Tag: Asnawi Mangkualam Bahar

  • Pelatih Ansan Greeners Mengundurkan Diri, Bagaimana Nasib Asnawi Mangkualam?

    Pelatih Ansan Greeners Mengundurkan Diri, Bagaimana Nasib Asnawi Mangkualam?

    TIKTAK.ID – Pelatih Cho Min Kook memutuskan untuk mengundurkan diri di tengah keterpurukan klub sepak bola asal Korea Selatan, Ansan Greeners. Nasib Asnawi Mangkualam kini pun bisa jadi terkatung-katung.

    Untuk diketahui, Min Kook yang menjadi pelatih Ansan Greeners sejak 25 November 2021, telah mengajukan pengunduran diri, dua hari usai pertandingan melawan Anyang. Setelah itu pihak klub menerima keputusan Min Kook pada 7 Juli atau lima hari setelah pengajuan pengunduran diri pelatih berusia 59 tahun tersebut.

    Sekadar informasi, setelah kalah dari Anyang, Ansan harus kembali menelan kekalahan dari Daejeon Hana Citizen. Saat ini Ansan menempati dasar klasemen K League 2 dengan 17 poin hasil dari tiga kali menang dan delapan kali kalah, sedangkan 12 laga berakhir dengan kekalahan.

    “Saya sudah memutuskan untuk mengundurkan diri. Saya bertanggung jawab karena tak bisa memenuhi harapan banyak orang. Saya berterima kasih dan meminta maaf kepada penggemar yang telah mendukung Ansan Greeners FC dan kepada pemain yang sudah berusaha keras,” ungkap Min Kook, seperti dikutip CNN Indonesia dari situs resmi Ansan.

    Kemudian menyusul pengunduran diri Min Kook, skuad berjuluk Serigala Hijau tersebut dikabarkan bakal dilatih oleh Im Jong Heon.

    Sebelumnya, dalam masa kepelatihan Min Kook, dia kerap berusaha mengandalkan pemain muda dengan ongkos rendah pada tim dengan harapan efisiensi tinggi. Akan tetapi, Ansan malah terpuruk.

    Selain itu, di bawah arahan Min Kook, Asnawi pernah mencoba bermain lebih ke depan meninggalkan posisi full back yang selama ini diemban. Bahkan mantan pemain PSM Makassar tersebut juga sempat ditempatkan sebagai penyerang sayap.

    Lantas pada musim lalu saat masih dilatih oleh Kim Gil Sik, Asnawi tetap ditunjuk sebagai bek kanan. Pada musim ini, Asnawi tercatat sudah bermain 13 kali dengan rincian lima kali menjadi starter dan delapan kali masuk sebagai pemain pengganti. Sedangkan pada musim lalu, pria kelahiran Makassar, 4 Oktober 1999 tersebut main 12 kali sebagai starter dan dua kali menjadi pemain pengganti.

  • Asnawi Absen di Semifinal SEA Games

    Asnawi Absen di Semifinal SEA Games

    TIKTAK.ID – Bek kanan Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, dipastikan tidak akan ikut bermain dalam pertandingan melawan Thailand pada babak semifinal SEA Games 2021 (2022) di Stadion Thien Truong, pada Kamis (19/5/22). Hal itu karena Asnawi terkena sanksi akumulasi kartu kuning. Pemain Ansan Greeners tersebut telah menerima dua kartu kuning di babak penyisihan grup SEA Games 2021.

    “Jadi untuk Asnawi tidak dapat dimainkan karena akumulasi kartu kuning,” terang Shin Tae Yong, seperti dikutip CNN Indonesia dari laman resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

    Dengan absennya Asnawi, maka pos bek kanan Timnas Indonesia besar kemungkinan bakal diisi oleh Ilham Rio Fahmi. Pemain Persija Jakarta tersebut sempat dimainkan menjadi starter di posisi bek kanan oleh pelatih Shin Tae Yong, dalam dua laga awal babak penyisihan grup.

    Akan tetapi, penampilan Rio Fahmi belum tampak solid dalam mengawal posisi bek sayap tim Garuda Muda. Hal itu pun bakal menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Shin Tae Yong di laga melawan Thailand.

