Tag: Piala AFF 2022

  • Gagal di Piala AFF, Ketum PSSI Pastikan Shin Tae Yong Tetap Jadi Pelatih Timnas

    Gagal di Piala AFF, Ketum PSSI Pastikan Shin Tae Yong Tetap Jadi Pelatih Timnas

    TIKTAK.ID – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan memastikan Shin Tae Yong bakal tetap menjadi pelatih Timnas Indonesia, walaupun sudah gagal dalam Piala AFF 2022. Pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut menyampaikan hal itu lewat akun Instagram, pada Kamis (26/1/23). Dia mengeklaim PSSI masih memberi kepercayaan kepada Shin Tae Yong.

    “Banyak yang bertanya kepada saya bagaimana nasib pelatih Shin Tae Yong pasca-ajang Piala AFF 2022 lalu. Saya pastikan kalau PSSI akan tetap menghormati kontrak beliau hingga 31 Desember 2023 atau sampai masa kontraknya berakhir,” terang Iwan Bule.

    “Jadi kepulangan pelatih Shin ke Korea Selatan ini bukan karena diputus kontrak. Namun PSSI memberikan masa libur untuknya karena tugas berat menanti di awal Februari 2023 mendatang untuk persiapan Piala Dunia U-20,” imbuhnya.

    Sebelumnya, nasib Shin Tae Yong sempat menjadi tanda tanya usai Timnas Indonesia kalah di semifinal Piala AFF 2022. Komite Eksekutif (Exco) PSSI pun terpecah soal mempertahankan atau mendepak pelatih asal Korea Selatan tersebut.

    Menurut Iwan Bule, kinerja Shin Tae Yong bersama Timnas Indonesia sampai saat ini memuaskan, walaupun masih belum memberikan gelar.

    “Hingga sejauh ini saya sangat puas dengan kinerja Shin dengan beberapa keputusan berani yang diambil dirinya. Hal itu sangat berpengaruh atas progres pencapaian Timnas selama dua tahun lebih menangani Timnas,” jelas Iwan Bule.

    “Kalau diperhatikan, regenerasi Timnas Indonesia saat ini yang tercepat, rataan usia adalah 23 tahun dan hanya menyisihkan 20 persen saja pemain lebih senior. Keputusan Shin ambil bagian nyaris di semua kategori usia menjadi kunci regenerasi berjalan sehingga muaranya kita bisa naik peringkat 151 FIFA dan lolos ke putaran final Piala Asia setelah sekian lama,” sambungnya.

    Iwan Bule pun meminta semua pihak dapat memberi kepercayaan dan dukungan untuk Shin Tae Yong dalam melatih Timnas Indonesia.

    “Tentunya mari kita bersama-sama mempercayai proses. Memang tidak bisa secara instan untuk melahirkan prestasi dalam waktu dekat. Namun catatan ini bisa jadi bukti bahwa coach Shin sukses menjawab tantangan yang ia emban,” jelasnya.

  • Park Hang Seo Ungkap Kunci Kemenangan Vietnam Atas Indonesia

    Park Hang Seo Ungkap Kunci Kemenangan Vietnam Atas Indonesia

    TIKTAK.ID – Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang Seo membocorkan kunci kemenangan timnya atas Timnas Indonesia dalam semifinal Piala AFF 2022, sekaligus mengumbar kelemahan skuad Garuda. Pelatih asal Korea Selatan tersebut mengklaim kemenangan anak asuhnya atas Skuad Garuda tak lepas dari perubahan taktik yang dilakukan oleh Vietnam.

    “Dalam laga leg pertama, kami bermain dengan formasi 3-4-3 dan memperoleh hasil seri tanpa gol. Setelah itu, kami menganalisis pertandingan dan mengetahui kalau kekuatan utama Indonesia ada di serangan balik,” ungkap Park Hang Seo usai pertandingan, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Park Hang Seo menjelaskan bahwa Vietnam menutup celah di sisi lapangan sambil melepaskan umpan langsung ke belakang garis pertahanan Indonesia. Mengutip Antara, Park menyebut hal itu yang menjadi kelemahan Indonesia.

