Tag: Liga 1 2021

  • Pelatih Persebaya Yakin Bisa Jungkalkan Tira Persikabo

    Pelatih Persebaya Yakin Bisa Jungkalkan Tira Persikabo

    TIKTAK.ID – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengaku yakin mampu menjungkalkan Tira Persikabo. Pasalnya, Aji mengatakan terdapat lima muka baru di Stadion Wibawa Mukti pada pekan kedua Liga 1 2021, Sabtu (11/9/21).

    Kelima pemain itu adalah Alie Sesay, Taisei Murakawa, Jose Wilkson, Bruno Moreira, dan Marselino Ferdinan. Empat nama pertama merupakan pemain asing, sedangkan nama terakhir yaitu gelandang muda jebolan Timnas U-16.

    Untuk diketahui, pada pekan pertama, tim berjuluk “Bajul Ijo” tersebut dilumat oleh Borneo FC dengan skor 1-3. Ketika itu, Aji tidak dapat menurunkan empat pemain asing dan Marselino lantaran masih belum memperoleh vaksin dosis kedua.

    Namun saat ini mereka sudah memenuhi syarat, sehingga Aji pun optimistis bisa menjungkalkan Tira Persikabo dan meraih poin perdana. Meski begitu, ia menyatakan hal itu tak akan mudah karena tim yang dibina TNI tersebut dihuni oleh pemain berpengalaman.

    “Semua pemain telah dievaluasi. Semua tahu kalau tujuh pemain kami absen, termasuk empat pemain asing. Nanti semua pemain kami dapat bermain, dan mudah-mudahan hasilnya lebih baik dari yang pertama,” ujar Aji, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (10/9/21).

    “Yang jelas untuk pemain asing pasti bisa dimainkan. Untuk main atau tidak lihat besok, namun kemungkinan saya akan turunkan semua. Saya juga yakin kekuatan Persebaya akan lebih baik. Marselino Ferdinan kita akan lihat nanti,” ujarnya.

    Aji menyebut pemain-pemain yang sebelumnya dicadangkan seperti Samsul Arif, Rendi Irwan, Oktafianus Fernando, kemungkinan bakal tampil sejak menit awal karena Aji ingin langsung menekan sejak menit pertama pertandingan.

    Sementara itu, Pelatih Tira Persikabo, Igor Kriushenko menyadari potensi kebangkitan Persebaya. Pria asal Belarusia tersebut pun memprediksi pertandingan melawan Persebaya akan panas, karena kekalahan lawan pada laga perdana dapat memantik semangat bertanding.

    Kriushenko menjelaskan, timnya juga bisa menurunkan pemain asingnya yang sebelumnya absen, yakni Veniamin Shumeyko dan Sergey Pushinyakov. Ia menganggap kehadiran dua amunisi itu berpotensi membuat permainan Tira makin solid.

    “Untuk melawan Persebaya, mereka sudah tak ada kendala. Laga ini pun akan berlangsung panas. Tambahan empat pemain asing akan membuat permainan Persebaya meningkat, sehingga menjadi motivasi bagi kami untuk tampil lebih baik,” ungkap Kriushenko.

  • Kalahkan Barito, Pelatih: Persib Gagal Maksimalkan Peluang

    Kalahkan Barito, Pelatih: Persib Gagal Maksimalkan Peluang

    TIKTAK.ID – Pelatih Persib, Robert Rene Alberts menyampaikan bahwa Tim Maung Bandung kurang efektif dalam memanfaatkan serangan, ketika mengalahkan Barito Putera di Liga 1 2021.

    Sebelumnya, Persib berhasil menang dengan skor 1-0 atas Barito di pertandingan Liga 1 2021 di Stadion Indomilk Sport Center Tangerang, pada Sabtu (4/9/21) malam. Satu-satunya gol yang tercipta dalam ajang tersebut dicetak oleh gelandang anyar Persib, Marc Klok, melalui tendangan bebas pada menit ke-85.

    Walaupun menang, namun Robert tetap menyoroti persoalan kreativitas serangan yang dilancarkan oleh timnya dalam pertandingan tersebut. Sebab, Robert menilai Persib telah gagal dalam memaksimalkan sejumlah peluang yang didapat.

