Tag: FK Senica

  • Witan Sulaeman Ungkap Sempat Dipaksa FK Senica Main Tanpa Gaji

    Witan Sulaeman Ungkap Sempat Dipaksa FK Senica Main Tanpa Gaji

    TIKTAK.ID – Witan Sulaeman mengaku sempat marah saat dipaksa bermain oleh FK Senica tanpa mendapat gaji yang sesuai dengan kontrak pada musim lalu.

    Kabar Senica yang tengah mengalami krisis keuangan pada musim lalu sudah sampai ke Indonesia, di mana dua bintang Timnas Indonesia, Witan dan Egy Maulana Vikri, bermain.

    Akibat utang yang menumpuk, Senica disebut-sebut tidak mampu membayar gaji pemain selama tujuh bulan. Hal itu membuat banyak pemain Senica mundur, termasuk Witan Sulaeman dan Egy Maulana.

    Mengutip Tvnoviny.sk, Witan mengatakan dirinya marah dengan kondisi tersebut. Meski begitu, pemain berusia 20 tahun tersebut tetap bersyukur karena memperoleh pengalaman penting selama di Senica.

    “Seseorang mempelajari sesuatu yang baru setiap hari. Sejak kami tidak dibayar, tentu saja kami membicarakan hal itu di dalam tim. Manajemen menekankan kepada kami, kalau kami harus melanjutkan di liga dan di Piala Slovakia dan bermain 100 persen,” terang Witan, seperti dilansir CNN Indonesia.

    “Namun itu menantang. Sebab, kami semua marah, tetapi kami tahu kalau kami harus tetap bermain. Tanpa uang, itu menjadi perjuangan besar untuk memberikan segalanya setiap hari,” imbuh Witan Sulaeman.

    Witan menjelaskan, walaupun merasa frustrasi dengan kondisi di Senica, tapi mantan pemain Timnas Indonesia U-19 tersebut mencoba menerima situasi tersebut dan tetap bersikap profesional.

    “Saya akui, terkadang saya marah. Namun saya mencoba untuk menerima hal itu dengan tenang. Pertama-tama, ini merupakan pengalaman yang berharga, ini adalah kehidupan,” ungkap pria asal Kota Palu tersebut.

    Witan melanjutkan, meski tidak berujung indah, dirinya tetap bersyukur karena memperoleh kesempatan bermain di FK Senica dan punya pengalaman yang luar biasa dalam kariernya.

    “Saya benar-benar bersyukur bahwa pejabat di sana dapat memberi saya kesempatan untuk muncul dan bermain. Saya tidak suka berbicara mengenai uang, tetapi tentang pengalaman,” tegas Witan.

    Meski telah merasakan pengalaman tidak mengenakkan, tapi Witan menyatakan tidak kapok bermain untuk klub Liga Slovakia. Hal itu ditunjukan Witan dengan bergabung ke AS Trencin.

  • Situasi Sulit FK Senica Bawa Keuntungan Timnas U-23

    Situasi Sulit FK Senica Bawa Keuntungan Timnas U-23

    TIKTAK.ID – Situasi sulit FK Senica tampaknya dapat membawa keuntungan bagi Timnas Indonesia U-23, terkait pemanggilan Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.

    Untuk diketahui, kini Timnas Indonesia U-23 masih kesulitan perihal pemanggilan pemain di luar negeri. Hal itu karena agenda SEA Games tidak masuk dalam agenda internasional FIFA.

    Dengan begitu, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) perlu berupaya keras jika ingin melobi klub-klub tempat pemain Indonesia bernaung. Elkan Baggott, Saddil Ramdani, sampai Pratama Arhan, hingga kini masih belum mendapat sinyal jelas untuk dapat bergabung dengan Timnas Indonesia U-23.

    Kemudian soal Egy dan Witan, sebenarnya kedua pemain itu sudah tampil baik bersama FK Senica. Bahkan Egy dan Witan rutin mengisi posisi starter dan menjadi salah satu andalan di lini serang.

