Tag: Film Layar lebar

  • ‘Top Gun: Maverick’ Cetak Sejarah Pendapatan Tertinggi Tom Cruise

    ‘Top Gun: Maverick’ Cetak Sejarah Pendapatan Tertinggi Tom Cruise

    TIKTAK.ID – Sekuel film “Top Gun” bertajuk “Maverick” telah tayang usai diundur selama kurang lebih tiga tahun. Film berdurasi 130 menit ini pun berhasil mencetak sejarah sebagai proyek film Tom Cruise dengan pendapatan perdana paling tinggi di sepanjang kariernya.

    Untuk diketahui, sebelum menjadi bintang besar Hollywood, Tom Cruise memulai kariernya pada 1981 silam, lewat sebuah cameo dalam film “Endless Love” karya Franco Zeffirelli. Kemudian pada 1986, nama Tom akhirnya melejit secara paripurna berkat perannya sebagai Pete Mitchell dalam film drama-laga “Top Gun”.

    Walaupun film ini tidak diciptakan sebagai pembuka franchise, tapi hal tersebut kini berubah total dengan kemunculan “Top Gun: Maverick”. Tayang perdana pada 27 Mei, sekuel ini mampu membangkitkan kembali minat pencinta film terhadap kisah dramatis para pilot pesawat tempur.

    Seperti dilansir Okezone.com, tidak hanya menjadi kebangkitan kembali judul “Top Gun”, “Maverick” turut mencetak sejarah dalam filmografi Tom Cruise. Film ini telah meraup sebesar USD 124 juta alias Rp1,8 triliun pada akhir pekan perdananya. Untuk itu, sekuel ini dinobatkan sebagai film Tom Cruise dengan pendapatan perdana paling tinggi sepanjang kariernya.

    Sekadar informasi, sebelum “Maverick”, film Tom Cruise dengan pendapatan perdana terbesar yakni “War of the Worlds” yang tayang pada 2005. Film yang disutradarai oleh Steven Spielberg ini debut dengan pendapatan sebesar USD 64 juta alias Rp930 miliar. Namun kini jumlah tersebut tampak tak ada apa-apanya jika disandingkan dengan “Maverick”.

    “Top Gun: Maverick” sendiri menampilkan Tom Cruise yang mengulang perannya sebagai Kapten di Sekolah Senjata Tempur Angkatan Laut militer AS, yang dikenal dengan nama “Top Gun”. Film tersebut akrab dengan deretan senjata yang memukau setiap penonton, mulai jet tempur dan kapal induk serta personel.

    Mengutip CNNIndonesia.com dari Washington Post, film “Top Gun: Maverick” memperoleh dukungan dari Departemen Pertahanan AS (DOD). Di antaranya jet tempur F-14 Tomcat, F-5 Tigers, dan A-4 Skyhawks yang diterbangkan oleh pilot “Top Gun” dalam dunia nyata.

  • Hanung Bramantyo Habiskan Rp24 Miliar untuk Garap Film ‘Satria Dewa: Gatotkaca’

    Hanung Bramantyo Habiskan Rp24 Miliar untuk Garap Film ‘Satria Dewa: Gatotkaca’

    TIKTAK.ID – Sutradara Hanung Bramantyo telah mengumumkan tanggal perilisan film “Satria Dewa: Gatotkaca”. Pada 9 Juni 2022 mendatang, film yang dibintangi oleh Rizky Nazar, Yasmin Napper, Omar Daniel, hingga Axel Matthew ini dijadwalkan bakal mulai tayang di bioskop.

    Suami aktris Zaskia Adya Mecca itu pun sempat membongkar besaran anggaran biaya yang dia gunakan untuk menggarap film tersebut. Hanung dengan tegas membantah isu bahwa dirinya telah menghabiskan dana sebesar Rp80 miliar untuk menggarap film perdana dari Jagad Satria Dewa Cinematic Universe.

    “Budgetnya sekitar Rp20 hingga Rp24 miliar. Jadi kalau ada orang bilang film ini budgetnya Rp80 miliar itu omong kosong,” ujar Hanung Bramantyo dalam jumpa pers di XXI Margo City, Depok, Jawa Barat, pada Jumat (13/5/22).

    “Enggak ada separo-separonya budget film superhero yang ada, bahkan yang ada di Indonesia,” imbuh sutradara film “Bumi Manusia” ini.

    Hanung menjelaskan, untuk menggarap film tersebut, dia memerlukan kekuatan dari teknologi CGI dan efek 3D yang juga cukup kuat. Hanung lantas mengaku telah bekerja sama dengan Lumine Studio demi bisa memaksimalkan film tersebut.

    “Untuk itu, saya bekerja sama dengan Lumine Studio, dengan Mas Andi sebagai komandonya di situ, itu betul-betul pada saat kita men-development ini, saya sudah membayangkan kalau saya pengin ini kejadian seperti ini, dan kekuatan supernya bisa terwujud seperti ini,” ucap Hanung.

    “Jadi, Mas Andi betul-betul memberikan dukungan akan hal itu. Kalau enggak ada itu, ya kita bubarlah. Enggak bisa mewujudkan gagasan kita, dan anak-anak sekarang enggak akan mungkin bisa kerangkul itu semua,” sambung Hanung.

    Perlu diketahui, film “Satria Dewa: Gatotkaca” bakal menceritakan kisah titisan dari tokoh tersebut.

    Proses syuting film ini pun sudah dimulai sejak Agustus 2020 silam, di Studio Gamplong, Sleman, Yogyakarta, tepatnya di tengah pandemi Covid-19.

    Walaupun syuting sempat tertunda dua bulan, namun kemudian kembali bisa berjalan dan selesai serta siap dirilis pada bulan depan.

  • Elizabeth Olsen Bocorkan Adegan Sadis ‘Doctor Strange 2’ yang Dipotong

    Elizabeth Olsen Bocorkan Adegan Sadis ‘Doctor Strange 2’ yang Dipotong

    TIKTAK.ID – Aktris Elizabeth Olsen akhirnya kembali ke layar lebar melalui film “Doctor Strange in the Multiverse of Madness”.

    Elizabeth lantas membocorkan bahwa terdapat sebuah adegan yang dipotong dari film ini, lantaran dinilai terlalu sadis.

    Elizabeth sendiri berperan sebagai Wanda Maximoff dalam film “Doctor Strange 2”. Namun penampilan Wanda di film ini berbeda jauh dari penampilan sebelumnya. Kali ini Wanda merupakan tokoh antagonis; Scarlet Witch si penyihir jahat yang berusaha mencuri kekuatan besar. Dalam misinya, Wanda bahkan tidak segan-segan untuk membunuh beberapa tokoh superhero seperti Mr. Fantastic, Captain Carter, dan Professor X.

    Wanda mendapatkan sebuah adegan kelahi belasan menit, yang dia membantai para superhero dari dimensi lain. Namun rupanya hal itu belum menampilkan kekuatan sang penyihir secara paripurna. Elizabeth pun mengungkapkan bahwa ia seharusnya membunuh lebih banyak tokoh.

    “Mestinya aku membunuh lebih banyak orang,” ujar Elizabeth, seperti dikutip Okezone.com dari CBR, Rabu (11/5/22).

    “Memang agak sulit melakukan hal itu. Namun kurasa Wanda memang tokoh yang bisa menjadi sangat kuat dan kejam,” imbuh Elizabeth.

    Kemudian Elizabeth mengatakan, pemotongan adegan sadis tersebut menjadi salah satu alasan “Doctor Strange 2” sempat menjalani proses syuting ulang. Ternyata usai mendengar respons dari penonton ujicoba, terdapat banyak adegan yang dianggap terlalu sadis untuk film dengan rating PG-13.

    Sebagai bagian dari Marvel Cinematic Universe, yaitu franchise yang dipegang oleh Disney, tentu Multiverse of Madness tidak dapat banyak menampilkan adegan sadis. Meski begitu, nyatanya sutradara Sam Raimi tetap berhasil memasukkan beberapa adegan menyeramkan ke dalam film ini, sehingga memberikan nuansa baru bagi jagat sinema MCU.

    Untuk diketahui, “Doctor Strange 2” berhasil meraup US$265 juta atau sekitar Rp3,8 triliun secara pendapatan box office global dalam pekan pertama sejak dirilis pada Kamis (5/5/22). Mengutip Bisnis.com dari Variety, capaian film ini diprediksi masih bakal terus bertambah.

    Secara perhitungan global, “Doctor Strange 2” diduga bakal mencapai US$450 juta atau sekitar Rp6,5 triliun. Menurut laporan Variety, “Doctor Strange 2” mencatat pendapatan sebesar US$185 juta atau sekitar Rp2,6 triliun di pasar domestik Amerika Utara.

