Tag: perawatan wajah

  • Tips Mengatasi Kulit Berminyak secara Alami

    Tips Mengatasi Kulit Berminyak secara Alami

    TIKTAK.ID – Kulit berminyak merupakan jenis kulit yang terjadi akibat kelenjar sebasea yang memproduksi sebum dalam jumlah berlebihan. Kelenjar sebasea sendiri terletak di bawah permukaan kulit, dan sebum adalah zat berminyak yang terbuat dari lemak.

    Sebenarnya tidak semua produksi sebum ini buruk. Sebab, pada dasarnya sebum berfungsi membantu melindungi dan melembapkan kulit serta menjaga rambut agar tetap berkilau dan sehat. Namun terlalu banyak sebum bisa menyebabkan kulit berminyak, yang dapat menyumbat pori-pori dan memunculkan jerawat.

    Genetika, perubahan hormon, atau bahkan stres, biasanya dapat meningkatkan produksi sebum ini.

    Kulit berminyak dan jerawat biasanya memang sulit ditangani, tetapi pengobatan rumahan sering kali dapat membantu mengurangi gejala tanpa pemakaian obat resep atau perawatan kulit yang mahal.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini sejumlah cara mengatasi kulit berminyak secara alami yang dapat dicoba di rumah:
    Rajin cuci muka
    Rajin mencuci muka diketahui dapat membantu mengatasi kulit berminyak.

    Mengutip Health Line, jika kulit Anda berminyak, maka Anda harus mencuci muka setidaknya dua kali sehari. Jadi jangan terlalu jarang maupun berlebihan. Selain itu, sebaiknya hindari penggunaan sabun atau deterjen yang bersifat keras, dan gunakan sabun lembut seperti sabun gliserin.

    Menggunakan blotting paper atau kertas minyak
    Kertas tipis dan kecil ini bisa membantu Anda menghilangkan minyak berlebih dari wajah untuk membantu meminimalkan kulit yang berkilau dan berminyak. Gunakan blotting paper sesuai kebutuhan atau jangan berlebihan sebagai bagian dari cara menghilangkan kulit berminyak.

    Mengoleskan madu
    Madu merupakan salah satu bahan pengobatan kulit alami yang sudah sering digunakan sedari dulu. Berkat kemampuan antibakteri dan antiseptiknya, madu disebut bermanfaat bagi kulit berminyak dan rentan berjerawat.

    Madu juga humektan (agen pelembab) alami, yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit tanpa berminyak. Hal itu karena humektan menarik kelembapan dari kulit tanpa menggantikannya.

    Untuk menghilangkan kulit berminyak dengan madu, oleskan lapisan tipis madu ke kulit. Kemudian biarkan mengering selama sekitar 10 menit. Lalu bilas hingga bersih dengan air hangat, dan ulangi sehari sekali atau sesuai kebutuhan.

  • Tips Menghilangkan Komedo Putih dan Komedo Hitam

    Tips Menghilangkan Komedo Putih dan Komedo Hitam

    TIKTAK.ID – Komedo hitam dan komedo putih memiliki karakteristik dan perawatan yang berbeda. Verywell Health menyatakan komedo hitam merupakan jenis komedo terbuka yang memiliki kantong kelenjar berukuran lebih besar dibandingkan sekitarnya. Kantong tersebut berisi minyak atau sebum, keratin, serta sel-sel kulit mati yang kadang terlihat menonjol menembus pori-pori dengan warna hitam khas.

    Ahli Dermatologi menyebut komedo hitam biasanya muncul di hidung, meski tidak menutup kemungkinan jenis komedo ini muncul di bagian tubuh lainnya. Sementara komedo putih adalah jenis komedo tertutup, yang isinya sama dengan komedo hitam. Bedanya, tumpukan sebum, keratin, dan sel-sel kulit mati terlihat berwarna putih karena menutup pori benjolan komedo yang sangat kecil.

