Tag: Film Serial

  • Ziva Magnolya dan Aliando Syarief Bintangi Serial ‘A+’

    Ziva Magnolya dan Aliando Syarief Bintangi Serial ‘A+’

    TIKTAK.ID – Belakangan ini serial bertajuk “A+” yang diadaptasi dari novel laris berjudul sama karya Adinda Putri tengah menjadi perbincangan warganet. Hal itu karena serial ini menampilkan drama sarat ketegangan di lingkungan sekolah unggalan.

    Tidak hanya unik dari aspek cerita dan penokohan, karya sutradara Fajar Bustomi yang dirilis oleh Falcon Pictures ini juga bertabur bintang muda papan atas dengan penggemar militan. Serial “A+” diperankan oleh Ziva Magnolya, Nurra Datau, Antonio Blanco Jr, Rey Bong, Livy Renata, hingga Aliando Syarief.

    Serial “A+” telah mengudara via platform streaming Prime Video di sebanyak 240 negara mulai 25 Mei 2023. Serial ini berlatar sekolah elite Bina Indonesia, yaitu tempat anak-anak paling cerdas. Di sekolah tersebut, terdapat sistem pendidikan yang rusak sekaligus manipulatif, sehingga memantik persaingan dan ketegangan.

    Ketika murid menginjak kelas 12, maka biaya SPP akan ditentukan berdasarkan peringkat siswa. Kebijakan itu pun memicu “perang” di kalangan siswa. Bahkan akibatnya sangat fatal, yakni ada salah satu siswa yang bunuh diri.

    Tragedi tersebut akhirnya membuat lima murid terpintar di Bina Indonesia merasa gerah dan menginginkan perubahan. Mereka lantas memutuskan untuk membuat perlawanan, namun dengan konsekuensi menghadapi para petinggi Bina Indonesia.

    Untuk diketahui, Fajar Bustomi yang dipercaya menggarap “A+” selama ini dikenal sebagai sutradara film bertema sekolah. Beberapa film Fajar Bustomi yang sudah sukses melenggang di tangga box office di antaranya trilogi “Dilan” dan “Mariposa”.

    Kemudian melalui pernyataan tertulis, Fajar Bustomi mengatakan bahwa “A+” adalah serial pertamanya. Dia pun mengaku menghadapi banyak tantangan dalam membuat serial itu.

    “Tantangannya mengharuskan saya untuk bisa membuat penonton penasaran di tiap episode lewat premis cerita yang masih belum umum ini,” ungkap Fajar Bustomi seraya menyebut “A+” gebrakan baru dalam dunia serial Tanah Air, seperti dilansir Liputan6.com, Minggu (28/5/23).

    “Sebab, selama ini kebanyakan kisah romansa anak sekolah begitu-begitu saja. Dengan mengangkat isu serius di serial ini, para pemain berharap penonton dapat memetik pesan baik di dalamnya,” imbuhnya.

  • Jenna Ortega Ubah Dialog Wednesday Addams, Akui Tak Profesional

    Jenna Ortega Ubah Dialog Wednesday Addams, Akui Tak Profesional

    TIKTAK.ID – Bintang serial “Wednesday”, Jenna Ortega, mengakui kalau dirinya tak profesional saat memerankan Wednesday Addams. Jenna Ortega mengeklaim ingin membuat karakter itu otentik, sehingga membuat perubahan pada naskah ketika berada di lokasi syuting.

    “Semua yang dia lakukan, semua yang harus saya mainkan, sama sekali tak masuk akal untuk karakternya. Berada dalam cinta segitiga itu tidak masuk akal. Ada kalimat tentang gaun ini yang harus dia kenakan untuk pesta dansa sekolah, lalu dia berkata, ‘Ya Tuhan, aku menyukainya! Aku tidak percaya bahwa aku mengatakan itu. Saya benar-benar membenci diri saya sendiri.’ Dan saya harus berkata, ‘Tidak, tak mungkin’,” ujar Jenna Ortega di podcast Armchair Expert, seperti dilansir Tempo.co.

    Jenna Ortega mengungkapkan bahwa hal yang menurutnya tidak profesional untuk dilakukan selama syuting “Wednesday” adalah mengubah dialog yang sudah ditulis oleh sang pembuat naskah.