    Meski begitu, Shin Tae Yong mengklaim penampilan Rio kini telah meningkat.

    “Sebagai pengganti ada Rio. Performa Rio di partai pertama memang tidak begitu baik. Namun setelah itu partai-partai berikutnya performa [Rio] semakin naik,” ucap Shin Tae Yong dalam sesi jumpa pers jelang Indonesia vs Thailand, Rabu (18/5/22) siang.

    Lebih lanjut, di luar absennya Asnawi, Shin Tae Yong menyebut winger Saddil Ramdani memiliki peluang untuk tampil melawan Thailand. Untuk diketahui, Saddil kembali ke Sabah FC untuk bermain di pentas Malaysia Super League.

    “Saddil besok [hari ini] bakal sampai di Vietnam. Jadi kami akan melihat dulu kondisi pemain itu, seperti apa dan nanti akan dipikirkan dimainkan atau tidak pada 19 [Mei] nanti,” tutur Shin Tae Yong.

    Adapun Timnas Indonesia bakal menghadapi Thailand dalam upaya meraih medali emas pada ajang pesta olahraga paling akbar se-Asia Tenggara tersebut.

    Timnas Indonesia sendiri terakhir kali meraih medali emas pada 1991 silam, ketika lolos sebagai runner up Grup A di bawah tuan rumah Vietnam.

  • Jelang Lawan Timor Leste, Engkel Asnawi Bermasalah

    Jelang Lawan Timor Leste, Engkel Asnawi Bermasalah

    TIKTAK.ID – Asnawi Mangkualam mengaku masih ada masalah di pergelangan kakinya, jelang laga pertandingan Timnas Indonesia U-23 vs Timor Leste U-23 dalam SEA Games 2021 (SEA Games 2022).

    Full back kanan skuad Garuda Muda tersebut baru saja bergabung dengan Shin Tae Yong dan Timnas Indonesia U-23 di Vietnam. Sebelumnya, Asnawi masih harus menjalankan pertandingan dengan Ansan Greeners dalam lanjutan K League 2.

    Kemudian dalam pertandingan terakhir bersama skuad The Green Wolves melawan Anyang, pada Minggu (7/5/22), Asnawi sempat mengalami cedera di tengah laga. Saat itu, Asnawi harus diganti pada pertengahan babak kedua.

    Setelah memutusakan kembali bergabung di Timnas Indonesia U-23, Asnawi disebut-sebut masih belum benar-benar fit. Mantan pemain Persatuan Sepak bola Makassar (PSM) tersebut juga merasa kalau kondisi engkelnya masih dalam keadaan tidak sempurna.

    “Tentunya senang karena dapat kembali bergabung dengan teman-teman di sini,” ungkap Asnawi, seperti dikutip CNN Indonesia dari situs resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

    “Kondisi alhamdulillah baik, tapi mungkin ada sedikit rasa mengganjal di bagian engkel dan masih proses pemulihan. Semoga secepatnya dapat kembali pulih dan bermain. Namun harapannya sudah main laga berikutnya,” imbuh Asnawi.

    Asnawi lantas menganggap pertandingan menghadapi Timor Leste U-23 merupakan laga penting. Sebab, Asnawi menilai pertandingan ini akan menentukan langkah Timnas Indonesia U-23 dalam merajut asa meraih kepingan emas SEA Games 2022.

    Bila Timnas Indonesia U-23 mampu mengalahkan Timor Leste pada Selasa 10 Mei 2022 malam WIB, maka Timnas Indonesia U-23 bakal memepet Vietnam di klasemen Grup A SEA Games 2021. Tidak hanya itu, laga ini juga penting bagi Timnas Indonesia U-23 guna membuka jalan lolos ke semifinal SEA Games 2021.

    Sekadar informasi, tanpa kehadiran Asnawi pada laga melawan Timnas Vietnam U-23, Shin Tae Yong telah menempatkan Rio Fahmi di posisi full back kanan dalam formasi 4-3-3. Bila nantinya Asnawi belum bisa dimainkan, maka Rio Fahmi bisa jadi kembali main sebagai starter atau Shin mengubah formasi menjadi tiga bek.