    Park Hang Seo mengatakan demi memanfaatkan situasi, dirinya memilih memainkan dua penyerang pada leg kedua di Stadion My Dinh, Hanoi. Nguyen Tien Linh dan Pham Tuan Hai telah bermain sejak menit pertama.

    “Indonesia punya titik lemah dan itu alasannya kami bermain dengan dua striker hari ini,” terang Park Hang Seo.

    Untuk diketahui, gol pertama Vietnam yang tercipta pada menit ketiga terjadi lewat skema yang cukup simpel. Bola dikirim lambung dari belakang dan kesalahan koordinasi pertahanan menyebabkan Nguyen Tien Linh memiliki ruang untuk melepaskan tembakan.

    Vietnam pun kini melangkah ke partai final dan bakal menghadapi pemenang dalam laga Thailand vs Malaysia yang akan ditentukan pada hari ini. Sekadar informasi, dalam leg pertama, Thailand kalah dengan skor 0-1 dari Malaysia.

    Di sisi lain, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong mengaku pada pertandingan ini para pemain Indonesia belum beradaptasi dengan lapangan. Dia lantas menyoroti gol pertama dari tuan rumah.

    “Saat gol pertama, kiper kami keliru dalam mengatur waktu ketika menangkap bola,” jelas Shin Tae Yong dalam konferensi pers usai pertandingan, dilansir Viva.co.id.

    “Itu karena pemain, secara keseluruhan, masih belum beradaptasi maksimal dengan lapangan,” sambung juru taktik asal Korea Selatan itu.

  • Marc Klok Sebut Rumput Stadion Vietnam Buruk

    Marc Klok Sebut Rumput Stadion Vietnam Buruk

    TIKTAK.ID – Pemain Timnas Indonesia, Marc Klok, menyoroti lapangan kandang Vietnam, Stadion My Dinh, lokasi Leg 2 semifinal Piala AFF 2022, pada Senin (9/1/23).

    Rumput lapangan Stadion My Dinh memang tampak kering dan menguning. Selain itu, banyak bagian lapangan yang botak karena rumputnya tercabut atau tidak ditambal dengan rumput baru.

    “Rumputnya terasa lebih buruk ketika dicoba untuk bermain,” ujar Klok, seperti dikutip CNNIndonesia.com dari media Vietnam Zingnews.

    Untuk diketahui, masalah ini sebenarnya sudah lama menjadi sorotan, hingga membuat Kementerian Olahraga dan Pariwisata setempat sempat turun tangan. Berbagai upaya pun telah dilakukan, mulai dari pembersihan lapangan hingga penyiraman.

    Akan tetapi, hal itu rupanya belum banyak memberikan pengaruh. Lapangan Stadion My Dinh tak kunjung kembali ke kondisi semula. Walaupun untuk masalah kerataan lapangan diklaim sudah baik.

    Bahkan kondisi buruk lapangan itu yang membuat para pemain Vietnam harus memakai sepatu khusus ketika sedang bermain di sana dalam laga fase grup. Menurut laporan Zing, tim Vietnam mengenakan pul sepatu yang menyesuaikan dengan kondisi lapangan saat menjamu Malaysia pada 27 Desember 2022 lalu.

    Selain masalah lapangan, fasilitas di stadion berkapasitas 40 ribu tersebut pun telah lapuk. Banyak kursi kotor dan drainase juga perlu pembenahan.

    Akibatnya, 100 volunter harus ikut membenahi stadion ini sebelum gelaran leg kedua semifinal Leg 2 Piala AFF 2022. Para volunter tersebut bahu-membahu bersama karyawan University of Physical Education and Sports Vietnam.

    Sebelumnya, mengutip Indosport.com dari vnexpress, Dang Ha Viet selaku Direktur Umum Departemen Olahrga Vietnam mengklaim stadion My Dinh selalu terawat. Dia beralasan baru-baru ini rumput lapangan itu tak dapat tumbuh dengan baik lantaran kendala cuaca di Hanoi, Vietnam.