    “Ada saat-saat di set itu saya menjadi tidak profesional, dalam artian, di mana saya baru saja mulai mengubah dialog. Pengawas skrip mengira saya bakal melakukan sesuatu, dan kemudian saya harus duduk dengan penulis, dan mereka akan seperti, ‘Tunggu, apa yang terjadi dengan adegan itu?’ Dan saya harus melalui dan menjelaskan alasan saya tidak bisa melakukan hal-hal tertentu,” terang Jenna Ortega.

    Aktris berusia 20 tahun ini menyatakan ingin melindungi karakter yang dia gambarkan. Jenna Ortega menjelaskan bahwa walaupun tidak menyukai beberapa arah emosional dalam serial itu, tapi ia tahu kalau hal itu perlu dilakukan. Bintang serial Netflix itu pun menyebut adegan menari yang viral itu awalnya adalah adegan flash mob.

    “Mulanya itu seharusnya flash mob, dan dia seharusnya mulai menari, lalu semua orang harus memahaminya dan mulai menari dengannya. Saya memveto karena mengapa dia setuju dengan itu? Saya mengatakan, ‘Potong saja atau buat Wednesday menjatuhkan seseorang, kemudian selesai,’” tutur Jenna Ortega.

    Namun secara keseluruhan, aktris asal Amerika Serikat tersebut menilai pengalamannya dalam serial “Wednesday” meninggalkan sedikit percaya diri saat meninggalkan lokasi syuting.

    “Saya tak dapat menonton pekerjaan saya, tetapi saya bisa pulang dari set dan berkata, ‘Adegan yang kami tembak hari ini terasa enak’,” ucap Jenna Ortega.

  • Gading Marten Debut di Serial ‘Roy & Marten: Sahabat Sehidup Semati’

    Gading Marten Debut di Serial ‘Roy & Marten: Sahabat Sehidup Semati’

    TIKTAK.ID – Aktor sekaligus presenter Gading Marten akhirnya debut dalam sebuah serial bertajuk “Roy & Marten: Sahabat Sehidup Semati”. Dalam original series Vision+ ini, Gading memerankan tokoh Marten, yakni seorang fotografer yang juga merupakan sahabat dari Roy (Tanta Ginting).

    Keputusan ayah dari Gempita Nora Marten itu untuk bermain dalam sebuah series tentu membuat penasaran banyak pihak. Apalagi, ini menjadi kali pertama Gading bermain dalam sebuah judul series.

    “Ini merupakan series pertama saya karena selama ini belum pengen main series, ya semoga bisa ada series-series lainnya bersama Vision+,” ujar Gading, seperti dilansir Okezone.com.

    Saat konferensi pers “Roy & Marten: Sahabat Sehidup Semati” beberapa waktu lalu, mantan suami Gisella Anastasia tersebut menyampaikan alasannya mau menerima tawaran serial “Roy & Marten: Sahabat Sehidup Semati”.

    “Gue mau main di serial ini karena gue sudah tahu ceritanya. Ini kan dimulai dari obrolan kami pemain dan sutradara, terus pemainnya gue juga kenal. Itu yang jadi dorongan gue ikut main,” ucap pemeran utama film “Love for Sale” itu.

    Ternyata Gading tidak hanya bermain dalam serial “Roy & Marten: Sahabat Sehidup Semati”. Pria berusia 40 tahun ini juga menjadi produser dalam serial tersebut.

    Untuk diketahui, “Roy & Marten: Sahabat Sehidup Semati” merupakan serial yang disutradarai oleh Eko Kristianto.

    Selain Gading Marten dan Tanta Ginting, serial ini juga dibintangi oleh Clara Bernadeth yang berperan sebagai Luna, Ence Bagus sebagai Heri, Fajar Nugra sebagai Tono, serta berbagai aktor dan aktris ternama lainnya.

    “Roy & Marten: Sahabat Sehidup Semati” sendiri adalah serial bergenre drama, horor, dan komedi. Serial ini bercerita mengenai kehidupan dua sahabat bernama Roy dan Marten yang berbeda alam. Episode pertama dan keduanya telah tayang dan dapat disaksikan secara gratis, eksklusif di Vision+.