  • Kritikus Film Puji ‘The Batman’, Stylish dan Menegangkan

    Kritikus Film Puji ‘The Batman’, Stylish dan Menegangkan

    TIKTAK.ID – Pada Rabu (2/3/2022), penonton di Indonesia sudah dapat menyaksikan film “The Batman” melalui layar lebar.

    Film “The Batman” sendiri telah ditonton oleh banyak kritikus film mancanegara. Sejumlah kritikus film menilai penampilan sang manusia kelelawar kali ini memiliki gaya menarik dan kisah yang cukup menegangkan.

    Untuk diketahui, film “The Batman” sudah menjadi proyek film yang dinanti sejak 2020 silam. “The Batman” berhasil mengamankan jadwal tayang pada Maret ini, usai diundur selama setahun. Dalam film yang menjadi satu lagi inkarnasi terbaru Batman di layar lebar ini, sang sutradara menjanjikan kisah detektif yang lebih kental dengan nuansa lebih kelam.

    Seperti dilansir Okezone.com, para kritikus film yang sudah menonton lebih awal menyebut janji sutradara itu berhasil ditepati. Bahkan mereka mengatakan hal itu tidak perlu diragukan lagi. Kemudian dari segelintir nama besar pengamat film internasional, terdapat dua kata yang terus-terusan muncul dalam ulasan mereka, yaitu stylish dan menegangkan.

    Salah satunya, Eric Eisenberg dari CinemaBlend, yang memberi film “The Batman” rating 4,5 dari 5 bintang. Dia menyatakan kisah “The Batman” tidak ragu-ragu menerjunkan penonton ke tengah kota Gotham yang penuh konflik kriminal.

    Menurut Eisenberg, keputusan Matt Reeves untuk melompati adegan kematian Thomas dan Martha Wayne, telah berhasil menampilkan cerita yang lebih sarat aksi dan mempunyai gaya bertutur yang unik.

    Senada dengan Eisenberg, Alex Stedman dari IGN menganggap film “The Batman” sebagai sebuah “masterpiece” di antara deretan film superhero yang sudah ada. Dia berpendapat dengan menampilkan kisah detektif yang lebih serius dan masuk akal, “The Batman” pun menjadi “film thriller kriminal psikologis” yang menegangkan.

    Sekadar informasi, Batman versi Robert Pattinson kali ini berbeda dari sosok Batman yang diperankan oleh Ben Affleck. Film ini juga mengambil latar tempat yang terpisah dari lini utama jagat sinema DCEU.

    “The Batman” memiliki keleluasaan untuk mengembangkan karakter kemana-mana. Untuk itu, kisah yang ditulis oleh Matt Reeves dan Peter Craig itu mampu menjadi film Batman terbaik, dan mengalahkan “The Dark Knight” karya Christopher Nolan.

  • Ini Kemungkinan Peran Park Seo Joon di Film ‘The Marvels’

    Ini Kemungkinan Peran Park Seo Joon di Film ‘The Marvels’

    TIKTAK.ID – Aktor asal Korea Selatan, Park Seo Joon, diketahui memperoleh tawaran dari Marvel untuk tampil dalam “The Marvels” bersama dengan Brie Larson (pemeran Captain Marvel). Meski begitu, sampai saat ini masih belum ada konfirmasi terkait jenis peran yang akan dimainkan oleh Park Seo Joon.

    Seperti dikutip detik.com dari Variety, Park Seo Joon kemungkinan besar akan tampil sebagai Amadeus Cho. Tokoh itu adalah superhero asal Korea dalam Marvel Cinematics Universe yang bisa berubah menjadi seperti Hulk, setelah mendapatkan donor dari kekuatan Bruce Banners.

    Namun Amadeus Cho tidak memiliki hubungan yang kuat dengan Captain Marvel atau pun anggota Marvel lainnya. Untuk itu, masih sulit untuk mencari apakah dirinya akan tampil di film solo kedua Brie Larson tersebut.

    Kemudian terdapat pula faktor lain yang membuat Park Seo Joon dianggap terlalu tua untuk memerankan Amadeus Cho. Hal itu karena ia berusia 32 tahun atau seumuran dengan aktris Claudia Kim yang berperan sebagai Amanda Cho, yakni ibu dari Amadeus Cho di film “Avengers: Age of Ultron”, sehingga untuk menjadi ibu-anak akan cukup sulit diwujudkan di film selanjutnya.