    Kemudian Robert juga menyebut serangan Tim Maung Bandung kerap terputus akibat salah umpan dan bermain terlalu buru-buru.

    “Kami memang memiliki sikap bahwa kami ingin menang, dan kami juga punya banyak peluang. Tapi hal itu tidak cukup, seperti kreativitas dalam serangan yang menjadi persoalan,” tutur Robert melalui konferensi pers usai pertandingan, seperti dilansir CNN Indonesia.

    “Kami memang kurang kreativitas di situ, meski kami sudah melakukannya saat latihan,” sambung Robert.

    Senada dengan Robert, penyerang sayap Persib, Estevan Vizcarra juga mengakui masalah tersebut.

    “Kami hari ini memang menang ball possession, tapi kami kurang efektif di depan. Mungkin karena kami sudah lama tidak main bola juga, namun yang penting kami bisa mendapat tiga poin,” ujar Vizcarra.

    Meski begitu, Robert mengklaim tidak ingin terlalu mempermasalahkan kekurangan timnya dalam pertandingan ini. Pelatih asal Belanda tersebut menjelaskan, yang terpenting saat ini adalah kompetisi Liga 1 dapat kembali bergulir.

    “Dari yang diharapkan oleh semua penonton dalam pertandingan, bukan sekadar masalah menang atau kalah. Melainkan bagaimana sepak bola Indonesia itu bisa kembali bergairah, sepak bola dapat menang lagi,” ucap Robert.

    “Bukan saya mau mengesampingkan menang kalah. Namun kami senang karena bisa kembali ke kompetisi seperti yang tadi kami lakukan, dan saya juga terima kasih kepada wasit yang memimpin pertandingan dengan baik dan adil,” imbuh Robert.

  • Pelatih: Arema FC Tak Mampu Tampil Konsisten di Pekan Pertama Liga 1

    Pelatih: Arema FC Tak Mampu Tampil Konsisten di Pekan Pertama Liga 1

    TIKTAK.ID – Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida meminta para pendukung timnya agar bisa memahami, jika pada pekan-pekan pertama Liga 1 Indonesia musim 2021/2022 timnya tidak mampu tampil secara konsisten, sesuai dengan yang mereka harapkan.

    Almeida mengatakan bahwa persiapan tim yang minim menjelang kick off akibat terkendala adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal itu membuat Singo Edan tidak dalam kondisi terbaik menatap Liga 1 2021/2022.

    Almeida menyatakan meski penampilan timnya akan inkonsisten di awal-awal kompetisi, namun dia meyakini seiring waktu penampilan Dedi Santoso dan kawan-kawan akan semakin baik.

    “Saya pikir tim ini tak akan tampil konsisten pada awal kompetisi. Namun setelah itu segalanya akan normal, kami akan menjadi lebih baik, dan suporter harus bisa menyadari soal ini,” ujar Almeida, seperti dikutip Ligaolahraga.com dari laman We Aremania.

    Kemudian Almeida juga meminta Aremania agar tetap memberikan dukungan dari rumah tanpa harus datang langsung ke stadion, saat Arema FC menjalani pertandingan nanti. Ia menegaskan, protokol kesehatan (prokes) harus tetap dipatuhi oleh suporter dan seluruh yang terlibat.

    Lantas pelatih asal Portugal tersebut menilai bahwa kompetisi musim ini dapat dibilang di luar kebiasaan sebelumnya. Ia menjelaskan, kompetisi yang digelar di tengah pandemi Covid-19 ini harus menerapkan prokes ketat.

    “Aremania harus mengetahui kalau kita ini memulai kompetisi yang berbeda dari biasanya. Yang terpenting saat ini yaitu pelatih bisa kembali bekerja, pemain kembali bermain bola, dan suporter harus mendukung di rumah,” tutur Almeida.

    Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 2021/2022 sudah resmi dibuka dengan pertandingan Bali United kontra Persita Tangerang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (27/8/21) malam. Hasilnya, Serdadu Tridatu berhasil memetik kemenangan dengan skor tipis 1-0.