    “Stadion nasional My Din masih dirawat dengan teratur. Namun selama lebih dari sebulan sinar matahari di Hanoi tidak cukup membuat rumput berfotosintesis, sehingga tidak bisa memiliki rumput hijau seperti yang diinginkan,” terang Dang Ha Viet.

    “Tapi AFF sudah memeriksa dan menilai stadion ini cukup baik untuk dipakai pertandingan,” imbuhnya.

  • Shin Tae Yong Ungkap Dosa Van Hau, Ini Respons Vietnam

    Shin Tae Yong Ungkap Dosa Van Hau, Ini Respons Vietnam

    TIKTAK.ID – Salah satu ofisial Timnas Vietnam, Le Huy Khoa “mengamuk” ketika melihat pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong mengungkapkan “dosa-dosa” bek kiri Vietnam, Doan Van Hau, menjelang leg kedua semifinal Piala AFF 2022.

    Vietnam sendiri bakal menjadi tuan rumah dengan menjamu Indonesia di Stadion My Dinh saat leg kedua semifinal Piala AFF 2022, pada Senin (9/1/23).

    Kemudian menjelang laga penentuan tersebut, Shin Tae Yong tampak mengunggah video berupa potongan pelanggaran Doan Van Hau selama Piala AFF 2022. Dalam video tersebut, memuat sejumlah pelanggaran Van Hau terhadap dua pemain Indonesia, yakni Dendy Sulistyawan dan Ricky Kambuaya. Pelanggaran itu terjadi di leg pertama semifinal Piala AFF 2022 dan kepada Azam Azmi bek Malaysia di babak grup.

    Kelakuan Shin Tae Yong itu pun diketahui oleh Le Huy Khoa yang merupakan penerjemah bagi pelatih Park Hang Seo di skuad Vietnam. Mengutip Bongda24, Le Huy Khoa tidak senang dengan aksi Shin Tae Yong itu. Dia lantas merespons dengan membuat unggahan pada media sosial miliknya. Le Huy Khoa mengamuk dan balik mengkritik Shin Tae Yong.

    “Serangan psikologis Tuan Shin Tae Yong ini terlalu tinggi dan terlalu tinggi. Biarkan saja para pemain di kedua tim bermain sepak bola bersama, dan permainan membiarkan wasit melakukan tugasnya,” tegas Le Huy Khoa, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Sekadar informasi, Doan Van Hau memang menjadi sorotan pada Piala AFF tahun ini. Sorotan tersebut tak lain akibat kelicikan Van Hau dalam bermain. Pasalnya, dalam beberapa momen Van Hau menunjukkan permainan yang menjurus kasar. Meski begitu, dia kerap lolos dari pantauan wasit.

    Di sisi lain, media asal Vietnam, Zing News, membahas sisi buruk Shin Tae Yong jelang leg kedua semifinal Piala AFF 2022. Mengutip Okezone.com, sisi buruk yang diungkap media itu yakni momen ketika Shin Tae Yong masih melatih Timnas Korea Selatan, di mana Zing News menyebut Shin Tae Yong sebagai pelatih terburuk dalam sepanjang sejarah Negeri Ginseng tersebut.

  • Jelang Semifinal Piala AFF, Pelatih Vietnam Puji Timnas Indonesia

    Jelang Semifinal Piala AFF, Pelatih Vietnam Puji Timnas Indonesia

    TIKTAK.ID – Menjelang pertandingan semifinal Piala AFF 2022, pelatih Vietnam, Park Hang Seo diketahui memuji kekuatan Indonesia. Di semifinal, Indonesia bakal bertemu dengan Vietnam. Pertandingan semifinal leg pertama Indonesia vs Vietnam dijadwalkan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, pada Jumat (6/1/23) mendatang. Sementara pertandingan semifinal leg kedua Vietnam vs Indonesia akan digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, pada Senin (9/1/23).