    Akan tetapi, FK Senica dikabarkan sedang dalam masalah finansial serius. Permasalahan tersebut pun membuat pemain-pemain Senica dilaporkan telat memperoleh gaji. Para pemain FK Senica disebut sudah tidak menerima gaji selama berbulan-bulan. Pasalnya, klub tersebut memiliki utang sebesar 1 juta Euro atau sekitar Rp15,5 miliar.

    Seperti dilansir CNN Indonesia, media Slovakia melaporkan Egy dan Witan sudah pulang ke Indonesia akibat masalah penunggakan gaji yang tak terselesaikan. Sebelumnya, Egy dan Witan telah absen dalam dua laga terakhir FK Senica.

    “Egy dan Witan sudah tidak berada di Slovakia lagi. Menurut informan kami, mereka pulang dan beberapa fans berjumpa Egy di Doha, Qatar,” tulis laporan itu.

    Di sisi lain, kondisi sulit Senica tersebut tentu bakal memudahkan pelatih Shin Tae Yong dan Timnas Indonesia untuk memanggil Egy dan Witan ke skuad SEA Games 2021.

    Shin Tae Yong sendiri telah berani menyiratkan kalau Witan dan Egy akan bermain dalam skuad pilihannya pada SEA Games mendatang.

    Sekadar informasi, dalam laga Piala AFF 2020 akhir tahun lalu, Witan dan Egy terbilang bermain cemerlang. Mereka pun berhasil mengantarkan Timnas Indonesia menjejakkan kaki ke babak final. Namun saat babak final, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand.

    Indonesia terakhir kali meraih medali emas SEA Games pada 1991 silam.

  • Egy Maulana dan Witan Sulaeman Pulang ke Indonesia Akibat Tunggakan Gaji

    Egy Maulana dan Witan Sulaeman Pulang ke Indonesia Akibat Tunggakan Gaji

    TIKTAK.ID – Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman diketahui telah memutuskan untuk meninggalkan FK Senica dan pulang ke Indonesia akibat masalah tunggakan gaji. Informasi itu datang dari salah satu media Slovakia, Esencia Hry. Masalah tunggakan gaji disebut-sebut menjadi pangkal persoalan.

    “Egy dan Witan sudah tidak lagi berada di Slovakia. Berdasarkan informasi yang kami dapat, mereka telah terbang pulang ke negaranya. Beberapa suporter menyusul Egy sampai ke Qatar,” demikian laporan Esencia Hry, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Untuk kali kedua, Egy dan Witan tidak masuk dalam daftar susunan pemain FK Senica di Liga Slovakia. Teranyar, kedua pemain tersebut absen ketika Senica kalah dengan skor 0-1 dari Zemplin Michalovche pada matchday ketujuh grup degradasi Liga Slovakia, Sabtu (23/4/22).

    Sekadar informasi, absennya Egy Maulana dan Witan dari daftar pemain di Liga Slovakia jadi yang kedua secara beruntun. Pada pekan lalu, keduanya juga memutuskan untuk mangkir dalam pertandingan melawan Liptovsky Mikulas.

    Egy dan Witan Sulaeman sendiri masuk ke dalam lineup dan bermain menghadapi Spartak Trnava di Piala Slovakia, pada Kamis (21/4/22). Dalam laga tersebut, Senica kalah telak dengan skor 0-4.

    Akan tetapi, Egy dan Witan kembali menolak bermain untuk klub berjuluk Zahoraci itu, ketika menghadapi Zemplin Michalovche. Para pemain bintang mereka pun telah memutuskan untuk mundur sebelum masa kontraknya habis.

    Dalam laga tersebut, nomor punggung Egy dan Witan pun sudah digunakan oleh pemain lain di klub Slovakia itu. Nomor 17 Egy digunakan oleh Jan Vrabalic, dan nomor 88 Witan dikenakan oleh Lukas Jurka.

    Masalah finansial memang berdampak jelas terhadap prestasi FK Senica di Fortuna Liga. Kini tim berjuluk Zahoraci tersebut pun harus berjuang di babak playoff degradasi Liga Super Slovakia.

    Senica sendiri telah menempati peringkat keempat klasemen babak playoff degradasi.

