Tag: KPP

  • Tim 8 Ungkap Hasil Pertemuan Anies dan Petinggi Parpol Koalisi

    Tim 8 Ungkap Hasil Pertemuan Anies dan Petinggi Parpol Koalisi

    TIKTAK.ID – Juru Bicara Anies Baswedan sekaligus Anggota Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Sudirman Said menyatakan setidaknya terdapat empat poin kesepakatan antara Anies dan tiga pimpinan parpol koalisi.

    Sudirman menjelaskan pada poin pertama, koalisi tetap pada komitmen awal bahwa Anies diusung sebagai calon presiden (Capres).

    “Anies Baswedan hanya bakal diajukan sebagai Calon Presiden, bukan untuk posisi yang lain,” ujar Sudirman dalam keterangannya, pada Senin (28/8/23), seperti dilansir CNN Indonesia.

    Baca juga : Koalisi Prabowo Mendadak Ganti Nama, PKB: Tak Masalah Asal Cak Imin Penentu Cawapres

    Kemudian poin kedua, Sudirman menyebut semua klausul dalam piagam koalisi tetap berlaku. Dia melanjutkan, termasuk salah satunya Capres yang memperoleh mandat untuk memilih calon wakil presiden. Ia pun menegaskan bahwa partai anggota KPP akan mendukung siapa pun pilihan Cawapres dari Anies.

    Kesepakatan ketiga, Sudirman mengaku para pimpinan tertinggi partai memberi masukan kepada Anies, dan Tim 8 mulai menyiapkan opsi-opsi waktu terbaik guna mengumumkan pasangan dan melakukan deklarasi bersama tiga partai.

    Terakhir, Sudirman menilai para pimpinan partai mendorong segera dilakukan persiapan langkah dan strategi pemenangan yang lebih detail.

    Baca juga : Politisi PDIP Tanggapi Usulan Abraham Samad Jadi Cawapres Ganjar 

    “Sebagai panduan kerja bersama, termasuk menyiapkan organisasi pemenangan hingga ke level terdepan,” ucap Sudirman.

    Untuk diketahui, Anies Baswedan dan Tim 8 KPP mengadakan pertemuan dengan tiga pimpinan partai politik pengusung, yaitu Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

    Pada Kamis (25/8/23) malam, Anies mengawali pertemuan dengan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh di Hotel Grand Hyatt, Jakarta. Pertemuan tersebut pun berlangsung selama lima jam.

    Baca juga : Sebut Atraksi Politik Belum Selesai, Jokowi Kembali Minta Relawan ‘Ojo Kesusu’ Tentukan Dukungan Capres

    Usai menemui Surya Paloh, Anies juga bertemu dengan SBY di Puri Cikeas pada Jumat (25/8/23) malam. Setelah itu, Anies melanjutkan pertemuannya dengan Salim Segaf Aljufri pada keesokan harinya atau Sabtu (26/8/23) pagi.

    Lebih lanjut, Anies mengeklaim pertemuan dengan para petinggi parpol di KPP ini untuk menyamakan langkah strategi demi pemenangan Pilpres mendatang. Akan tetapi, dia menyatakan tak ada pembicaraan soal deklarasi nama Cawapres.

    “Terdapat penekanan dari percakapan tadi soal bagaimana kita bisa terus menjaga persatuan dan menjaga kerekatan antaranak bangsa. Dengan begitu, apa yang kita ikhtiarkan, melakukan perubahan untuk persatuan itu benar-benar menghasilkan persatuan,” jelas Anies di kediaman Salim Segaf, Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (26/8/23), mengutip Kumparan.com.

  • Jubir Tim 8 Koalisi Perubahan Sambut Baik Wacana Duetkan Anies-Ganjar

    Jubir Tim 8 Koalisi Perubahan Sambut Baik Wacana Duetkan Anies-Ganjar

    TIKTAK.ID – Juru Bicara Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Sudirman Said menyambut baik wacana menduetkan Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tersebut menilai munculnya wacana itu menunjukkan politik yang sehat dan dewasa.

    “Seluruh pihak membuka kemungkinan bekerja sama dengan pihak lainnya. Tak ada yang secara apriori menolak atau mengharuskan bermitra dengan siapa pun, namun yang menyatukan perjuangan politik kita haruslah cita-cita memajukan bangsa,” ujar Sudirman, Selasa (22/8/23), seperti dilansir Sindonews.com.

    Menurut Sudirman, masyarakat yang akan menilai mana kandidat yang terbaik dalam lomba adu gagasan dan adu rekam jejak. Ia juga menyebut konstelasi politik punya dinamika yang membuka segala kemungkinan.

    Baca juga : Tak Tertarik Wacana Duet Ganjar-Anies, PKS: Kita Konsisten Capreskan Anies

    “Bagi Koalisi Perubahan, semakin banyak komunikasi antartokoh dan institusi politik, maka bakal semakin baik untuk mendinginkan suhu kontestasi,” tutur Sudirman.

    Sudirman menjelaskan bahwa Anies banyak disandingkan dengan berbagai figur bakal calon wakil presiden (Cawapres).

    “Bagi kami ini menjadi pengakuan bahwa tokoh yang kami usung diterima luas, dan dengan begitu memiliki kapasitas untuk menyatukan berbagai elemen bangsa,” ucap Sudirman.

    Baca juga : Beberkan Isi Pertemuan Puan-Luhut, Hasto PDIP: Keren Pertemuannya

    “Soal jadi atau tidak berpasangan, itu kan jodoh, namun banyak pihak membuka komunikasi dengan Pak Anies merupakan sesuatu yang kami syukuri,” imbuhnya.

    Kemudian terkait apakah pernah ada pembicaraan di internal terkait wacana duet Anies-Ganjar, Sudirman mengeklaim Koalisi Perubahan selalu mengedepankan sikap terbuka dan membicarakan segala kemungkinan secara transparan.

    “Spesifik mengenai memasangkan Anies dan Ganjar kan baru muncul belakangan. Di samping itu, di Koalisi soal nama Cawapres telah mengerucut ke satu nama,” jelas Sudirman.

    Baca juga : NasDem-PKS-PDIP Respons Wacana Duet Ganjar-Anies di Pilpres 2024

    Sudirman mengaku semua pemimpin partai politik Koalisi Perubahan untuk Persatuan sudah mengetahui arah keputusan terkait pasangan Anies.

    “Jika ada perubahan, tentu akan melalui pembahasan dan persetujuan kolektif,” ungkap Sudirman.

    Sudirman pun menjawab diplomatis ketika ditanya jika duet tersebut terlaksana siapa yang akan menjadi presiden.

    “Capres KPP Anies Baswedan. Dan Sejauh ini semua partai pengusung punya komitmen dan confident yang tinggi bahwa Anies Baswedan adalah jawaban dari situasi dan kondisi bangsa ini. Untuk itu, tidak ada perubahan dalam soal pencalonan Anies sebagai Bacapres,” tegas Sudirman.