  • Pelatih Ansan Greeners Perhatikan Asupan Makanan Asnawi

    Pelatih Ansan Greeners Perhatikan Asupan Makanan Asnawi

    TIKTAK.ID – Asupan makanan Asnawi Mangkualam diketahui menjadi faktor yang begitu diperhatikan oleh pelatih Ansan Greeners, Cho Min Kook. Pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae Yong menyampaikan hal itu saat mendatangi Ansan Greeners di sela-sela waktu memimpin skuad Garuda muda menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan.

    “Pelatih Cho khawatir mengenai makanan Asnawi. Saya membawa penerjemah, Asnawi, dan juga pelatih Cho, kami bersama-sama berbicara soal keinginan satu sama lain,” ujar Shin Tae Yong, seperti dikutip CNN Indonesia dari Sports-G.

    Adapun agenda selipan Shin Tae Yong di Korea Selatan itu dilakukan dalam rangka meninjau Asnawi yang tengah menjalani musim kedua di Ansan Greeners. Pasalnya, berbeda dengan musim pertama saat skuad Green Wolves masih dilatih oleh Kim Gil Sik, belakangan ini Asnawi terlihat kesulitan menembus tim utama.

    “Asnawi merupakan pemain di tim kami, sehingga itu merupakan bagian yang harus saya urus,” ungkap Shin Tae Yong, mengutip BolaSport.com dari Sports-G Minggu (27/3/22).

    “Saya bertanya mengenai kondisinya (Asnawi) dan kemudian saya sudah bertemu dengan pelatih Cho serta berbicara beberapa hal. Semuanya berjalan dengan lancar,” imbuh pria asal Korea Selatan tersebut.

    Lantas Shin Tae-yong berharap semuanya dapat membaik ke depannya.

    “Ini pertama kalinya saya melihat pelatih Cho Min-kook usai menjabat di Ansan. Saya belum dapat menghubunginya sampai sekarang,” terang Shin Tae-yong.

    “Saya pikir pelatih Cho bakal lebih fleksibel untuk memainkan Asnawi di masa depan,” sambungnya.

    Perlu diketahui, dari tujuh laga K League 2, Asnawi baru bermain empat kali dengan durasi total hanya 41 menit. Selain itu, Asnawi baru sekali menjadi starter, yaitu ketika Ansan berhadapan dengan Gwangju, tapi langsung diganti pada menit ke-25.

    Padahal pada musim lalu, Asnawi punya 1.004 menit bermain dalam sebanyak 14 laga bersama Ansan. Setelah itu dia kehilangan kesempatan bermain lantaran mengalami cedera.

    Shin Tae Yong sendiri tak hanya memantau perkembangan Asnawi di Ansan, tapi dia juga sekaligus melihat sang anak Shin Jae Hyeok yang saat ini berstatus sebagai pemain Ansan.

    Sekadar informasi, Jae Hyeok tercatat sebagai pencetak gol Ansan dalam laga melawan Jeonnam Dragons yang disaksikan langsung oleh sang ayah.

  • Ansan Dibantai Busan IPark, Asnawi Tetap Dapat Pujian

    Ansan Dibantai Busan IPark, Asnawi Tetap Dapat Pujian

    TIKTAK.ID – Pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar diketahui tetap memperoleh pujian dari pelatih Ansan Greeners Kim Gil Sik, meski timnya telah dibantai oleh Busan IPark dengan skor telak 4-0 di laga K-League 2, pada Sabtu (17/7/21).

    Asnawi yang bermain penuh di posisi sayap kanan pun tidak berhasil membawa Ansan melanjutkan rekor lima laga tak terkalahkan secara beruntun. Meski begitu, Asnawi tetap mendapatkan pujian dari pelatih Ansan Greeners, Kim Gil Sik.