    Senica mengemas 33 poin atau tertinggal tiga angka dari Zemplin Michalovce yang berada satu tingkat di atasnya. Sedangkan posisi pertama dan kedua saat ini ditempati oleh Trencin dan Liptovsky Mikulas.

  • Rapor Apik Witan Sulaeman, Sebulan Cetak Empat Gol

    Rapor Apik Witan Sulaeman, Sebulan Cetak Empat Gol

    TIKTAK.ID – Witan Sulaeman diketahui telah berhasil mencatatkan rapor apik selama berkostum FK Senica. Witan mampu mengemas empat gol di semua ajang resmi hanya dalam waktu satu bulan.

    Winger Timnas Indonesia tersebut baru saja menambah daftar penampilan impresif di FK Senica, setelah sukses membobol gawang Zlate Moravce dalam laga Grup Degradasi Liga Slovakia di Stadion FC ViOn, pada Sabtu (2/4/22).

    Witan sendiri ikut bergabung dengan Senica pada Januari silam sebagai pemain pinjaman dari Lechia Gdansk. Pemain berusia 20 tahun itu pun dilaporkan bakal bersama Senica sampai akhir Juni mendatang.

    Walaupun Witan belum genap tiga bulan bersama Senica, namun sejauh ini tampaknya Senica sudah cukup merasakan dampak kedatangan Witan. Pasalnya, terhitung sejak awal Maret, Witan sudah mengemas empat gol untuk FK Senica di sejumlah ajang resmi dan beberapa assist.

    Mengutip CNN Indonesia, gol perdana Witan bersama Senica tercipta pada 1 Maret ketika melawan Sasova dalam ajang Piala Slovakia. Dalam pertandingan tersebut, Witan mencetak gol cepat pada menit keempat. Berkat gol Witan itu pula, FK Senica menang dengan skor 3-0, sehingga lolos ke babak berikutnya.

    Kemudian torehan gol Witan bertambah dalam pertandingan Senica melawan Pohronie di Piala Slovakia. Pemain kelahiran Palu ini dapat mencetak gol pada menit ke-86. Gol itu pun menentukan kemenangan Senica atas Pohronie, dengan skor 3-2. Selain mencetak gol, Witan turut memberikan assist untuk gol kedua Senica yang menjadi gol penyeimbang.

    Lebih lanjut, setelah dua gol di Piala Slovakia, Witan kembali mencetak gol perdana dalam pertandingan Liga Slovakia ketika menghadapi Trencin pada 19 Maret. Akan tetapi, hasil akhir laga di Liga Slovakia tersebut rupanya tidak semulus di Piala Slovakia. Usai Witan mencetak gol pada menit ketujuh, Senica kebobolan empat gol oleh Trencin, dan akhirnya kalah dengan skor 1-4.

    Tak sampai di situ, Witan menambah koleksi gol di Liga Slovakia dengan membobol gawang Zlate Moravce. Sayangnya, gol tersebut tidak bisa menyelamatkan FK Senica dari kekalahan dengan skor 2-3 dari Zlate.

  • Pelatih FK Senica Ungkap Penyebab Kalah dari Slovan

    Pelatih FK Senica Ungkap Penyebab Kalah dari Slovan

    TIKTAK.ID – Pelatih FK Senica, Pavel Sustr mengungkapkan bahwa ada tiga faktor yang membuat Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan menderita kekalahan saat menghadapi Slovan Bratislava, pada Sabtu (12/2/22).

    Untuk diketahui, FK Senica harus menelan kekalahan telak dari Slovan Bratislava dalam laga lanjutan liga Slovakia, yang juga menjadi pertandingan pembuka paruh kedua musim ini.

    Sustr mengatakan terdapat beragam faktor, baik internal maupun eksternal, yang memengaruhi hasil akhir laga. Dia pun menyatakan bahwa fakta kekuatan lawan, inferioritas tim, dan mental bermain ikut memiliki peran dalam kekalahan telak lima gol tanpa balas.

    “Slovan memang punya kualitas, kita semua tahu akan hal itu. Namun itu buruk bagi kami,” ujar Sustr, seperti dikutip CNN Indonesia dari Pravda.

