
Redmi Note 14 dan Infinix Note 50 Pro, Duel Kelas Rp2-3 Juta
Dua nama yang paling sering muncul saat orang mencari HP Rp2–3 juta adalah Redmi Note 14 dan Infinix Note 50 Pro. Keduanya sama-sama debut di Indonesia pada awal 2025, sama-sama mengandalkan chipset MediaTek Helio, dan sama-sama bermain di jalur 4G. Bedanya, Infinix memilih Indonesia sebagai pasar peluncuran pertama Infinix Note 50 Pro pada 3 Maret 2025. Sementara itu, Redmi Note 14 lebih dulu mendarat di sini pada 25 Januari 2025.
Persaingannya menarik karena posisi keduanya tidak setara. Redmi Note 14 dibanderol lebih murah, tetapi Infinix Note 50 Pro membawa fitur yang biasanya hanya ditemui di HP kelas atas. Perbandingan di bawah ini mengupas layar, performa, kamera, baterai, sampai harga agar Anda mudah menentukan pilihan.
Tabel Perbandingan Singkat
| Aspek | Redmi Note 14 | Infinix Note 50 Pro |
|---|---|---|
| Rilis di Indonesia | 25 Januari 2025 | 3 Maret 2025 |
| Layar | 6,67″ AMOLED FHD+, 120 Hz, 1.800 nits | 6,78″ AMOLED FHD+, 144 Hz, 1.300 nits |
| Chipset | Helio G99-Ultra (6 nm) | Helio G100 Ultimate (6 nm) |
| GPU | Mali-G57 MC2 | Mali-G57 MC2 |
| RAM/Storage | 6/128 GB, 8/128 GB, 8/256 GB + microSD 1 TB | 8/256 GB, tanpa microSD |
| Kamera belakang | 108 MP + 2 MP + 2 MP | 50 MP OIS + 8 MP ultrawide |
| Kamera depan | 20 MP | 32 MP |
| Video maksimal | 1080p@60fps | 1440p@30fps |
| Baterai | 5.500 mAh | 5.200 mAh |
| Charging | 33W | 90W + wireless 30W |
| Ketahanan air/debu | IP54 | IP64 |
| Dimensi & bobot | 163,25 x 76,55 x 8,16 mm, 196,5 g | 163,3 x 74,4 x 7,3 mm, ±198 g |
| Jack 3,5 mm | Ada | Tidak ada |
| OS saat rilis | HyperOS (Android 14) | XOS 15 (Android 15) |
| Harga resmi saat rilis | Rp2.399.000 (8/128), Rp2.599.000 (8/256) | Rp3.199.000 (8/256) |
Desain dan Build
Badan Redmi Note 14 berukuran 163,25 x 76,55 x 8,16 mm dengan bobot 196,5 gram dan pelindung layar Corning Gorilla Glass 5. Sertifikasi ketahanannya masih sebatas IP54, cukup untuk cipratan air dan debu ringan. Warna yang beredar di Indonesia mencakup Midnight Black, Mist Purple, dan Lime Green.
Infinix Note 50 Pro justru lebih tipis, hanya 7,3 mm, meski bobotnya nyaris setara di kisaran 198 gram menurut data GSMArena. Framenya memakai aluminium kelas aerospace — bahan yang jarang ditemui di kelas ini — plus rating IP64 yang sedikit lebih tinggi. Ada juga RGB notification light di punggung yang menyala mengikuti notifikasi, dengan pilihan warna Racing Gray, Titanium Grey, dan Enchanted Purple.
Pemenang kategori: Infinix Note 50 Pro — bodi lebih tipis, bahan lebih premium, sertifikasi lebih baik.
Layar
Panelnya sama-sama AMOLED, tetapi karakternya berbeda. Redmi Note 14 membawa layar 6,67 inci beresolusi FHD+ (2400 x 1080) dengan refresh rate 120 Hz. Kecerahan puncaknya mencapai 1.800 nits — angka yang membuat layar tetap terbaca di bawah matahari terik. Xiaomi juga mengklaim sertifikasi TÜV Rheinland untuk kenyamanan mata, mulai dari low blue light sampai flicker free.
