Tag: Sinar Matahari

  • Manfaat Sinar Matahari untuk Kesehatan: Turunkan Berat Badan Hingga Jaga Kesehatan Mental

    Manfaat Sinar Matahari untuk Kesehatan: Turunkan Berat Badan Hingga Jaga Kesehatan Mental

    TIKTAK.ID – Sinar matahari kerap dinilai berbahaya bagi kesehatan karena paparan sinar ultraviolet (UV) yang diberikan. Padahal paparan sinar matahari tidak selamanya buruk.

    Menurut Medical News Today, sinar matahari dapat memberikan asupan vitamin D untuk tubuh yang berguna bagi kesehatan secara umum.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini manfaat sinar matahari untuk kesehatan.

    1. Bisa menyehatkan tulang

    Tubuh perlu mendapat paparan sinar matahari untuk memproduksi vitamin D. Healthline menyatakan vitamin D yang diproduksi oleh tubuh mendukung kesehatan tulang sehingga dapat terhindar dari sejumlah penyakit, seperti osteoporosis atau pengeroposan tulang dan osteomalasia atau penyakit tulang lunak.

    1. Dapat meningkatkan kualitas tidur

    WebMD menjelaskan, paparan sinar matahari akan membantu tubuh meregulasi jam biologis tubuh sehingga dapat tidur dengan lebih baik di malam hari. Paparan sinar matahari pun diperlukan seiring dengan bertambahnya usia, karena kesulitan tidur biasanya dialami oleh orang tua.

    1. Menurunkan berat badan

    Paparan sinar matahari selama 20 hingga 30 menit setiap pagi diklaim mampu membantu mengurangi lemak di tubuh. Lemak di bawah kulit pun bakal berkurang lebih cepat bila diimbangi dengan berolahraga di pagi hari.

    1. Menjaga kesehatan mental

    Sinar matahari mendorong tubuh memproduksi serotonin yang berfungsi memberikan energi dan mengatur suasana hati. Hal itu karena sejumlah gangguan mental, seperti Seasonal Affective Disorder (SAD) dan depresi, bisa terjadi karena kurangnya paparan sinar matahari.

    1. Menjaga kesehatan mata

    Paparan sinar matahari dapat menyehatkan mata, sehingga bisa terhindar dari mata minus, terutama pada remaja dan anak-anak. Meski begitu, paparan sinar matahari secara langsung juga bisa merusak mata sehingga perlu mengenakan kacamata hitam dengan perlindungan filter UV.

    1. Menyembuhkan masalah kulit

    Paparan sinar matahari bakal membuat kulit jadi lebih sehat dan menghindarkan dari beberapa masalah kulit, seperti jerawat, penyakit kuning, eksim, dan psoriasis atau peradangan kulit. Namun Anda tetap perlu memakai sunscreen dan sebaiknya menghindari paparan sinar matahari langsung selama lebih dari 15 menit.

    1. Mencegah kanker
      Paparan sinar matahari yang berlebihan memang dapat menyebabkan kanker kulit. Akan tetapi, memperoleh paparan sinar matahari selama beberapa jam sehari akan menghindarkan dari beberapa jenis kanker, seperti kanker usus besar, kanker ovarium, kanker pankreas, kanker prostat, dan Limfoma Hodgkin.
  • Bukan Hanya Sinar Matahari, Ini Sumber Vitamin D Lainnya

    Bukan Hanya Sinar Matahari, Ini Sumber Vitamin D Lainnya

    TIKTAK.ID – Sumber vitamin D yang dapat diperoleh tubuh selain dari sinar matahari, di antaranya melalui asupan makanan. Sejumlah makanan mempunyai kandungan vitamin D yang bagus bagi tubuh.

    Sejumlah orang mengonsumsi suplemen vitamin D serta memperlama berjemur di bawah sinar matahari saat pandemi Covid-19. Hal tersebut ditempuh untuk memperoleh kekebalan tubuh guna menghindarkan diri dari virus SARS-CoV-2.

    Untuk diketahui bahwa vitamin D merupakan vitamin larut lemak. Maksudnya, tubuh membutuhkan lemak supaya dapat memproses vitamin D agar fungsinya terwujud. Pada tubuh, vitamin D berfungsi dalam penyerapan mineral kalsium, membantu memperkuat tulang serta gigi, membantu terbentuknya sistem kekebalan tubuh, sampai pengurangan risiko penyakit kardiovaskular.

    Tidak hanya melalui berjemur, sesungguhnya tubuh dapat memperoleh vitamin D dari makanan. Dokter spesialis penyakit dalam di RS Premier Bintaro, Ariska Sinaga mengungkapkan tubuh dapat memperoleh kebutuhan vitamin D per hari dari makanan.

    “Kebutuhan harian vitamin D seseorang 400-800 International Unit [IU] per hari, kebutuhan harian ini dapat diperoleh dari makanan,” sebut Ariska sebagaimana dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (14/7/21).

    Jadi sesungguhnya orang yang sehat tak harus mengonsumsi vitamin D lantaran kebutuhan hariannya dapat terpenuhi dari makanan.

    Berikut sejumlah makanan sumber vitamin D.

    Ikan Salmon
    Ariska mengatakan, ikan salmon sebagai sumber vitamin D. Salmon juga adalah bahan makanan yang terbanyak kandungan vitamin D-nya dibanding makanan lainnya.

    “Dalam 100 gram salmon, ada 526 IU vitamin D, itu cukup memenuhi kebutuhan per hari vitamin D Anda,” jelas Ariska.

    Ikan Sarden
    Meski kandungan vitamin D dalam ikan sarden tidak setinggi ikan salmon, sarden dapat menjadi pilihan lantaran harganya yang terjangkau.

    Menurut Ariska, dalam 100 gram sarden ada sebesar 270-300 IU vitamin D.

    Ikan Tuna
    Rata-rata pada 100 gram ikan tuna ada 227 IU vitamin D.

    Jamur
    Sesungguhnya kandungan vitamin D dalam jamur beragam, mengacu jenis jamurnya. Jamur liar umumnya mempunyai vitamin D melimpah dibanding jenis jamur yang dicocok tanam komersil.

    Kuning Telur
    Kuning telur mengandung banyak vitamin D, seng, dan selenium yang berguna meningkatkan kekebalan tubuh.

    Minyak Ikan Kod
    Kandungan vitamin D dalam satu sendok minyak ikan kod termasuk banyak hingga 448 IU, membuat minyak ikan kod merupakan sumber vitamin D yang layak dikonsumsi.