    “Indonesia tahun lalu juga sempat masuk ke final Piala AFF 2020. Belakangan ini ada banyak perubahan yang mereka alami. Mereka punya banyak pemain naturalisasi yang bagus. Kekuatan fisik, teknik, dan taktik mereka pun sangat bagus,” ujar Park Hang Seo, setelah Vietnam membantai Myanmar dengan skor 3-0 di laga terakhir Grup B, pada Selasa (3/1/23), seperti dikutip CNN Indonesia dari Bongda24h.

    “Ini memang merupakan lawan yang tangguh. Kami harus bisa memainkan leg pertama jauh dari rumah dan berharap untuk hasil yang baik,” imbuh Park Hang Seo.

    Kemudian pelatih asal Korea Selatan tersebut menilai pertandingan tandang bakal selalu memberikan tekanan kepada tim tamu. Sebab, Park Hang Seo menganggap tuan rumah akan memperoleh dukungan dari ribuan pendukungnya.

    “Ketika bermain tandang, akan selalu ada banyak tekanan. Itu sudah jelas. Namun kami memiliki pengalaman dan kemampuan untuk mengatasi tekanan. Saya akan mengingatkan para pemain agar tidak terlalu bersemangat dan menjaga pikiran mereka tetap stabil,” tutur Park Hang Seo.

    “Statistik kita memang tak pernah menang melawan Indonesia dalam semifinal Piala AFF. Akan tetapi, kita juga dapat memecahkan statistik tersebut. Indonesia memang merupakan lawan yang sulit, namun saya yakin kami bisa menang,” sambung Park Hang Seo.

    Sementara itu, Timnas Vietnam disebut memakai strategi yang tak biasa dalam ambisi mengalahkan Timnas Indonesia dalam leg pertama semifinal Piala AFF 2022. Media Vietnam, Soha, menyebut Vietnam memilih libur satu hari sebelum pertandingan, pada Kamis (5/1/23).

    “Timnas Vietnam hanya punya waktu istirahat penuh [5 Januari], sebelum bertanding pada 6 JJanuari”, tulis Soha.

    Umumnya, tim tamu dapat “mencoba” lapangan guna adaptasi pada satu hari sebelum pertandingan.

  • Bus Dirusak Suporter Indonesia, Thailand Kirim Bukti ke AFF

    Bus Dirusak Suporter Indonesia, Thailand Kirim Bukti ke AFF

    TIKTAK.ID – Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) diketahui telah mengirimkan bukti-bukti perusakan suporter Indonesia terhadap bus Thailand jelang melawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, pada Kamis (29/12/22).

    Insiden perusakan tersebut terjadi di sekitaran Masjid Albina, ketika bus Thailand memasuki kawasan Stadion Gelora Bung Karno. Saat itu, ratusan oknum suporter Indonesia mengadang dan melempari bus Thailand, sehingga menyebabkan kaca sisi kiri mengalami pecah. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    Sikap buruk suporter Indonesia itu pun dicatat dan dijadikan sebagai alat bukti untuk dikirimkan FAT kepada Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF). Seperti dikutip CNN Indonesia dari Mainstand, Sekretaris Jenderal FAT, Patit Supaphong mengklaim mengirimkan sejumlah bukti kepada AFF.

    “Asosiasi mengirimkan banyak bukti kepada tim manajemen sejak malam pertandingan. Asosiasi sudah menginformasikan kepada Indonesia untuk memperhatikan secara khusus. Namun masih ada kejadian seperti ini yang terjadi,” ungkap Patit Supaphong.

    “Kami, Indonesia dan Thailand, masih memiliki kesempatan untuk bertemu lagi di final. Kita harus berpikir bila kita bertemu lagi. Ada acara di mana penggemar sepak bola dapat sedekat ini,” sambung Patit Supaphong.

    Setelah pertandingan berakhir, tim asuhan Alexandre “Mano” Polking tersebut pun kembali ke hotel dengan menggunakan bus yang baru dan mendapatkan pengawalan khusus dari pihak kepolisian.