    Namun jika ingin menyaksikan episode-episode selanjutnya, pengguna Vision+ dapat berlangganan paket Vision+. Nantinya, serial “Roy & Marten: Sahabat Sehidup Semati” akan tayang dengan episode baru di setiap minggunya.

  • Jadi Psikopat di Serial ‘Katarsis’, Pevita Pearce: Super Fun

    Jadi Psikopat di Serial ‘Katarsis’, Pevita Pearce: Super Fun

    TIKTAK.ID – Artis Pevita Pearce tampaknya ingin memberikan warna baru untuk perannya di dunia akting. Kali ini perempuan berusia 30 tahun ini berperan sebagai psikopat bernama Tara dalam serial “Katarsis”.

    “Katarsis” adalah series original Vidio besutan sutradara Randolph Zaini yang bercerita mengenai gadis muda bernama Tara dengan masa lalu kelam. Masa lalu itu pun membuat Tara menjadi seorang psikopat.

    Pevita Pearce sendiri mengeklaim sangat menyukai genre series berhubungan dengan kejiwaan. Untuk itu, dia mengatakan begitu menikmati perannya di series tersebut.

    “Yes, aku pribadi suka sekali psychological thriller dan aku memerankan Tara super fun,” ungkap Pevita di kawasan Senayan Jakarta Pusat, pada Senin (13/2/23), seperti dilansir Okezone.com.

    Pevita mengakui bahwa karakter Tara ini memang menyeramkan. Akan tetapi, bintang film “Sri Asih” itu menilai setiap manusia pasti punya sisi seram dalam dirinya masing-masing.

    “Karena melihat Tara pasti seram kan, sama seperti dalam kehidupan sehari-hari kita yang juga memiliki sisi seram,” terang Pevita.

    ‘Katarsis” hadir dengan genre dark comedy thriller, sehingga akan menampilkan banyak adegan berdarah. Menyikapi hal itu, bukannya takut, Pevita juga merasa itu lucu. Sebab, kata Pevita, walaupun memperlihatkan adegan bunuh-bunuhan, tapi Randolph Zaini juga memasukkan unsur komedi di dalamnya.

    “Genrenya itu sudah cukup unik ya. Dark comedy thriller, dan aku belum pernah lihat, berdarah-darah tapi cute,” terang Pevita.

    “Dan secara story telling-nya, karakterisasinya, pemainnya, dan juga visualisasi kreatifnya itu sebuah pengalaman baru buat aku,” imbuh Pevita.

    Series “Katarsis” mengisahkan Tara (Pevita Pearce), yakni seorang wanita muda yang menjadi satu-satunya saksi dalam aksi pembantaian sadis kedua orangtua angkatnya. Tara berusaha keluar dari rasa traumanya dengan bantuan psikolog, tapi seiring berjalannya waktu, ada rahasia besar yang disembunyikan dalam diri perempuan yang tampak lugu tersebut.

    Selain Pevita Pearce, “Katarsis” juga dibintangi oleh Slamet Rahardjo, Bront Palarae, Sigi Wimala, Prisia Nasution, Teuku Rifnu Wikana, Ratu Felisha, Shareefa Daanish, serta Kiki Narendra. Serial ini dijadwalkan tayang setiap Kamis mulai 16 Februari 2023.

  • Serial ‘Kejarlah Daku Kau Kutangkap’ Diperankan Fedi Nuril Hingga Dwi Sasono

    Serial ‘Kejarlah Daku Kau Kutangkap’ Diperankan Fedi Nuril Hingga Dwi Sasono

    TIKTAK.ID – Film “Kejarlah Daku Kau Kutangkap” yang dirilis pada 1986 silam menimbulkan kesan mendalam. Film yang diperankan Deddy Mizwar dan Lydia Kandou itu pun punya banyak penggemar.

    Kini, “Kejarlah Daku Kau Kutangkap” kembali di layar kaca, tapi dengan format yang berbeda dalam bentuk series atau serial yang merupakan produksi dari Vision Pictures yang akan tayang di Vision+.

    Terdapat sejumlah karakter pendukung yang dimunculkan dalam serial yang bakal tayang berjumlah 12 episode ini. Di antaranya Fedi Nuril sebagai Ramadhan, Dwi Sasono sebagai Markum, Masayu Anastasia sebagai Marni, Bedu Tohar sebagai Bos Lukman, Elly Sugigi sebagai Madam Risma, dan Clara Angela sebagai Rani.