    “Kami datang ke sini dengan niat taktis, dan kami tahu kalau kami memiliki tim yang terdiri dari pemain-pemain yang lebih rendah. Kami sebenarnya ingin memainkan, menahan bola, dan bermain dengan lebih berani. Itu semua tidak terjadi sejak awal. Mungkin stadion dan juga lawan dengan kualitasnya membayangi kami,” imbuh Sustr.

    Kekalahan dengan skor 0-5 pun menjadi yang terburuk bagi FK Senica yang sudah menjalani sebanyak 20 pertandingan pada musim ini. Sebelumnya skor kekalahan terbesar pada musim ini tercatat ketika skuad berjuluk Zahoraci tersebut tumbang dengan skor 0-3 dari MSK Zilina dan pertemuan pertama dengan Slovan.

    Kemudian FK Senica harus turun peringkat usai kalah dari Slovan dan saat ini menghuni posisi ketujuh dengan 24 poin. Di sisi lain, Slovan masih berada di puncak klasemen dengan 49 poin.

    Adapun laga selanjutnya yang bakal dihadapi oleh FK Senica adalah berhadapan dengan Orion TIP Sered, yang kini menempati peringkat keenam. Bila menang dalam laga yang berlangsung pada akhir pekan mendatang, berarti FK Senica akan menggusur Orion TIP Sered. Akan tetapi jika kalah, maka FK Senica terancam turun ke peringkat kesembilan. Sebab, saat ini FK Senica hanya unggul satu poin atas AS Trencin dan Zemplin Michalovce.

  • Egy Maulana dan Witan Sulaeman Jadi Starter, FK Senica Kalah 4-0

    Egy Maulana dan Witan Sulaeman Jadi Starter, FK Senica Kalah 4-0

    TIKTAK.ID – Dua pemain bintang Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman, diketahui menjadi starter saat FK Senica beruji coba melawan FC Zlin, pada Sabtu (29/1/22) sore WIB di Stadion Letna, Zlin, Republik Ceko. Keduanya pun turun sejak menit pertama. Namun duet Egy dan Witan gagal berkontribusi, karena FK Senica dibantai dengan skor 0-4.

    Sebenarnya Witan dan Egy telah bermain baik di babak pertama. Akan tetapi, gol urung tercipta untuk kedua tim, sehingga babak pertama berakhir sama kuat 0-0.

    Kemudian perubahan permainan terjadi pada babak kedua. Mengutip Okezone.com, FC Zlin lebih ganas menyerang. Akhirnya gol FK Senica bobol di menit 65 akibat aksi Youba Dramae. Lalu 12 menit setelahnya, gawang FK Senica kembali bergetar. Dominik Simersky berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

    Lebih lanjut, jelang laga hendak berakhir, dua gol tambahan untuk FC Zlin tercipta lewat aksi Chwaszcz di menit 85 dan Janetzky pada menit ke-88. Hal itu membuat FK Senica harus mengakhiri laga dengan kekalahan telak 0-4 dari FC Zlin.

    Untuk diketahui, Witan dan Egy sempat punya sejumlah peluang untuk memberikan gol kepada FK Senica. Di menit ke-50, Egy melepaskan tendangan keras setelah menggocek sejumlah pemain belakang Zlin. Sayangnya bola melaju lambat setelah terbentur pemain bertahan FC Zlin.

    Witan sendiri memperoleh peluang emas di laga itu. Namun tendangannya masih belum keras lantaran kiper FC Zlin dengan mudah menangkap bola dari pemain yang sedang dipinjamkan oleh Lechia Gdansk tersebut.

    Sebelumnya, Witan dan Egy telah menjalani debut sebagai rekan setim di FK Senica ketika melawan Zlate Moravce di Liga Tipsport, Sabtu (22/1/22). Direktur FK Senica David Balda, lantas memuji debut duo Egy dan Witan. Balda mengatakan puas atas penampilan perdana Witan dan Egy sebagai rekan setim di FK Senica. Dia pun meyakini performa Witan dan Egy masih dapat berkembang.

