Tag: Mengatasi Jerawat

  • Penyebab ‘Jerawat Batu’ di Dagu dan Cara Mengatasinya

    Penyebab ‘Jerawat Batu’ di Dagu dan Cara Mengatasinya

    TIKTAK.ID – Umumnya, “jerawat batu” merupakan kondisi jerawat yang paling membandel dan sulit dihilangkan serta meninggalkan bekas luka.

    “Jerawat batu” bisa muncul di area wajah mana saja, termasuk di dagu.

    Salah satu penyebab “jerawat batu” di dagu yakni kebiasaan buruk yang dilakukan secara berulang seperti tidak menjaga kebersihan wajah secara maksimal. Selain itu, perubahan hormon juga bisa menjadi penyebab “jerawat batu” di dagu muncul.

    Biasanya jerawat di dagu ini muncul ketika kamu sedang haid atau menstruasi. Namun penyebab “jerawat batu” di dagu karena hormon ini sulit dicegah. Sebab, ketika kadar hormon androgen mengalami peningkatan, kelenjar minyak akan memproduksi minyak secara berlebihan. Hal itu yang menyebabkan pori-pori di wajah dapat tersumbat dan jerawat muncul.

    Pada perempuan, peningkatan hormon androgen biasa terjadi ketika memasuki masa pubertas dan akan menstruasi. Perempuan yang hormonnya tidak seimbang dan memiliki masalah sindrom ovarium polikistik (PCOS) juga lebih mungkin mengalami jerawat di dagu.

    Meski begitu, laki-laki juga bisa mengalami “jerawat batu” di dagu. Biasanya, hal itu disebabkan kebiasaan mencukur. Kebiasaan ini dapat membuat rambut di sekitar dagu tumbuh ke dalam kulit, sehingga terjadi peradangan berupa benjolan yang bentuknya seperti jerawat. Jika begitu, maka pemberian obat dengan sabun antijerawat tentu tidak akan berhasil secara maksimal.

    Kamu perlu lebih rajin dan telaten membersihkan wajah. Kamu pun bisa memeriksakan ke dokter kulit jika jerawat di dagu sudah mulai parah dan banyak.

    Selain itu, kamu bisa mengobati dengan menggunakan obat jerawat yang mengandung retinoic acid, benzoil peroksida, dan antibiotik topical atau oles. Namun, jenis obat tersebut dapat menimbulkan iritasi dan efek samping, sehingga perlu menggunakannya di bawah pengawasan dokter.

    Atau bisa juga menggunakan pengobatan rumahan yang lebih aman untuk mengatasi “jerawat batu” di dagu. Cobalah gunakan produk yang mengandung asam salisilat dan triklosan yang bersifat antibakteri untuk mencegah penyumbatan pori-pori.

    Sebaiknya hindari kebiasaan memencet jerawat di dagu. Jika ingin meredakan peradangan dan mengempiskannya, bisa dengan mengompres dagu menggunakan air dingin selama 5 menit.

  • Ketahui Faktor Penyebab Jerawat Membandel Meski Sudah Diobati

    Ketahui Faktor Penyebab Jerawat Membandel Meski Sudah Diobati

    TIKTAK.ID – Selain mengganggu penampilan, terkadang jerawat bisa meninggalkan bekas berwarna hitam yang sulit dihilangkan. Apalagi seseorang yang memiliki kulit acne-prone, maka jerawat bukan lagi sesuatu yang asing baginya.

    Jerawat adalah salah satu penyakit pada kulit yang bisa dialami oleh siapa saja. Seseorang yang sedang berjerawat tentu akan melakukan segala cara agar cepat sembuh, karena jerawat dianggap merusak tampilan wajah. Meski demikian, tiap orang berjerawat punya waktu yang berbeda untuk bisa sembuh secara total.

    “Berdasarkan dari banyak pengalaman, respons pasien terhadap pengobatan berbeda-beda,” ungkap dokter skin expert ERHA, Purnama Sari.

    Baca juga: 5 Hal Tak Terduga yang Bikin Sering Sakit Kepala

    Untuk pengobatan jerawat yang parah, jerawat kistik atau nodul yang ditandai dengan jerawat besar serta bengkak, rata-rata membutuhkan waktu dua minggu. Agar setidaknya peradangan sudah mulai mereda dan membaik.

    “Jika semua perawatan yang dianjurkan pada pasien dipakai maka jerawat biasanya sudah membaik dalam jangka waktu dua minggu, setidaknya peradangan sudah kempes,” lanjut Purnama saat ditemui di AEON BSD Tangerang beberapa waktu lalu.

    Namun, ada saja dari pasien yang bandel dengan tidak memakai krim yang telah dianjurkan dan tidak rutin dalam mengonsumsi obat yang telah diberikan.

    “Sudah diresepin sama dokter tapi tidak dipakai, obat juga minumnya hanya kalau ingat saja. Banyak kasus seperti ini pada pasien,” jelas Purnama menambahkan.

    Baca juga: Ketahui 3 Tipe Bentuk Tubuh Agar Mudah Turunkan Berat Badan

    Selain itu ada juga beberapa kasus pada pasien yang jerawatnya sudah parah untuk tidak menggunakan make up. Dokter menganjurkan untuk tidak memakai make up terlebih dahulu sementara waktu saja. Akan tetapi banyak dari pasien yang nekat.

    “Sejumlah pasien ada yang mengatakan, ‘Aduh saya nggak bisa kalau nggak pakai make up saya harus nutupin pakai cushion atau conceler biar nggak kelihatan’. Padahal sebenarnya dalam kasus jerawat yang sudah parah tentu dokter akan menyarankan penggunaan make up harus distop dahulu agar pemulihan jerawat lebih cepat dan tidak makin meradang nantinya,” tandas Purnama.