang juga tinggi,” terangnya.

    1. Keamanan Sirkuit Terjamin
      Simon menjelaskan, walau terdengar menantang, tapi aspek keamanan Sirkuit Mandalika sangat terjaga. Dia menduga hal itu berkat kehadiran gravel yang lebar dan kerikil di sisi lintasan.

    “Sirkuit dilengkapi run-off yang besar dengan jebakan kerikil. Hal itu adalah sinyal positif!” serunya.

  • Perbaikan Aspal Sirkuit Mandalika Dijanjikan Tuntas Sepekan Jelang MotoGP

    Perbaikan Aspal Sirkuit Mandalika Dijanjikan Tuntas Sepekan Jelang MotoGP

    TIKTAK.ID – Masalah perbaikan aspal di Sirkuit Mandalika dikabarkan bakal kelar pada 10 Maret atau lebih kurang sepekan sebelum rangkaian balapan MotoGP pada 18-20 Maret.

    Direktur Utama PT PP, Novel Arsyad mengungkapkan bahwa sirkuit sepanjang 4,3 kilometer tersebut akan diaspal ulang menyusul kesepakatan FIM, Dorna, dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

    “Kami telah memiliki jadwal paling lambat tanggal 10 Maret atau seminggu [sebelum MotoGP] sudah kami selesaikan. Insya Allah dua hari ke depan alat berat sudah sampai di sana, dan kami akan memastikan seluruh pekerjaan sesuai dengan jadwal,” ujar Novel melalui konferensi pers virtual, Rabu (16/2/22), seperti dilansir CNN Indonesia.

    Baca juga : Polri Bakal Tambah 2.000 Personel Densus 88 di Seluruh Polda

    Novel mengklaim telah mempunyai sejumlah metode untuk melakukan pelapisan ulang aspal trek. Menurut Novel, semua tindakan sudah sesuai dengan arahan dari konsultan internasional yang memiliki standar khusus.

    “Kami akan melakukan pengelupasan di lapisan aspal teratas, lalu kami aspal ulang. Pengerjaan tidak kepada seluruh lintasan, melainkan di beberapa tempat saja,” terang Novel.

    “Masalah hanya ada di beberapa titik. Namun kami mempertimbangkan risiko dan keberlanjutan. Kami juga tidak ingin tanggung-tanggung. [Perbaikan] tidak di semua lintasan, tapi hanya 15-17 persen dari total trek, dari sebelum tikungan 17 sampai setelah tikungan 5,” imbuhnya.

    Baca juga : Barisan Buruh Cilegon Deklarasi Dukung Gus Muhaimin Jadi Capres 2024

    Di sisi lain, Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menyatakan keretakan yang terjadi di beberapa bagian sirkuit akibat masalah geografi, bukan karena kualitas konstruksi.

    “Tidak bisa sempurna hasilnya karena ada tanah turun, jadi bagiannya berubah. Bukan kesalahan faktor di lapangan. Namun alamnya sendiri yang membuat tanah bergeser, dan hal ini lumrah,” ucap Priandhi.

    “Saran dari FIM yaitu ingin membuat perbaikan dari segi traksi. Macam-macam, ada penambalan di beberapa bagian dan lainnya, karena kami ingin lintasan ini tidak sekali pakai,” lanjutnya.

    Baca juga : Tanggapi Desakan Ida Fauziyah Dicopot, Kemnaker: Di Atas Langit, Ada Langit

    Kemudian Novel menyinggung gravel yang dikeluhkan pembalap tajam seperti pisau. Novel mengaku spesifikasi kerikil di Sirkuit Mandalika sudah sesuai dengan standar internasional. Keluhan pembalap Jorge Martin yang menyebut tidak nyaman saat bersentuhan dengan gravel dibantah oleh PT PP selaku kontraktor utama.

    “Kami telah menyesuaikan dengan spesifikasi yang ada. Untuk gravel yang di pinggir lintasan sudah dengan gravel yang terbaik, Alhamdulillah kemarin terbukti dengan mereka yang tergelincir itu gravelnya bisa meredam dengan baik,” tutur Novel.

  • Lintasan Sirkuit Mandalika Berlumpur, Ini Kata MGPA

    Lintasan Sirkuit Mandalika Berlumpur, Ini Kata MGPA

    TIKTAK.ID – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengungkapkan penyebab Sirkuit Mandalika berlumpur pada hari pertama tes MotoGP Mandalika 2022, Jumat (11/2/22).

    Untuk diketahui, tes pramusim hari pertama MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika sempat terhenti selama satu jam lebih karena lintasan tidak bersih. Terdapat banyak lumpur dan serpihan lainnya di lintasan balap.

    Kemudian Dorna Sports menyalakan red flag atau bendera merah, lalu lintasan dibersihkan. Ketika itu, para kontestan MotoGP 2022 yang menjalani tes membagikan kondisi pembalapnya yang terkena lumpur.