    Sekadar informasi, Arema FC sendiri sempat mendulang hasil kurang memuaskan dalam dua kali uji coba pada masa pemusatan latihan jelang BRI Liga 1 2021/2022, di Yogyakarta antara 12 hingga 22 Agustus lalu. Arema FC kalah dari PSIM Yogyakarta dan ditahan imbang Persis Solo, padahal kedua tim itu adalah kontestan Liga 2.

  • PT LIB Terbitkan 7 Aturan Liga 1 2021

    PT LIB Terbitkan 7 Aturan Liga 1 2021

    TIKTAK.ID – Liga 1 2021 telah resmi bergulir sejak Jumat (27/8/21), dengan menerapkan regulasi baru untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19). Angka kasus Covid-19 yang masih tinggi di Indonesia, membuat Pemerintah menuntut Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyelenggarakan kompetisi dengan protokol kesehatan ketat.

    Seperti dilansir CNNIndonesia.com, berikut ini tujuh regulasi baru yang diterapkan PT LIB dalam Liga 1 2021/2022 terkait teknis menjalankan kompetisi dan teknis pertandingan.

    1. Tanpa Penonton
      Seluruh pertandingan kompetisi kasta tertinggi Indonesia ini dipastikan tanpa penonton, lantaran Pemerintah lewat BNPB dan Polri melarang adanya penonton. Suporter sepak bola pun diimbau untuk nonton dari rumah. Akan tetapi, bila dalam perjalanan kompetisi jumlah kasus Covid-19 bisa dikendalikan dengan baik, maka pintu untuk suporter akan dibuka secara bertahap.
    2. Wajib Dua Kali Vaksin
      Semua elemen yang terlibat dalam kompetisi, mulai dari pemain, pelatih, ofisial tim, panitia pelaksana pertandingan, hingga wartawan, wajib sudah memperoleh suntik vaksin Covid-19 sebanyak dua kali agar dapat terlibat. Pemain yang baru sekali suntik vaksin untuk sementara tidak bisa masuk dalam daftar susunan pemain.
    3. 5 Kali Tes Covid-19
      Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno mengatakan bahwa setiap pemain minimal akan menjalani tes kesehatan Covid-19 sebanyak lima kali untuk satu pertandingan Liga 1 2021/2022. Tes pertama saat akan berangkat ke hotel tempat menginap, kedua sesampainya di hotel, ketiga pada H-1 menjelang pertandingan, keempat sekitar pukul 09.00 WIB sebelum pertandingan, dan kelima setelah pertandingan selesai.
    4. Sistem Berseri
      Kompetisi musim ini menerapkan sistem berseri atau bubble to bubble. Nantinya, setiap tim akan menjalani sejumlah pertandingan di satu provinsi, kemudian jeda sepekan hingga dua pekan untuk seri berikutnya. Total terdapat enam seri.
    5. Tanpa Tuan Rumah
      Ajang ini hanya berlangsung di Pulau Jawa, sehingga PSSI menetapkan tim yang daerahnya menjadi tuan rumah tidak bisa tampil di kandang. Contohnya, Persija Jakarta tidak bisa tampil di Jakarta pada seri pertama dan keempat, melainkan akan main di Bogor atau Tangerang.
    6. Lima Pergantian
      Sesuai Laws of the Game 2021/2022 yang dikeluarkan International Football Association Board (IFAB), maka pergantian pemain di dalam Liga 1 2021/2022 maksimal lima pemain. Batas lima pemain tersebut akan berlaku sampai akhir 2022.
    7. Maksimal 35 Pemain
      Klub hanya boleh mendaftarkan maksimal 35 pemain untuk satu musim. Jumlah tersebut meningkat dari musim 2020, yaitu maksimal 33 pemain dan juga meningkat dari musim 2019 di mana tim hanya boleh mendaftarkan 30 nama.
  • LIB Beberkan Biaya Akomodasi Klub Liga 1 2021/2022

    LIB Beberkan Biaya Akomodasi Klub Liga 1 2021/2022

    TIKTAK.ID – Operator kompetisi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) menjabarkan akomodasi klub-klub peserta yang bermarkas di luar kluster seri penyelenggaraan Liga 1 2021/2022 hingga akhir musim. Direktur Operasional LIB, Sudjarno menjelaskan klub-klub yang berasal dari luar kluster tak perlu khawatir mengenai tempat tinggal selama mengikuti gelaran Liga 1 2021/2022.