    “Asnawi sempurna, dan Kim Ryun Do (penyerang Ansan) juga sejauh ini cukup baik. Dia memang membuang peluang, tetapi dia akan dapat lebih baik di masa depan. Saya ingin dia mempunyai rasa percaya diri. Saya juga akan segera mempersiapkan tim dengan baik lagi dan membuat comeback di rumah,” ujar Kim Gil Sik, seperti dikutip CNN Indonesia dari Sportalkorea.com.

    Kim Gil Sik mengaku merasa puas dengan penampilan Asnawi yang tampil impresif pada pertandingan tersebut. Ia menyebut Asnawi beberapa kali menciptakan peluang untuk Ansan melalui penetrasinya di sisi kanan.

    Kim Gil Sik menjelaskan, sebenarnya Ansan memiliki peluang terbaik ketika Asnawi mengirimkan umpan matang kepada penyerang Ansan Kim Ryun Do. Akan tetapi, sepakan penyerang Ansan tersebut masih melenceng, sehingga hanya membentur jaring bagian luar gawang Busan. Namun Kim Gil Sik lebih memilih menyalahkan dirinya, ketimbang mengambinghitamkan pemain dalam kekalahan tersebut.

    “Lawan berhasil memaksimalkan peluang menjadi gol, sementara kami tidak. Namun, di samping itu saya seharusnya meminta pemain agar bermain lebih hati-hati. Sebagai pelatih, saya bernafsu untuk meminta pemain bermain keluar secara agresif, padahal organisasi pertahanan perlu lebih banyak stabilitas,” tutur Kim Gil Sik.

    Untuk diketahui, pertandingan ini menjadi penampilan kedua Asnawi bersama Ansan usai absen lama karena memperkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Di laga sebelumnya, Asnawi sukses membawa Ansan Greeners menang atas Gyeongnam dengan skor 3-1. Pemain asal Makassar itu pun memiliki peluang besar kembali menjadi starter saat Ansan menjamu Gimcheon Sangmu pada Sabtu (24/7/21) mendatang.

  • Egy Maulana dan Asnawi Mangkualam Gabung TC Timnas Indonesia di Dubai

    Egy Maulana dan Asnawi Mangkualam Gabung TC Timnas Indonesia di Dubai

    TIKTAK.ID – Dua pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri, Egy Maulana Vikri dan Asnawi Mangkualam, diketahui telah bergabung pada pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

    Usai Ryuji Utomo, kini giliran dua pemain lain, yaitu Egy Maulana Vikri (Lechia Gdanks) dan Asnawi Mangkualam Bahar (Ansan Greeners FC), yang mulai bergabung dengan Timnas Indonesia.

    Egy sendiri sudah datang pada Selasa (18/5/21) malam dan langsung menjalani latihan pada Rabu pagi. Sedangkan Asnawi datang Rabu (19/5/21) pukul 06.30 pagi waktu setempat.

    Pelatih fisik Timnas Indonesia, Lee Jae Hong, turut datang bersamaan dengan Asnawi dan direncanakan hadir dalam latihan sore waktu setempat.

    Walaupun baru bergabung, namun Egy mengklaim tidak ada kesulitan berarti untuk menyesuaikan diri dengan latihan bersama teman-teman lainnya di Timnas Indonesia.

    “Rasa antusias dan kangen dengan teman-teman lainnya, itu yang bisa menghapus lelah dan jet lag saya. Hampir tidak ada, hanya tadi saja saat sentuhan pertama dengan bola memang sedikit miss, tapi tidak masalah,” ujar Egy, seperti dikutip CNN Indonesia dari situs Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

    Perlu diketahui, pemusatan latihan di Dubai adalah bagian dari persiapan Timnas Indonesia menjelang tampil dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Akan tetapi, Skuad Garuda bakal lebih dulu melakoni dua laga uji coba melawan Afghanistan (25/5/21) dan Oman (29/5/21). Setelah itu, pada Kualifikasi Piala Dunia 2022, Indonesia akan melawan Thailand pada 3 Juni, kemudian Vietnam 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni 2021.

    Lebih lanjut, Egy mengatakan akan bertemu rekan satu timnya di Lechia Gdanks, Omran Haydary, saat melawan Afghanistan mendatang. Ia pun mengatakan kepada Omran sebelum berangkat, agar berhati-hati terhadap Indonesia.

