Tag: Maurizio Sarri

  • Mantan Pelatih Juventus Ungkap Ronaldo Tak Ingin Jadi Striker

    Mantan Pelatih Juventus Ungkap Ronaldo Tak Ingin Jadi Striker

    TIKTAK.ID – Mantan pelatih Juventus, Maurizio Sarri mengatakan bahwa Cristiano Ronaldo tidak ingin bermain sebagai striker saat ia masih melatih di sana.

    Posisi sebagai pemain nomor sembilan tersebut pun saat ini ditempati oleh Ronaldo di Manchester United. Akan tetapi, ketajaman Ronaldo belakangan memudar lantaran hanya dapat mencetak satu gol dari 10 laga terakhir.

    Kemudian Sarri menceritakan terkait keengganan Ronaldo berperan sebagai striker. Dia menjelaskan, hal itu karena nyaris di sepanjang kariernya, CR7 bermain sebagai penyerang sayap yang mendapatkan kebebasan untuk bergerak di lapangan.

    “Cristiano mencetak lebih banyak gol di Serie A bersama saya ketimbang yang lain. Dia siap untuk bermain sebagai penyerang tengah dalam beberapa pertandingan dalam situasi darurat. Namun dia tidak terlalu menyukai gagasan untuk melakukannya secara reguler,” terang Sarri kepada Sky Italia, seperti dikutip CNN Indonesia dari Sportskeeda.

    “Ronaldo mencetak sebanyak 35-50 gol per musim dengan memulai dari posisi yang lebih lebar, sehingga bagiannya itu permintaan yang hampir tidak masuk akal. Hal itu dapat dimengerti bila mengacu pada cara dia bermain,” sambung Sarri yang kini melatih Lazio.

    Perlu diketahui, Ronaldo telah berhasil mencetak 31 gol dari 33 laga di Liga Italia bersama Sarri. Ronaldo juga dilaporkan bermain dalam 18 laga sebagai striker dari 46 pertandingan di semua kompetisi.

    Kemudian bersama Man Utd, pada musim ini Ronaldo telah bermain sebagai striker dalam 31 pertandingan. Mantan pemain Real Madrid itu pun mampu menjaringkan sebanyak 15 gol dan 3 assist.

    Di sisi lain, analis Premier League, Peter Barnes, ikut buka suara soal kesulitan Ronaldo mencetak gol dalam beberapa pekan terakhir. Dia menilai Ronaldo sudah bermain sangat baik untuk ukuran pemain 37 tahun.

    Barnes memaparkan, masalahnya ada di tim MU yang terlihat kesulitan menemukan konsistensi bermain dan meladeni Ronaldo. Dia lantas menganggap hal itu akan jauh berbeda andai Ronaldo bergabung dengan Man City.

    “Sebenarnya catatan gol Ronaldo sudah sangat bagus untuk pemain 37 tahun. Hanya saja menurut saya jika dia bergabung dengan Man City, mungkin sudah mencetak 25 gol sekarang, karena ada banyak pemain bagus di Man City yang bisa meladeni Ronaldo dengan lebih baik,” terang Barnes, mengutip Bola.net dari Mirror.

  • Andrea Pirlo Jadi Pelatih Juventus, Berikut ini Alasan Penunjukannya

    Andrea Pirlo Jadi Pelatih Juventus, Berikut ini Alasan Penunjukannya

    TIKTAK.ID – Tanpa pengalaman sebagai pelatih, Andrea Pirlo ternyata jadi ditunjuk sebagai pelatih utama Juventus. Klub berjuluk Nyonya Tua memiliki alasannya sendiri.

    Juventus secara resmi mengangkat Pirlo menjadi Pelatih Kepala pada Minggu (9/8/20) dini hari WIB. Posisi tersebut sebelumnya diduduki oleh Maurizio Sarri yang telah dipecat pada Sabtu (8/8/20) malam.

    Baca juga: Klarifikasi Shin Tae-yong dan PSSI tentang Absen Latihan Sejumlah Pemain Timnas Indonesia

    Berbagai kabar yang beredar pun otomatis gugur, pengangkatan Pirlo berhasil menepis tentang isu Juventus yang membidik Mauricio Pochettino.

    Penunjukan Pirlo seperti pilihan nekad dari Juventus karena sang Pelatih Utama masih minim pengalaman.

    Padahal 31 Juli lalu, Pirlo telah diangkat untuk mengelola tim U-23 Juventus. Semestinya bakal jadi pengalaman pertama sang mantan gelandang itu di level manajerial.

    Baca juga: Pemain Juventus Geregetan Soal ‘Rekor Palsu’ Ronaldo

    Direktur Juventus, Fabio Paratici menyatakan bahwa keputusan mengangkat Pirlo sebagai pelatih baru lebih pada firasat tentang sosok yang tepat. Juventus mendapati Pirlo, sosok yang akan menggapai level top dalam karier kepelatihan, yang lantas diperkokoh dengan pendekatan permainan pria 41 tahun itu.

    Halaman selanjutnya…

  • Merasa Dirugikan Usai Kebobolan Gol Penalti, Pelatih Juventus Naik Pitam

    Merasa Dirugikan Usai Kebobolan Gol Penalti, Pelatih Juventus Naik Pitam

    TIKTAK.ID – Juventus melanjutkan dominasinya di Serie A Italia ketika berhadapan dengan SPAL, Minggu (23/2/20). Namun sayangnya, kemenangan Juventus tersebut dinodai dengan gol SPAL yang dicetak oleh Andrea Petagna melalui penalti.

    Seperti diketahui, Juventus telah unggul dua gol melalui Cristiano Ronaldo dan Aaron Ramsey. Kedua gol tersebut dicetak pada menit 39 dan 60. Namun pada menit 66, pertandingan tertunda cukup lama karena wasit meninjau ulang pelanggaran yang dilakukan Daniele Rugani kepada Simone Missiroli. Hingga akhirnya, wasit memutuskan titik putih tanda penalti.

    Andrea Petagna ditunjuk sebagai eksekutor dan berhasil menjalankan tugasnya. Hingga pertandingan berakhir, skor tidak berubah dan berakhir dengan 2-1.

    Baca juga: Tak Hanya di Instagram, Cristiano Ronaldo Juga Raup Penghasilan Terbesar di Twitter

    Namun ternyata hal tersebut membuat pelatih Juventus, Maurizio Sarri marah. Sebab, ini bukan kali pertama Juventus kebobolan dari tendangan penalti. Bahkan setelah pertandingan, ia terlihat sempat melampiaskan kemarahannya. Hal ini karena VAR yang ia nilai sama sekali tdak bekerja dengan baik.

    Pada awalnya, wasit tidak mengindahkan protes dari pemain SPAL yang meminta penalti dari kasus pelanggaran Daniele Rugani. Bahkan ketika itu alat komunikasi antara wasit dengan tim VAR juga tidak berfungsi.

    “Malam ini, kami mendapati penalti oleh VAR, ketika itu VAR juga tengah tidak berfungsi. Namun bila hal tersebut terjadi sebaliknya, saya hanya bisa membayangkan apa yang akan mereka katakan,” buka Maurizio Sarri pada Sky Sport Italia.

    Baca juga: Resmi Berseragam Barcelona, Martin Braithwaite ‘Ngebet’ Main Bareng Lionel Messi

    Saat wasit memutuskan melanjutkan pertandingan, tim VAR malah menayangkan kejadian pelanggaran yang dilakukan oleh Daniele Rugani di layar besar. Sehingga, wasit memutuskan untuk memberikan penalti kepada SPAL.

    Hal tersebut membuat mantan pelatih Chelsea berspekulasi VAR-lah yang menentukan sebuah pelanggaran, bukan wasit. Jika sistemnya seperti itu, ia langsung mempertanyakan fungsi wasit yang sebenarnya.

