Tag: Ketua PSSI

  • Survei Indikator: Mayoritas Responden Ingin Polisi Tetapkan Ketua PSSI Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

    Survei Indikator: Mayoritas Responden Ingin Polisi Tetapkan Ketua PSSI Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

    TIKTAK.ID – Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyatakan bahwa sebanyak 55,5 persen atau mayoritas responden meminta kepolisian agar tidak ragu menetapkan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule, sebagai tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan.

    Adapun 55,5 persen itu adalah jawaban responden yang mengaku setuju atas adanya pendapat supaya kepolisian tak ragu menetapkan Iwan Bule sebagai tersangka Tragedi Kanjuruhan, bila terdapat fakta dan cukup bukti.

    “Yang setuju dengan pernyataan tersebut ada 55,5 persen,” ungkap Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi pers, seperti dilansir Kompas.com, pada Minggu (13/11/22) siang.

    Baca juga : Nilai Jokowi Berubah Sikap Sejak NasDem Usung Anies, Pengamat: Ketidakdewasaan Politik

    Kemudian dalam survei nasional bertajuk “Tragedi Kanjuruhan dan Reformasi PSSI” tersebut, juga ada 19 persen responden yang mengatakan kurang atau tidak setuju atas pendapat itu. Sedangkan 25,5 persen responden menyatakan tidak tahu dan tidak jawab (TT/TJ).

    Lebih lanjut, dalam konteks Kongres Luar Biasa (KLB) pada survei yang sama, terdapat sebanyak 68,6 persen responden yang mengklaim setuju KLB digelar untuk mengganti personel PSSI dan memperbaiki persepakbolaan nasional. Selain itu, ada 9,3 persen responden kurang atau tidak setuju dan 22,1 persen menyatakan TT/TJ.

    Untuk diketahui, survei tersebut dilaksanakan pada 30 Oktober sampai 5 November 2022 dengan melibatkan sebanyak 1.220 responden. Survei itu memakai metode multistage random sampling.

    Baca juga : PKB Nilai Jokowi Belum Dukung Penuh Capres Mana pun

    Responden terpilih diwawancara melalui tatap muka oleh pewawancara yang sudah dilatih. Sementara, toleransi kesalahan atau margin of error survei sekitar lebih kurang 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

    Seperti diketahui, Iwan Bule, Waketum Iwan Budianto, Sekjen Yunus Nusi, dan seluruh anggota Exco hingga kini masih bertahan di jabatannya. Padahal, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang mengusut Tragedi Kanjuruhan sudah merekomendasikan seluruh pengurus PSSI untuk mengundurkan diri.

    Dampaknya, Pemerintah belum mengeluarkan izin untuk menggulirkan Liga 1. Pasalnya, sesuai rekomendasi TGIPF, Pemerintah hanya bakal mengizinkan Liga 1 jika telah terjadi perubahan signifikan di tubuh PSSI. Meski begitu, Iwan Bule dan kawan-kawannya bisa bertahan di posisi masing-masing jika mereka mencalonkan diri lagi lewat KLB PSSI.

  • Ketua PSSI: Dulu Elkan Baggott Ngejar-ngejar Kita, Sekarang Tolak Bela Timnas Indonesia

    Ketua PSSI: Dulu Elkan Baggott Ngejar-ngejar Kita, Sekarang Tolak Bela Timnas Indonesia

    TIKTAK.ID – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan mengungkapkan bahwa pemain berdarah Indonesia yang berkarier di Inggris, Elkan Baggott, enggan membela Timnas Indonesia.

    Iriawan menyampaikan hal itu setelah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, untuk membahas evaluasi Liga 1 dan Liga 2 2021/2022 di Kemenpora, Jumat (22/10/21). Dia mengatakan PSSI sudah menghubungi Baggot beberapa kali.

    “Elkan Baggot itu sudah dihubungi beberapa kali, namun tampaknya tidak ingin membela Timnas kita. Kita sayangkan, padahal dulu waktu mau masuk U-19 ngejar-ngejar kita, tapi sekarang ditawari Timnas yang ada, mereka tidak ada respons,” ujar Iriawan, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Kemudian pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut menduga Baggott ingin membela negara lain. Dia menjelaskan, hal itu berdasarkan indikasi penolakan atas tawaran PSSI kepada pemain kelahiran Thailand tersebut.

    “Kelihatannya seperti itu [memilih Timnas negara lain], karena sudah beberapa kali kita kontak. Bahkan biometrik KTP kita fasilitasi waktu itu, tapi dia tetap tidak datang. Tidak masalah, masih banyak pemain Indonesia lainnya,” tutur Iriawan.