    “Ketika [insiden] itu terjadi tadi malam, saya menelepon pejabat tim dan mengatakan kepada mereka agar tidak khawatir. Asosiasi ini telah bekerja sama dengan pihak keamanan,” terang Patit Supaphong.

    “Indonesia bekerja sama dengan sangat baik sehingga tak ada kejadian serius lagi. Usai pertandingan berakhir, kami mengumpulkan semua bukti, termasuk foto dan video dari penggemar sepak bola,” imbuh Patit Supaphong.

    Dalam pemberitaan tersebut, disebutkan bahwa Indonesia bisa memperoleh sanksi dari AFF atas insiden penyerangan itu.

    Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan meminta maaf atas penyerangan yang dilakukan sejumlah oknum supporter Timnas Indonesia kepada bus rombongan Thailand. Lewat akun instagramnya, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengakui pihaknya teledor dalam menjaga rombongan Thailand sehingga oknum suporter bisa menyerang bus tersebut.

  • Debut dan Menang, Ini Kata Jordi Amat

    Debut dan Menang, Ini Kata Jordi Amat

    TIKTAK.ID – Jordi Amat diketahui telah melakoni laga debut di Timnas Indonesia. Dia bermain selama 90 menit dan berhasil mempersembahkan kemenangan atas Kamboja dalam ajang Piala AFF 2022.

    Pemain yang sempat membela Timnas Spanyol di level junior itu berduet dengan Fachruddin Wahyudi Aryanto sebagai bek tengah. Jordi memang tidak dapat membuat pertahanan Indonesia lantas kukuh tak tertembus serangan lawan. Meski begitu, pemain berusia 30 tahun ini tampil dengan cukup apik dalam laga yang berakhir dengan skor 2-1 untuk skuad Garuda.

    “Rasanya luar biasa, hari ini adalah hari yang sangat luar biasa. Kami memenangkan tiga poin yang sangat penting bagi tim. Ya, kami menang. Sekarang kami harus istirahat karena tadi itu merupakan pertandingan yang sulit. Kami harus bersiap untuk pertandingan berikutnya,” ungkap Jordi usai laga, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Jordi mengatakan bahwa tekanan dari fans bukan masalah. Apalagi, kata Jordi, keberhasilan menuai tiga poin dalam laga pertama juga membuatnya optimistis terkait penampilan tim Merah Putih.

    “Hal itu adalah normal. Terlebih lagi ini menjadi pertandingan pertama. Jadi ada banyak tekanan dan juga kami main di kandang. Banyak hal yang seru juga. Namun semua itu bukan masalah,” terang Jordi melalui unggahan akun Instagram resmi AFF Mitsubishi Electric Cup.

    “Kami jadi bisa lebih baik dari waktu ke waktu. Yang terpenting adalah kami mendapatkan tiga poin hari ini. Sekarang kami bakal memulihkan kondisi dengan cepat dan bersiap untuk pertandingan berikutnya,” imbuh Jordi.

    Untuk diketahui, berdasarkan statistik yang dilansir lapangbola.com, Jordi telah mengirim umpan sukses sebanyak 62 kali atau akurasi umpan 93 persen. Kemudian terdapat dua peluang yang diciptakan oleh Jordi selama 90 menit. Selain itu, Jordi juga sempat melakukan tekel sebanyak tiga kali.

    Berikutnya Jordi dan rekan-rekan akan bertandang ke Malaysia, untuk menghadapi Brunei Darussalam yang sudah menelan dua kekalahan telak dari Thailand dan Filipina.

    Sementara itu, Shin Tae Yong turut memberikan pujian kepada Jordi. Dia mengaku puas dengan apa yang ditampilkan oleh Jordi.

  • Fachruddin Yakin Kehadiran Jordi Amat Mampu Perkuat Timnas Indonesia

    Fachruddin Yakin Kehadiran Jordi Amat Mampu Perkuat Timnas Indonesia

    TIKTAK.ID – Kapten Timnas Indonesia, Fachruddin Aryanto mengklaim telah memahami karakter bermain Jordi Amat sebelum tampil di Piala AFF 2022.