    Produser John De Rantau menjelaskan bahwa perbedaan antara serial original dengan film “Kejarlah Daku Kau Kutangkap” yaitu dalam serial ini akan lebih banyak tokoh-tokoh yang sebelumnya tidak ada di film tersebut. Dia mengatakan tokoh-tokoh itu dimunculkan dalam format serial ini, bahkan dilakukan pengembangan dari karakter-karakter yang telah ada.

    “Kalau ceritanya sudah pasti berbeda dan memunculkan tokoh-tokoh seperti Madam Risma yang awalnya hanya muncul di foto, teman kuliah Ramadhan, dan Rani. Lalu kita lakukan pengembangan karakter dari suami-suami takut istri yang dimunculkan oleh tokoh Bedu ini juga kami kembangkan. Bagaimana kekuatan perempuan dimunculkan oleh Madam Risma dan Marni,” ungkap John usai acara Press Conference Vision+ Original Series, pada Senin (19/12/22), seperti dilansir Okezone.com.

    John mengklaim berdasarkan cerita yang ada, serial ini akan menjadi tontonan komedi yang menarik dari dikotomi antara laki-laki dan perempuan yang ditampilkan dari dua karakter wanita dalam sosok Madam Risma dan Marni.

    “Madam Risma merupakan power dari tokoh perempuan yang sudah makan asam garam, artinya sudah berpengalaman. Sementara perempuan yang kebut maut ini direpresentasikan oleh karakter Marni yang hanya teori,” terang John.

    “Jadi antara teori dan pengalaman bergabung. Di sini yang kita olah jadi tontonan komedi yang menarik dari dikotomi antara laki-laki dan perempuan. Dari pasangan yang menikah dan tidak menikah dari teori dan pengalaman. Selain itu, terdapat pesan moral yang cukup kuat pada serial tersebut,” jelas John.

  • Tatjana Saphira Perankan Pelakor di Serial ‘Mendua’

    Tatjana Saphira Perankan Pelakor di Serial ‘Mendua’

    TIKTAK.ID – Aktris Tatjana Saphira membintangi serial Disney+ Hotstar berjudul “Mendua”. Dalam serial ini, Tatjana Saphira memerankan sosok Bella, yakni orang ketiga dalam hubungan Dokter Sekar (Adinia Wirasti) dan Ivan (Chicco Jerikho).

    Kemudian melalui konferensi pers, Tatjana Saphira bercerita mengenai karakter Bella. Tatjana Saphira menjelaskan bahwa walaupun perannya sebagai pelakor, tapi dia membiarkan penonton menilai sendiri apakah dirinya termasuk tokoh protagonis atau antagonis.

    “Menurutku, aku antagonis atau protagonis, itu nanti bakal menjadi interpretasi dari penonton. Yang aku suka banget adalah skripnya itu tidak mengotak-ngotakkan orang yang baik dan jahat,” ungkap Tatjana Saphira mengenai karakter serial barunya, di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin (12/12/22), seperti dilansir Liputan6.com.

    “Namun yang pasti, ini mencerminkan masyarakat yang sering kita temukan di kehidupan sehari-hari, dengan berbagai macam kekurangan dan kelebihannya. Itu yang menarik,” imbuh Tatjana Saphira.

    Lebih lanjut, Tatjana Saphira mengaku melihat Bella sebagai karakter yang manis, modis, feminin. Tidak hanya itu, dia menyebut Bella juga sangat mencintai tokoh Ivan.

    “Bella ini karakternya sangat bucin. Dia tutup mata dengan segala ketidaknyamanannya sebagai kekasih gelap, saking cintanya sama Ivan yang manis banget kalau sama dia,” terang Tatjana Saphira.

    Mantan kekasih Herjunot Ali tersebut juga memaparkan soal proses pendalaman karakter. Tatjana Saphira menyatakan selain menonton karya aslinya, yaitu “Doctor Foster”, dia juga melakukan bedah skrip. Tatjana Saphira pun mengaku banyak diskusi dengan sutradara.