    Untuk diketahui, Baggot sempat membela Timnas Indonesia U-19 yang dipersiapkan tampil di Piala Dunia U-20 2020 pada 2019. Ketika itu, Baggott ikut menjalani pemusatan latihan di Kroasia dan melakoni sejumlah laga uji coba.

    Elkan Baggott pun menjadi perbincangan hangat. Bahkan media sosialnya ikut melambung melebihi klubnya saat itu, Ipswich Town.

    Postur Baggot yang tinggi dianggap sangat cocok mengisi bek tengah Timnas U-19, apalagi Shin Tae-yong juga suka dengan pemain bertubuh jangkung.

    Akan tetapi, nama Baggott menjadi sorotan publik di media sosial, lantaran tidak masuk daftar untuk play off Kualifikasi Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Publik menilai Baggott layak membela Garuda Muda melawan Australia.

    Timnas Indonesia U-23 sendiri dijadwalkan menghadapi Australia sebanyak dua kali pada Minggu (24/10/21) dan Jumat (29/10/21). Ini merupakan pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 yang akan berlangsung di Uzbekistan pada 2022.

  • Ketua PSSI Laporkan Peningkatan Performa Timnas U-19 ke Jokowi

    Ketua PSSI Laporkan Peningkatan Performa Timnas U-19 ke Jokowi

    TIKTAK.ID – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan melaporkan perkembangan Tim Nasional Indonesia U-19 yang dipersiapkan tampil pada ajang Piala Dunia U-20 2021 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu melapor kepada Jokowi melalui konferensi video Rapat Terbatas (Ratas) terkait perkembangan persiapan penyelenggaran Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.

    “Saya juga ingin mendapatkan laporan dari PSSI, tentang kesiapan Timnas yang akan berlaga dalam Piala Dunia U-20,” ujar Jokowi sebelum Ratas, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

    Kemudian Iwan Bule menyampaikan, Timnas Indonesia U-19 mengalami perkembangan yang positif selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Kroasia di bawah asuhan pelatih Shin Tae Yong.

    “Garuda Muda sudah cukup menjalani uji coba ketika melawan Bulgaria, Kroasia, dan imbang melawan Arab Saudi. Semangat tinggi bisa menyamakan kedudukan ini mulai kelihatan performa meningkat. Peningkatan performa Timnas U-19 dari hari ke hari semakin bagus,” terang Iwan Bule.

    Iwan Bule menjelaskan, Timnas akan pulang ke Tanah Air pada Rabu 28 Oktober dan akan dikembalikan ke klub. Ia mengatakan, rencana awal setelah tidak menjalani pemusatan latihan (TC) yakni kembali ke klub untuk berkompetisi. Akan tetapi, kata Iwan Bule, perizinan kompetisi masih belum dikeluarkan.

    Iwan Bule pun memastikan bahwa skuad Timnas Indonesia U-19 akan kembali menjalani pemusatan latihan di Eropa mulai Desember 2020. Menurutnya, kali ini David Maulana dan kawan-kawan akan menjalani TC di Prancis.

    “Selanjutnya, Timnas U-19 akan TC di Prancis. Mereka akan berangkat 21 Desember hingga Januari 2021,” ucap Iwan Bule.

    Ia menyatakan di Prancis, Garuda Muda akan mengikuti Toulon Tournament sembari terus berlatih dan melakoni sejumlah laga uji coba. Setelah itu, lanjutnya, Timnas U-19 akan kembali ke Jakarta pada 23 Januari untuk persiapan mengikuti Piala AFC di Uzbekistan pada 22 Februari.

    Iwan Bule mengklaim segala bentuk persiapan terbaik telah dilakukan Timnas Indonesia U-19 supaya bisa mendapatkan hasil yang membanggakan di Piala Dunia U-20 2021.

    PSSI dan Jokowi pun berharap Timnas Indonesia minimal bisa lolos dari babak penyisihan Piala Dunia U-20, sehingga bisa masuk ke babak delapan besar saat menjadi tuan rumah.

  • Kritikan FIFPro Dijawab Ketua PSSI hingga Kejar-kejaran Top Skor Bundesliga

    Kritikan FIFPro Dijawab Ketua PSSI hingga Kejar-kejaran Top Skor Bundesliga

    TIKTAK.ID – Ketua PSSI, Mochamad Iriawan menjawab kritikan FIFPro hingga top skor Bundesliga jadi berita olahraga terpopuler. Serta kabar seorang pemain Bournemouth diumumkan positif virus Corona menjadi perhatian pembaca dunia maya.