    “Lumpur ini sedang kami cari permasalahannya. Cuma kalau lumpur di lintasan enggak, tadi [Jumat, 11/2] pagi memang memang kita cukup banyak pos marshal, kiri kanan lintasan,” ujar Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, seperti dilansir CNN Indonesia.

    “Kami mengantar marshal (petugas lintasan) menggunakan beberapa bus melalui tengah lintasan, mungkin dari salah satu bus itu ada yang membawa lumpur. Mulai besok [hari ini] pembagian marshal berada di sisi luar track,” sambung Priandhi.

    Kemudian Priandhi mengatakan bahwa berdasarkan hasil inspeksi yang dilakukan pada Jumat (11/2/22), tidak ada kendala dengan drainase. Dia mengklaim lumpur yang sempat mengganggu para pembalap bukan berasal dari buruknya drainase di lintasan.

    “Lumpur itu bukan berasal dari drainase, mungkin dari bus yang mengantar marshal. Faktanya, tidak hanya lumpur, tapi juga ada serpihan ban, dan lain-lain. Mudah-mudahan besok [hari ini] sudah tidak ada kendala lagi,” ucap Priandhi.

    Lantas mengenai evaluasi yang didapat dari hari pertama, Priandhi mengaku masih belum bisa menjelaskan. Sebab, Priandhi menyebut pihak MGPA masih menjaring masukan dari para kontestan tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika.

    “Kalau evaluasi masih belum. Saya juga belum bertemu mereka untuk mendapat sumbang saran, apa yang perlu diperbaiki menjelang balapan Sabtu Minggu, dan MotoGP 2022 pada Maret nanti,” terang Priandhi.

    “Yang saya lihat, semua pembalap keluar masuk lintasan, mengganti setting ban, dan setting mesin. Artinya, menurut saya masing-masing pembalap menikmati lintasan untuk mendapatkan yang terbaik,” imbuh Priandhi.

  • Pol Espargaro Terpesona Keindahan Alam Mandalika

    Pol Espargaro Terpesona Keindahan Alam Mandalika

    TIKTAK.ID – Pembalap tim Repsol Honda, Pol Espargaro mengaku terpesona dengan keindahan alam Mandalika saat pertama kali menjejakkan kaki di lokasi yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut.

    Pol dan 23 pembalap lainnya memang telah berada di Mandalika untuk melaksanakan tes pramusim MotoGP yang kedua, usai menuntaskan sesi pramusim pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia.

    Untuk diketahui, jika dibandingkan Sepang yang sudah dikenal sejak lama, Mandalika masih menjadi hal baru bagi pembalap-pembalap MotoGP. Keelokan alam di Mandalika pun membuat para pembalap, termasuk Pol, mengungkapkan rasa cinta pada Mandalika.

    “Jatuh cinta padamu, Mandalika,” tulis Pol singkat melalui akun Instagramnya, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Pol turut mengunggah foto diri sedang berada di tepi laut. Unggahan yang dibagikan pada Selasa (8/2/22) petang itu lantas dibanjiri oleh tanda cinta dan komentar. Sampai pukul 20.10 WIB, bahkan sudah ada lebih dari 25 ribu akun yang memberi likes dan terdapat sebanyak 1.367 komentar.

    Selain itu, Pol juga sempat mengunggah pemandangan-pemandangan di sekitar Mandalika dalam Instastory. Salah satunya, foto sebuah sampan yang dikomentari dengan gaya guyon oleh pembalap 30 tahun itu.

    Pol membagikan foto sebuah perahu berwarna hitam milik nelayan dengan tulisan “Red Bull” memajang di badan perahu. Warna dan logonya pun sama dengan yang dikenal di dunia balap.

    Kemudian Pol mengidentikkannya dengan tim satelit KTM Red Bull. Pol sendiri pernah membela KTM di MotoGP, tepatnya pada 2017 hingga 2020 silam.

    “Mungkin perahu ini bisa mengganti mesin balapku,” kata Pol sambil membubuhkan emoji terkejut dan menandai akun Instagram teknisi tim KTM Red Bull, John Eyre.

    Sekadar informasi, pada musim lalu, Pol menempati peringkat ke-12 dengan catatan 100 poin. Dia pun berharap mampu menampilkan prestasi yang lebih baik dengan tunggangan baru, yang Selasa (8/2/22) sore diluncurkan secara resmi.

    “Ya, semoga [konsep baru motor Honda RC213V dapat memberi keuntungan]. Gaya membalap saya berdasar pada cengkeraman belakang dan itu yang ditawarkan oleh motor baru,” terang Pol dalam peluncuran tim Repsol Honda.

  • Sang Manajer Kisahkan Jalan Sulit Toprak Raih Juara Dunia di WSBK Mandalika

    Sang Manajer Kisahkan Jalan Sulit Toprak Raih Juara Dunia di WSBK Mandalika

    TIKTAK.ID – Toprak Razgatlioglu dikabarkan telah melalui jalan yang tidak mudah ketika memastikan gelar juara dunia dalam ajang Superbike World Championship (WSBK) Mandalika di Sirkuit Mandalika.