    “Kita enggak ingin terlalu terpatok sama yang sudah ada sebelumnya juga karena pengin tetap ada cita rasa Indonesianya,” jelas Tatjana Saphira.

    Serial “Mendua” sendiri bercerita tentang perjalanan Sekar, seorang wanita yang sudah hidup bahagia dalam pernikahannya selama 15 tahun terakhir. Akan tetapi, Sekar harus berhadapan dengan dugaan perselingkuhan suaminya.

    Berawal dari kecurigaan semata, peristiwa tersebut justru mendorong Sekar menuju jalan yang tak terduga.

    “Mendua” adalah adaptasi dari serial pemenang penghargaan BAFTA, “Doctor Foster” yang ditulis oleh Mike Bartlett. Serial ini dijadwalkan tayang pada 17 Desember 2022 mendatang.

  • Sarah Beatrix Bintangi ‘Catatan Akhir Sekolah: The Series’

    Sarah Beatrix Bintangi ‘Catatan Akhir Sekolah: The Series’

    TIKTAK.ID – Vision+ telah resmi meluncurkan original series terbaru yang bertajuk “Catatan Akhir Sekolah: The Series” pada Senin (5/12/22). Serial yang diadaptasi dari Film “Catatan Akhir Sekolah” yang dirilis pada 2005 silam ini menghadirkan beberapa pemeran utama yang merupakan nama baru di dunia seni peran Tanah Air.

    Salah satunya adalah Sarah Beatrix. Aktris muda yang masih duduk di kelas 3 SMA itu berperan sebagai Dini, seorang gadis yang kalem, lembut, dan peduli dengan semua orang.

    Sarah mengaku bahwa ini pertama kalinya dia dipercaya menjadi salah satu pemeran utama. Untuk itu, dia mengaku merasa sedikit kesulitan.

    “Main series ini aku sudah dua kali. Namun ini pertama kali jadi pemeran utama. Beban sih dikit, enggak yang banyak-banyak, kayak yang takutnya aktingnya tidak sesuai ekspektasi atau gimana, tapi syukur aku bisa lewatin ini dengan baik,” ungkap Sarah di MNC Studios Tower I, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (5/12/22), seperti dilansir Okezone.com.

    Selain pertama kali menjadi salah satu pemeran utama dalam series, serial “Catatan Akhir Sekolah: The Series” juga memakai Intellectual Property (IP) dari film “Catatan Akhir Sekolah” (2005). Hal itu rupanya tak menjadi beban bagi Sarah.

    “Enggak sih kalau itu (IP dari film), karena perdana aja sih jadi pemeran utama,” terang Sarah.

    Sarah menjelaskan bahwa dirinya sangat terbantu dengan rekan-rekan di lokasi syuting dalam mengatasi beban tersebut. Dia menyebut rekan-rekan sesama pemain sangat seru dan mudah berbaur, sehingga dirinya mampu mengatasi beban akibat perdana menjadi salah satu pemeran utama.

    “Untung aku memiliki teman-teman satu lokasi. Mereka pada asik semua dan seru-seru, pada enggak kaku, jadi aku bisa ngikutin alur,” tutur Sarah.

    Menurut Sarah, dalam berakting tentu setiap pemain punya cara tersendiri untuk proses pendalaman karakter. Dia pun menyatakan sangat mudah mendalami karakter Dini, karena sangat relate dengan kehidupannya di dunia nyata.

    “Karakter Dini sebenarnya gampang yah, mungkin aku bisa bilang aku orang yang kalem dan pendiem, tapi memperhatikan. Jadi enggak terlalu susah, karena relate dengan karakter aku,” ucap Sarah.

  • Bintangi Serial Pahlawan Super, Chelsea Islan Belajar Koreografi Adegan Laga 2 Bulan

    Bintangi Serial Pahlawan Super, Chelsea Islan Belajar Koreografi Adegan Laga 2 Bulan

    TIKTAK.ID – Aktris Chelsea Islan menjadi pemeran utama serial baru produksi Jagat Sinema Bumilangit bertajuk “Tira”. Chelsea Islan mengatakan harus melewati rangkaian latihan fisik yang terbilang berat selama dua bulan, sebelum akhirnya menjalani syuting serial tersebut.