Infinix Note 50 Pro bermain di ukuran 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz, jadi lebih besar dan lebih mulus saat scrolling. Titik lemahnya ada di kecerahan puncak yang hanya 1.300 nits, sehingga agak kalah di outdoor. Kepadatan piksel keduanya praktis sama, sekitar 393–394 ppi.
Pemenang kategori: Imbang. Redmi unggul untuk pemakaian di luar ruangan, Infinix menang soal kelancaran gerak.
Chipset dan Performa
Ini bagian paling seimbang. Redmi Note 14 ditopang MediaTek Helio G99-Ultra, sedangkan Infinix Note 50 Pro memakai Helio G100 Ultimate. Konfigurasi CPU keduanya nyaris identik: octa-core hingga 2,2 GHz dengan GPU Mali-G57 MC2 yang sama. Skor benchmark-nya pun berdekatan — hasil uji GSMArena menempatkan Infinix Note 50 Pro di angka AnTuTu v10 437.302, kisaran yang lazim juga dijangkau chipset G99.
Untuk pemakaian harian, keduanya nyaman dipakai media sosial, streaming, dan game e-sport seperti MOBA pada pengaturan menengah ke tinggi. Pembeda justru ada di fleksibilitas penyimpanan. Redmi Note 14 punya slot microSD hybrid hingga 1 TB, sementara Infinix Note 50 Pro terpaku pada 256 GB tanpa slot tambahan. Soal software, Redmi membawa HyperOS berbasis Android 14 dengan janji empat kali upgrade Android dan enam tahun security patch. Sementara Infinix menjalankan XOS 15 berbasis Android 15 dengan dukungan upgrade hingga dua versi.
Pemenang kategori: Redmi Note 14 — berkat microSD dan kebijakan update yang lebih panjang.
Kamera
Sektor ini paling banyak membedakan keduanya. Redmi Note 14 mengandalkan kamera utama 108 MP bersensor 1/1,67 inci dengan aperture f/1,76 dan teknologi 9-in-1 binning hingga 1,92 μm. Ada in-sensor zoom 3x, tapi dua sensor pendukungnya cuma 2 MP (makro dan depth). Video maksimal 1080p 60fps, dan kamera depannya beresolusi 20 MP.
Infinix Note 50 Pro memilih jalan berbeda dengan sensor utama 50 MP yang lebih besar, yaitu 1/1,57 inci, dan dilengkapi OIS. Hasilnya foto lebih stabil di kondisi gelap, ditambah kamera ultrawide 8 MP bersudut 112°. Video bisa direkam hingga 1440p, termasuk slow motion 240 fps, dan kamera depannya lebih tinggi di angka 32 MP.
Hasilnya, foto Infinix Note 50 Pro cenderung lebih mantap saat low-light dan lebih fleksibel karena ada ultrawide. Redmi Note 14 justru unggul di siang hari dengan resolusi tinggi yang memudahkan cropping tanpa kehilangan detail.
Pemenang kategori: Infinix Note 50 Pro.
Baterai dan Pengisian Daya
Kapasitas Redmi Note 14 lebih besar, yaitu 5.500 mAh, dan dengan mudah menembus pemakaian seharian penuh. Pengisiannya memakai 33W turbo charging — wajar untuk kelasnya, tapi bukan yang tercepat.
Infinix Note 50 Pro membawa baterai 5.200 mAh dengan fast charging 90W yang berdasarkan pengujian GSMArena mampu mengisi penuh dalam sekitar 38 menit. Bonusnya makin lengkap: wireless charging 30W MagCharge, reverse wired 10W, serta bypass charging untuk menjaga suhu saat gaming. Skor uji endurance GSMArena mencatat pemakaian aktif 11 jam 26 menit.
Pemenang kategori: Infinix Note 50 Pro — kapasitasnya sedikit lebih kecil, tetapi ekosistem pengisiannya jauh di atas Redmi.