    Untuk diketahui, Jordi adalah pemain naturalisasi. Bek kelahiran Spanyol tersebut baru memperoleh status kewarganegaraan Indonesia pada November 2022. Piala AFF 2022 pun menjadi debut Jordi di Timnas Indonesia.

    Walaupun Jordi baru menjalani proses naturalisasi, tapi Fachruddin yang juga berposisi sebagai bek, mengatakan tidak terkendala dengan kehadiran Jordi. Pasalnya, Jordi sudah bergabung dalam pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Bali selama sebulan.

    “Saya bersyukur karena Jordi Amat dapat bergabung dari awal. Mungkin dari TC di Bali lebih awal itu bisa membantu saya ataupun teman-teman yang lain untuk memahami karakter Jordi, serta Jordi bisa memahami karakter kami semua,” ujar Fachruddin, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

    Fachruddin meyakini kehadiran Jordi bakal menambah kuat Tim Garuda. Kemungkinan Fachruddin akan berduet dengan Jordi ketika Timnas Indonesia berduel dengan Kamboja pada Jumat (23/12/22) sore.

    Lebih lanjut, walaupun tim Merah Putih datang ke turnamen dwitahunan ini tanpa uji coba dan sebagian besar pemain tak tampil di kompetisi selama dua bulan, Fachruddin mengaku enggan mencari alasan. Dia menilai yang terpenting saat ini adalah kerja keras dan fokus.

    “Meski tidak ada uji coba [sebelum tampil di Piala AFF 2022], namun kemarin ada dua kali game internal yang sangat membantu kami untuk beradaptasi,” ungkap pemain Madura United itu dalam jumpa pers sebelum pertandingan.

    Fachruddin yang sebelumnya telah tampil lima kali di Piala AFF, optimis Timnas Indonesia mampu menjadi juara. Fachruddin menganggap skuad kali ini komplet dan penuh pengalaman, lantaran diisi mayoritas pemain jebolan Piala AFF 2020 (2021).

    “Khususnya yang tahun terakhir kemarin bahwa kita banyak dihuni pemain muda, lalu sekarang ada kombinasi naturalisasi dengan pemain yang kemarin juga sudah banyak pengalaman di laga internasional. Saya berharap tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya,” terang Fachruddin.

    “Tak ada kompetisi ya, oke memang kita sebagai pemain juga bisa merasakan, namun kita juga tak mau menjadikan itu alasan. Kita harus bisa berjuang apapun kondisinya bahwa kita sudah di depan mata untuk turnamen tersebut,” imbuhnya.

  • Kapolri Jamin Pengamanan Piala AFF 2022 Tak Pakai Senpi dan Gas Air Mata

    Kapolri Jamin Pengamanan Piala AFF 2022 Tak Pakai Senpi dan Gas Air Mata

    TIKTAK.ID – Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa polisi tidak akan memakai gas air mata dan senjata api (senpi) ketika melakukan pengamanan pertandingan Piala AFF 2022.

    Listyo menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Selasa (20/12/22).

    Sebelum jumpa pers, Listyo terlebih dahulu mengelilingi stadion bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dan Direktur Utama GBK.

    “Nanti polisi yang berjaga tak boleh menggunakan gas air mata dan tidak boleh membawa senjata api. Ini merupakan perbaikan ke depan dari sisi keselamatan penonton,” ujar Listyo, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Listyo mengatakan anggota polisi yang akan dikerahkan selama babak grup Piala AFF 2022 antara 1.300 hingga 1.400 personel. Dia menyebut semua anggota polisi bakal berjaga di luar stadion dan titik-titik yang sudah ditentukan.

    Menurut Listyo, yang nantinya akan berjaga di dalam stadion adalah steward atau tenaga pengamanan independen dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Dia menegaskan, polisi baru akan masuk stadion bila memang ada permintaan dari security officer pertandingan Timnas Indonesia.

