TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Ribuan Orang Ikuti Pemakaman Korban Demonstrasi Kudeta Militer di Myanmar

Ribuan Orang Ikuti Pemakaman Korban Demonstrasi Kudeta Militer di Myanmar

By Bagas F Sinaga
23 Februari 2021
625
0
Ribuan Orang Ikuti Pemakaman Korban Demonstrasi Kudeta Militer di Myanmar

TIKTAK.ID – Massa besar berkumpul di Ibu Kota Myanmar Nay Pyi Taw untuk menghadiri pemakaman seorang wanita muda yang tewas dalam protes menentang kudeta militer.

Mya Thwe Thwe Khaing yang ditembak di kepala sebelum ulang tahunnya yang ke-20, merupakan korban pembunuhan pertama militer dari setidaknya tiga orang yang tewas dalam protes demonstrasi tersebut.

Dilansir BBC, ribuan orang berbaris di jalan-jalan untuk menghormatinya, beberapa melakukan penghormatan tiga jari yang digunakan sebagai simbol oleh para demonstran.

Militer Myanmar menggulingkan Pemerintah terpilih dan menangkap para penjabat Pemerintah pada awal bulan ini.

Janji militer untuk mengadakan pemilihan ulang telah gagal memuaskan para pengunjuk rasa, yang juga berusaha membebaskan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi dan anggota lain dari partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Militer menuduh telah terjadi kecurangan pada kemenangan telak NLD pada pemilihan tahun lalu, namun hingga kini belum memberikan bukti apa pun.

Mya Thwe Thwe Khaing, seorang pekerja supermarket, terluka ketika polisi berusaha membubarkan pengunjuk rasa awal bulan ini. Dia sempat dirawat di rumah sakit selama 10 hari tetapi meninggal pada hari Jumat.

Mya telah menjadi titik fokus para demonstran, dengan citranya yang sering ditampilkan oleh orang-orang yang menentang kudeta.

Peti matinya dibawa melalui jalan-jalan dengan mobil jenazah hitam dan emas, ditemani oleh ratusan sepeda motor.

Para pengunjuk rasa turun ke jalan lagi di seluruh negeri pada Minggu (21/2/21), meskipun pada hari sebelumnya menyaksikan kekerasan terburuk yang dilakukan militer dalam beberapa minggu demonstrasi.

Dua pengunjuk rasa ditembak mati ketika polisi menggunakan peluru tajam untuk membubarkan massa.

Kematian tersebut memicu kecaman luas, dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan, “Penggunaan kekuatan mematikan, intimidasi dan pelecehan terhadap demonstran damai tidak dapat diterima.”

Masih pada Minggu ini, istri aktor terkenal Lu Min mengatakan dia telah ditangkap setelah memposting video yang mengecam kepemimpinan militer.

Sebelumnya, raksasa media sosial Facebook mulai menghapus situs berita yang dijalankan oleh militer Myanmar.

“Sejalan dengan kebijakan global kami, kami telah menghapus Halaman Tim Informasi Berita Sejati Tatmadaw dari Facebook karena pelanggaran berulang terhadap Standar Komunitas kami yang melarang hasutan untuk melakukan kekerasan dan mengoordinasikan tindakan merugikan,” kata perusahaan itu.

Situs itu adalah situs utama yang dijalankan oleh militer, digunakan untuk mengeluarkan peringatan kepada pengunjuk rasa dan menyerukan tuduhannya tentang hasil Pemilu.

Facebook adalah sumber utama informasi dan berita di Myanmar. Diperkirakan 22 juta dari 54 juta orang di Myanmar menggunakan Facebook.

Pemimpin militer, Min Aung Hlaing dan panglima militer lainnya sudah diblok dari Facebook karena tuduhan pelanggaran hak asasi manusia yang mereka lakukan terhadap Muslim Rohingya.

TagsAung San Suu KyiBerita Dunia Hari IniKorban DemonstrasiKudeta militerMyanmar

Related articles More from author

  • Militer Myanmar Ancam Pengunjuk Rasa Anti-Kudeta dengan Hukuman 20 Tahun Penjara
    Internasional

    Militer Myanmar Ancam Pengunjuk Rasa Anti-Kudeta dengan Hukuman 20 Tahun Penjara

    17 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • NATO Usir 8 Delegasi Rusia yang Dianggap Mata-mata
    Internasional

    NATO Usir 8 Delegasi Rusia yang Dianggap Mata-mata

    9 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Presiden Komisi Eropa Tuduh Rusia Peras Uni Eropa
    Internasional

    Presiden Komisi Eropa Tuduh Rusia Peras Uni Eropa

    26 Mei 2022
    By William Putra Wijaya
  • Jenderal Inggris: Semua Orang Salah Memprediksi Taliban
    Internasional

    Jenderal Inggris: Semua Orang Salah Memprediksi Taliban

    7 September 2021
    By William Putra Wijaya
  • Hanya Gara-gara Ditanya Soal ini, Presiden Brasil Ancam Jotos Mulut Wartawan
    Internasional

    Hanya Gara-gara Ditanya Soal ini, Presiden Brasil Ancam Jotos Mulut Wartawan

    25 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Taliban Deklarasikan Terbentuknya Negara ‘Imarah Islam Afghanistan’
    Internasional

    Taliban Deklarasikan Terbentuknya Negara ‘Imarah Islam Afghanistan’

    21 Agustus 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sekjen NasDem Beberkan Rencana Pertemuan Surya Paloh-Megawati Usai Pilpres
    Nasional

    Sekjen NasDem Beberkan Rencana Pertemuan Surya Paloh-Megawati Usai Pilpres

  • Ahmad Dhani Bebas Tentang Jokowi
    NasionalSelebriti

    Bakal Nunut Prabowo Merapat ke Jokowi? Ini Tanggapan Ahmad Dhani

  • Kian Mesra, Demokrat-PDIP Jalin Kerja Sama di 28 Pilkada
    Nasional

    Kian Mesra, Demokrat-PDIP Jalin Kerja Sama di 28 Pilkada

  • CEK HOAKS ATAU FAKTA: Jokowi Hadiri Konser dan Berada di Tengah Lautan Manusia Saat PSBB
    Nasional

    CEK HOAKS ATAU FAKTA: Jokowi Hadiri Konser dan Berada di Tengah Lautan Manusia Saat PSBB

  • Lenovo Bakal Rilis Smartphone Gaming dengan Pengisian Daya 90W
    Teknologi

    Lenovo Bakal Rilis Smartphone Gaming dengan Pengisian Daya 90W

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.