    “Selama 2 bulan itu, kami mempelajari koreografi adegan laga. Akhirnya, sekarang sudah terbiasa dengan sling dan harness,” ungkap Chelsea Islan di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/10/22), seperti dilansir Okezone.com.

    Bahkan aktris berusia 27 tahun ini menyatakan harus merasakan dibanting hingga digantung saat menjalani syuting. Meski begitu, Chelsea Islan mengaku bersyukur karena tidak mengalami cedera selama proses syuting tersebut.

    “Terdapat banyak persiapan teknis yang harus kami lewati sebelum syuting. Puji Tuhan, tim produksi menjadikan keselamatan pemain dan kru sebagai prioritas, sehingga tidak ada yang cedera,” terang Chelsea Islan.

    Serial “Tira” sendiri menceritakan para adisatria alias pahlawan super wanita bernama Tira alias Susie. Di luar topeng pahlawan supernya, Susie merupakan seorang stuntwoman yang takut pada ketinggian.

    Menurut Chelsea Islan, berperan sebagai Susie alias Tira menjadikannya belajar menahan kesabaran. Sebab, kata Chelsea Islan, dia melakoni banyak adegan laga yang mengharuskannya punya stamina prima.

    “Untuk bisa memiliki stamina yang baik, saya harus makan dengan benar,” imbuh Chelsea Islan.

    Selain Chelsea Islan, series “Tira” juga dibintangi oleh sederet pemeran populer lainnya, di antaranya Bhisma Mulia, Agnes Naomi, dan Karina Suwandi. Series arahan Zahir Oman yang diproduseri oleh Joko Anwar tersebut terdiri dari delapan episode dan dijadwalkan tayang di Disney+ Hotstar.

    “Untuk jadwal tayang, yang pasti bakal hadir tahun depan [2023]. Kalau untuk bulannya, pokoknya enggak jauh-jauh dari sekarang,” terang Joko Anwar, di Indonesia Comic Con (ICC) 2022, Jakarta, Sabtu (1/10/22), mengutip CNNIndonesia.com.

    Joko memaparkan, “Tira” adalah perkenalan kepada publik mengenai karakter Tira yang merupakan seorang mahasiswi bernama Suci.

    “Jadi, Tira adalah serial yang memperkenalkan bagaimana Suci bisa memperoleh kekuatannya dan berubah menjadi Tira,” ucap Joko.

    Joko lantas memastikan kalau karakter Tira nantinya juga dilibatkan dalam film Bumilangit selanjutnya, “Godam & Tira”.

  • Serial Spin-off Money Heist ‘Berlin’ Segera Mulai Tahap Produksi

    Serial Spin-off Money Heist ‘Berlin’ Segera Mulai Tahap Produksi

    TIKTAK.ID – Ada kabar gembira bagi penggemar berat serial “Money Heist” di penjuru dunia. Kini spin-off dari serial populer itu sudah siap memulai tahap produksi.

    Sebelumnya, layanan streaming Netfilix telah mengumumkan dimulainya produksi serial spin-off “Money Heist” yang bertajuk “Berlin”, melalui konferensi pers di Madrid, Spanyol, pada 28 September lalu.

    Proses syuting “Berlin” bakal dimulai pada 3 Oktober mendatang, dan berjalan selama beberapa minggu. Paris, Prancis dan Madrid, Spanyol disebut-sebut akan menjadi latar tempat Berlin dan kawan-kawan beraksi.

    Dalam serial tersebut, aktor Pedro Alonso bakal kembali berperan sebagai Berlin yang cerdas dan gemar bersenang-senang. Sosok tersebut dikenal melakoni berbagai adegan perampokan luar biasa pada seri pertama.

    “Karakter Berlin menjadi yang paling bersinar jika berada di semesta lain. Senang rasanya membayangkan Berlin dikelilingi oleh geng baru dalam situasi emosional yang sama sekali berbeda,” ungkap Kreator “Money Heist”, Esther Martínez Lobato dan Álex Pina, seperti dilansir Okezone.com.

    Esther Martínez Lobato dan Alex Pina sepakat hendak memberikan kesan yang baru bagi penonton, dengan memilih genre komedi romantis dalam serial ini.