    Ada peran yang mungkin saja dimainkan oleh Park Seo Joon, yaitu Noh-Varr atau Marvel Boy. Sama seperti Carol Denvers, Noh-Varr merupakan seorang tentara Kree yang hidupnya berubah, setelah kapalnya diserang oleh Dr Midas dan jatuh ke Bumi.

    Seperti Kree lainnya, Noh-Varr juga mempunyai sebagian DNA serangga atau lebih tepatnya kecoa dan membuatnya sangat kuat, cepat, dan mampu berlari di tembok dan atap. Noh-Varr pun dikenal dengan rambut putihnya.

    Perlu diketahui, Naver sempat mengatakan bahwa Park Seo Joon akan terbang ke Amerika Serikat di paruh kedua 2021 untuk menjalani syuting “The Marvels”, yang merupakan sekuel dari “Captain Marvel”. Dia disebut-sebut akan langsung terbang usai menyelesaikan syuting “Concrete Utopia”.

    Merespons hal itu, pihak Awesome ENT, sebagai manajemen Park Seo Joon, menolak untuk berkomentar. Mereka hanya merilis pernyataan dengan menjawab “No comment”.

    Jika kabar itu benar, maka Park Seo Joon akan menjadi aktor Korea Selatan kedua yang bergabung dengan Marvel Cinematic Universe, setelah Ma Dong Seok.

  • Kim Woo Bin Comeback Lewat Film Layar Lebar ‘Alien’

    Kim Woo Bin Comeback Lewat Film Layar Lebar ‘Alien’

    TIKTAK.ID – CJ ENM Movie telah merilis still cut film “Alien” pada 21 April 2021. Film layar lebar tersebut dibintangi oleh Ryu Joon Yeol, Kim Woo Bin, dan Kim Tae Ri. Dalam foto itu, terlihat ketiga pemeran utama memperlihatkan raut wajah bahagianya.

    Film “Alien” sendiri merupakan proyek film perdana aktor Kim Woo Bin, usai hiatus semenjak 2017 silam. Kim Woo Bin harus istirahat sementara dari dunia hiburan akibat menjalani perawatan penyakit kanker nasofaring. Ia terakhir berakting dalam film bertajuk “Wiretap” pada 2018, serta drakor “Uncontrollably Found” pada 2016.

    Selain Kim Woo Bin, Ryu Joon Yeol juga akan comeback berakting di film ini. Joon Yeol pun rela memanjangkan rambut untuk perannya pada film “Alien”. Kekasih Hyeri Girls Day ini terakhir main film “The Battle: Roar to Victory” pada 2019 dan serial drama “Lucky Romance” pada 2016.

    Ryu Joon Yeol tidak hanya berperan dalam film “Alien”. Ia juga disebut akan membintangi serial drama JTBC berjudul “Human Disqualification” yang tayang tahun ini.

    Terdapat sederet aktor dan aktris ternama yang turut membintangi film “Alien”. Di antaranya So Ji Sub, Lee Ha Nee, Jo Woo Jin, Yeom Jung Ah, Kim Eui Sung, dan Yoo Jae Myung.

    Perlu diketahui, film time-slip ini menceritakan penganut Tao di dinasti Goryeo dan alien yang muncul di bumi mencoba mengambil pedang misterius. Kemudian sebuah pintu waktu muncul di antara periode dinasti Goryeo dan masa kini, sehingga situasi menjadi kacau balau.

    Lebih lanjut, film “Alien” telah menyelesaikan proses syuting yang cukup panjang, tepatnya 13 bulan. Hal itu karena proses syuting sempat beberapa kali tertunda, imbas dari pandemi Covid-19. Proses syuting yang dimulai pada 29 Maret 2020 baru selesai pada 19 April 2021.

    Choi Dong Hoon menjadi sutradara sekaligus bertugas menulis naskah film “Alien”. Melalui sebuah wawancara, Dong Hoon mengklaim “Alien” adalah film yang pernah dia kerjakan. Ia juga menyebut film ini mempunyai plot yang susah ditebak, karakter yang tidak biasa, dan humor yang lucu.