Fitur Pendukung
Dua HP ini sama-sama punya NFC, IR blaster, speaker stereo, dan sensor sidik jari di layar. Bedanya, Redmi Note 14 masih menyediakan jack audio 3,5 mm dan slot microSD — kombinasi yang makin langka sekaligus jadi alasan banyak orang memilihnya. Speaker-nya juga didukung Dolby Atmos, ditambah fitur AI seperti AI Erase dan Google Gemini.
Infinix Note 50 Pro bermain di dimensi lain dengan speaker stereo yang di-tuning JBL dan tombol One-Tap untuk memanggil asisten AI. Ada juga sensor Bio-Active Halo di punggung yang mengukur detak jantung serta kadar oksigen dalam darah. Jack audio dihilangkan, begitu pula slot kartu memori. Bluetooth-nya juga sedikit lebih baru di versi 5.4 versus 5.3.
Pemenang kategori: Imbang. Redmi menjawab kebutuhan praktis, Infinix membawa fitur yang lebih eksotis.
Harga dan Varian
Saat diluncurkan, Redmi Note 14 dijual Rp2.399.000 untuk varian 8/128 GB dan Rp2.599.000 untuk 8/256 GB. Infinix Note 50 Pro hanya hadir dalam satu varian 8/256 GB seharga Rp3.199.000, dengan harga flash sale Rp2.999.000 di awal penjualan. Artinya, selisihnya sekitar Rp600 ribu untuk kapasitas yang sama. Kini selisih itu makin tipis karena promo bundling e-wallet dan cicilan 0 persen kerap memotong harga di marketplace besar.
Kini harga pasar keduanya sudah jauh lebih bersahabat seiring bertambahnya usia produk. Ingin melihat duel lain di kelas yang sama? Cek Perbandingan Redmi Note 14 vs Redmi Note 13 dan Perbandingan Infinix GT 30 Pro vs POCO X7 Pro.
Pemenang kategori: Redmi Note 14.
Redmi Note 14 vs Infinix Note 50 Pro, Mana yang Lebih Unggul?
Rekap pemenang tiap kategori bisa Anda lihat di tabel berikut:
| Kategori | Pemenang |
|---|---|
| Desain & build | Infinix Note 50 Pro |
| Layar | Imbang |
| Chipset & performa | Redmi Note 14 (fleksibilitas + update) |
| Kamera | Infinix Note 50 Pro |
| Baterai & charging | Infinix Note 50 Pro |
| Fitur pendukung | Imbang |
| Harga | Redmi Note 14 |
Pilih Redmi Note 14 jika Anda mengutamakan harga paling hemat, baterai besar, jack 3,5 mm, dan microSD. Layarnya juga super terang untuk outdoor, plus dukungan update software terpanjang di kelasnya.
Pilih Infinix Note 50 Pro jika Anda menginginkan pengalaman yang terasa lebih premium. Daya tariknya mencakup kamera OIS dengan ultrawide, charging 90W plus wireless, bodi aluminium tipis, dan fitur unik seperti sensor kesehatan.
Dilihat dari nilai hardware per rupiah yang dihabiskan, selisih Rp600 ribu terbayar oleh banyak upgrade di Infinix Note 50 Pro. Namun bagi pengguna yang ingin HP bertahan lama dengan pengeluaran minimum, Redmi Note 14 tetap jadi taruhan paling aman. Belum yakin? Bandingkan dulu dengan pilihan HP 2 jutaan baterai awet atau rekomendasi HP 3 jutaan kamera bagus sebelum menentukan.
Seluruh angka teknis di atas dirangkum dari pengujian lab GSMArena serta dokumentasi resmi Xiaomi dan Infinix.
Catatan: harga di artikel ini merujuk pada harga resmi saat peluncuran masing-masing model dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti promo, flash sale, maupun usia produk. Selalu cek harga terbaru di marketplace resmi atau gerai brand sebelum bertransaksi.
Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.
Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan










