Tag: PT Pindad

  • Gerindra Sebut Prabowo Bikin Indonesia Disegani Dunia

    Gerindra Sebut Prabowo Bikin Indonesia Disegani Dunia

    TIKTAK.ID – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengeklaim kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sudah mengangkat posisi Indonesia di panggung dunia. Dia menyampaikan hal itu dalam Apel Kader DPC Partai Gerindra Kota Malang, Jawa Timur, pada Kamis (21/11/24).

    Muzani menilai kebijakan-kebijakan strategis dalam beberapa bulan awal masa jabatannya telah menuai respons positif dari komunitas global. Dia mengatakan hal ini tampak dalam sejumlah forum internasional, termasuk Konferensi Tingkat Tinggi G-20 yang baru-baru ini digelar di Brasil.

    “Presiden Prabowo sudah menyampaikan komitmen dan posisinya bahwa mandat yang baru saja didapat dari rakyat sebagai presiden akan beliau gunakan sepenuhnya untuk membela rakyat. Melihat Pak Prabowo di forum internasional sangat disegani, beliau bisa membawa Indonesia disegani dunia,” terang Muzani dalam keterangan tertulis, pada Kamis (21/11/24), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

    Baca juga : Elektabilitas Meroket, SMRC Ungkap Peluang Pramono-Rano Menang Pilgub Jakarta 1 Putaran

    Untuk diketahui, melalui pidatonya di G-20, Prabowo mengungkapkan komitmen Indonesia untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam lewat hilirisasi dan penggunaan energi hijau yang berkelanjutan. Dia turut mengajak negara-negara G-20 untuk bekerja sama mengentaskan kemiskinan dan kelaparan, isu global yang menjadi prioritas kepemimpinannya.

    Menurut Muzani, komitmen tersebut sudah dilaksanakan dengan menerbitkan PP Nomor 47 tentang Penghapusan Piutang Macet UMKM. Komitmen tersebut pun berlanjut pada penggunaan produk dalam negeri, Mobil Maung buatan PT Pindad, sebagai kendaraan resmi kepresidenan dan para menteri di Kabinet Merah Putih.

    “Penggunaan Mobil Maung sebagai kendaraan kepresidenan dan para menteri merupakan komitmen Pak Prabowo untuk memajukan produk dalam negeri kita. Ini dapat beliau lakukan karena beliau berkuasa sebagai presiden dan kekuasaan itu digunakan untuk kebaikan dan kemajuan bangsa kita,” jelas Muzani.

    Baca juga : Kalah dari Pramono-Rano di Survei SMRC, Ridwan Kamil Buka Suara

    Muzani melanjutkan, sikap Presiden Prabowo yang pro terhadap rakyat juga dibuktikan atas keinginannya menyelamatkan PT Sritex yang terancam bangkrut dengan jumlah karyawan lebih dari 50 ribu orang. Dia mengatakan dengan cepat, Presiden Prabowo memerintahkan empat menterinya untuk menyelesaikan masalah itu, sehingga para buruh Sritex tetap bisa bekerja.

    “Sikap keberpihakan Presisen Prabowo kepada rakyat bakal menjadikan Indonesia negara maju, dan menjadikan rakyat Indonesia terbebas dari kemiskinan,” kata Ketua MPR RI Periode 2024-2029 tersebut.

  • Pindad Siap Produksi 5.000 Mobil Usai Prabowo Wajibkan Semua Menteri Pakai Maung

    Pindad Siap Produksi 5.000 Mobil Usai Prabowo Wajibkan Semua Menteri Pakai Maung

    TIKTAK.ID – PT Pindad ditargetkan untuk memproduksi sebanyak 5.000 mobil Maung Pindad selama 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya, mobil buatan dalam negeri tersebut bakal dipakai oleh para menteri dan pejabat di Jakarta.

    Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Anto Mukti (AM) Putranto menyampaikan hal itu ketika ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (30/10/24).

    “Mobil itu diwajibkan semuanya. Itu adalah program 10 ribu ke depan, untuk yang 100 hari kerja 5 ribu sekian dan itu akan berlanjut,” ujar AM Putranto dalam kesempatan tersebut, seperti dilansir Republika.co.id.