  • Perjalanan Krystal Jung, Bermula dari Idola K-Pop hingga ke Aktris Film Layar Lebar

    Perjalanan Krystal Jung, Bermula dari Idola K-Pop hingga ke Aktris Film Layar Lebar

    TIKTAK.ID – Krystal Jung memulai kariernya sebagai idola K-Pop dalam f(x) tahun 2009. Saat ini, ia menggeluti dunia akting hingga jadi aktris yang filmnya sangat dinantikan.

    Sedari 2011, Krystal mengawali karier sebagai aktris dengan turut serta dalam beberapa drama terkenal semacam “High Kick: Revege of the Short Legged”, “The Heirs”, sampai “Prison Playbook”.

    Sesudah memutuskan keluar dari SM Entertainment di bulan Agustus 2020 lalu, Krystal semakin fokus di dunia akting. Pada tahun ini, ia turut mengisi peran dalam drama “Search”, juga membintangi film “More Than Family”.

    Pada film tersebut, ia memperoleh peran sebagai seorang mahasiswi dengan nama To Il yang sedang mengandung. Ia menyatakan peran To Il merupakan peran yang sesuai, menandai debutnya di layar lebar.

    “Meskipun ini merupakan film pertamaku, karakter yang kulakoni sama sekali tak masalah. Aku telah berakting pada sejumlah proyek, sehingga menurutku ini sebagai sebuah proyek akting lain,” jelas Krystal.

    “Meskipun aku cukup kaget lantaran aku sendiri mengambil peran seorang perempuan hamil, aku merasa tertekan. Tetapi sesudah membaca naskahnya, aku segera bilang iya pada penawaran ini,” imbuhnya.

    Krystal juga menerangkan respons sang kakak, Jessica Jung, terkait perannya sebagai perempuan hamil. Rupanya Jessica memberikan respons yang tidak disangka-sangka.

    “Ketika aku bilang aku bakal memainkan karakter perempuan yang tengah hamil di film ini, dia hanya bilang, ‘Ah’,” sebut Krystal sembari tertawa.

    “Aku tak tahu apa yang kini tengah dilakukan oleh Jessica. Kurasa dekat dengan seseorang dan tahu apa kesibukan mereka merupakan dua hal berbeda. Kami sama-sama merasa jika nantinya kami juga bakal tahu kesibukan satu sama lain,” tutupnya.

    Krystal Jung kini tergabung bersama manajemen H&Entertainment yang dikenal dengan sebutan “rumah” para aktor besar. Di antaranya ada beberapa nama Jung Ryeo Won, Song Dam Bi, Kwang Dong Yeon, sampai Jung In Sun.

    Manakah dari karier Krystal yang menurutmu lebih bagus antara sebagai idola K-Pop dan membintangi peran dalam drama atau film?

  • Sempat Ragu, Joe Taslim Ambil Tawaran ‘The Swordsman’ karena Pesan Ayahnya

    Sempat Ragu, Joe Taslim Ambil Tawaran ‘The Swordsman’ karena Pesan Ayahnya

    TIKTAK.ID – Aktor Joe Taslim kini sedang terlibat dalam project film terbaru rilisan Korea Selatan berjudul “The Swordsman”. Joe Taslim pun mengaku sempat ragu untuk menerima tawaran film tersebut dengan beberapa alasan.

    Salah satunya, yakni Joe Taslim bimbang lantaran dialog yang digunakan dalam film tersebut menggunakan bahasa Manchuria, yang saat ini sudah jarang digunakan. Joe Taslim menyampaikan hal itu melalui unggahan di Instagram-nya pada Kamis (29/10/20).

    “Film SwordMan sudah tayang hari ini! Ini adalah pertama kalinya gue dipercaya main film Korea. Suatu tawaran yang harus gue pikir beberapa kali. Sebab, semua dialog gue meggunakan bahasa Manchuria yang udah lumayan punah, dan Bahasa Korea zaman dulu sedikit berbeda dengan bahasa Korea modern karena set film ini tahun 1600-an,” tulis Joe Taslim, seperti dilansir Liputan6.com.

    Kemudian pertimbangan Joe Taslim lainnya yakni karena tokoh yang ia perankan cukup sering menggunakan pedang. Padahal, Joe Taslim mengatakan dirinya tidak memiliki keahlian dalam menggunakan pedang.

    “Selain itu, pertimbangan gue yang tidak punya skill ilmu pedang, apalagi main film action dengan pedang. Namun dengan latihan dan semedi yang banyak dijalanin sepenuh hati, akhirnya selesai juga,” terang Joe Taslim.

