TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Prancis Tetapkan Aturan Wajib Masker di Seluruh Ruang Publik

Prancis Tetapkan Aturan Wajib Masker di Seluruh Ruang Publik

By Bagas F Sinaga
21 Juli 2020
467
0
Prancis Tetapkan Aturan Wajib Masker di Seluruh Ruang Publik

TIKTAK.ID – Prancis memutuskan membuat aturan wajib bermasker di semua ruang publik, setelah sebelumnya mewajibkan pada transportasi umum. Namun mulai Senin ini, di semua ruang publik harus menggunkan masker, seperti di pertokoan.

Bagi mereka yang melanggar aturan dan tak menggunakan masker ketika berada di ruang publik maka akan didenda 135 Euro atau sekitar 2 juta rupiah, tulis BBC.

Menteri Kesehatan Oliver Véran yang sangat khawatir dengan serangan Covid-19 gelombang kedua ini memperingatkan bahwa Prancis memiliki kelompok aktif virus rata-rata antara 400 sampai 500.

Sementara, Presiden Emmanuel Macron sebelumnya menyatakan “kemenangan pertama” atas virus itu pada Juni dan telah mengakhiri keadaan darurat nasional, tetapi wabah lokal tetap ada.

Sejumlah peningkatan jumlah kasus terdeteksi di barat laut dan di wilayah timur, khususnya di wilayah barat laut Mayenne.

Pihak berwenang di Mayenne mulai menyerukan aturan wajib menggunakan masker pada pekan lalu ketika di wilayah itu kasus melonjak.

Badan Kesehatan Umum Santé Publique France mengeluarkan peringatan untuk Mayenne setelah melewati ambang siaga 50 kasus baru per 100.000 penduduk dalam seminggu. Di seluruh Prancis secara keseluruhan, angka itu adalah sekitar 10 per 100.000 penduduk.

Secara keseluruhan wabah ini secara luas di bawah kendali di Prancis. Tetapi sejumlah pejabat kesehatan masyarakat telah memperingatkan kemungkinan gelombang kedua, dan Pemerintah telah mulai menimbun ratusan juta masker.

Prancis, menjadi salah satu negara yang paling terpukul di Eropa, telah mencatat lebih dari 200.000 kasus infeksi dan lebih dari 30.000 kematian sejak dimulainya pandemi.

Prancis bukan satu-satunya negara Eropa yang menghadapi masalah ini. Banyak negara di benua Eropa terpaksa memberlakukan karantina lokal atau bahkan kembali menempuh langkah-langkah karantina nasional karena kembali meningkatnya kasus infeksi virus Corona.

Wilayah Catalonia di Spanyol timur laut telah meminta jutaan warganya untuk tinggal di rumah, karena kasus-kasus baru mulai mengancam dan akan membanjiri sistem kesehatan setempat.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengatakan negara itu dapat menutup perbatasannya dengan Spanyol karena meningkatnya jumlah wabah lokal di negara itu.

Infeksi juga melonjak di seluruh wilayah Balkan. Bosnia-Herzegovina melaporkan hampir 300 kasus baru pada Minggu kemarin, dan sejumlah politisi jatuh sakit karena virus, termasuk mantan Presiden Dragan Covic dan dua mantan Perdana Menteri, Federasi dan Srpska Republika.

Serbia, Albania, dan Montenegro juga melaporkan kenaikan kasus dalam jumlah besar. Montenegro saat ini memiliki sekitar 195 kasus per 100.000 penduduk -jumlah tertinggi di wilayah tersebut.

TagsBerita Dunia Hari IniMenteri Kesehatan PrancisOliver VéranPandemi Covid-19PrancisRuang Publikwabah CoronaWajib Masker

Related articles More from author

  • Tak Kenakan Masker Saat Hadiri Acara, PM Bulgaria Didenda 2,5 Juta
    Internasional

    Tak Kenakan Masker Saat Hadiri Acara, PM Bulgaria Didenda 2,5 Juta

    24 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • AS Ancam Rusia jika Terbukti Dalangi Serangan Sindrom Havana
    Internasional

    AS Ancam Rusia jika Terbukti Dalangi Serangan Sindrom Havana

    26 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Tekad Houthi Bebaskan Yaman dari Agresi Saudi Membuat Biden Makin Frustrasi
    Internasional

    Tekad Houthi Bebaskan Yaman dari Agresi Saudi Membuat Biden Makin Frustrasi

    3 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Taiwan Konfirmasi Kematian Pertama Akibat Corona
    Internasional

    Taiwan Konfirmasi Kematian Pertama Akibat Corona

    17 Februari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Demokrat Ungkap Ada Isu Jokowi 3 Periode Berkedok Force Majeur Pandemi Covid-19
    Nasional

    Demokrat Ungkap Ada Isu Jokowi 3 Periode Berkedok Force Majeur Pandemi Covid-19

    23 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • AS Bantah Langgar 'Kesepakatan Doha' dengan Taliban
    Internasional

    AS Bantah Langgar ‘Kesepakatan Doha’ dengan Taliban

    20 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • 44 Orang Pecatan KPK Gabung ASN Polri, 8 Menolak
    Nasional

    44 Orang Pecatan KPK Gabung ASN Polri, 8 Menolak

  • Gong Yoo Perankan Karakter Berbeda dalam Drama 'The Silent Sea'
    Selebriti

    Gong Yoo Perankan Karakter Berbeda dalam Drama ‘The Silent Sea’

  • Pemerintah Resmi Tetapkan KKB Papua Organisasi Teroris
    Nasional

    Pemerintah Resmi Tetapkan KKB Papua Organisasi Teroris

  • Demi Piala Dunia U-20, Benarkah PSSI Berencana Naturalisasi Lima Pemain Asing?
    Olahraga

    Demi Piala Dunia U-20, Benarkah PSSI Berencana Naturalisasi Lima Pemain Asing?

  • Rajut Kebhinekaan di NKRI, Habib Lutfi dan Kapolda Jateng Sampaikan Pesan 'Lawan Intoleransi!'
    Nasional

    Rajut Kebhinekaan di NKRI, Habib Lutfi dan Kapolda Jateng Sampaikan Pesan ‘Lawan Intoleransi!’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.