    Baca juga : Kemlu RI: 116 WNI di Lebanon Belum Dievakuasi, Mayoritas Pilih Tetap Tinggal

    Menurut Putranto, pengadaan mobil dinas Maung ini akan diutamakan bagi seluruh Menteri dan Eselon I yang bekerja di Jakarta.

    “Semuanya (menteri), eselon 1 bahkan (wajib),” tutur Putranto.

    Adapun pengadaan bagi pejabat daerah dilakukan belakangan, usai pejabat di Jakarta sudah menggunakan Maung.

    “Prioritas di sini, karena nanti kalau dibagi semua kan enggak kebagian. Kalau 10 ribu artinya kan diprioritaskan (di tingkat pusat),” terang Putranto.

    Baca juga : Kaget Tom Lembong Terjerat Korupsi, Surya Paloh: Mudah-mudahan Tak Ada Politisasi

    Tak hanya itu, Putranto juga menjamin bahwa mobil produksi Pindad itu mempunyai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sampai dengan 70 persen. Sementara 30 persen material sisanya berasal dari luar negeri.

    “Mobil itu luar biasa TKDN sudah 70 persen, lalu untuk 30 persen itu dari Korea, Mercy, SsangYong, lantai dasar, mesin, sama kerangka,” ucap Putranto.

    Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi sempat mengumumkan bahwa anggota Kabinet akan menggunakan mobil dinas Maung buatan PT Pindad (Persero). Dia mengeklaim semangat yang ingin digelorakan Presiden Prabowo Subianto yaitu Indonesia harus punya mobil buatan sendiri.

    Baca juga : PDIP Tegaskan Siap Dukung Siap Kritik Kebijakan Prabowo, Ini Syaratnya

    Sebagian menteri sendiri sudah menyatakan siap bila diperintahkan menggunakan Pindad Maung untuk aktivitas dinas sehari-hari. Mulai dari Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Perumahan Rakyat Maruarar Sirait, sampai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.

    Di sisi lain, pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio mendesak Pemerintah menjelaskan sertifikat mobil Maung sebagai mobil dinas para pejabat. Dia menegaskan bahwa Pemerintah tak bisa begitu saja mengeklaim Maung buatan Pindad yang diwacanakan untuk mobil operasional menteri itu murni buatan Indonesia tanpa ada bukti sertifikat.

  • Prabowo Minta Semua Menteri Pakai Mobil Dinas Maung Buatan Pindad

    Prabowo Minta Semua Menteri Pakai Mobil Dinas Maung Buatan Pindad

    TIKTAK.ID – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah mengarahkan para menteri dan wakil menteri agar memakai Maung buatan Pindad sebagai mobil dinasnya.

    “Arahan Pak Prabowo waktu retreat supaya seluruh menteri, wakil menteri, dan kepala badan menggunakan mobil dinas Maung buatan Pindad,” ujar Hasan saat dikonfirmasi, pada Senin (28/10/24), seperti dilansir CNN Indonesia.

    Hasan menyebut Prabowo bangga menggunakan Maung Limosin Garuda sebagai kendaraan dinas Presiden.

    Baca juga : Klaim Dirinya Orang Paling Disadap di Indonesia Saat ini, Megawati: Kayak James Bond

    “TKDN [tingkat komponen dalam negeri] Maung sekarang sudah mencapai 70 persen,” ucap Hasan.

    Untuk diketahui, Prabowo belakangan ini sangat melekat dengan mobil jip rakitan pabrik yang berbasis di Bandung, Jawa Barat tersebut.

    Prabowo tampak kerap menunggangi mobil Maung di berbagai kesempatan, mulai dari mengajak Presiden ke-7 RI, Joko Widodo berkeliling di pabrik Pindad sampai mendaftar sebagai calon presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 2023 lalu.

    Namun masih belum jelas varian Maung mana yang dijadikan kendaraan dinas oleh para jajaran menteri ke depannya.

    Baca juga : Presiden BEM FISIP Unair Panen Intimidasi Buntut Karangan Bunga Satire Prabowo-Gibran

    Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu sempat menyatakan Prabowo telah menginstruksikan para jajaran menteri dan Direktur Jenderal (Dirjen) setara eselon I di Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk menggunakan Jip yang diklaim rakitan dalam negeri, Pindad Maung, sebagai kendaraan dinas.

    Anggito menjelaskan, tujuan dari arahan tersebut supaya Indonesia tidak lagi mengimpor mobil-mobil mewah untuk kebutuhan menteri dan eselon I.

    “Minggu depan saya akan menggunakan mobilnya Maung itu, mobilnya Pindad itu,” jelas Anggito di Sekolah Vokasi UGM, Sleman, DIY, pada Senin (28/10/24).

    Di sisi lain, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengklarifikasi pernyataan Wakil Menteri Keuangan III, Anggito Abimanyu soal penggunaan mobil Maung buatan PT Pindad sebagai kendaraan dinas jajaran menteri hingga eselon I.

    Baca juga : Mendiktisaintek Turun Tangan Minta Rektor Unair Cabut Pembekuan BEM FISIP

    Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro, hal itu merupakan pernyataan pribadi yang disampaikan pada saat orasi ilmiah kegiatan internal.

    “Pernyataan tersebut disampaikan bukan dalam rangka sebagai perencanaan, namun memberikan contoh penggunaan produksi dalam negeri sebagai semangat untuk memperkuat dan mendukung industri dalam negeri,” terang Deni, mengutip Media Indonesia, pada Selasa (29/10/24).

  • Prabowo Tawarkan Senjata Buatan RI ke Republik Laos

    Prabowo Tawarkan Senjata Buatan RI ke Republik Laos

    TIKTAK.ID – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menawarkan senjata produksi PT Pindad (Persero) kepada Laos. Prabowo juga menawarkan tenaga Komando Pasukan Khusus (Kopassus) untuk melatih prajurit Laos.

    Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan kehormatan dari Menteri Pertahanan Republik Laos, Jenderal Chansamone Chanyalath. Kunjungan kehormatan dilakukan di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/19).

    Staf Khusus Menteri Pertahanan bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Kemhan, Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan kunjungan Chansamone dalam rangka melakukan penandatanganan kerjasama pertahanan dengan Pemerintah Indonesia. Namun ia tidak menyebutkan fokus kerja sama yang disepakati tersebut.

    Baca juga: Jokowi Minta Mahfud MD Kawal Penuntasan Kasus Korupsi Besar yang Belum Terjamah

    “Seperti biasa, Pak Prabowo menawarkan dan memperkenalkan produksi senjata Indonesia kepada para tamunya, khususnya yang diproduksi PT Pindad,” ujar Dahnil.

    Kabarnya, Republik Laos yang tidak mempunyai Angkatan Laut pun tertarik dengan industri senjata Indonesia.

    Tak hanya menawarkan senjata produksi PT Pindad, Dahnil menceritakan dalam pertemuan itu, Prabowo juga menawarkan kesediaan agar taruna-taruna akademi militer Laos bisa belajar di Indonesia.

    Baca juga: Sindir Prabowo yang Keliru Menilai Investor China, Demokrat: Jadi Ingat Waktu Gebrak-Gebrak Podium!

    Prabowo pun mempersilakan bila Angkatan Darat Laos membutuhkan pelatih-pelatih dari pasukan khusus TNI Angkatan Darat untuk melatih pasukan khusus Laos.

    “Indonesia siap membantu,” kata Dahnil menirukan Prabowo.

    Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah positif untuk mendorong transfer ilmu militer antara Indonesia dan Laos.

    Dahnil mengatakan, kerja sama bilateral yang terjalin antara Indonesia dan Laos ini cukup penting. Apalagi mengingat negara-negara seperti Laos, Vietnam, dan Kamboja memiliki karakteristik tradisi perang gerilya. Perang gerilya tersebut menjadi warisan penting sebagai strategi perang.

    Baca juga: Kabulkan Permintaan Forum Peduli Papua Maju, Prabowo Bakal Perbanyak Prajurit Asal Papua

    Dahnil menegaskan kerja sama serupa akan terus diintensifkan oleh Prabowo, khususnya untuk wilayah ASEAN. Kerja sama tersebut, kata Dahnil, juga dapat memperkuat sistem pertahanan ASEAN.

    “Penting bagi sesama negara ASEAN untuk saling bahu-membahu memperkuat pertahanan regional,” jelas Dahnil.

    Baca juga: Rocky Gerung: Kalau Tak Ingin Meredup, Jokowi Wajib Reshuffle 3-4 Menteri Termasuk Prabowo