TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Trump Benar-benar Tamat, Pertama dalam Sejarah Hak Vetonya sebagai Presiden AS Diabaikan Senat

Trump Benar-benar Tamat, Pertama dalam Sejarah Hak Vetonya sebagai Presiden AS Diabaikan Senat

By William Putra Wijaya
3 Januari 2021
569
0
Trump Benar-benar Tamat, Pertama dalam Sejarah Hak Vetonya sebagai Presiden AS Diabaikan Senat

TIKTAK.ID – Mayoritas anggota senat Amerika Serikat sepakat untuk mengabaikan hak veto Presiden Donald Trump dalam upayanya untuk menghentikan pengesahan RUU kebijakan pertahanan.

Dilansir Reuters, ini merupakan pertama kalinya sepanjang masa jabatan Trump di White House tak dapat menggunakan hak vetonya dan Partai Republik serta Partai Demokrat justru bergabung untuk upaya tersebut.

Asal tahu saja, Senat AS dikuasai oleh Partai Republik, yang merupakan pendukung Donald Trump di dua pemilihan umum Presiden. Pertemuan untuk mengecualikan hal veto Trump dilakukan Jumat (1/1/21) dengan total sepertiga suara atau 81-13 memilih untuk mengabaikan hak veto dari Trump.

DPR AS pada Senin pekan ini malah terlebih dahulu memilih untuk mengenyampingkan hak veto dari Kepala Negaranya ini.

Untuk diketahui, presiden AS memiliki hak untuk memveto RUU yang telah disahkan oleh Kongres. Namun anggota DPR bisa mempertahankan RUU tersebut jika dua pertiga dari DPR dan senat memilih untuk membatalkan hak veto presiden.

Adapun RUU yang berusaha untuk ditolak oleh Trump ini adalah Undang-undang Otorisasi Pertahanan Nasional (National Defense Authorization Act/NDAA) yang di dalamnya berisi alokasi dana senilai US$ 740 miliar. Mengatur mulai dari berapa banyak kapal yang dibeli hingga gaji tentara dan cara mengatasi ancaman geopolitik.

Penolakan RUU ini dilakukan Trump lantaran tidak mencabut perlindungan hukum tertentu untuk platform media sosial dan termasuk ketentuan yang menghapus nama jenderal Konfederasi dari pangkalan militer.

RUU ini juga merombak aturan anti pencucian uang dan melarang perusahaan cangkang anonim. Ini akan menjadi kemenangan bagi penegak hukum dan kelompok hak asasi yang telah lama mencari perubahan untuk mempermudah pengawasan aliran uang ilegal.

Menurut pihak berwenang, aturan yang berlaku di AS mengenai pengungkapan pemilik perusahaan telah memungkinkan penjahat menggunakan badan hukum untuk melakukan pencucian uang di seluruh dunia.

Selain itu, desakan agar nama Konfederasi dicabut dari pangkalan AS ini didorong setelah George Floyd, seorang pria kulit hitam tak bersenjata, dibunuh oleh seorang petugas polisi Minneapolis Mei lalu yang memicu adanya protes berbulan-bulan lamanya karena adanya tindakan rasial.

Jadi dalam UU tersebut mensyaratkan Menteri Pertahanan untuk membentuk sebuah komisi dengan 45 hari bertugas mengembangkan rencana untuk menghapus nama-nama tentara Konfederasi dan pemimpin dari properti Departemen Pertahanan dan untuk melaksanakan rencana itu dalam tiga tahun.

Di antara pangkalan yang memerlukan perubahan nama adalah pangkalan Angkatan Darat AS terbesar, Fort Bragg di North Carolina, dinamai dari Jenderal Konfederasi Braxton Bragg.

RUU ini juga membatasi kemampuan Trump untuk segera menarik semua pasukan AS yang tersisa dari Afghanistan.

Mengutip RUU tersebut, upaya ini mengharuskan Trump untuk menyerahkan penilaian komprehensif antarlembaga tentang risiko dan dampak sebelum menggunakan dana untuk menarik personel militer AS di Afghanistan di bawah 4.000 atau level saat ini dan sekali lagi sebelum menarik di bawah 2.000.

“Kami telah mengesahkan Undang-Undang ini 59 tahun berturut-turut. Dan dengan satu atau lain cara, kami akan menyelesaikan NDAA tahunan ke-60 dan mengesahkannya menjadi Undang-Undang sebelum Kongres ini berakhir pada hari Minggu,” kata Mitch McConnell, Pemimpin Senat Partai Republik dilansir Reuters.

Ketua DPR dari Partai Demokrat, Nancy Pelosi menuduh Trump sengaja menggunakan minggu-minggu terakhirnya di White House untuk menciptakan kekacauan dan Kongres mendesaknya untuk mengakhiri sabotase yang “putus asa dan berbahaya”, katanya dalam sebuah pernyataan.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniDonald TrumpHak VetoPresiden ASSenat AS

Related articles More from author

  • Nasib Buruk Hantui Trump: Dijebloskan Penjara, Diburu Bahkan Dikenai Hukuman Mati
    Internasional

    Nasib Buruk Hantui Trump: Dijebloskan Penjara, Diburu Bahkan Dikenai Hukuman Mati

    23 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Macron Khawatir Konflik Ukraina Menyebar ke Negara Tetangga
    Internasional

    Macron Khawatir Konflik Ukraina Menyebar ke Negara Tetangga

    22 Mei 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Negara Miskin Berburu Vaksin
    Internasional

    Negara Miskin Berburu Vaksin

    8 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Internasional

    Pekerjakan Terlalu Banyak Wanita, Wali Kota Paris Kena Denda

    17 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • Irak Tangkap Kepala Keuangan Kelompok ISIS
    Internasional

    Irak Tangkap Kepala Keuangan Kelompok ISIS

    12 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Pejabat Iran: Peringkat Akseptabilitas Trump dan AS di Mata Dunia Kian Menukik Tajam
    Internasional

    Pejabat Iran: Peringkat Akseptabilitas Trump dan AS di Mata Dunia Kian Menukik Tajam

    24 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anggap Food Estate Gagal, Ganjar-Mahfud Tak Akan Lanjutkan Program Itu?
    Nasional

    Anggap Food Estate Gagal, Ganjar-Mahfud Tak Akan Lanjutkan Program Itu?

  • Persib Bandung Pecahkan Rekor di Liga 1, Ini Pesan Penting Luis Milla
    Olahraga

    Persib Bandung Pecahkan Rekor di Liga 1, Ini Pesan Penting Luis Milla

  • Covid Melonjak Lagi, Gerindra Salahkan Lemahnya Kontrol Pemerintah Pusat
    Nasional

    Covid Melonjak Lagi, Gerindra Salahkan Lemahnya Kontrol Pemerintah Pusat

  • Anies Baswedan Akhirnya Tiru Langkah Ahok Cegah Banjir di Wilayah Jakarta
    Nasional

    Anies Baswedan Akhirnya Tiru Langkah Ahok Cegah Banjir di Wilayah Jakarta

  • Lisa BLACKPINK Segera Rilis Video Performance 'MONEY'
    Selebriti

    Lisa BLACKPINK Segera Rilis Video Performance ‘MONEY’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.