    “Iya, dia berkelakar bahwa akan mengalahkan saya dan teman-teman. Tapi kita tidak semudah itu bisa dikalahkan,” ucap Egy.

    Egy juga menilai teman-teman satu timnya di Lechia Gdanks lebih menjagokan Indonesia menang atas Afganistan.

    “Mayoritas teman-teman di tim saya lebih menjagokan Indonesia yang akan menang melawan Afghanistan. Mereka mendukung saya dan Timnas Indonesia. Saya berharap aura positif itu bisa menular, sehingga Indonesia bisa betul-betul memenangkan pertandingan,” imbuhnya.

  • Asnawi Mangkualam Terpilih Jadi Duta Kehormatan Pariwisata Korea

    Asnawi Mangkualam Terpilih Jadi Duta Kehormatan Pariwisata Korea

    TIKTAK.ID – Bek Ansan Greeners asal Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar, diketahui telah terpilih menjadi Duta Kehormatan Pariwisata Korea.

    Saat ini Asnawi pun menjadi bagian penting Ansan Greeners, sejak bergabung awal musim ini. Ia merupakan salah satu pemain andalan Ansan dan sukses mencuri perhatian publik.

    “Terima kasih kepada Pemerintah kota Ansan dan Korea Tourism Organization, karena telah memilih saya sebagai Duta Kehormatan Pariwisata Korea,” tulis Asnawi melalui akun Instagram pribadinya, seperti dilansir CNN Indonesia.

    “Sangat bersyukur dan berharap semoga orang Indonesia bisa lebih banyak mengenal tentang pariwisata Korea secara luas melalui sepak bola, terutama di kota Ansan,” imbuh Asnawi.

    Perlu diketahui, Asnawi sempat terpilih menjadi pemain terbaik kasta kedua Liga Korea Selatan atau K-League 2 edisi April 2021, pada Senin (3/5/21). Ia mendapatkan anugerah tersebut usai melewati proses voting atau jajak pendapat.

    Melalui jajak pendapat pada 28 April hingga 2 Mei 2021, nama Asnawi bersaing dengan Kim Hyun Woo (Jeonnam Dragons), Nelson Junior (Anyang), dan Patou (Daejeon). Hasilnya, sebanyak 99 persen warganet memilih Asnawi.

    Anugerah tersebut membuat Asnawi semakin banyak penggemar. Manajemen Ansan Greeners lantas disebut-sebut sedang kebanjiran pesanan jersey bertuliskan Asnawi Mangkualam.

    Lebih lanjut, penampilan apik Asnawi dan dukungan dari warganet Indonesia dimanfaatkan oleh Ansan Greeners dan K League. Media sosial Ansan dan K League bahkan tampak mulai rajin mengunggah hal-hal tentang Asnawi. Selain itu, sejumlah media Korea Selatan menyebut pemain berusia 21 tahun ini sebagai Park Ji Sung dari Indonesia.

    Meski begitu, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong menegaskan bahwa dirinya merekomendasikan Asnawi Mangkualam ke Ansan Greeners bukan untuk promosi. Ia mengatakan senang dengan penampilan Asnawi Mangkualam bersama klub K-League 2 Ansan Greeners. Sebab, ia menganggap mantan pemain PSM Makassar tersebut mampu bersaing dengan pemain lain di Liga Korea.

    Asnawi sendiri masuk ke dalam 28 pemain Timnas Indonesia untuk mengikuti TC, uji coba dan menghadapi tiga laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 di UEA. Namun kini Asnawi mengklaim tengah fokus menyembuhkan diri dari cedera. Setelah itu, ia akan berangkat ke Dubai, UEA dan bergabung bersama skuat Shin Tae-yong.

  • Gagal Cetak Gol, Asnawi Minta Maaf

    Gagal Cetak Gol, Asnawi Minta Maaf

    TIKTAK.ID – Bek muda Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam menyampaikan permohonan maaf karena telah gagal mencetak gol saat Ansan Greeners mengalahkan pemuncak K-League 2 Daejeon Hana Citizen di Stadion Ansan Wa, pada Sabtu (24/4/21).