    “Rasanya sebuah kesalahan besar bila VAR bisa memberikan keputusan, dan bukan wasit. Jadi untuk apa wasit yang ada di sana, dalam hal seperti itu,” imbuh Maurizio Sarri.

    “Setelah pertandingan, wasit memberi penjelasan kepada saya bahwa itu sudah tertulis dalam buku aturan. Namun bahwa saya tidak sepakat dengan itu, memang benar adanya,” jelasnya.

  • Jika Tukangi Juventus, Guardiola Disebut Bisa Ubah Wajah Sepak Bola Italia

    Jika Tukangi Juventus, Guardiola Disebut Bisa Ubah Wajah Sepak Bola Italia

    TIKTAK.ID – Sam Allardyce mendukung Pep Guardiola yang dikabarkan akan menjadi pelatih di jawara bertahan Serie A Italia, Juventus. Ia sangat yakin bahwa Guardiola memiliki kemampuan dalam mengubah wajah sepak bola Italia yang saat ini dinilai buruk.

    Seperti diketahui, Pep Guardiola belakangan ini disebut akan dipecat oleh pihak Manchester City. Hal ini karena klub tersebut akan terancam kehilangan gelar Premier League yang mereka raih pada musim lalu. Bahkan saat ini mereka tertinggal jauh dari pemuncak klasemen sementara, Liverpool.

    Tidak hanya itu, beberapa informasi lainnya menyebutkan bila sang pelatih memiliki klausul yang membuat dirinya bisa segera meninggalkan Etihad Stadium satu tahun sebelum kontraknya berakhir pada tahun 2021 mendatang.

    Baca juga: Ini Jadwal Lengkap Leg Pertama Babak 16 Besar Liga Champions 2020

    Selain itu, kabar kedekatan antara Pep Guardiola dengan Juventus juga terus tersebar. Bahkan kabar terkait hal itu semakin merebak pada musim panas 2019 lalu, sebelum Juventus menunjuk Maurizio Sarri sebagai pelatih.

    Kabar santer terkait kepindahan tersebut langsung ditanggapi oleh mantan pelatih Timnas Inggris, Sam Allardyce. Ia mengatakan bahwa Pep Guardiola akan mengubah wajah buruk sepak bola Italia. Bahkan, ia memuji keberadaan Guardiola yang membawa Manchester City tampil beda.

    Baca juga: Persaingan Sengit Duo Manchester Perebutkan Philippe Coutinho

    Halaman selanjutnya…

  • Ronaldo ‘Raib’ di Sesi Latihan Penuh Juventus Kali ini, Apa yang Terjadi?

    Ronaldo ‘Raib’ di Sesi Latihan Penuh Juventus Kali ini, Apa yang Terjadi?

    TIKTAK.ID – Ada yang aneh dalam sesi latihan Juventus baru-baru ini. Sang megabintang, Cristiano Ronaldo justru tak tampak dalam latihan bersama rekan-rekan setimnya.

    Ronaldo memang baru kembali ke Turin usai membela tim nasional Portugal di ajang kualifikasi Piala Eropa 2020. Eks pemain Real Madrid itu bermain dalam dua laga di ajang tersebut dan sukses mencatatkan total empat gol.

    Baca juga: Ini Dia 4 Pemain Incaran Jose Mourinho, Termasuk Paulo Dybala

    Torehan ciamik Ronaldo di tim nasional itu yang membuat perkataan pelatih Juventus, Maurizio Sarri setelah laga melawan AC Milan pekan lalu seakan tak relevan. Seperti diberitakan media, Sarri menyampaikan bahwa Ronaldo mengalami cedera dan dia harus menariknya dari lapangan digantikan Paulo Dybala.

    Dari situlah hubungan Ronaldo dan Sarri disebut sedang tak harmonis. Pasalnya, eks pelatih Chelsea itu menarik Ronaldo dari lapangan dalam dua pertandingan terakhir Juventus dan sempat membuat sang pemain marah. Beruntung si Nyonya Tua masih diberi kemenangan dalam dua laga itu.

    Halaman selanjutnya…