    “Debut Witan dan Egy main bersama sangat bagus, tapi masih ada ruang untuk dikembangkan. Anda dapat melihat koneksi bagus antara mereka berdua. Egy dan Witan bakal tampil lebih bagus dalam beberapa pekan ke depan,” ungkap Balda, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

  • FK Senica Unggah Merah Putih dan Huruf W, Warganet Tebak Witan Sulaeman

    FK Senica Unggah Merah Putih dan Huruf W, Warganet Tebak Witan Sulaeman

    TIKTAK.ID – Unggahan Instastory klub liga Slovakia, FK Senica, pada Kamis (13/1/22) siang langsung menghebohkan lini masa. Warganet pun menebak Witan Sulaeman akan menjadi pemain baru di klub berjuluk Zahoraci tersebut.

    Untuk diketahui, akun resmi FK Senica mengunggah gambar merah putih seperti bendera Indonesia dan huruf W. Namun tidak ada keterangan lain yang menyertai unggahan itu.

    Kemudian warganet membanjiri kolom komentar dalam salah satu feed FK Senica yang terbaru. Sejumlah warganet pun menerka dan menduga bahwa kode merah putih dan huruf W itu merupakan tanda FK Senica bakal menggaet Witan.

    Selain ramai di Instagram, tebak-tebakan soal kode Senica turut menjadi perbincangan di Twitter. Warganet di aplikasi berlambang burung biru tersebut juga menduga bahwa Witan akan segera merapat ke Senica dan bermain bersama Egy Maulana Vikri.

    Seperti dilansir CNN Indonesia, kini Witan masih terdaftar sebagai pemain klub Lechia Gdansk. Gelandang serang Timnas Indonesia tersebut mempunyai kontrak sampai 2023 di klub yang juga pernah dibela Egy.

    Witan sendiri masih belum pernah bermain di tim senior Lechia Gdansk. Sejak didatangkan pada September 2021 silam, pemain asal Palu tersebut tampil di Lechia Gdansk II.

    Salah satu alasan yang menyebabkan warganet gencar menerka Witan bergabung di Senica yakni pemain 20 tahun itu berada di bawah agen Level Up Asia yang juga memboyong Egy ke Senica.

    Alasan lainnya, hanya ada satu nama pemain Timnas Indonesia yang tampil dalam Piala AFF 2020 (2021) dengan inisial nama depan W. Bahkan tidak ada nama tengah dan akhir pemain Timnas Indonesia yang memiliki inisial W.

    Di sisi lain, agen Witan, Dusan Bogdanovic, telah membantah isu Witan akan bergabung bersama FK Senica. Pria asal Serbia tersebut menduga maksud inisial W kemungkinan adalah sambutan untuk Egy Maulana Vikri.

    “Inisial, bagaimana kalau Welcome,” ucap Dusan, mengutip Bolasport.com.

    Sementara itu, Egy yang sudah menjalani belasan laga bersama klub tersebut justru hingga saat ini masih belum jelas masa depannya. Belum ada informasi terkait kontrak Egy yang segera habis pada akhir 2021 mendatang.

  • Egy Maulana Hapus FK Senica dari Bio Instagram

    Egy Maulana Hapus FK Senica dari Bio Instagram

    TIKTAK.ID – Pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, kini sudah tidak lagi menempatkan FK Senica dalam keterangan di akun Instagram miliknya. Pada Selasa (4/1/22) sore WIB, pada bio Instagram Egy kini hanya terdapat keterangan bahwa dirinya adalah pemain asal Indonesia.

    Padahal, pada Desember 2021 silam, keterangan di bio Instagram pemain kelahiran Medan tersebut menyandingkan FK Senica dan Indonesia. Hilangnya FK Senica dari bio Egy itu pun diduga lantaran kontrak pemain jebolan SKO Ragunan tersebut sudah habis per Desember 2021.

    Seperti dilansir CNN Indonesia, ketika menandatangani kontrak dengan FK Senica di awal musim, Egy diikat dengan kontrak enam bulan dengan opsi perpanjangan. Kemudian saat Liga Slovakia memasuki jeda musim pada Desember, kontrak Egy pun habis di klub tersebut.

