TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jejak Kasus Fahd A Rafiq, Politikus Golkar yang Kena OTT KPK

Jejak Kasus Fahd A Rafiq, Politikus Golkar yang Kena OTT KPK

By Johan Arif
15 September 2026
0
0
Jejak Kasus Fahd A Rafiq, Politikus Golkar yang Kena OTT KPK

Nama Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq kembali mencuat dalam perkara dugaan korupsi. Politikus Partai Golkar ini terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang berpusat di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9). Kasus itu berkaitan dengan dugaan suap pengurusan izin Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di wilayah Kabupaten Bogor.

Contents

  • 1. Operasi Senyap di Kantor Pertanahan Bogor
  • 2. Kasus Pertama: Suap Alokasi DPID 2011
  • 3. Kasus Kedua: Proyek Kementerian Agama
  • 4. Kembali Aktif di Golkar

Operasi Senyap di Kantor Pertanahan Bogor

Dalam operasi senyap tersebut, KPK mengamankan 17 orang sekaligus. Tim penindakan juga menyita uang yang tersimpan di 20 koper dengan nilai taksiran mencapai ratusan miliar rupiah.

Sejumlah pejabat tinggi ikut dijaring. Ada Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Lampri; Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Bogor I, Sontang Coin Manurung; serta Kepala Kantah Tangerang, Tardi.

Dari sisi pengembang properti, Presiden Direktur PT Summarecon Agung, Adrianto Pitojo Adhi, turut diamankan. Mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, juga masuk dalam daftar yang terjaring.

Kasus Pertama: Suap Alokasi DPID 2011

Bagi Fahd, berhadapan dengan lembaga antirasuah bukanlah hal baru. Pria ini sudah dua kali divonis penjara dalam perkara korupsi sebelum akhirnya kembali terjerat.

Perkara pertama berkaitan dengan pengalokasian Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) tahun 2011. Pada 2012, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Fahd terbukti bersalah atas suap pengurusan alokasi DPID. Ia dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara serta denda Rp50 juta, subsider dua bulan kurungan.

Dari persidangan terungkap, Fahd menyerahkan uang Rp5,5 miliar kepada anggota Badan Anggaran DPR, Wa Ode Nurhayati. Uang itu diberikan agar Wa Ode mengupayakan tiga kabupaten di Aceh—Aceh Besar, Pidie Jaya, dan Bener Meriah—memperoleh alokasi DPID pada tahun anggaran 2011.

Kasus Kedua: Proyek Kementerian Agama

Beberapa tahun berselang, pada 2017, KPK kembali menetapkan Fahd sebagai tersangka. Ia terseret perkara korupsi pengadaan Al-Qur’an dan laboratorium komputer madrasah tsanawiyah (MTs) di Kementerian Agama.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta kemudian menjatuhkan vonis empat tahun penjara dan denda Rp200 juta, subsider tiga bulan kurungan.

Dalam perkara ini, Fahd didakwa menerima suap terkait proyek pengadaan Al-Qur’an dan laboratorium komputer pada tahun anggaran 2011-2012. Uang itu mengalir dari pengusaha Abdul Kadir Alaydrus untuk memenangkan PT Batu Karya Mas sebagai pelaksana proyek pengadaan laboratorium komputer MTs, serta PT Adhi Aksara Abadi pada proyek pengadaan Al-Qur’an.

Nilai suap yang ia terima mencakup Rp4,7 miliar, Rp9,25 miliar, Rp400 juta, dan Rp14,39 miliar—sebagiannya juga dibagikan kepada anggota DPR lainnya. Sementara fee dari proyek pengadaan laboratorium komputer tahun anggaran 2011 senilai Rp31,2 miliar dibagi Fahd kepada enam orang.

Kembali Aktif di Golkar

Vonis dalam perkara Kementerian Agama itu menjadi hukuman penjara kedua bagi Fahd. Setelah menjalani hukumannya, ia kembali aktif di dunia organisasi dan politik hingga akhirnya menduduki jajaran kepengurusan DPP Partai Golkar.

Kini, rekam jejak panjang sang politikus itu kembali tersingkap lewat OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Soal Black Campaign Sudutkan Prabowo, Gerindra: Isu HAM Him Hum Hem Hom Selalu Muncul Jelang Pilpres
    Nasional

    Soal Black Campaign Sudutkan Prabowo, Gerindra: Isu HAM Him Hum Hem Hom Selalu Muncul Jelang Pilpres

    24 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Warga Korban Penggusuran Pendudkung Anies Kecewa Tidak sesuai Janji Kampanye
    Nasional

    Korban Penggusuran Sunter: Kami Semua Pendukung Anies, Kenapa Digusur?

    17 November 2019
    By Adam Humain
  • Haji Lulung Tunjukkan Bukti Kerja Anies Urus Banjir Lebih Baik Ketimbang Ahok
    Nasional

    Haji Lulung Tunjukkan Bukti Kerja Anies Urus Banjir Lebih Baik Ketimbang Ahok

    23 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Jokowi Batalkan Program Vaksinasi Berbayar, Begini Kata Mahfud MD
    Nasional

    Jokowi Batalkan Program Vaksinasi Berbayar, Begini Kata Mahfud MD

    18 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • PSI Beberkan Sejumlah Keanehan pada Usulan Pencairan Dana Cadangan Anies di DKI
    Nasional

    PSI Beberkan Sejumlah Keanehan pada Usulan Pencairan Dana Cadangan Anies di DKI

    16 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Jawab Penolakan Serikat Pekerja Pertamina, Ahok: Saya Lulusan S3 Mako Brimob
    Nasional

    Erick Thohir Puji Ahok yang Buat Pertamina Makin Transparan

    17 Februari 2020
    By Johan Arif

Berita Menarik Lainnya

  • Karantina Mandiri, Salman Khan Isi Waktu dengan Rawat Ternak dan Berkuda
    Selebriti

    Karantina Mandiri, Salman Khan Isi Waktu dengan Rawat Ternak dan Berkuda

  • Dokter Global: Varian Covid-19 Akan Sama Mematikannya dengan Ebola
    Internasional

    Dokter Global: Varian Covid-19 Akan Sama Mematikannya dengan Ebola

  • Anggota Parlemen Eropa: Barat Berhak Beri Ukraina Senjata Nuklir
    Internasional

    Anggota Parlemen Eropa: Barat Berhak Beri Ukraina Senjata Nuklir

  • Infinix Luncurkan Ponsel Gaming GT 10 Pro
    Nasional

    Infinix Luncurkan Ponsel Gaming GT 10 Pro

  • Ekonom Indef Bhima Yudhistira Prediksi 4 Dampak Mengerikan Lockdown Jakarta
    Nasional

    Ekonom Indef Bhima Yudhistira Prediksi 4 Dampak Mengerikan Lockdown Jakarta

Artikel Terbaru

  • Panduan Mencetak Dokumen dari HP ke Printer Tanpa Ribet 17 Oktober 2026
  • Menkum Diberi Tugas Khusus dari Presiden untuk Sederhanakan Regulasi 17 Oktober 2026
  • Cara Mengatasi Keringat Berlebih di Badan Secara Alami 17 Oktober 2026
  • Cara Memilih Ikan Segar di Pasar untuk Masakan Sehari-hari 16 Oktober 2026
  • Profil Susi Susanti: Biodata dan Karier Legenda Bulu Tangkis 16 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (76)
  • Keuangan (17)
  • Kuliner (1,064)
  • Nasional (7,988)
  • Olahraga (1,141)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,258)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.