    Akan tetapi, Sudjarno juga membebaskan bila ada klub dari luar Jawa yang lebih memilih untuk kembali ke home base-nya masing-masing, ketika jeda pertandingan.

    “Saat sudah bermain, artinya klub itu sudah masuk di format seri pertama Liga 1. Jadi kami perlakukan klub yang dari luar kluster seperti yang home base-nya di Luar Pulau Jawa dengan sama. Kami tanggung akomodasi hotel mereka mulai dari H-2 jelang pertandingan, hingga akhir musim,” ujar Sudjarno, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (25/8/21).

    “Namun jika mereka mau pulang ke home base, boleh. Kalau tinggal di hotel juga boleh, karena hotel di-cover LIB sampai akhir musim. Tapi kalau pulang ke home base, maka kami tidak membiayai penerbangan mereka ke sana dan saat kembali lagi ke sini,” sambungnya.

    Menurut Sudjarno, selama berada di Jakarta atau daerah yang masuk arena bubble Liga 1, klub-klub yang berasal dari luar kluster tetap dapat menjalankan program latihan seperti biasanya. Kemudian terkait tempat latihan, ia mengklaim LIB hanya akan memfasilitasi lokasi-lokasi yang dapat dijadikan tempat latihan klub selama berada di kluster seri Liga 1 2021/2022.

    “Untuk tempat latihan, kami hanya akan memfasilitasi. Kami memberi informasi tempat latihan yang bisa digunakan beserta contact person dan tarifnya. Artinya, klub sendiri yang akan mengatur dan membayar sewanya,” terang Sudjarno.

    Sementara itu, Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita mengatakan telah memperoleh informasi klub-klub yang home base-nya berada di dalam kluster seri pertama memilih untuk kembali ke home base usai pertandingan. Salah satunya adalah Persib yang akan kembali ke Bandung usai melakoni laga yang misalnya digelar di Jakarta atau Tangerang.

    “Mereka tetap stay di hotel yang kami sediakan H-2 sampai H+1, namun setelah itu kembali lagi ke Bandung. Bukan yang ada di hotel terus dalam jangka waktu lama seperti klub yang berasal dari luar kluster,” jelas Lukita.

  • PT LIB Siapkan Sembilan Venue untuk Liga 1

    PT LIB Siapkan Sembilan Venue untuk Liga 1

    TIKTAK.ID – Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno mengatakan bahwa stadion yang ada di DKI Jakarta bisa digunakan untuk pertandingan seri pertama Liga 1 2021/2022. Ia menyebut LIB sudah menyiapkan sembilan venue yang berada di wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat untuk menggelar pertandingan di seri pertama Liga 1 2021.

    Kesembilan stadion itu yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Stadion Madya, PTIK, Pakansari, GBLA, Si Jalak Harupat, Patriot, Wibawa Mukti, dan Indomilk Arena.

    Akan tetapi, Sudjarno menyatakan tidak semua akan menggelar pertandingan. Ia menilai semua akan disesuaikan dengan perkembangan situasi, kondisi, dan kebutuhan.

    “GBK dan Madya tetap akan kita gunakan, namun ada konteks pertimbangannya. Contohnya, Persija tidak akan kami mainkan di GBK, Madya dan Patriot di kluster seri pertama. Melainkan tim lain yang memungkinkan untuk main di stadion itu,” ujar Sudjarno, seperti dilansir CNN Indonesia, Senin (21/6/21).

    “Sama seperti Persib Bandung. Tidak mungkin kami mainkan di GBLA, Si Jalak Harupat, atau stadion lain di Jawa Barat yang pernah jadi homebase mereka. Intinya, klub yang di dalam kluster tidak dapat bermain di homebase-nya, begitu pula dengan klub lain,” imbuh Sudjarno.

    Kemudian Sudjarno menyampaikan, sejumlah arena lain yang masuk di sembilan stadion di seri pertama Liga 1 juga masih belum dapat dipastikan penggunaannya. Di antaranya Stadion Patriot yang hingga kini masih dijadikan Rumah Sakit Darurat Covid-19, atau GBLA yang saat ini dialihfungsikan sementara untuk menjadi tempat vaksinasi Covid-19.

    “Nanti kami akan lihat perkembangannya seperti apa. Sebelumnya kami pasti akan menyurat, serta membuat permohonan ke pengelola stadion untuk bisa kami gunakan. Tapi nanti lihat pertimbangan dari pengelola bagaimana,” ucap Sudjarno.

    “Jika memang tidak bisa kami gunakan, maka kami tidak bisa memaksa. Kami akan mencari alternatif. Ada cukup banyak alternatif, seperti stadion Madya, GBK, PTIK, bisa jadi pertimbangan,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Sudjarno mengaku saat ini LIB sedang melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk membuat surat permohonan penggunaan stadion. Ia menjelaskan, rencananya minggu ini surat itu akan segera didistribusikan supaya kepastian penggunaan stadion bisa lebih jelas.

  • PSSI Bantah Ubah Regulasi Pemain Asing di Liga 1 2021

    PSSI Bantah Ubah Regulasi Pemain Asing di Liga 1 2021

    TIKTAK.ID – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) membantah bahwa pihaknya telah mengubah regulasi terkait pemain asing di kompetisi Liga 1 2021. Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi menyampaikan hal itu pada Kamis (29/4/21).

    Yunus Nusi juga menampik isu yang saat ini berkembang, mengenai kuota pemain asing akan dibatasi. Pria yang juga menjabat sebagai anggota Exco PSSI tersebut pun mengaku bingung dari mana muncul kabar kuota pemain asing akan dikurangi.

    “Kami tidak mengetahui kabar dari siapa dan mana itu, yang harusnya diminta untuk kawan-kawan klub itu kan kalau enggak ke PSSI ya ke PT Liga Indonesia Baru (LIB). Jadi hingga saat ini masih sama. Toh, kalau memang ada perubahan juga harus keputusan Exco. Itu pun tetap mengakomodir keinginan, saran, serta pendapat dari teman-teman klub,” ujar Yunus, setelah memantau latihan Timnas Indonesia U-16 di Lapangan D Komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (29/4/21).

    Yunus menyatakan regulasi Liga 1 2021-2022 masih belum ditetapkan. Ia menjelaskan, sebelum diberikan ke PT LIB, maka regulasi kompetisi akan dibahas terlebih dahulu oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

    “Jadi PSSI masih belum memutuskan terkait regulasi soal pemain dan segala macam. Yang jelas selama itu belum diputuskan, tidak akan ada perubahan berarti, jadi untuk saat ini masih seperti yang lama,” tegas Yunus.

    Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyebut Liga 1 musim ini kemungkinan berlangsung selama sembilan bulan, tepatnya dari Juli 2021 hingga Maret 2022. Akan tetapi, ia menilai hal itu baru sebatas konsep. Menurutnya, banyak kemungkinan masih mungkin terjadi, karena PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menerima banyak masukan, seperti dari Pemerintah, Satgas Covid19, termasuk klub.

    “Sistem kompetisi penuh namun gelembung. Ini baru wacana yang nantinya akan diajukan dan diskusi dengan para manajer klub yang ada. Alangkah baiknya seperti Piala Menpora kemarin, tapi mereka ketemu semua, makanya durasinya kan lama, sampai Maret 2022,” tutur Iriawan, Kamis (29/4/21).

    “Sarana dan prasarananya ada. Kami akan sentralkan di Jawa, tapi berputar. Misalnya di Jawa Barat, istirahat Jateng, Jatim, Banten. Tergantung mereka di mana saja mendapatkan pertandingannya, itu juga masukan dari klub-klub,” imbuhnya.