Tag: Menteri Perhubungan

  • [CEK HOAKS ATAU FAKTA] Satu lagi Menteri Jokowi Terpapar COVID-19, Menteri Nadiem Dinyatakan Positif Terinfeksi Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri

    [CEK HOAKS ATAU FAKTA] Satu lagi Menteri Jokowi Terpapar COVID-19, Menteri Nadiem Dinyatakan Positif Terinfeksi Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri

    TIKTAK.ID – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dikabarkan positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Informasi itu pertama kali disebarkan oleh akun Facebook Umi Cinta.

    Akun Facebook itu mengunggah sebuah gambar dengan tautan artikel, “Menteri Nadien Dinyatakan Positif Virus Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri.”

    Menurut Turnbackhoax.id, judul artikel itu merupakan judul artikel yang SALAH.

    Situs Tribun Jateng sendiri sudah memperbaiki judul artikelnya menjadi, “Menteri Nadine Dinyatakan Positif Virus Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri” namun pada tautan artikelnya masih tertulis “nadien.”

    Baca juga: Nadiem Ungkap Sosok Paling Bekerja Keras di Kabinet Indonesia Maju

    “Menteri Nadien” yang dimaksud adalah Menteri Kesehatan Inggris, bukan Menteri di Kabinet Indonesia Maju. Kesalahan penulisan nama Nadine menjadi Nadien ini kemudian menimbulkan salah presepsi sehingga ada yang mengira itu adalah Mendikbud Nadiem Makarim.

    Nadine Dorries sendiri dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19 dan sedang mengkarantina diri pada Selasa (10/3/20). Dorries mulai merasa sakit pada Jumat, ketika ia menandatangani instrumen hukum yang menyatakan COVID-19 sebagai “penyakit yang dapat dinotifikasi,” sebuah langkah yang memungkinkan perusahaan-perusahaan Inggris memperoleh perlindungan asuransi.

    Berdasarkan hasil penelusuran di media arus utama, kini hanya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona di jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju. Budi merupakan kasus ke-76 dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

    Baca juga: Beberapa Kali ‘Nginggris’ Saat Rapat di DPR, Nadiem Bikin Sewot Politikus PKS

    Halaman selanjutnya…

  • Catat, Berikut ini Menteri Jokowi yang Positif dan Negatif Corona

    Catat, Berikut ini Menteri Jokowi yang Positif dan Negatif Corona

    TIKTAK.ID – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjadi salah satu pasien positif terjangkit virus Corona (Covid-19). Pengumuman itu dilakukan pada Sabtu (14/3/20) akhir pekan lalu.

    Tiga hari sebelumnya, Budi Karya sempat mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, tepatnya pada Rabu (11/3/20). Eks bos Angkasa Pura II itu mengikuti dua rapat terbatas, yakni ketika membahas Otonomi Khusus Papua dan Permasalahan Tanah di Sumatera Utara.

    Dalam foto dokumentasi rapat, terlihat Budi Karya duduk diapit oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil serta Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto. Belasan menteri dan pimpinan lembaga negara pun hadir dalam rapat tersebut.

    Baca juga: Belasan Menteri Kabinet Jokowi Jalani Tes Virus Corona, Gimana Hasilnya?

    Kemudian pada hari yang sama, Budi Karya sempat bertemu dengan Menteri Infrastruktur dan Manajemen Air Negara Belanda, Mrs. Cora Van Nieuwenhuize di Kantor Pelindo II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

    Jauh sebelumnya, aktivitas Budi Karya yang muncul ke publik terakhir ketika ia menyaksikan langsung proses pemulangan ke-69 WNI ABK Diamond Princess di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Senin (2/3/20) dini hari WIB.

    Usai Budi Karya ditetapkan positif Corona, jajaran menteri termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mulai melakukan pemeriksaan.

    Baca juga: Maklumat FPI: Menhub Positif Corona, Jokowi Wajib Dikarantina

    Halaman selanjutnya…

  • Maklumat FPI: Menhub Positif Corona, Jokowi Wajib Dikarantina

    Maklumat FPI: Menhub Positif Corona, Jokowi Wajib Dikarantina

    TIKTAK.ID – Organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI) mendorong Pemerintah menelusuri kegiatan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi selama 14 hari sebelum dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (Covid-19). Mereka beranggapan penelusuran tersebut penting dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang pernah melakukan kontak dekat dengan Budi Karya.

    Jika dalam kurun 14 hari sebelum dinyatakan positif Corona Budi Karya mengikuti rapat Kabinet, maka FPI meminta seluruh anggota Kabinet Indonesia Maju, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hadir dalam rapat tersebut mesti dikarantina seperti ratusan WNI dari Wuhan, China di Pulau Natuna dan ratusan ABK di Pulau Sebaru Kecil.

    “Standar pencegahan dengan cara karantina ini juga harus diterapkan terhadap peserta Rapat Kabinet, termasuk dan tidak terkecuali terhadap Presiden (Jokowi) sebagai pimpinan Rapat Terbatas,” demikian maklumat FPI terkait wabah Corona, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (17/3/20).

    Baca juga: Cucu Habibie Sindir Jokowi: Takut Lockdown Lebih Pentingkan Duit, Tak Peduli Rakyat Sakit

    Maklumat tersebut ditandatangani oleh Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab, Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis, dan Sekretaris Umum FPI Munarman, tertanggal 15 Maret 2020.

    Dalam maklumat itu, FPI mengkritik Pemerintah Pusat yang dinilai lamban dalam menangani penyebaran virus Corona.

    Menurut FPI, sikap Pemerintah yang awalnya meremehkan, menjadikan bahan candaan, dan tak transparan menunjukkan inkompetensi pejabat Pemerintah dalam melindungi rakyat.