    Asnawi sendiri menjadi salah satu penentu kemenangan dengan skor 1-0 Ansan atas Daejeon. Bek berusia 21 tahun tersebut menciptakan assist gol kemenangan Ansan yang dicetak oleh Sim Jae Min pada menit ke-81.

    Meski memberi kontribusi penting ketika Ansan mengalahkan Daejeon, namun Asnawi tetap kecewa dengan penampilannya. Pasalnya, mantan pemain PSM Makassar tersebut sudah gagal memanfaatkan peluang emas pada menit ke-41. Ketika itu, Asnawi tidak berhasil mencetak gol, meski tinggal menyontek bola ke gawang yang kosong.

    “Peluang itu padahal sangat bagus untuk mencetak gol, tapi saya gagal memanfaatkan. Saya kecewa tidak bisa memanfaatkan peluang itu, karena saya seharusnya tinggal menendang, saya minta maaf,” ujar Asnawi, seperti dikutip CNN Indonesia dari Sport G.

    Asnawi pun mengklaim mendapat dukungan motivasi dari Kim Ryun Do yang memberinya umpan silang matang pada menit ke-41.

    “Saat pertandingan berlangsung, ketika saya gagal memanfaatkan peluang, Kim Ryun menghampiri dan bilang, ‘Kita masih memiliki banyak waktu, jadi mari lakukan yang terbaik’,” tutur pria kelahiran Makassar, 4 Oktober 1999 tersebut.

    Beruntung bagi Asnawi, pemain Timnas Indonesia tersebut akhirnya mampu membayar kesalahan dengan menciptakan assist yang berujung pada gol kemenangan Ansan atas Daejeon.

    “Saya pikir jika kami bisa memanfaatkan lebar lapangan dengan baik, maka kami dapat memiliki peluang bagus. Saya juga senang bisa membantu tim, dan saya akan berusaha yang terbaik untuk membantu tim,” tegas Asnawi.

    “Kami sempat bermain bagus di babak pertama. Namun pelatih [Kim Gil Sik] meminta kami fokus mencetak gol di babak kedua. Saya bisa lebih fokus di babak kedua, serta membantu tim meraih kemenangan,” imbuh mantan pemain Persiba Balikpapan ini.

    Assist Asnawi lantas sukses membawa Ansan mengalahkan Daejeon untuk kali pertama dalam 680 hari terakhir di K-League 2.

  • Asnawi Tetap Latihan Meski Puasa 16 Jam di Korea Selatan

    Asnawi Tetap Latihan Meski Puasa 16 Jam di Korea Selatan

    TIKTAK.ID – Bek Timnas Indonesia U-23, Asnawi Mangkualam Bahar mengungkapkan pengalaman puasa pertamanya saat membela Ansan Greeners, klub Liga 2 Korea Selatan.

    Asnawi mengatakan tetap menjalankan ibadah puasa Ramadan di Korea Selatan. Pemain berusia 21 tahun itu pun harus menjalani puasa selama 15 jam 55 menit atau lebih lama sekitar dua jam dari lama berpuasa di Jakarta.

    “Iya Alhamdulillah puasa, kayaknya sih lebih panjang di sini [Ansan, Korea Selatan],” ujar Asnawi, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Senin (19/4/21).

    Menurut Asnawi, meski durasi puasa lebih lama, namun ia mengaku tetap berusaha untuk menjalankan puasa setiap harinya. Ia menyatakan di tengah puasa, masih harus tetap menjalankan latihan bersama Ansan Greener dengan pola latihan dua kali sehari. Di Ansan Greeners sendiri, Asnawi berperan sebagai penyerang sayap kanan.

    “Intinya saya selalu berusaha menjalankan puasa setiap hari. Mau itu sanggup atau enggak, saya pasti bangun sahur setiap hari. Tapi saya akan sesuaikan sanggup atau tidaknya di latihan karena di sini jadwal latihannya pagi dan sore,” terang Asnawi.