    Hingga saat ini masih belum ada pengumuman resmi dari FK Senica mengenai masa depan Egy. Oleh sebab itu, kepastian Egy tetap bermain di FK Senica atau hengkang ke klub lain masih serba tidak pasti.

    Lantas warganet membanjiri pertanyaan di kolom Instagram FK Senica ketika mereka mengunggah tayangan ulang gol Egy ke gawang Thailand. Kolom komentar tersebut pun didominasi oleh warganet yang berasal dari Indonesia. Mereka mempertanyakan kontrak Egy. Beberapa dari mereka juga mendesak Senica agar segera mengumumkan perpanjangan kontrak.

    Saat bermain bersama FK Senica, Egy sendiri menampilkan performa yang menjanjikan. Dengan menit bermain yang lebih banyak ketimbang saat berseragam Lechia Gdansk, Egy mampu menunjukkan kualitas terbaik.

    Ketika itu, Egy berhasil mencetak dua gol dan memberikan empat assist di semua ajang bersama FK Senica. Egy bahkan sukses mencatatkan menit bermain selama 815 menit dari 15 pertandingan.

    Lebih lanjut, saat Piala AFF digelar pada awal Desember, Egy juga tidak bisa langsung bergabung dengan Timnas Indonesia. Sebab, Senica masih memerlukan tenaga Egy dalam menghadapi jadwal padat di Liga Slovakia.

    Usai Liga Slovakia memasuki jeda tengah musim, barulah Egy bisa bergabung dengan Timnas Indonesia di Singapura. Meski baru bergabung di babak semifinal, tapi Egy mencetak dua gol di Piala AFF. Sayangnya, perjalanan Timnas Indonesia tidak berujung juara karena harus kalah agregat 2-6 dari Thailand di babak final.

  • Egy Maulana Vikri Jadi Pemain Terbaik Asia Pekan Ini

    Egy Maulana Vikri Jadi Pemain Terbaik Asia Pekan Ini

    TIKTAK.lD – Egy Maulana Vikri diketahui telah resmi menjadi pemain terbaik Asia yang berada di luar negeri, pekan ini berdasarkan jajak pendapat Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Penyerang sayap Timnas Indonesia tersebut masuk menjadi salah satu nomine pemain terbaik Asia, usai berhasil mengemas dua gol dalam pertandingan FK Senica vs Zilina yang berakhir dengan skor 2-2.

    Seperti dilansir CNN Indonesia, dalam polling yang berlangsung sejak Rabu (1/12/21) hingga Sabtu (4/12/21), Egy menang mutlak atas kandidat-kandidat lain yang dinominasikan oleh AFC.

    Situs resmi AFC menyatakan bahwa Egy memperoleh 92,28 persen suara. Kemudian pesaing terdekat Egy, Justin Meram asal Irak, hanya mendapatkan 4,08 persen, dan Oday Dabagh asal Palestina menduduki peringkat ketiga dengan capaian 1,43 persen.

    Tiga pemain tersebut pun mampu mengungguli bek Jepang yang bermain di Arsenal, Takehiro Tomiyasu, dengan suara mencapai 0,9 persen. Sedangkan enam pemain lainnya mendapat suara di bawah 0,5 persen.

    Ini adalah kali pertama Egy menjadi pemain terbaik Asia dalam jajak pendapat AFC. Sebab, walaupun sudah berkarier di Eropa sejak 2018 silam, Egy baru mencetak gol.

    Untuk diketahui, sejak bergabung dengan Senica pada akhir Agustus 2021, Egy cukup sering mendapatkan menit bermain, bahkan belakangan ini dia rutin mengisi posisi starter. Egy telah mencetak dua gol dan empat assist selama membela FK Senica, baik dalam ajang Liga Slovakia maupun Piala Slovakia.

    Pada pertandingan terakhir FK Senica, Sabtu (4/1/21), Egy pun kembali tampil menjadi pemain inti. Akan tetapi, dia gagal mencetak gol ke gawang Liptovsky.