    “Kami tentunya bakal melaksanakan uji coba terkait Perpol [Peraturan Polisi] baru. Bagaimana penyelenggaraan sistem pengamanan terkait sepak bola ada steward dan anggota kepolisian hanya di luar, jadi kami mulai di luar stadion,” tutur Listyo.

    “Kami masuk jika nanti ada permintaan penyelenggara untuk masuk, sehingga aturan itu kami sesuaikan. Ini kami harapkan lebih baik, mulai dari kondisi hijau, kuning, merah, dan yang terburuk konvergensi,” imbuh Listyo.

    Lebih lanjut, Listyo mengaku jumlah personel pengamanan Piala AFF juga bersifat dinamis mengikuti situasi di lapangan.

    “Seandainya memang diperlukan, artinya ada pasukan-pasukan yang dilibatkan disesuaikan dengan perkiraan keamanan dari intelijen. Jadi hal ini bersifat dinamis,” terang Listyo.

    Untuk diketahui, Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani pertandingan pertama Piala AFF 2022 dengan melawan Kamboja pada Jumat (23/12/22) mendatang. PSSI sendiri sudah menjual tiket pertandingan dengan jumlah maksimal 30 ribu untuk laga Indonesia vs Kamboja.

  • PSSI Tepis Pernyataan Shin Tae Yong Soal Krisis Keuangan Usai Tragedi Kanjuruhan

    PSSI Tepis Pernyataan Shin Tae Yong Soal Krisis Keuangan Usai Tragedi Kanjuruhan

    TIKTAK.ID – Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Yunus Nusi menampik bahwa saat ini federasi sedang krisis keuangan, seperti yang disampaikan oleh pelatih Shin Tae Yong kepada pemain Timnas Indonesia.

    “Enggak punya uang, tapi PSSI kan bisa carter pesawat [untuk Piala AFF 2022]. Jadi masuk akal tidak?” ujar Yunus, seperti dilansir CNNIndonesia.com pada Rabu (7/12/22) siang.

    Yunus mengungkapkan hal itu untuk merespons pernyataan Shin Tae Yong di hadapan pemain pada 30 November lalu. Akan tetapi, pernyataan pelatih asal Korea Selatan itu dalam video yang diunggah di YouTube pada 1 Desember rupanya sudah dipotong.

    Untuk diketahui, melalui video tersebut, Shin Tae Yong meminta pemain agar dapat berlatih dengan serius dan keras. Shin Tae Yong pun menegaskan kalau target dalam ajang Piala AFF 2022 yakni meraih gelar juara.

    “Sekali lagi saya minta tolong. Sekarang di PSSI sudah tidak ada uang sama sekali usai Tragedi Kanjuruhan, sehingga liga berhenti dan semua sponsor pergi. Pemain juga pasti akan susah,” ucap Shin Tae Yong.

    Kemudian dalam video yang sama, Shin Tae Yong menyatakan bahwa dirinya telah mengajukan permintaan carter pesawat selama Piala AFF 2022. Dia menjelaskan, hal itu demi mempermudah mobilitas dan menjaga kebugaran pemain selama mengikuti turnamen.

    Piala AFF 2022 sendiri berlangsung dengan sistem kandang tandang. Tim Garuda bertindak sebagai tuan rumah dua kali, yaitu ketika melawan Kamboja pada 23/12/22 dan Thailand pada 29/12/22 mendatang.

    Semnetara laga tandang dengan melawan Brunei (26/12/22) dan Filipina (2/1/23). Untuk pertandingan kandang, Timnas Indonesia bakal memakai Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

    Sekadar informasi, PSSI sudah memperoleh restu dari Kemenpora untuk menggelar laga di GBK, namun masih belum mendapat lampu hijau membuka pintu bagi penonton. Saat ini, sepak bola Indonesia memang berlangsung tanpa penonton.

    “Kami masih menunggu izin [pertandingan Piala AFF 2022 dengan penonton] dulu, dan kami tidak ingin mendahului. Permohonan izin sementara tengah diproses,” jelas Yunus.