    “Tapi kalau selasai latihan saya merasa masih sanggup, maka saya tetap puasa dan Alhamdulillah sampai saat ini saya masih menjalankan walaupun latihannya pagi,” imbuhnya.

    Selain itu, jauh dari orangtua juga membuat Asnawi harus bisa mengurus dirinya sendiri, termasuk memasak masakan untuk sahur dan berbuka. Ia pun mengklaim sudah membekali diri dengan keahlian memasak untuk menghadapi situasi tersebut. Meskipun ia mengakui menu masakan yang dimasak sebatas yang sederhana-sederhana saja.

    “Makan, ya masak sendiri, masakannya ada macam-macam tergantung selera saja sih. Seperti ikan bakar, masak sup, terus masak daging, yang simpel-simpel saja,” jelas gelandang PSM Makassar tersebut.

    Asnawi menjelaskan, jika dirasa ada bumbu yang kurang atau masakan yang ingin Asnawi makan tapi tidak tahu bumbu dan cara masaknya, maka ia tidak segan untuk menghubungi ibunya di Makassar untuk mengajarinya.

    “Memang sudah bisa masak sih, tapi kalau ada yang kurang saya telepon mama,” kata pria kelahiran Makassar, 4 Oktober 1999 ini.

  • Shin Tae Yong Puji Kinerja Asnawi di Klub K-League 2 Ansan Greeners

    Shin Tae Yong Puji Kinerja Asnawi di Klub K-League 2 Ansan Greeners

    TIKTAK.ID – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong diketahui memuji penampilan Asnawi Mangkualam di klub K-League 2 Ansan Greeners. Shin Tae Yong sendiri ikut menyaksikan laga penampilan Asnawi di Stadion Ansan Wa.

    Mantan pelatih Timnas Korsel tersebut turut hadir di tribune stadion, ketika Ansan bersua Jeonnam Dragons dalam laga lanjutan K-League 2, Minggu (11/4/21) waktu setempat. Ketika itu, Shin Tae Yong fokus mengamati penampilan Asnawi yang kembali mendapat kepercayaan bermain sebagai starter.

    Perlu diketahui, Asnawi bermain selama 80 menit di laga tersebut hingga akhirnya digantikan oleh Ko Tae-Gyu. Kemudian dalam laga melawan Jeonnam, Asnawi diplot sebagai wing back kanan dengan formasi 3-4-3. Asnawi pun tampak bermain cukup baik. Bahkan ia sempat mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol.

    Akan tetapi, tendangan Asnawi dari luar kotak penalti masih bisa diblok oleh pemain belakang Jeonnam pada pertengahan babak kedua. Walhasil, Ansan harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 0-1.

    Usai pertandingan itu, Shin Tae Yong menyempatkan diri berbincang-bincang dengan Asnawi. Hal itu diketahui berdasarkan unggahan foto keduanya yang beredar di media sosial.

    Selain itu, Shin Tae Yong juga turut mengabadikan pertemuannya dengan Asnawi di Stadion Ansan Wa. Pelatih berusia 51 tersebut terlihat mengunggah kebersamaannya dengan Asnawi di media sosial Instagram miliknya.

    “Di Stadion Ansan dengan Asnawi. Asnawi telah melakukan pekerjaannya dengan baik”, tulis Shin Tae Yong di bawah foto barengnya dengan Asnawi di Stadion Ansan Wa, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Shin Tae Yong menilai Asnawi berhasil mengontrol bola dan melakukan pergerakan tanpa membuat kesalahan. Namun ia menyebut saat Asnawi transisi ke bertahan, dia mengalami kesulitan dalam 20-30 menit.

    “Dia seharusnya bisa cepat kembali dan mengatur posisi terlebih dahulu,” imbuhnya.

    Mengutip Goal.com, Tae-yong menyatakan bahwa Asnawi tidak melakukan penjagaan yang baik. Menurutnya, hal itu terlihat saat Asnawi melakukan kesalahan dalam menjaga pemain Jeonnam Dragons. Meski begitu, ia tetap mengapresiasi performa yang ditampilkan Asnawi.