    “Berlin merampok di Eropa bersama gengnya, tapi kali ini tidak akan sekelam pendahulunya. Penulis skenario bakal maju dengan cerita berdasarkan romantisme dan komedi,” ucap Alex, mengutip Sindonews.com.

    Pada serial ini, Berlin tampil bersama anggota geng barunya yang masing-masing diperankan oleh Michelle Jenner (“Isabel”) sebagai Keila sang ahli elektronik, Tristán Ulloa (“Cocaine Coast”) sebagai Damián, profesor filantropi, dan orang kepercayaan Berlin.

    Selain itu, terdapat pula Begoña Vargas (“Welcome to Eden”) sebagai Cameron si pemberani yang gemar hidup berbahaya, Julio Peña Fernández (“Through My Window”) sebagai Roi, pengawal Berlin yang setia, dan Joel Sánchez sebagai Bruce yang selalu siap beraksi.

    Serial “Berlin” sendiri akan disutradarai oleh Albert Pintó (“Sky Rojo”, “Malasaña 32”), David Barrocal (“Sky Rojo”, “Money Heist”), dan Geoffrey Cowper (“Day Release”).

    Serial tersebut terdiri dari delapan episode yang digarap oleh Esther Martínez Lobato (“Money Heist”, “Sky Rojo”) dan Álex Pina (“Money Heist”, “Sky Rojo”), ditulis oleh David Oliva, David Berrocal, Esther Martínez Lobato, dan Álex Pina.

  • Jung Hae In Bintangi Serial Disney+ ‘Connect’

    Jung Hae In Bintangi Serial Disney+ ‘Connect’

    TIKTAK.ID – Aktor Jung Hae In telah mengonfirmasi proyek drama Korea terbaru, usai sebelumnya sukses menjadi tokoh utama dalam drama bertajuk “D.P.” dan “Snowdrop”. Kali ini, Jung Hae In bakal bekerja sama dengan sutradara asal Jepang yang sebelumnya menggarap film “13 Assassins”.

    Jung Hae In akan membintangi serial TV yang berjudul “Connect”. Drama Korea ini menceritakan seorang pria yang kehilangan separuh penglihatan, setelah diculik oleh sekelompok pencuri organ tubuh.

    Seperti dilansir detik.com, dalam drama ini Jung Hae In bakal membintangi sosok Ha Dong Soo, yakni karakter utama yang penuh rahasia. Di sepanjang hidupnya, Ha Dong Soo punya kemampuan untuk menyembuhkan dirinya dengan sangat cepat, meski sefatal apa pun lukanya.

    Walaupun Ha Dong Soo memiliki kemampuan luar biasa, tapi banyak yang menganggap dia sebagai monster. Oleh sebab itu, Ha Dong Soo terpaksa harus menjalani hidup penuh kesendirian di tengah kebisingan kota. Sampai suatu hari, sekelompok pencuri organ menculik Dong Soo dan mengambil matanya.

    Ketika terbangun di atas meja operasi, Ha Dong Soo berhasil meloloskan diri. Akan tetapi, usai peristiwa tersebut, Ha Dong Soo menyadari kalau matanya kini digunakan oleh seorang pembunuh berantai yang tengah menghantui penduduk Seoul.

    Lantas Ha Dong Soo bertekad untuk mengambil kembali matanya. Dia pun mulai mengejar sang pembunuh berantai, bahkan rela melakukan apa pun supaya dirinya bisa utuh kembali.

    Untuk diketahui, serial “Connect” akan disutradarai oleh sutradara Jepang Miike Takashi yang sebelumnya telah sukses melalui “13 Assassins”, “Ichi the Killer”, hingga “Gozu”. Sedangkan naskah drama ini akan ditulis oleh penulis Jepang dan Korea, Nakamura Masaru dan Heo Dam.

    Tidak hanya Jung Hae In, drama Korea ini juga dibintangi oleh Go Kyung Pyo. Dia bakal memerankan sosok pembunuh berantai bernama Oh Jin Seop. Terdapat pula Kim Hye Jun yang akan membintangi tokoh Irang, seorang perempuan misterius.

    “Connect” sendiri dijadwaklan tayang di Disney+ Hotstar. Akan tetapi masih belum diketahui kapan serial ini bisa mulai disaksikan.