    FPI lantas mendesak DPR menggunakan Hak Angket untuk menyelidiki kekacauan koordinasi, inkompetensi, dan ketidakseriusan serta dugaan pelanggaran yang dilakukan Pemerintah. Hal itu sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

    Halaman selanjutnya…

  • Setelah Menhub Budi Karya Sumadi Positif Corona, Giliran Jokowi Jalani Pemeriksaan Virus Corona Sore ini

    Setelah Menhub Budi Karya Sumadi Positif Corona, Giliran Jokowi Jalani Pemeriksaan Virus Corona Sore ini

    TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajaran menterinya untuk mengecek kesehatan terkait virus Corona (COVID-19). Jokowi sendiri juga akan menjalani tes yang sama sore ini.

    “Sore ini,” jawab Jokowi singkat melalui video yang disiarkan langsung Sekretariat Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, seperti dilansir Detik.com, Minggu (15/3/20).

    Sedari pagi, jajaran menteri disebut Jokowi sudah dicek. Namun untuk hasilnya, Jokowi meminta hal itu ditanyakan langsung kepada Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

    Baca juga: Pihak Istana Nyatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Positif Corona

    “Pagi ini telah dilakukan pengetesan untuk para menteri. Hasilnya silakan tanya ke Menteri Kesehatan,” ungkap pria asal Solo itu.

    Sejauh ini, Jokowi menyebut menteri yang sudah dinyatakan positif COVID-19 yaitu Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Jokowi menjelaskan, Budi saat ini masih menjalani isolasi di RSPAD Gatot Soebroto.

    “Pak Menteri (Budi Karya Sumadi) masih di rumah sakit, berada di ruang isolasi,” kata Jokowi.

    Budi merupakan pasien positif COVID-19 nomor 76. Total pasien sembuh 8 orang, dan meninggal 5 orang.

    Halaman selanjutnya…

  • Pihak Istana Nyatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Positif Corona

    Pihak Istana Nyatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Positif Corona

    TIKTAK.ID – Kabar mengejutkan datang dari Istana. Mensesneg Pratikno menyatakan bahwa Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (COVID-19).

    “Atas izin keluarga yang disampaikan oleh Pak Kepala Rumah Sakit Gatot Soebroto tadi adalah Pak Budi Karya, Pak Menhub. Ini kami sampaikan atas izin keluarga,” kata Pratikno di gedung Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/20).

    Sebelumnya, Budi Karya dikabarkan mengalami sakit tifus. Budi mengalami tifus setelah melakukan rangkaian kunjungan kerja.

    Baca juga: Kumpulkan Pendukungnya di Istana Bogor, Jokowi Diskusikan Menteri yang Bakal Direshuffle

    “Saat ini Menteri Perhubungan Bapak Budi Karya Sumadi sedang beristirahat di rumah karena gejala tifus setelah beberapa waktu lalu melakukan rangkaian kunjungan kerja ke luar kota selama beberapa hari ke Toraja, Luwuk, Wakatobi, Makassar, Parepare, Kertajati, dan Indramayu,” ujar juru bicara Menhub, Adita Irawati, lewat pesan singkat, Selasa (10/3/20) lalu.

    Adita mengonfirmasi Budi mengalami tifus berdasarkan hasil lab. Adita memastikan Budi tetap melaksanakan tugas sebagai menteri dari rumah.

    Budi diketahui berada di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jabar, pada Minggu (1/3). BIJB merupakan tempat evakuasi 69 WNI anak buah kapal (ABK) Diamond Princess.

    Baca juga: Jokowi Kumpulkan Pimpinan Parpol, DPR, Hingga Kapolri dan Jaksa Agung di Istana. Ada Apa?

    Halaman selanjutnya…

  • Perjuangkan UMKM, Jokowi Protes Basuki dan Budi: Di Rest Area, Kopi dan Ayamnya Kok Itu-Itu Saja

    Perjuangkan UMKM, Jokowi Protes Basuki dan Budi: Di Rest Area, Kopi dan Ayamnya Kok Itu-Itu Saja

    TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kesal karena produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih minim dijual di tempat peristirahatan (rest area) yang ada di sepanjang jalur tol di Indonesia. Jokowi juga memprotes penawaran produk di rest area yang kerap didominasi oleh waralaba restoran asing.

    “Rest area isinya penuh kopi ya kopi itu saja, ayam ya ayam itu saja. Tidak perlu saya sebutkan nama brandnya, saya kira Bapak Ibu sudah tahu semua. Ini harus digeser,” ujar Jokowi saat rapat terbatas soal pemberdayaan UMKM di Kompleks Istana Kepresidenan, dilansir CNN Indonesia, Senin (9/12/19).

    Baca juga: Habis E-Toll Terbitlah Cardless, Aturan Baru Apa Lagi?

    Jokowi ingin mengubah kondisi rest area agar tidak hanya dikuasai oleh restoran asing. Ia menegaskan, UMKM harus mendapat kesempatan yang sama. Apalagi, menurut Jokowi kualitas produk olahan ayam dan kopi lokal tidak kalah dibandingkan apa yang ditawarkan oleh restoran asing.

    “Rasanya tidak kalah dan sepertiga lebih murah. Kok yang dipasang itu-itu saja?” keluh Jokowi.

    Oleh karena itu, Jokowi meminta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bisa segera mengatur hal ini. Ia berharap Basuki dan Budi dapat membuat kebijakan baru agar kesempatan serta penawaran produk UMKM meningkat, khususnya di rest area.

    Baca juga: Jokowi Kebut Pembangunan Nasional, 5 Tol Lagi di Sumatera Siap Diresmikan Tahun Depan

    Halaman selanjutnya…