    Sebelumnya, Toprak memastikan titel juara dunia WSBK 2021 di WSBK Mandalika. Pembalap asal Turki tersebut berhasil mengoleksi sebanyak 551 poin atau unggul 25 poin atas juara bertahan, Jonathan Rea, yang harus mengakhiri musim dengan menempati posisi kedua.

    Keberhasilan Toprak menjadi juara dunia pun makin berkesan lantaran sukses memenangkan persaingan sengit dengan Rea. Ketika itu, pria kelahiran Alanya, Turki, 16 Oktober 1996 tersebut harus bersaing sengit hingga seri terakhir untuk mengalahkan Rea yang memenangi gelar WSBK dalam enam musim beruntun.

    Kemudian manajer Toprak, Kenan Sofuoglu mengatakan bahwa hal itu adalah sebuah pencapaian yang mengesankan. Terlebih, Sofuoglu menilai bisa menjadi seorang juara dunia bukanlah sesuatu yang mudah.

    “Untuk mengalahkan seseorang yang terbaik dalam sejarah WSBK, Jonny memang tetap seorang pembalap yang tangguh. Dia mampu memenangi dua [seri] di Indonesia, agar bisa mengalahkan pria ini dalam perburuan gelar juara dunia. Sangat sulit untuk menjadi juara dunia, karena Anda harus tetap balapan dalam kondisi panas, dingin, dan hujan,” ungkap Sofuoglu, seperti dikutip CNN Indonesia dari situs resmi WSBK.

    “Tak mudah untuk bisa tiba di sana dan saya pikir Toprak sudah memenangi gelar juara dunia yang sangat sulit. Namun saya pikir itu sesuatu yang baik karena untuk mempertahankan gelar, atau dapat karier yang bagus, maka Anda harus tiba dengan cara yang paling sulit dan Toprak mampu melakukan hal itu,” sambung Sofuoglu.

    Seperti diketahui, keberhasilan menjadi juara dunia WSBK 2021 berhasil membuat nama Toprak mencuat sebagai salah satu pembalap yang mungkin menyeberang ke MotoGP. Bahkan Toprak disebut-sebut mempunyai peluang terbuka ke MotoGP pada musim 2023 mendatang, ketika kontraknya dengan tim Superbike Yamaha habis pada 2022.

    Tidak hanya itu, Toprak juga ditarget kembali menjadi juara pada WSBK 2022 sebagai syarat ke MotoGP.

  • Bintang WSBK Mandalika Tak Biasa Sarapan Nasi dan Mi

    Bintang WSBK Mandalika Tak Biasa Sarapan Nasi dan Mi

    TIKTAK.ID – Pembalap Aruba Ducati, Scott Redding mengatakan telah memulai kebiasaan baru selama menjalani World Superbike (WSBK) Mandalika di Sirkuit Mandalika, yang sebelumnya tidak pernah ia lakukan.

    Mulanya, Redding mengaku mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat, terutama di Lombok, sejak pembalap asal Inggris tersebut tiba di Indonesia untuk mengikuti ajang balap WSBK Mandalika.

    Kemudian Redding yang hadir bersama tunangannya, Jacey Hayden, mengatakan sangat menikmati pengalaman baru selama di Lombok. Dia pun menceritakan, salah satu pengalaman baru baginya yakni harus menyantap nasi dan mi sebagai menu sarapan selama di Indonesia.

    “Ya makanannya enak, saya selalu menyantap nasi dan mi untuk sarapan, yang merupakan sesuatu yang berbeda dan baru untuk saya. Namun itu bagus, tidak masalah,” ujar Redding, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (18/11/21).

    “Orang-orang di sini sangat luar biasa, saya menikmatinya. Mereka sangat menerima saya dan itu hal yang bagus. Untuk bisa balapan di depan penggemar di Sirkuit Mandalika merupakan sebuah kehormatan, jadi saya tidak sabar untuk tampil,” imbuh mantan pembalap MotoGP itu.

    Redding sendiri hadir di Sirkuit Mandalika lantaran masih memiliki peluang untuk merebut posisi runner-up di WSBK 2021. Redding lantas merasa optimistis mampu menggeser Jonathan Rea sebagai runner-up di WSBK Mandalika.

    “Ya itu mungkin [menjadi runner-up]. Sebab, biasanya saya kuat di sirkuit yang baru. Saya tidak tahu dengan pembalap lain, jadi saya memiliki peluang yang bagus. Tapi kita lihat saja besok, saya harus menang semua balapan, dan Rea mungkin membuat satu kesalahan dan itu akan membantu saya. Saya bakal memberikan yang terbaik dan berusaha menang,” tegas Redding.

    Sekadar informasi, Redding sendiri saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara WSBK 2021 dengan torehan 501 poin. Dia pun terpaut 36 poin dari Rea di posisi kedua.

    Pembalap yang tampil di MotoGP sepanjang 2014 hingga 2018 tersebut disebut-sebut masih mempunyai peluang besar karena akan ada sebanyak 62 poin yang diperebutkan di WSBK Mandalika.