    Biasanya, membersihkan komedo hitam lebih mudah ketimbang komedo putih. Namun perawatan itu memerlukan waktu beberapa minggu sampai bulan sebelum hasil perubahannya terlihat nyata.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini beberapa cara menghilangkan komedo hitam dan putih:

    1. Menggunakan asam salisilat
      WebMD mengatakan produk perawatan kulit berbahan aktif asam salisilat bisa membersihkan komedo. Bahan aktif tersebut juga dapat memecah sel kulit mati, mengangkat kelebihan minyak, sekaligus membersihkan pori-pori.

    Meski begitu, sebelum menggunakan produk skincare berbasis asam salisilat, sebaiknya perhatikan labelnya dengan cermat.

    Anda dapat memilih produk yang kadar asam salisilatnya tidak lebih dari lima persen. Jika di atas ambang batas itu, maka asam salisilat bisa terlalu keras di kulit, terutama bagi pemilik kulit sensitif.

    1. Perawatan menggunakan retinoid
      Produk perawatan kulit dengan bahan aktif retinoid bisa menghilangkan komedo. Retinoid sendiri terbuat dari vitamin A, yang dapat membuka pori-pori, sehingga komedo lebih gampang dibersihkan.

    Namun saat menggunakan produk berbasis retinoid, kulit akan menjadi lebih sensitif dengan sinar matahari. Oleh sebab itu, pengguna retinoid wajib menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit saat berada di luar ruangan.

    1. Perawatan menggunakan benzoil peroksida
      Healthline memaparkan, cara menghilangkan komedo terutama komedo putih bisa menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung benzoil peroksida.

    Bahan aktif tersebut dapat membasmi bakteri, mengurangi minyak berlebih, serta mengurangi peradangan di area sekitar.

    Sebaiknya gunakan benzoil peroksida dengan kandungan setidaknya dua persen, dan pada tahap awal pemakaian, cukup gunakan produk sekali sehari.

  • Tren Produk Sedot Komedo, Amankah?

    Tren Produk Sedot Komedo, Amankah?

    TIKTAK.ID – Komedo disebakan kotoran dan minyak yang menyumbat pori-pori wajah. Terdapat banyak faktor yang menyebabkan komedo. Mulai dari jarang membersihkan wajah, produksi minyak berlebih, dan lainnya.

    Belakangan, muncul tren produk penyedot komedo. Alat ini diklaim dapat menghilangkan komedo yang ada di hidung kita, sehingga membuat tampilan kulit terlihat lebih bersih.

    Penyedot komedo ini menyedot kotoran, minyak, dan kulit mati dari pori-pori. Akan tetapi, tarikannya yang kuat dapat menyebabkan kulit terkena robekan mikroskopis, sehingga membuat kulit menjadi kemerahan dan iritasi.

    Untuk itu, berhati-hatilah jika Anda menggunakan jenis vakum pori dengan retinoid atau asam hidroksi, karena keduanya akan membuat kulit menjadi lebih sensitif.

    Bahkan jika terlalu sering menggunakan alat ini, maka Anda bisa menderita memar atau kondisi yang disebut telangiektasis. Telangiektasis merupakan pembuluh darah kecil yang pecah di kulit. Jika begitu, maka Anda mungkin perlu merawat pembuluh darah yang rusak dengan laser untuk memperbaiki penampilan di wajah.

    Seperti dilansir Liputan6.com, Anda dapat mencoba cara alami untuk menghilangkan komedo.

    Berikut ini tips alami menghilangkan komedo.

    Putih telur
    Campurkan putih telur dengan satu sendok makan madu, lalu oleskan ke wajah Anda, dan biarkan hingga benar-benar kering. Bisa juga menambahkan sekitar dua sendok teh jus lemon ke dalam kocokan putih telur. Oleskan masker ini ke area yang terdapat komedo, biarkan mengering, lalu bilas hingga bersih.

    Tomat
    Hancurkan tomat hingga menjadi “bubur” dan oleskan ke area yang terdapat komedo sebelum tidur. Bilas keesokan paginya. Tomat memiliki sifat antibakteri yang mengeringkan komedo serta dapat menjadi exfoliator yang bagus.

    Masker madu dan lemon
    Sifat astringen yang ada pada lemon dapat membuka pori-pori yang tersumbat, sementara madu memiliki sifat antibakteri, sehingga bisa mencegah bakteri yang menyebabkan komedo.

