
Suara Prabowo dan El-Sisi Serukan Kecaman Bagi Israel
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Jakarta. Pertemuan kedua kepala negara itu tidak hanya membahas kerja sama bilateral, tetapi juga menyerukan kecaman terhadap Israel atas tindakannya terhadap Palestina.
Kunjungan Kenegaraan di Istana Kepresidenan
Kedatangan El-Sisi berlangsung di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (11/10). Presiden Mesir disambut dengan upacara kenegaraan sebelum melanjutkan ke pembicaraan bilateral.
Prabowo menyebut kunjungan ini sebagai balasan atas kunjungan kenegaraan yang pernah dilakukannya sebelumnya. “Saya sekali lagi ingin menyampaikan selamat datang kepada Yang Mulia Presiden Abdel Fattah El-Sisi beserta seluruh delegasi di Jakarta, Indonesia. Ini adalah kehormatan besar bagi saya,” ujarnya dalam konferensi pers bersama.
Kesepakatan Kerja Sama Indonesia-Mesir
Pertemuan bilateral tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama di berbagai bidang. Kedua negara sepakat mempererat hubungan di sektor ekonomi, khususnya perdagangan dan investasi.
Salah satu langkah konkret yang didorong adalah pembentukan Economic Partnership Agreement (EPA) antara Indonesia dan Mesir. Kesepakatan ini diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas serta meningkatkan keterlibatan dunia usaha kedua negara.
“Kami juga sepakat untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang, bidang ekonomi, terutama bidang perdagangan, investasi,” kata Prabowo.
Selain ekonomi, kerja sama juga mencakup bidang:
- Industri pertahanan
- Pendidikan
- Kelautan dan perikanan
- Pertukaran keahlian
Prabowo turut menyambut baik inisiatif pembentukan Joint Investment Fund oleh lembaga investasi kedua negara untuk mendorong investasi pada proyek-proyek strategis. Di sektor kelautan, keduanya berkomitmen memperkuat kerja sama yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, konservasi sumber daya laut, hingga pemberantasan illegal fishing.
Kecaman Atas Tindakan Israel di Palestina
Isu Palestina menjadi salah satu poin penting dalam pembicaraan kedua pemimpin. Prabowo menegaskan Indonesia dan Mesir berbagi pandangan yang sama soal perjuangan kemerdekaan Palestina.
Kedua presiden menyatakan prihatin atas kekerasan dan pelanggaran hukum internasional yang terjadi di wilayah Palestina. Prabowo secara khusus mengecam operasi militer Israel serta pembangunan permukiman ilegal di wilayah Palestina yang dinilai melanggar hak asasi manusia, terutama bagi warga sipil.
“Presiden El-Sisi dan saya juga bertukar pandangan mengenai isu-isu global dan regional. Kami menekankan pentingnya kedua negara ini untuk selalu berkoordinasi, berkonsultasi, dan bekerja sama di berbagai forum internasional,” kata Prabowo.
Penguatan Posisi di Forum Internasional
Pertemuan ini menandakan semakin eratnya hubungan diplomatik Indonesia-Mesir. Kedua negara yang sama-sama memiliki sejarah kuat dalam Gerakan Non-Blok itu bersepakat untuk terus berkoordinasi dalam menanggapi isu-isu global, termasuk konflik di Timur Tengah.
Kunjungan El-Sisi ke Jakarta juga menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperluas jaringan kerja sama ekonomi dengan negara-negara dunia Arab. Baca juga: dinamika politik luar negeri Indonesia dan perkembangan terbaru isu kemanusiaan Palestina.
Dengan berbagai kesepakatan yang dihasilkan, hubungan bilateral kedua negara diperkirakan akan semakin kuat, baik dalam ranah ekonomi, pertahanan, maupun diplomasi di panggung internasional.
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