    Demi menghilangkan keraguan-keraguan tersebut, Joe Taslim pun harus berlatih berbulan-bulan, mulai dari belajar bahasa, dialog, hingga kemampuan menggunakan pedang. Bahkan ia menyatakan dialog yang ia pelajari itu sempat terbawa ke dalam mimpinya.

    Joe Taslim menyebut dirinya nekat menerima tawaran film tersebut. Untungnya, kata Joe Taslim, ia terbantu dengan tim produksi film tersebut. Ia juga teringat dengan pesan mendiang ayahnya sebelum meninggal.

    “Pesan Bapak sebelom meninggal, ‘tidak ada yang enggak bisa di dunia ini kalau bener-bener mau setengah gila latihan dan mencintai pekerjaan kamu’,” jelas Joe Taslim.

    Oleh sebab itu, Joe Taslim menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat selama ini, serta kepada siapa pun yang menyaksikan perannya di film terbaru tersebut.

    “Jadi gue sikat ajalah, urusan belakang nanti hasilnya akan seperti apa. Yang penting bisa memberikan yang terbaik. Terima kasih bagi yang sudah menonton dan mengikuti protokol kesehatan yang ada,” tutup Joe Taslim.

  • James Cameron Ungkap Konsep Seni Fiksi Tari Avatar 2

    James Cameron Ungkap Konsep Seni Fiksi Tari Avatar 2

    TIKTAK.ID – Seperti diketahui, film Avatar pada tahun 2009 menjadi salah satu film terlaris sepanjang masa. Kemudian setelah 11 tahun berlalu, para penikmat film akan disuguhi kembali dengan dunia alien Pandora melalui sekuelnya. Rencananya, film tersebut akan ditayangkan pada 18 Desember 2021 mendatang.

    Berdasarkan informasi dari Polygon, sutradara dari film ini diketahui bernama James Cameron. Ia mengungkapkan sejumlah konsep film fiksi ilmiah tersebut pada acara CES. Ia juga memamerkan beberapa pemandangan dunia Pandora dalam sebuah bak gambar layar desktop pada awal tahun 2000-an.

    Baca juga: Kondisinya Memburuk, Justin Bieber Divonis Idap Penyakit Lyme

    Sebelum itu, ternyata sekuel kedua Avatar sebenarnya sudah sempat direncanakan akan dirilis pada tahun 2014 lalu. Akan tetapi, sang sutradara berpikir lebih dalam untuk membuat tiga sekuel yang lain. Bahkan ia juga sempat membuat tampilan gambar dunia bawah laut.

    Agar rencana tersebut bisa terwujud, maka sejumlah teknologi juga harus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan zaman. Bahkan, pengembangan teknologi tersebut diketahui akan memakan waktu yang sangat lama. Sehingga, jadwal perilisan diundur menjadi tahun 2021.

    Halaman selanjutnya…

  • Jajal Jadi Sutradara, Chandra Liow Tawarkan Film Komedi Berbeda

    Jajal Jadi Sutradara, Chandra Liow Tawarkan Film Komedi Berbeda

    TIKTAK.ID – Chandra Liow melakoni debut pertamanya sebagai sutradara film layar lebar. Ia dikabarkan baru saja merampungkan syuting Film Bucin yang kini tengah masuk pada tahap post production.

    Istilah “Budak Cinta” yang kemudian kerap disingkat Bucin sering kita jumpai di media sosial. Bahkan kata Bucin menjadi salah satu dari 5 kata teratas yang paling banyak dicari di Indonesia pada 2019 lalu.

    Baca juga: Ahmad Dhani Putuskan Angkat Kisah Hidupnya di Penjara ke Layar Lebar

    Pada awalnya, kata Bucin dipopulerkan oleh duo Andovi da Lopez dan Jovi da Lopez. Tak lama, kata tersebut makin familiar di telinga masyarakat Indonesia, dan kini bahkan diangkat ke layar lebar.

    “Awalnya ketika Andidovi dan Jovi, mereka membuat kata Bucin dan mempopulerkannya pada tahun 2013 atau 2014 gitu. Memang kata Bucin tersebut memiliki ari budak cinta, dan mereka pake untuk ngecengin temen-temennya. Namun ternyata, kata tersebut malah diterima oleh masyarakat Indonesia,” terang Chandra Liow.

    Halaman selanjutnya…