    Ambil satu sendok teh jus lemon, tambahkan setengah sendok teh madu ke dalamnya, lalu aduk rata.

    Setelah itu, oleskan campuran ini ke hidung Anda dan diamkan selama kurang lebih 15 menit.

    Jika sudah mengering, bersihkan dengan air hangat. Sebaiknya ulangi selama 3-4 kali dalam seminggu untuk hasil terbaik.

    Lulur gula
    Anda dapat membuat scrub gula yang dapat dibuat hanya dengan dua bahan, yakni gula dan minyak jojoba. Scrub ini dapat membantu mengurangi produksi sel kulit mati dan mencegah komedo.

    Ambil tiga sendok makan minyak jojoba, campur dengan satu cangkir gula putih. Lalu aduk sampai Anda mendapatkan campuran kental yang merata.

    Selain itu, Anda juga bisa menggunakan minyak zaitun atau minyak almond sebagai pengganti minyak jojoba.

    Oleskan scrub ke kulit Anda dan pijat, lalu bilas dengan air hangat.

  • Begini Cara Atasi Masalah Kulit Wajah Akibat Pakai Masker

    Begini Cara Atasi Masalah Kulit Wajah Akibat Pakai Masker

    TIKTAK.ID – Di tengah pandemi virus Corona (Covid-19), semua orang yang beraktivitas di luar ruangan diwajibkan mengenakan masker. Namun, hal itu bisa berdampak negatif pada kondisi kulit wajah.

    Dokter estetika dari IDS CLinic, YX Lum, membenarkan bahwa pemakaian masker akan memberi dampak negatif untuk kulit wajah.

    “Orang dengan kulit wajah berminyak akan rentan berjerawat saat memakai masker. Begitu pula dengan pemilik kulit sensitif atau eksim, bisa menimbulkan ruam dan kering saat memakai masker,” terangnya, seperti dilansir Kompas.com.

    Ia melanjutkan, penderita rosacea juga berisiko mengalami pembengkakan yang lebih parah saat memakai masker. Rosacea sendiri merupakan gangguan kulit wajah yang ditandai dengan kulit kemerahan dan bintik yang menyerupai jerawat.

    Meski begitu, ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini.

    Berikut ini sejumlah tips menjaga kesehatan kulit agar tehindar dari efek samping pemakaian masker:

    1. Lakukan persiapan
    Kulit yang tipis dapat mudah teriritasi ketika terkena kotoran atau minyak di wajah. Risiko iritasi ini pun semakin tinggi saat kulit terkena kotoran yang terperangkap di masker.

    Pasalnya, udara yang kita hirup akan terperangkap di bawah masker dan menjadi tempat berkembangnya bakteri. Kemudian hal itu memicu iritasi dan jerawat.

    Oleh karena itu, Dr Lum menyarankan sebelum memakai masker untuk membersihkan kulit menggunakan pembersih yang lembut. Kemudian Anda dapat menggunakan toner, antioksidan tropikal, dan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit.

    Anda juga bisa menggunakan produk-produk yang dapat melindungi kulit dari polutan dan partikel berbahaya lainnya.

    2. Gunakan tabir surya
    Setelah memakai pembersih, toner, antioksidan dan pelembab, langkah terakhir adalah mengenakan tabir surya. Sebab, meski memakai masker, efek radiasi sinar ultraviolet tetap bisa mengenai kulit wajah kita.

    3. Pemakaian makeup
    Pilihlah riasan yang tidak menutup pori-pori kulit. Dr Lum menyatakan beberapa alas bedak biasanya mengandung bahan yang menyumbat pori-pori. Ia menilai hal itu berbahaya karena kondisi kelembaban kulit juga meningkat saat memakai masker. Apalagi masker biasanya menutupi lebih dari setengah bagian wajah.

    “Akan lebih baik jika kita hanya menggunakan riasan mata supaya meminimalisir penyumbatan pori-pori,” tuturnya.

    4. Perawatan usai memakai masker
    Dr Lum menyarankan kita untuk membersihkan wajah secara menyeluruh setelah melepas masker. Hal itu untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan bakteri di wajah. Kemudian tambahkan pelembab untuk menghindari kulit kering.