    Tiga artikel terpopuler di rubrik olahraga CNNIndonesia.com selama 24 jam terakhir:

    1. Ketua PSSI tentang Surat FIFPro: Jangan Ada ‘Kompor’

    Ketua PSSI, Mochamad Iriawan menanggapi surat Federasi Internasional Asosiasi Pesepakbola Profesional (FIFPro) tentang pemangkasan gaji pemain selama pandemi Covid-19.

    Awalnya, FIFPro sudah melayangkan surat ke PSSI untuk meminta keterangan tentang pemotongan 75 persen gaji pemain yang dinyatakan muncul secara sepihak. Surat tersebut disampaikan pada 4 April 2020.

    “Hentikan berdebat tentang untung rugi dan bunyi kontrak. Faktanya, kompetisi sedang mati suri saat ini, jangan ada pihak yang malah mengompori,” ungkap Iriawan melalui pesan singkat pada CNNIndonesia.com.

    2. Seorang Pemain Bournemouth Positif Virus Corona

    Jelang kompetisi Premier League bergulir di Juni mendatang, kabar mengagetkan muncul tentang seorang pemain Bournemouth diumumkan positif virus Corona.

    Konfirmasi berita tersebut diungkapkan pihak Bournemouth melalui situs resminya. Pemain Bournemouth tersebut menambah deretan orang yang positif Covid-19 sebanyak dua pemain.

    Dari dua kali tes Covid-19 yang diterapkan bagi pemain dan staf klub Liga Inggris 2019/2020, didapati 8 pemain yang positif virus Corona.

    Bournemouth berada di urutan ke-18 dalam klasemen sementara Premier League 2019/2020 dengan perolehan 27 poin dari 29 pertandingan.

    3. Top Skor Bundesliga: Werner Buntuti Lewandowski

    Timo Werner dari klub RB Leipzig catatkan hatrrick di pekan ke-27 untuk membuntuti perolehan Robert Lewandowski dari klub Bayern Muchen dalam perebutan top skor Bundesliga Jerman.

    Werner dengan 24 gol dari 27 laga di Bundesliga. Sedangkan Lewandowski di puncak pencetak gol terbanyak Bundesliga sementara dengan perolehan tiga gol lebih banyak dari Werner.

    Tahun lalu, bersama klub yang sama saat ini, Lewandowski sukses menjadi top skor Bundesliga dengan perolehan 22 gol dan dua di antaranya dari tendangan penalti. Sedangkan Werner bersama RB Leipzig hanya menempati urutan kedelapan dengan torehan 16 gol.

  • Sapu Bersih 82 Suara Sah, Iwan Bule Jabat Ketum PSSI 2019-2023

    Sapu Bersih 82 Suara Sah, Iwan Bule Jabat Ketum PSSI 2019-2023

    TIKTAK.ID – Mantan Kapolda Metro Jaya (2016), Komjen. Pol. Mochamad Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule, resmi menjabat sebagai Ketua Umum PSSI untuk periode empat tahun ke depan, hingga 2023.

    Perwira tinggi Polri itu meraih 82 suara sah, dari 85 pemilik suara yang hadir dalam Kongres Pemilihan Ketum PSSI yang berlangsung tertutup di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11/19). Sedangkan 3 suara dari 3 voters dianggap tidak sah, dan 1 voters, yakni Persis Solo, tidak menggunakan hak suaranya.

    Kemenangan mutlak berhasil diraih pria berusia 57 tahun ini setelah 7 kandidat lain mengundurkan diri hingga hanya tersisa 3 kontestan; yaitu Rahim Soekasah, Arif Putra Wicaksono, dan Iwan sendiri.

    Nama Iwan Bule di dunia sepak bola Indonesia sebenarnya sudah tak asing lagi. Terutama sejak kiprahnya memberangkatkan 10 anak Indonesia menimba ilmu ke Spanyol lewat program Vamos Indonesia pada 2018 lalu.

    Sejak itulah minatnya terhadap sepak bola Indonesia makin berkembang, hingga membuat pria dengan pangkat bintang tiga di pundak itu maju dalam ajang pencalonan Ketua Umum PSSI tahun ini.

    Kemenangan Iwan selaku perwira Polri ini terhitung bersejarah sekaligus mendobrak dominasi mantan perwira TNI yang selama ini duduk di kepemimpinan puncak PSSI. Tercatat, beberapa eks Ketum PSSI sebelum Iwan merupakan mantan prajurit TNI, yakni Maladi (1950-1959), Maulwi Saelan (1964-1067), Bardosono (1975-1977), Ali Sadikin (1977-1981), Kardono (1983-1991), Agum Gumelar (1999-2003), dan terakhir Edy Rahmayadi (2016-2018).