    Berikut ini hasil jajak pendapat pemain terbaik Asia periode 24-30 November 2021:

    1. Egy Maulana Vikri (Indonesia, FK Senica) memperoleh 92,28 persen
    2. Justin Meram (Irak, Real Salt Lake) mendapatkan 4,08 persen
    3. Oday Dabbagh (Palestina, Arouca) meraih 1,43 persen
    4. Takehiro Tomiyasu [Jepang, Arsenal] memperoleh 0,9 persen
    5. Musa Al Taamari (Yordania, OH Leuven) mendapatkan 0,44 persen
    6. Aias Aosman (Suriah, Ionikos) meraih 0,34 persen
    7. Cameron Devlin (Australia, Heart of Midlothian) memperoleh 0,2 persen
    8. Hiroki Ito (Jepang, Stuttgart) mendapatkan 0,14 persen
    9. Kaoru Mitoma (Jepang, Union Saint-Gilloise) meraih 0,11 persen
    10. Atomu Tanaka (Jepang, HJK Helsinki) memperoleh 0,09 persen.
  • Egy Maulana Bisa Debut Lawan Pohronie di Liga Slovakia

    Egy Maulana Bisa Debut Lawan Pohronie di Liga Slovakia

    TIKTAK.ID – Pemain FK Senica, Egy Maulana Vikri, diketahui bakal melakoni debut di klubnya. Ia akan ikut dalam pertandingan kandang Liga Slovakia di Stadion OMS Arena, melawan Pohronie pada Sabtu (11/9/21) malam waktu Indonesia.

    Seperti dilansir CNN Indonesia, peluang Egy Maulana untuk tampil pada pekan ketujuh Liga Slovakia itu terlihat pada sesi latihan Kamis (9/9/21) pagi waktu setempat. Pada sesi latihan tersebut, Egy Maulana berlatih bersama skuad utama FK Senica yang dilatih oleh Pavel Sustr. Ketika itu, Egy Maulana terlihat sedang menikmati materi penyelesaian akhir.

    Kemudian dalam sesi latihan dengan Senica, Egy Maulana Vikri sempat mencuri perhatian tim pelatih, lantaran melakukan finishing yang mengagumkan. Tendangan melengkung kaki kiri Egy pun sukses membobol gawang kiper, usai dua penendang sebelumnya gagal.

    Duel melawan Pohronie sendiri amat penting bagi Senica. Pasalnya, klub berjuluk Sahoraci tersebut masih memerlukan tiga poin, supaya dapat memperbaiki posisi ke papan atas klasemen.

    Kini Senica menempati peringkat kelima dengan koleksi 9 poin. Mereka tertinggal 2 poin di belakang Spartak Trnava yang menempati posisi ketiga dengan perolehan 11 poin.

    Kans FK Senica untuk meraih kemenangan atas Pohronie pun dinilai cukup terbuka. Sebab, Pohronie yang saat ini dilatih oleh Gergely Geri, tampak tidak sedang dalam performa terbaik.

    Diketahui sebelum jeda internasional, Pohronie menempati peringkat ke-10, setelah gagal menang dalam empat pertandingan terakhir.

    Akan tetapi, Senica masih belum bisa sesumbar. Hal itu karena dalam lima pertemuan terakhir di Liga Slovakia, Senica hanya sekali menang atas Pohronie yang terjadi pada Oktober 2020. Sedangkan Pohronie telah dua kali menang dan dua hasil lainnya berakhir imbang.

    Sekadar informasi, Egy Maulana resmi diikat oleh FK Senica dengan durasi kontrak enam bulan sejak Selasa (31/8/21) silam. Meski kontrak tersebut terbilang singkat, tapi jika Egy Maulana berhasil menunjukkan performa gemilang, maka kontraknya dapat diperpanjang sampai 2023 mendatang.

    Kemudian Direktur FK Senica, David Balda menyebut kedatangan Egy Maulana dapat membuat timnya makin tajam. Terdapat pula banyak opsi untuk lini serang, lantaran Egy bisa bermain sebagai playmaker maupun penyerang sayap.